10 Rekomendasi Keju untuk MPASI Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi]
Keju merupakan salah satu bahan makanan yang dapat memperkaya cita rasa dan nilai gizi dalam menu MPASI. Kandungan protein, kalsium, dan lemak sehatnya mendukung pertumbuhan bayi, sekaligus menambah variasi rasa pada makanan. Keju untuk MPASI tersedia dalam berbagai bentuk, seperti keju batangan dan keju bubuk yang praktis digunakan.
Ada banyak merek keju yang bagus untuk MPASI, seperti Greenfields, Babybel®, dan Anchor. Untuk membantu Anda, mybest bersama bersama dokter gizi, dr. Maretha Primariayu dan dr. Kurnia Sitompul, membuat cara memilih keju untuk MPASI. Kami juga akan memberikan rekomendasi keju untuk MPASI terbaik. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Baca sampai habis, ya!
Highlight Keju untuk MPASI Teratas
Fromageries Bel

Camilan tinggi kalsium dan protein yang bebas pewarna dan pengawet buatan
Inovasi Pangan Nusantara

Solusi praktis menu MPASI, tinggal tabur di atas makanan!
Arla Foods Amba

Kemasan stiknya memudahkan bayi menggenggam sekaligus melatih motorik halus

dr. Maretha Primariayu, M.Gizi, SpGK, adalah dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga serta berpraktik di RS Universitas Airlangga, Prossi Clinic Malang, dan MS Glow Aesthetic Clinic Malang. Beliau merupakan lulusan S1 fakultas kedokteran Universitas Brawijaya pada 2011 dan dilanjutkan dengan pendidikan S2 serta program pendidikan spesialis gizi klinik di fakultas kedokteran Universitas Indonesia. Dokter Maretha kerap menjadi narasumber dan health speaker di berbagai seminar kesehatan, baik untuk kalangan medis maupun masyarakat umum.

dr. Kurnia Agustina Sitompul, M.Gizi, SpGK, AIFO-K atau dr. Nia adalah dokter spesialis gizi klinik dan ahli fisiologi olahraga klinis yang juga merupakan dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan berpraktik di RS Mitra Keluarga Surabaya. Beliau memiliki minat khusus dalam nutrisi siklus kehidupan, gangguan metabolik, dan olahraga. Dalam kegiatan sehari-harinya, dr. Nia aktif memberikan edukasi gizi melalui media sosial atau bekerja sama dengan pihak terkait sehingga ia dapat membantu masyarakat dalam memilih pola diet sehat dan sesuai dengan kondisi tubuhnya.

Sonya Kovaleswani adalah content planner di mybest Indonesia yang berfokus pada informasi seputar kesehatan, kecantikan, serta ibu dan anak. Dengan lebih dari 5 tahun pengalaman mengelola blog fashion dan beauty, ia telah berkolaborasi dengan brand ternama seperti Emina dan Sociolla. Saat ini, ia aktif meriset pasar, menganalisis tren, dan mewawancarai pakar, seperti Dokter Kulit sampai Dokter Anak untuk menghadirkan konten informatif dan tepercaya.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apakah bayi boleh mengonsumsi keju?

Boleh karena keju bisa menjadi alternatif sumber lemak, protein, vitamin, dan mineral. Nutrisi tersebut dibutuhkan oleh tubuh bayi untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Keju MPASI sebaiknya baru diberikan saat bayi berusia 7 bulan ke atas. Alasannya, pada usia tersebut, saluran cerna dan imun bayi sudah lebih berkembang. Keju termasuk bahan makanan kompleks yang membutuhkan enzim pencernaan mumpuni untuk mencernanya. Selain itu, karena merupakan produk turunan susu, keju bisa menimbulkan gejala intoleransi laktosa pada bayi di bawah 7 bulan.

Gejala intoleransi laktosa yang dapat diamati pada bayi berupa gangguan saluran cerna, mulai dari kembung, sering buang angin, konstipasi, hingga diare. Selain itu, anak dapat juga mengalami gangguan pernafasan dan gangguan kulit akibat gejala alergi protein pada olahan susu sapi.

