10 Rekomendasi Protein Shake untuk Diet Terbaik [Ditinjau Ahli Gizi] (Terbaru Tahun 2026)
Naiknya berat badan membuat Anda tak percaya diri? Atau Anda ingin diet sekaligus membentuk otot agar tampak proporsional? Jika demikian, coba konsumsi protein shake. Ada banyak protein shake yang bagus untuk diet dari merek Puro, Rimba Life, dan Evolene. Lalu, mana protein shake yang paling cocok untuk dikonsumsi sesuai goals Anda?
Kami sudah menyiapkan cara memilih protein shake terbaik untuk diet yang disusun bersama nutritionist, Leona Victoria. Informasi mengenai jumlah protein yang sebaiknya dipilih serta kandungan lemak, gula, dan BCAA pun dibahas di dalamnya. Kami juga sudah menyiapkan rekomendasi protein shake yang bagus. Produk ini kami susun berdasarkan angka penjualan terlaris di marketplace dan cara memilih mybest. Selamat membaca!
Highlight Protein Shake untuk Diet Teratas
Vectorlabs

Satu protein shake untuk bulking lean dan cutting yang lebih efektif
Rimbalife Indonesia

Praktis dinikmati sebagai pengganti sarapan atau makan malam
Muscle First Indonesia

Manis alami dari stevia, nikmat tanpa mengorbankan jatah kalori harian
Chari Makmur Indonesia

Protein shake tanpa gula yang aman dikonsumsi ibu menyusui

Leona Victoria adalah ahli gizi terakreditasi Dietitians Association of Australia berpengalaman 10+ tahun menangani diabetes, weight management, dan gizi anak. Pemegang gelar Master of Nutrition and Dietetics ini pernah bekerja di allergy clinic (RPAH), diabetes center (RNSH), dan Blacktown Medical Center di Sidney. Di Indonesia, Victoria aktif dalam corporate campaign untuk brand (Kraft, Wyeth Nutrition, Meat & Livestock Australia, Pepsodent). Pengalaman di allergy clinic dan corporate campaign menjadikannya rujukan terpercaya untuk konsultasi gizi berstandar internasional.

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apakah minum protein shake bisa menurunkan berat badan dan bagus untuk diet?

Ya, konsumsi protein shake dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Asalkan, protein shake dikonsumsi sembari menghindari makan camilan yang tinggi kalori. Protein bersifat mengenyangkan. Rasa kenyang yang diberikan protein juga mampu bertahan lebih lama sehingga dapat mengurangi rasa lapar. Keunggulan tersebut membuat protein shake sering kali dikonsumsi dalam proses weight loss diet.
Namun, Anda harus mengimbanginya dengan mengonsumsi makanan sehat, olahraga rutin, serta istirahat yang cukup. Hindari juga konsumsi camilan atau makanan yang tinggi karbohidrat karena relatif lebih cepat membuat Anda merasa lapar lagi. Hal ini harus ditaati karena weight loss diet berfokus kepada manajemen kalori. Dengan manajemen kalori yang tepat, program menurunkan berat badan atau weight loss diet yang Anda jalani dapat berhasil.
Sekadar informasi, protein shake khusus weight loss diet juga biasanya rendah kalori. Umumnya, produk hanya memiliki kandungan protein, tanpa lemak dan karbohidrat. Kalau diet protein shake terasa manis, bisa jadi rasa manis tersebut diperoleh dari pengganti gula (non-nutritive sweetener).

Berapa protein yang dibutuhkan tubuh? Bagaimana menghitungnya?

Agar jumlah protein yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan, Anda harus menyesuaikan asupan protein dengan berat badan Anda. Misalnya, Anda memiliki berat badan 60 kg serta aktivitas yang normal. Jumlah protein yang diperlukan sekitar 48 gram (0,8 g x 60 kg) hingga 60 gram (1 g x 60 kg). Kebutuhan tersebut bisa terpenuhi oleh konsumsi lauk, seperti ayam atau ikan, dalam tiga kali makan utama. Namun, kebutuhan protein bisa meningkat pada beberapa kondisi, misalnya:
- Setelah sakit
- Pasca melahirkan
- Body builder (perlu tambahan 2-3 g/kg BB)
Tak hanya binaragawan yang dapat mengonsumsi protein shake. Seseorang yang menjalani olahraga angkat beban atau weight lifting juga bisa mengonsumsi protein shake. Waktu konsumsinya bisa dilakukan sebelum atau sesudah olahraga.
- Mengonsumsi protein shake sebelum olahraga: dapat membantu meningkatkan performa dan membuat Anda merasa lebih bertenaga.
- Mengonsumsi protein shake setelah olahraga: dapat membantu mempercepat proses pemulihan otot yang rusak selama berolahraga.

