favlist
Creator Image
Naqiyyah Syam
Parenting & smart mom lifestyle blogger
10 Rekomendasi Perlengkapan ASI Perah yang Harus Dimiliki Ibu Bekerja

10 Rekomendasi Perlengkapan ASI Perah yang Harus Dimiliki Ibu Bekerja

ASI eksklusif diberikan sejak bayi lahir ke dunia hingga berusia enam bulan. Selama periode tersebut, disarankan untuk hanya memberikan ASI kepada si kecil, tanpa tambahan asupan lainnya. Namun, Ibu yang ingin kembali bekerja kerap dilanda kegalauan tentang bisa tidaknya memberikan ASI secara eksklusif.Agar tetap bisa memberikan ASI eksklusif untuk si kecil, Ibu bisa menyiapkan ASIP. ASI Perah (ASIP) adalah ASI yang diperah dari payudara ibu, lalu disimpan dengan cara tertentu sehingga kualitasnya tetap terjaga. Agar dapat memberikan ASIP dengan benar, Ibu perlu menyiapkan ilmu serta perlengkapan pendukungnya. Pada artikel ini, saya akan merekomendasikan beberapa perlengkapan yang akan memudahkan Ibu dalam menyiapkan ASIP.
  • Pigeon Manual Breast Pump
    Rp385.000

    Pompa ASI merupakan perlengkapan utama yang wajib dimiliki oleh Ibu untuk menghasilkan ASI perah berkualitas. Apabila sedang memiliki waktu luang, saya biasa memerah menggunakan pompa ASI manual. Pompa yang saya gunakan adalah Pigeon Manual Breast Pump. Produk ini memiliki corong isap yang mampu menempel sempurna dan menstimulasi payudara dengan lembut.Selain itu, saya menggunakan Pigeon Manual Breast Pump ini karena suaranya tidak berisik. Pegangan tuasnya pun ergonomis sehingga saya bisa menggunakan satu tangan saja. Hebatnya lagi, Pigeon Manual Breast Pump terbuat dari material plastik polypropylene yang aman digunakan sebagai perlengkapan bayi.
  • Pigeon Electric Breast Pump Pro
    Rp1.650.000

    Kembali ke dunia kerja bukan berarti Ibu tidak bisa lagi memberikan ASI eksklusif. Ibu bisa memerah ASI di rumah, bahkan di kantor. Keterbatasan waktu memerah ASI membuat saya memilih Pigeon Electric Breast Pump Pro ini. Pompa ASI elektrik ini sangat memudahkan saya untuk memerah ASI meski sedang berada di tempat kerja. Pigeon Electric Breast Pump Pro dilengkapi teknologi dua fase, yaitu mode stimulasi dan pemerahan. Mode stimulasinya mampu merangsang payudara untuk mulai mengeluarkan ASI. Sementara itu, mode pemerahannya mampu memaksimalkan hasil ASI yang diperah.Kelebihan lainnya, pompa ASI elektrik ini tidak berisik dan dapat diatur daya hisap serta kecepatannya. Jadi, saya bisa memerah ASI bahkan di dekat si kecil yang sedang tidur pulas. Cara mensterilkannya juga mudah. Ibu dapat merebusnya atau mensterilkannya menggunakan microwave.
  • Momogi Kaca Set Botol ASI
    Rp46.000

    Setelah selesai memerah, saya biasanya menyimpan ASIP di botol kaca dan menyimpannya di lemari es atau freezer. Botol kaca yang saya gunakan adalah merek Momogi yang saya beli secara online. Momogi Kaca Set Botol ASI ini terbuat dari material food grade yang mudah dibersihkan. Botol kaca ini memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 100 ml ASI perah. Tutupnya terbuat dari karet yang kedap udara yang akan membantu menjaga kualitas ASIP tetap baik. Botol ini juga bisa digunakan berulang kali setelah disterilkan. Hal ini tentu saja membantu saya dalam menghemat pengeluaran.Agar kualitas ASI perah tetap terjaga, saya juga selalu memberikan label tanggal saat memerah ASI. Dengan begitu, saya dapat mengetahui lama penyimpanan serta menentukan mana yang harus didahulukan untuk diberikan kepada bayi. Karena saya juga sering memerah di kantor, saya selalu membawa empat botol kaca ini ketika bekerja.
  • Gabag Breastmilk Storage Bags Pink
    Rp34.000

    Selain botol, saya juga menggunakan kantong khusus untuk menyimpan ASI. Saya memilih menggunakan kantong ASI ketika sedang terburu-buru dan tidak sempat mencuci atau mensterilkan botol. Saya juga menggunakannya saat ingin menghemat tempat dalam cooler bag atau freezer yang penuh dengan botol ASI. Pilihan saya ini jatuh pada produk Gabag Breastmilk Storage Bags Pink. Desainnya lucu dan terbuat dari material BPA free yang aman untuk bayi. Kelebihannya, kantong ASI lebih fleksibel dan dapat dilipat saat disimpan dalam cooler bag. Selain itu, ia juga bisa berdiri tegak saat disimpan di lemari es. Kantong ini juga dilengkapi double zipper sehingga kualitas ASI di dalamnya akan lebih terjaga.
  • BKA Ice Gel
    Rp35.000