Jika anak sudah mengalami gejala-gejala intoleransi laktosa, segera hentikan pemberian keju dan amati reaksinya. Apabila gejala membaik setelah penghentian konsumsi keju, artinya anak Anda memang tidak bisa mengonsumsi keju.
Cara memilih Keju untuk MPASI
Memilih keju untuk MPASI perlu dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena setiap detail komposisinya dapat memengaruhi kesehatan si kecil. Mulai dari cara pengolahan, kandungan natrium, hingga teksturnya perlu diperhatikan dengan cermat. Berikut beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum memilih keju untuk MPASI.
Pastikan keju untuk MPASI berasal dari susu yang diolah dengan metode pasteurisasi

Metode pasteurisasi bisa membunuh bakteri dan mikroorganisme di dalam susu tanpa merusak kandungan nutrisi di dalamnya. Alhasil, konsumsi keju tidak akan menimbulkan masalah kesehatan bagi bayi, terutama pada saluran cernanya.

Sebagian besar keju di Indonesia terbuat dari susu pasteurisasi. Keju pabrikan memakai susu pasteurisasi agar lebih awet di suhu ruangan dan mesin pendingin. Jadi, jika kesulitan memastikan jenis susu yang digunakan, pilih keju pabrik dalam kemasan yang baik. Anda pun bisa mengecek keberadaan metode pengolahan "susu pasteurisasi" atau "pasteurized milk" di kemasan atau deskripsi agar lebih makin yakin.

Keju yang diolah tanpa proses pasteurisasi cenderung mudah basi sehingga tidak akan digunakan dalam skala industri pabrikan.
Pilih keju MPASI tanpa bahan "emulsifier" atau "penstabil nabati" dalam komposisinya

Keberadaan emulsifier atau penstabil nabati menunjukkan bahwa keju yang dikonsumsi berasal dari bahan nabati, bukan susu sapi.

Untuk mengidentifikasi keaslian keju, Anda dapat memeriksa bagian komposisi atau ingredients. Cari keberadaan "emulsifier" atau "penstabil nabati". Jika keju mengandung emulsifier atau penstabil nabati, artinya produk tersebut bukan keju asli.

Sebagai informasi, Anda mungkin menemukan bahan "penstabil garam" atau "emulsifying salt" pada komposisi keju MPASI. Penstabil garam tidak sama dengan penstabil nabati sehingga tidak masalah jika ada pada keju untuk MPASI.
Untuk bayi dalam masa MPASI (7-11 bulan), pastikan kandungan natrium keju tak lebih dari 370 mg

Asupan natrium lebih dari 370 mg/hari berpotensi untuk menurunkan kemampuan indra perasa pada bayi usia 7-11 bulan. Takaran keju MPASI yang disarankan adalah 15-30 gram per hari (sekitar 1-2 sendok makan keju parut).

Jika hendak memberikan keju untuk MPASI, Anda perlu memperhatikan kandungan natriumnya. Kandungan natrium biasanya tertulis pada tabel "informasi nilai gizi" atau "nutrition facts". Pastikan kandungan natrium keju untuk bayi usia 7-11 bulan tidak melebihi ambang batas konsumsi garam, yakni 370 mg/hari. Ambang batas konsumsi natrium ini berlaku untuk semua makanan bayi dalam sehari.

Istilah MPASI sering kali digunakan sebagai tahapan pengenalan makanan untuk usia bayi (di bawah 1 tahun). Karena itu, takaran keju untuk MPASI bayi (usia 7-11 bulan) pun berbeda dengan anak-anak usia 1 tahun ke atas.
Perhatikan bentuk keju untuk MPASI untuk kemudahan konsumsi
Di pasaran, Anda akan menemukan dua bentuk keju untuk MPASI, yakni batangan dan bubuk. Kedua bentuk tersebut menawarkan keunggulannya masing-masing. Kami akan menjabarkan keistimewaan setiap bentuk keju MPASI di bawah ini.
Agar mudah dipegang, utamakan keju dalan bentuk batangan

Keju MPASI batangan memiliki tekstur yang lebih padat sehingga tak mudah hancur saat digenggam si kecil.