Cara memilih Protein Shake untuk Diet
Sekarang, kami akan menjelaskan cara memilih minuman protein terbaik untuk diet. Sebelum Anda menentukan produk yang tepat, ketahui dahulu jumlah protein, gula tambahan, dan kandungan lainnya. Khususnya, untuk Anda yang sedang rutin angkat beban, cek poin no tiga untuk detailnya.
Baik untuk weight loss diet ataupun meningkatkan massa otot, pilih yang jumlah proteinnya tinggi, yaitu ≥70% per takaran saji

Ketika memilih protein shake, fokuslah pada jumlah protein sebagai nutrien yang memang diharapkan untuk dikonsumsi dalam jumlah tinggi. Utamakan produk protein shake yang jumlah proteinnya mencapai sekitar 70% per takaran saji. Meskipun begitu, pengguna perlu memastikan anjuran konsumsi protein harian terpenuhi dan tidak mengonsumsinya berlebihan. Anjuran protein harian yaitu 1 g/kg BB.
Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan nutritional fact dengan saksama dan tak tertukar dengan %AKG saat Anda menilai jumlah protein. Mari lihat contoh informasi nilai gizi salah satu produk protein shake yang tinggi protein berikut ini.
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji 1 sachet (35 g) > (1)
===================
%AKG (Daily value)
Total fat 1,5 g (4%)> (2)
Cholesterol 50 mg (4%)
Saturated fat 1 g (7%)
Protein 25 g (48%)> (3)
Total carbohydrates 8 g (2%)
Sugar 0 g
Salt (Sodium) 0 mg (3%)
===================
Pada contoh komposisi di atas, terdapat poin yang kami tandai dengan nomor (1), (2), dan (3). Pada informasi nilai gizi di atas, terlihat bahwa kandungan protein dalam setiap takaran sajinya adalah 25 gram (poin 3). Sementara itu, bobot produk per takaran sajinya adalah 35 gram (poin 1). Artinya, terdapat 71% protein dalam setiap takaran saji (25 g/35 g x 100%). Nah, Anda dapat menggunakan cara ini untuk mengetahui apakah kandungan protein suatu protein shake mencapai 70% atau tidak.
Bagaimana dengan angka 48% di bawah kolom %AKG Daily value? Angka tersebut menunjukkan seberapa banyak kebutuhan protein harian Anda yang bisa dipenuhi oleh satu saset protein shake tersebut dan bukan jumlah persentase protein per takaran saji.

Pengguna perlu memastikan anjuran konsumsi protein harian terpenuhi dan tidak mengonsumsinya berlebihan. Sulit menentukan upper limit-nya. Namun, ada penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi protein 5 g/kg BB masih bisa ditoleransi oleh ginjal yang sehat.
Untuk mengurangi asupan kalori, cari juga yang rendah lemak dan tidak mengandung gula

Jika ingin menurunkan berat badan, perhatikan asupan kalori. Hal ini juga berlaku saat Anda memilih protein shake. Carilah yang rendah lemak dan tidak mengandung gula. Kandungan lemak serta gula di dalam makanan cenderung membuat kalori makanan jadi lebih tinggi. Perbandingannya, pada 1 gram protein terkandung 4 kkal dan pada 1 gram lemak terkandung 9 kkal. Kalau dilihat dari produk dengan detail nutrien pada pembahasan sebelumnya, kandungan kalori dari lemak dan gulanya menjadi:
- 1 g lemak = 9 kkal → 2,5 g (saturated fat + total fat) x 9 = 22,5 kkal
- 1 g gula = 4 kkal → 0 g x 4 kkal = 0 kkal
Artinya, produk tersebut bisa dipilih karena rendah kalori, rendah lemak (±2,5 gram dalam 35 gram takaran saji), dan tak mengandung gula. Terkait asupan gula, Kementerian Kesehatan memberikan acuan konsumsi gula harian maksimal sebanyak 50 gram. Angka tersebut dihitung dari semua makanan yang dikonsumsi dalam sehari. Silakan gunakan aplikasi calorie counter untuk mengetahui jumlah gula yang Anda konsumsi dari setiap makanan.
Selain memilih protein shake yang rendah lemak, Anda sebaiknya menerapkan pola low fat diet dalam keseluruhan pola makan. Terlebih lagi, bila tujuan Anda adalah untuk menurunkan berat badan. Cara termudah yang bisa dilakukan adalah menghindari konsumsi makanan yang digoreng dan santan yang 80%-nya merupakan lemak.
Kasein atau whey protein? Pilih jenis protein disesuaikan dengan preferensi waktu minumnya