    Untuk menjaga kualitas ASI perah tetap segar, Ibu perlu menyediakan ice gel. Saya sendiri lebih memilih Ice Gel merek BKA sebagai pendingin khusus untuk ASI perah. Saya memercayai BKA Ice Gel ini karena telah lulus uji food grade di laboratorium Sucofindo. Selain itu, produk ini juga direkomendasikan oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI).Produk ini sangat ideal digunakan bersama cooler bag saat berada di kantor maupun di luar ruangan. BKA Ice Gel mampu mendinginkan ASI, makanan, atau minuman kurang lebih lima hingga delapan jam. Karena itu, saya juga tidak perlu repot saat terjadi pemadaman listik dalam jangka waktu yang cukup lama.
  • Unimom Feeder Cup
    Rp38.500

    Salah satu penyebab bayi mengalami bingung puting adalah Ibu terlalu dini memperkenalkan botol susu. Pada dasarnya, mengisap ASI langsung dari payudara sang Ibu membutuhkan usaha keras dari bayi. Sementara itu, mengisap ASI melalui botol jauh lebih mudah bagi bayi. Untuk menghindari resiko tersebut, saya menggunakan cup feeder untuk memberikan ASIP. Unimom Feeder Cup mampu menampung ASI sebanyak 30 ml. Bentuknya mungil dan bisa digunakan berulang-ulang. Produk ini terbuat dari plastik PP Polypropelene yang aman bila digunakan pada bayi.Cara menggunakan Unimom Baby Cup Feeder pun cukup mudah. Ibu dapat menggendong bayi dengan posisi kepala lebih tinggi dari perut. Berikan ASI perah dengan Unimom Baby Cup Feeder sebelum bayi lapar. Gunakanlah sesering mungkin agar bayi cepat terbiasa. Oh ya, jangan lupa juga untuk mensterilkannya sebelum dan setelah digunakan, ya.
  • Philips Avent Botol Natural
    Rp76.900

    Apabila bayi tidak terbiasa menggunakan cup feeder, Ibu dapat memberikan ASI perah dengan dot. Namun, Ibu harus cermat memilih produk botol susu yang nyaman untuk mulut bayi. Karena itu, saya merekomendasikan Philips Avent Botol Natural.Philips Avent Botol Natural adalah botol susu bayi berkualitas yang mampu menampung 125 ml ASI perah. Dotnya didesain mirip payudara Ibu agar bayi merasa nyaman dan menghindari risiko bingung puting. Selain itu, dotnya ekstra lembut sehingga cocok untuk bayi yang baru lahir sekalipun. Katupnya juga tidak menyebabkan kolik atau kondisi di mana bayi merasa tidak nyaman saat minum melalui botol susu. Saya juga menyarankan untuk membeli botol lebih dari satu agar memiliki cadangan saat mensterilkan botol susu yang lain.
  • Pigeon Breast Pads Honeycomb
    Rp62.000

    Awal kembali bekerja setelah cuti melahirkan, payudara saya sering terasa cepat penuh. Kadang ASI sampai merembes pada baju, apalagi jika saya mengulur waktu. Untuk mengatasi situasi tidak nyaman ini, saya selalu menyiapkan Pigeon Breast Pads Honeycomb.Saya menyukai Pigeon Breast Pads Honeycomb karena dapat menyerap ASI yang merembes dengan cepat dan juga menahannya agar tidak bocor. Payudara saya pun serasa terlapisi tanpa menyebabkan pengap berkat breathable layer-nya. Dengan begitu, pakaian yang saya gunakan tetap kering dan saya tampil lebih percaya diri.Dengan perekat antiselip, saya pun tak perlu khawatir lagi breast pad akan bergeser. Selain itu, lapisannya yang ultra tipis membuat saya merasa tidak sedang menggunakan breast pad. Kemasannya yang ekonomis berisi 66 lembar breast pad ini juga membuat Ibu bisa lebih berhemat, bukan?
  • Samsung RT25FARBDSA, 250L
    Rp4.629.000

    Untuk menjaga kualitas ASI perah tentu saja saya membutuhkan tempat untuk menyimpannya. ASI perah bisa bertahan hingga tiga bulan bila disimpan di dalam freezer. Saya menyarankan untuk menyimpan ASIP pada kulkas dua pintu. Selain terhindar dari bau makanan, ASIP yang disimpan dalam freezer kulkas dua pintu lebih terjaga kualitasnya. Pintu kulkas yang sering dibuka membuat suhu ruangannya berubah-ubah dan memengaruhi kualitas ASIP. Pilihan saya jatuh pada Samsung RT25FARBDSA. Kulkas ini memiliki kompresor dengan tujuh level kecepatan. Kecepatan prosesornya bisa disesuaikan dengan tingkat suhu yang diinginkan. Selain itu, saya menyukai kulkas ini karena awet dan tidak bising. Hal ini saya buktikan sendiri karena saya sudah menggunakan kulkas ini sejak kelahiran anak pertama. Kulkas ini masih awet setelah saya pakai selama tiga belas tahun, lho.
  • Crown Babycare CR 198 - 4 in 1 Baby Machine Warmer
    Rp139.000

    Sebagai seorang ibu, sebisa mungkin saya menghindari untuk memberikan ASI perah dalam keadaan dingin. Karena itu, saya menggunakan Crown Babycare CR 198 - 4 in 1 Baby Machine Warmer. Mesin ini mampu menghangatkan ASI perah yang telah disimpan di dalam kulkas. Proses penghangatannya perlahan dan konstan sehingga nutrisi pada ASI perah tidak rusak. Crown Babycare CR 198 - 4 in 1 Baby Machine Warmer juga telah dilengkapi dengan mode pengatur suhu. Hal ini sangat membantu saya dalam mengecek suhu ASI perah yang akan saya berikan untuk si kecil. Bentuknya juga ringkas sehingga praktis di bawah ke mana saja. Satu lagi, mesin ini juga hemat daya listrik, hanya sebesar 100W / 220V saja.