Keju MPASI batangan diolah dengan metode yang lebih sederhana sehingga kandungan nutrisinya cenderung lebih utuh. Jadi, bayi bisa mendapatkan asupan nutrisi optimal dari konsumsi keju. Berkat proses pengolahan yang sederhana, keju untuk MPASI batangan memiliki aroma dan rasa yang lebih autentik dan kuat. Alhasil, bayi bisa merasakan rasa keju asli saat mengonsumsinya.
Bila Anda ingin yang lebih praktis, pilihlah keju MPASI bentuk bubuk

Keju dalam bentuk bubuk bisa dituang langsung ke berbagai menu MPASI sehingga terasa lebih praktis untuk digunakan.

Meski begitu, keju MPASI bubuk bisa menjadi alternatif jika kesulitan mendapatkan keju batangan atau memiliki waktu terbatas untuk memasak. Hanya dengan menaburkan keju bubuk, bayi bisa tetap mendapatkan nutrisi tambahan saat Anda tak punya banyak waktu untuk memasak.

Keju dalam bentuk bubuk sering kali mengandung natrium yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, selalu perhatikan jumlah natrium dalam nutrition fact pada kemasan agar pemakaian tidak berlebihan. Pemakaian keju bubuk dapat digunakan hanya menambah rasa, bukan sebagai salah satu sumber protein pada MPASI.
Peringkat Keju untuk MPASI Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Menggunakan susu pasteurisasi | Elmusifier/penstabil nabati | Kandungan natrium | Berat bersih | Bentuk keju | Sertifikasi | |||||
1 | Fromageries Bel The Laughing Cow Plain Belcube | ![]() | Awali MPASI dengan keju rasa plain yang kaya nutrisi | 99 mg per 15,6 gram (3 balok) | 125 gram | Batangan | BPOM: ML 270911010800001 | |||
2 | Fromageries Bel Babybel® Original Cheese | ![]() | Camilan tinggi kalsium dan protein yang bebas pewarna dan pengawet buatan | 150 mg per 20 gram (1 buah) | 110 gram (5 buah) | Batangan | BPOM: ML 220911032500001 | |||
3 | Inovasi Pangan Nusantara Barefood Bumboo Keju Bubuk | ![]() | Solusi praktis menu MPASI, tinggal tabur di atas makanan! | 50 mg per 5 gram (1 sdt) | 75 gram | Bubuk | BPOM: MD 023171000800288 | |||
4 | Arla Foods Amba Arla Kids Sticks Cheese | ![]() | Kemasan stiknya memudahkan bayi menggenggam sekaligus melatih motorik halus | 210 mg per 18 gram | 18 gram x 6 stik | Batangan | BPOM: ML 270911017800017 | |||
5 | Fromageries Bel Kiri Cream Cheese | ![]() | Atasi GTM anak dengan lembutnya keju yang meleleh di mulut | 104 mg per 18 gram | 100 gram | Batangan | BPOM: ML 804009627009 | |||
6 | FrieslandCampina Victoria Keju Edam | ![]() | Aroma keju edam yang khas buat MPASI makin lezat | Tidak diketahui | 300 gram | Batangan | BPOM: ML 220911004700001 | |||
7 | Greenfields Indonesia Greenfields Keju Ricotta | ![]() | Dukung pertumbuhan anak dengan keju yang kaya protein dan kalsium | 125 mg per 50 gram | 250 gram | Batangan | BPOM: MD 223711003500020 | |||
8 | Leon Boga Sentosa Yummy Bites Bubuk Keju Cheddar | ![]() | Lebih nikmat dan sehat berkat kandungan bebas MSG serta bahan-bahan sintetis | Tidak diketahui | Tidak diketahui | 150 mg per 7,5 gram | 50 gram | Bubuk | BPOM: ML 862209005555 | |
9 | Fonterra Brands Indonesia Anchor Keju Parmesan Grated | ![]() | Keju bubuk halus yang aman untuk si kecil yang intoleran laktosa | 220 mg per 30 gram | 1 kg | Bubuk | BPOM: MD 203610051391 | |||
10 | Delisari Nusantara Del's Mozzarella Cheese | ![]() | Sajian MPASI makin menarik dengan mozzarella yang meleleh dan lezat | 85 mg per 20 gram | 250 gram | Batangan | BPOM: MD 203511017785 | |||
Fromageries Bel The Laughing Cow Plain Belcube