Untuk jenis proteinnya, Anda bisa memilih jenis protein apa pun. Namun, secara umum, protein, mineral, atau vitamin lebih bagus yang berasal dari sumber hewani karena lebih mudah diserap. Anda mungkin akan menemukan protein shake dalam jenis whey atau kasein di pasaran. Kedua protein tersebut sama-sama berasal dari susu sapi, tetapi ada perbedaan di antara keduanya.
- Kasein: cenderung lebih sulit diserap oleh tubuh sehingga terkadang membuat pengguna sakit perut. Anda dapat mengonsumsi kasein yang penyerapannya lebih lambat sebelum tidur supaya protein terserap saat Anda tidur (selama ±7-8 jam).
- Whey protein: lebih mudah diserap. Oleh karena lebih cepat diserap, whey protein baik dikonsumsi setelah olahraga.
- Apabila Anda menjalankan gaya hidup vegan: protein nabati yang berasal dari soy merupakan pilihan pengganti terbaik.
Jika Anda berusaha menaikkan massa otot dengan angkat beban, pertimbangkan juga protein shake yang mengandung BCAA

Anda mungkin ingin menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan massa otot agar postur tubuh tampak proporsional. Namun, kenaikan massa otot belum tentu berbanding lurus dengan penurunan berat badan. Proses kenaikan massa otot justru beriringan bersama penurunan massa lemak.
- Massa otot tubuh mungkin bertambah dan lemak tubuh berkurang.
- Namun, berat badan belum tentu turun karena berat jenis otot lebih besar daripada lemak.
Untuk kebutuhan menaikkan massa otot sambil membuat badan terlihat lebih ramping, semua jenis protein dapat Anda pilih. Namun, Anda perlu melatih otot dengan berolahraga, salah satunya angkat beban. Jika Anda banyak melakukan weight training, protein shake dengan mengandung kandungan Branched-Chain Amino Acid (BCAA) dapat dipertimbangkan.
BCAA adalah kumpulan asam-asam amino esensial, seperti valine, leucine, dan isoleucine. Oleh karena sudah dalam bentuk amino acid, nutrien ini tak perlu dicerna lagi oleh enzim pencernaan. Hal tersebut berbeda dengan protein yang perlu dipecah dahulu menjadi asam amino. Oleh sebab itu, BCAA dapat lebih cepat menggantikan sel-sel otot yang rusak. Bila Anda juga melakukan olahraga angkat beban, pertimbangkan protein shake berkandungan BCAA.
Untuk mengetahui adanya kandungan BCAA dalam protein shake, Anda bisa mengecek informasi nilai gizi di website resmi produsen. Biasanya akan tertulis pada bagian bawah komposisi utama, seperti ini:
Komponen lain (Other component)
BCAA 5,2 g
Leusin/Leucine 2,4 g
Isoleusin/Isoleucine 1,4 g
Valine/Valine 1,4 g

Seseorang terlihat gemuk sebab massa lemaknya tinggi. Jika massa lemak turun, badan akan terlihat lebih langsing. Meski begitu, mungkin tidak terjadi penurunan berat badan karena massa otot yang naik.
Agar Anda bisa mengonsumsinya setiap hari, temukan protein shake dengan rasa yang sesuai preferensi Anda

Saat ini, sudah banyak brand yang menyediakan protein shake dengan beragam rasa, seperti Choco Malt, Vanilla Mint, dan banyak lagi. Meski begitu, kandungan gulanya 0 gram atau 1 gram karena menggunakan pemanis alami (stevia). Nah, karena akan dikonsumsi rutin, soal rasa, Anda bisa memilih sesuai kesukaan atau preferensi Anda agar tidak membosankan.
Sebagai informasi, terdapat dua jenis pemanis yaitu nutritive sweetener atau caloric sweetener dan non-nutritive sweetener.
- Nutritive sweetener adalah pemanis yang memberikan energi dalam bentuk karbohidrat, contohnya gula.
- Sementara itu, non-nutritive sweetener adalah pemanis alternatif dengan kandungan karbohidrat sangat rendah atau tidak mengandung karbohidrat sama sekali. Jenis pemanis ini banyak digunakan pada produk protein shake.

