HarizoMesin Press 38X38Rp1.950.000
Harizo
Rp1.950.000Mesin Press 38X38
Proses terakhir dalam pembuatan sablon kaus digital adalah pressing sablon. Proses pressing sendiri dilakukan dengan cara memanaskan hasil sablon. Hal ini dilakukan guna merekatkan material atau tinta sablon yang sudah menempel pada media kaus agar lebih rekat dan tahan lama. Jika pada umumnya, pemanasan dilakukan menggunakan setrika biasa, kali ini saya merekomendasikan mesin heat press sebagai alat untuk pressing sablon.
Mesin heat press dari Harizo yang satu ini memiliki permukaan lapisan besi yang lebar sehingga dapat dipastikan menjangkau ukuran sablon kaus secara keseluruhan. Meskipun bobot mesinnya berat, penggunaannya tidak menyulitkan karena telah dilengkapi tuas yang mudah dioperasikan. Keunggulan lainnya dari mesin heat press adalah sablonnya akan lebih menyatu dengan kaus dan juga lebih tahan lama. Jika ingin hasil sablon digital yang awet, saatnya menggunakan mesin heat press.
Proses penggunaan mesin heat press juga terbilang mudah. Cukup lebarkan kaus di atas lapisan mesin heat press, kemudian tekan bagian atas mesin hingga menge-press kaus yang sudah disablon. Diamkan beberapa detik, kemudian angkat kembali. Lakukan proses ini dua sampai tiga kali agar sablon semakin merekat dengan bahan kausnya. Namun, jangan sampai terlalu lama jika tidak ingin kaus yang sedang disablon menjadi hangus. Saat menggunakannya, hati-hati juga dengan lapisannya yang panas.
Mesin heat press dari Harizo yang satu ini memiliki permukaan lapisan besi yang lebar sehingga dapat dipastikan menjangkau ukuran sablon kaus secara keseluruhan. Meskipun bobot mesinnya berat, penggunaannya tidak menyulitkan karena telah dilengkapi tuas yang mudah dioperasikan. Keunggulan lainnya dari mesin heat press adalah sablonnya akan lebih menyatu dengan kaus dan juga lebih tahan lama. Jika ingin hasil sablon digital yang awet, saatnya menggunakan mesin heat press.
Proses penggunaan mesin heat press juga terbilang mudah. Cukup lebarkan kaus di atas lapisan mesin heat press, kemudian tekan bagian atas mesin hingga menge-press kaus yang sudah disablon. Diamkan beberapa detik, kemudian angkat kembali. Lakukan proses ini dua sampai tiga kali agar sablon semakin merekat dengan bahan kausnya. Namun, jangan sampai terlalu lama jika tidak ingin kaus yang sedang disablon menjadi hangus. Saat menggunakannya, hati-hati juga dengan lapisannya yang panas.