| Kandungan natrium | 99 mg per 15,6 gram (3 balok) |
|---|---|
| Bentuk keju | Batangan |
Awali MPASI dengan keju rasa plain yang kaya nutrisi
Berisi 24 cubes keju lembut, kemasan praktis untuk MPASI
- Mengandung kalsium, protein, vitamin A, D, B12, dan lemak dengan kadar garam rendah
Memiliki rasa plain yang sempurna untuk beragam olahan makanan pendamping ASI si kecil
Satu potong keju mengandung 14 kkal, baik untuk tambahan nutrisi bayi
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 125 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 270911010800001 |
Fromageries BelBabybel® Original Cheese
| Kandungan natrium | 150 mg per 20 gram (1 buah) |
|---|---|
| Bentuk keju | Batangan |
Camilan tinggi kalsium dan protein yang bebas pewarna dan pengawet buatan
Setiap 1 porsi keju memenuhi 10% kebutuhan kalsium harian dan 4 gram protein
- Terbuat dari 98 % susu murni yang menciptakan rasa gurih dan milky
- Kandungannya dibuat tanpa bahan pewarna dan pengawet buatan
- Dikemas dalam bentuk bulat pipih dengan wax berkualitas food grade, kualitas keju pun terjaga dan higienis
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 110 gram (5 buah) |
| Sertifikasi | BPOM: ML 220911032500001 |
Inovasi Pangan NusantaraBarefood Bumboo Keju Bubuk
| Kandungan natrium | 50 mg per 5 gram (1 sdt) |
|---|---|
| Bentuk keju | Bubuk |
Solusi praktis menu MPASI, tinggal tabur di atas makanan!
Bubuk keju cheddar asli dari Australia, tanpa MSG dan pengawet
- Tinggi lemak dan protein, cocok sebagai tambahan nutrisi anak
- Hadir dalam bentuk bubuk, lebih praktis karena bisa langsung ditaburkan di atas makanan
- Bisa dijadikan saus atau pasta keju yang enak hanya dengan menambahkan air
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 75 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 023171000800288 |
Arla Foods AmbaArla Kids Sticks Cheese
| Kandungan natrium | 210 mg per 18 gram |
|---|---|
| Bentuk keju | Batangan |
Kemasan stiknya memudahkan bayi menggenggam sekaligus melatih motorik halus
Setiap kemasan berisi 6 stik keju yang praktis
- Memiliki rasa gurih yang light, cocok untuk lidah bayi yang baru mengenal rasa
- Teksturnya lembut dan creamy sehingga mudah dikunyah
- Anak dapat belajar motorik halus dengan menggenggam kejunya
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 18 gram x 6 stik |
| Sertifikasi | BPOM: ML 270911017800017 |
Fromageries Bel Kiri Cream Cheese
| Kandungan natrium | 104 mg per 18 gram |
|---|---|
| Bentuk keju | Batangan |
Atasi GTM anak dengan lembutnya keju yang meleleh di mulut
Berbentuk cream cheese yang lembut dan creamy, cocok untuk anak yang mulai tumbuh gigi dan sedang GTM
- Teksturnya melted saat dikunyah sehingga memudahkan anak untuk menelan
- Kaya akan kalsium, vitamin, dan protein dengan cita rasa gurih
- Mudah dioles, bisa dicampur ke menu MPASI supaya lebih praktis
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 100 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 804009627009 |
FrieslandCampinaVictoria Keju Edam
| Kandungan natrium | Tidak diketahui |
|---|---|
| Bentuk keju | Batangan |
Aroma keju edam yang khas buat MPASI makin lezat
Dibungkus dalam kemasan vakum untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk
- Memiliki aroma keju yang khas dan membuat makanan menjadi harum
- Rasa gurih dan asinnya membangkitkan semangat makan si kecil jadi lebih lahap
- Teksturnya cukup padat, bisa diparut dahulu sebelum mencampurnya ke dalam makanan