Peringkat Protein Shake untuk Diet Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Jenis protein | Kalori per sajian | Takaran saji | Kandungan protein | Persentase protein | Kandungan lemak | Kandungan gula | BCAA | Isi | Sertifikasi | |||||
1 | Vectorlabs Master Whey Choco Amaretto | ![]() | Satu protein shake untuk bulking lean dan cutting yang lebih efektif | Whey | 170 kkal | 45 gram | 25 gram | 41% | 3 gram | 5 gram | 1.400 gram | BPOM: MD 862313010423 | ||
2 | Rimbalife Indonesia Rimbalife Wheygan Blueberry Muffin | ![]() | Praktis dinikmati sebagai pengganti sarapan atau makan malam | Whey | 140 kkal | 35 gram | 22 gram | 37% | 2 gram | 1 gram | 900 gram | BPOM: MD 273176023900081 | ||
3 | Muscle First Indonesia Muscle First Pro Whey 100 Cookies & Cream | ![]() | Manis alami dari stevia, nikmat tanpa mengorbankan jatah kalori harian | Whey | 160 kkal | 40 gram | 24 gram | 40% | 1 gram | 3 gram | 900 gram | BPOM: ML 243776001901077 | ||
4 | Chari Makmur Indonesia Puro ISOPRO WPI Whey Isolate Plain | ![]() | Protein shake tanpa gula yang aman dikonsumsi ibu menyusui | Whey | 110 kkal | 30 gram | 27 gram | 90% | 0 gram | 0 gram | 300 gram | BPOM: MD 862312050010 | ||
5 | Anugrah Inti Makmur Indonesia Evolene Isolene Vanilla | ![]() | Kandungan protein tinggi, optimalkan defisit kalori tanpa kehilangan massa otot | Whey | 140 kkal | 33 gram | 27 gram | 45% | 0.5 gram | 0 gram | 396 gram | BPOM: MD 862328369052 | ||
6 | Fitlife Indonesia FITlife Beazt Japanese Matcha | ![]() | Protein shake yang lebih mudah diserap tubuh, lebih rendah laktosa | Whey | 170 kkal | 41 gram | 25 gram | 60.97% | 3 gram | 2 gram | 900 gram | BPOM: MD 240976000800359 | ||
7 | Optimum Nutrition Gold Standard Whey Double Rich Chocolate | ![]() | Mendukung peningkatan massa otot dengan bahan gold standard | Whey | 120 kkal | 30.4 gram | 24 g | 80% | 1,5 g | 1 g | 907 g, 2.267 g | BPOM: ML 662309067443 | ||
8 | Nutrifood L-Men Platinum Choco Latte | ![]() | Kandungan minuman protein yang komplet dengan L-carnitine dan creatine | Whey | 130 kkal | 33.5 gram | 25 gram | 74.62% | 1.5 gram | 2 gram | 800 gram | BPOM: MD 272876002000191 | ||
9 | MuscleMeds Carnivor Whey Protein Chocolate | ![]() | Menggunakan protein dari daging sapi, bebas laktosa, perut bebas kembung! | Whey | 130 kkal | 32.3 gram | 23 gram | 46% | 0 gram | 0 gram | 1.800 gram | BPOM: ML 221276001200201 | ||
10 | Cantik Natural Abadi Seolmi Vegan Pea Protein Isolate Strawberry | ![]() | Protein shake yang lengkap dengan tambahan superfood, prebiotik, dan probiotik | Plant protein | 130 kkal | 35 gram | 21 gram | 60% | 3 gram | 0 gram | 350 gram | BPOM: MD 862331827523 | ||
Vectorlabs Master Whey Choco Amaretto
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 170 kkal |
- Kandungan protein
- 25 gram
- Persentase protein
- 41%
Satu protein shake untuk bulking lean dan cutting yang lebih efektif
- Kandungan protein tinggi 25 gram per saji membantu menjaga massa otot selama defisit kalori
- Diperkaya BCAA 4600 mg yang efektif mencegah penyusutan otot saat program diet
- Mendukung metabolisme tubuh sehingga pembakaran kalori lebih optimal selama cutting
- Cocok untuk bulking lean maupun diet karena membantu pemulihan tanpa lemak berlebih
| Takaran saji | 45 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 3 gram |
| Kandungan gula | 5 gram |
| BCAA | |
| Isi | 1.400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862313010423 |
Rimbalife IndonesiaRimbalife Wheygan Blueberry Muffin
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 140 kkal |
- Kandungan protein
- 22 gram
- Persentase protein
- 37%
Praktis dinikmati sebagai pengganti sarapan atau makan malam