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 300 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 220911004700001 |
Greenfields IndonesiaGreenfields Keju Ricotta
| Kandungan natrium | 125 mg per 50 gram |
|---|---|
| Bentuk keju | Batangan |
Dukung pertumbuhan anak dengan keju yang kaya protein dan kalsium
Terbuat dari whey dan susu segar yang kaya protein serta kalsium, pas untuk mendukung pertumbuhan anak
Memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dicampur dengan berbagai makanan
Rasanya ringan dan sedikit manis, tidak terlalu asin
Mudah dikunyah dan ditelan berkat teksturnya yang creamy
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 250 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 223711003500020 |
Leon Boga SentosaYummy Bites Bubuk Keju Cheddar
| Kandungan natrium | 150 mg per 7,5 gram |
|---|---|
| Bentuk keju | Bubuk |
Lebih nikmat dan sehat berkat kandungan bebas MSG serta bahan-bahan sintetis
- Memiliki tekstur bubuk yang praktis dicampur atau ditaburkan ke menu MPASI
- Tidak menggunakan MSG, pengawet, pewarna, dan bahan-bahan sintetis lainnya sehingga makanan lebih sehat
- Tidak ada tambahan gula dan tepung
- Diproses dengan teknologi tinggi yang membuat kualitas vitamin terjaga dan produk tetap higienis
| Menggunakan susu pasteurisasi | Tidak diketahui |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | Tidak diketahui |
| Berat bersih | 50 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 862209005555 |
Fonterra Brands IndonesiaAnchor Keju Parmesan Grated
| Kandungan natrium | 220 mg per 30 gram |
|---|---|
| Bentuk keju | Bubuk |
Keju bubuk halus yang aman untuk si kecil yang intoleran laktosa
- Teksturnya berupa bubuk halus yang bisa langsung dicampur ke menu MPASI ataupun camilan si kecil
- Memiliki klaim aman disajikan untuk anak yang intoleran laktosa
- Menambah rasa gurih dan aroma khas keju yang menggiurkan
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 1 kg |
| Sertifikasi | BPOM: MD 203610051391 |
Delisari NusantaraDel's Mozzarella Cheese
| Kandungan natrium | 85 mg per 20 gram |
|---|---|
| Bentuk keju | Batangan |
Sajian MPASI makin menarik dengan mozzarella yang meleleh dan lezat
Terbuat dari 98% susu sapi pasteurisasi yang memberikan cita rasa creamy lezat
Mudah meleleh saat dipanaskan, membuat sajian MPASI makin bervariasi dan menarik buat si kecil
Cocok dijadikan tambahan nutrisi dan energi berkat kandungan protein serta kalsium di dalamnya
| Menggunakan susu pasteurisasi | |
|---|---|
| Elmusifier/penstabil nabati | |
| Berat bersih | 250 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 203511017785 |
Baca juga rekomendasi produk pelengkap MPASI lainnya di sini
Agar menu MPASI makin bervariasi dan bergizi, penting bagi orang tua untuk menambahkan bahan pelengkap yang aman serta bernutrisi. Selain keju, Anda dapat mencoba abon khusus bayi yang lembut dan kaya protein, unsalted butter sebagai sumber lemak sehat, atau santan yang memberi rasa gurih alami. Temukan rekomendasi produk pelengkap MPASI lainnya pada tautan berikut ini!
5 Rekomendasi Keju untuk MPASI terbaik
No. 1: Fromageries Bel |The Laughing Cow Plain Belcube
No. 2: Fromageries Bel|Babybel® Original Cheese
No. 3: Inovasi Pangan Nusantara|Barefood Bumboo Keju Bubuk
No. 4: Arla Foods Amba|Arla Kids Sticks Cheese
No. 5: Fromageries Bel |Kiri Cream Cheese
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.