- Kalori rendah 135 kkal per sajian, cocok sebagai pengganti sarapan atau makan malam saat diet
- Mengandung protein 22 gram dan serat 4 gram, membantu kenyang lebih lama saat defisit kalori
- Didukung BCAA 3,92 gram yang membantu pemulihan dan menjaga massa otot selama program cutting
- Tanpa laktosa dan gluten, aman dikonsumsi rutin oleh pencernaan sensitif
| Takaran saji | 35 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 2 gram |
| Kandungan gula | 1 gram |
| BCAA | |
| Isi | 900 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 273176023900081 |
Muscle First IndonesiaMuscle First Pro Whey 100 Cookies & Cream
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 160 kkal |
- Kandungan protein
- 24 gram
- Persentase protein
- 40%
Manis alami dari stevia, nikmat tanpa mengorbankan jatah kalori harian
- Asupan protein 24 gram per sajian membantu mempertahankan massa otot selama pengaturan kalori
- Formula rendah kalori dan lemak mendukung kontrol berat badan tanpa mengorbankan performa latihan
- Kandungan BCAA 6,18 gram berperan dalam pemulihan otot yang lebih optimal pasca olahraga
- Menggunakan pemanis alami stevia serta lolos uji laboratorium internasional untuk kualitas terjamin
| Takaran saji | 40 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 1 gram |
| Kandungan gula | 3 gram |
| BCAA | |
| Isi | 900 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 243776001901077 |
Chari Makmur IndonesiaPuro ISOPRO WPI Whey Isolate Plain
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 110 kkal |
- Kandungan protein
- 27 gram
- Persentase protein
- 90%
Protein shake tanpa gula yang aman dikonsumsi ibu menyusui
- Protein shake yang aman dikonsumsi oleh ibu menyusui
- Bebas laktosa, ramah untuk penderita lactose intolerant
- Varian rasa plain mengandung 27 gram protein tanpa gula
- Mudah dicampurkan dengan smoothies hingga sup sebagai tambahan protein dalam makanan sehari-hari
| Takaran saji | 30 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 0 gram |
| Kandungan gula | 0 gram |
| BCAA | |
| Isi | 300 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862312050010 |
Anugrah Inti Makmur IndonesiaEvolene Isolene Vanilla
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 140 kkal |
- Kandungan protein
- 27 gram
- Persentase protein
- 45%
Kandungan protein tinggi, optimalkan defisit kalori tanpa kehilangan massa otot
- Mengandung protein tinggi 27 gram per sajian, membantu menjaga massa otot selama defisit kalori
- Kandungan lemak sangat rendah 0,5 gram, mendukung pembentukan otot bebas lemak saat diet
- Dengan whey isolate yang mudah diserap, hanya sekitar satu jam, ideal untuk pemulihan dan kontrol asupan
- Bebas laktosa dan gula rendah, aman untuk diet ketat dan cutting jangka panjang
| Takaran saji | 33 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 0.5 gram |
| Kandungan gula | 0 gram |
| BCAA | |
| Isi | 396 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862328369052 |
Fitlife IndonesiaFITlife Beazt Japanese Matcha
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 170 kkal |
- Kandungan protein
- 25 gram
- Persentase protein
- 60.97%
Protein shake yang lebih mudah diserap tubuh, lebih rendah laktosa
- Menggunakan bahan baku European whey protein murni dengan standar tinggi yang mudah diserap tubuh
- Menggunakan WPC80 acid process, kandungan protein lebih tinggi dengan laktosa yang lebih rendah
- Diklaim tinggi kalsium yang dapat menjaga kepadatan tulang
- Mengandung tambahan vitamin B6 untuk mempercepat proses recovery sehabis workout
| Takaran saji | 41 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 3 gram |
| Kandungan gula | 2 gram |
| BCAA | |
| Isi | 900 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 240976000800359 |
Optimum NutritionGold Standard Whey Double Rich Chocolate
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 120 kkal |
- Kandungan protein
- 24 g
- Persentase protein
- 80%
Mendukung peningkatan massa otot dengan bahan gold standard
- Terbuat dari whey protein isolates, ultra-filtered whey protein concentrate dan hydrolyzed whey peptides, lebih cepat dicerna tubuh
- Mengandung 5 gram BCAA dan 4 gram glutamine untuk mendukung proses recovery setelah latihan
- Mendukung peningkatan massa otot yang lebih lean
| Takaran saji | 30.4 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 1,5 g |
| Kandungan gula | 1 g |
| BCAA | |
| Isi | 907 g, 2.267 g |
| Sertifikasi | BPOM: ML 662309067443 |
NutrifoodL-Men Platinum Choco Latte
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 130 kkal |
- Kandungan protein
- 25 gram
- Persentase protein
- 74.62%
Kandungan minuman protein yang komplet dengan L-carnitine dan creatine
- Mengandung tambahan L-carnitine untuk meningkatkan pembakaran lemak menjadi energi
- Energi untuk workout jadi lebih optimal dengan tambahan creatine
- BCAA dan L-glutamine yang berfungsi meningkatkan pertumbuhan otot serta menurunkan muscle soreness
- Cocok untuk Anda yang ingin menurunkan kadar lemak sambil meningkatkan massa otot
| Takaran saji | 33.5 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 1.5 gram |
| Kandungan gula | 2 gram |
| BCAA | |
| Isi | 800 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 272876002000191 |
MuscleMedsCarnivor Whey Protein Chocolate
| Jenis protein | Whey |
|---|---|
| Kalori per sajian | 130 kkal |
- Kandungan protein
- 23 gram
- Persentase protein
- 46%
Menggunakan protein dari daging sapi, bebas laktosa, perut bebas kembung!
- Whey protein dari ekstrak daging sapi sehingga bebas laktosa, aman untuk penderita lactose intolerant
- Diperkaya dengan creatine dan BCAA, tingkatkan performa latihan Anda
- Bebas gula, lemak, dan kolesterol, dukung peningkatan otot lebih maksimal
| Takaran saji | 32.3 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 0 gram |
| Kandungan gula | 0 gram |
| BCAA | |
| Isi | 1.800 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 221276001200201 |
Cantik Natural AbadiSeolmi Vegan Pea Protein Isolate Strawberry
| Jenis protein | Plant protein |
|---|---|
| Kalori per sajian | 130 kkal |
- Kandungan protein
- 21 gram
- Persentase protein
- 60%
Protein shake yang lengkap dengan tambahan superfood, prebiotik, dan probiotik
- Mengandung superfood yang tinggi antioksidan, seperti goji berry, red beet, spirulina dan chlorophyl
- Menggunakan protein isolate dengan daya penyerapan yang tinggi
- Tanpa gula tambahan, aman bagi penderita diabetes
- Dilengkapi dengan probiotik dan prebiotik untuk kesehatan pencernaan
| Takaran saji | 35 gram |
|---|---|
| Kandungan lemak | 3 gram |
| Kandungan gula | 0 gram |
| BCAA | |
| Isi | 350 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862331827523 |
Baca juga rekomendasi minuman protein lainnya di sini
Kami juga punya artikel tentang minuman protein lainnya yang dapat meningkatkan massa otot dan bagus untuk diet. Whey protein dan casein menjadi pilihan yang tepat untuk tujuan tersebut. Klik tautan di bawah ini dan dapatkan minuman protein terbaik!
5 Rekomendasi Protein Shake untuk Diet terbaik
No. 1: Vectorlabs |Master Whey Choco Amaretto
No. 2: Rimbalife Indonesia|Rimbalife Wheygan Blueberry Muffin
No. 3: Muscle First Indonesia|Muscle First Pro Whey 100 Cookies & Cream
No. 4: Chari Makmur Indonesia|Puro ISOPRO WPI Whey Isolate Plain
No. 5: Anugrah Inti Makmur Indonesia|Evolene Isolene Vanilla
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.