![10 Rekomendasi TWS untuk Olahraga Terbaik [Cocok untuk Lari] 1](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi TWS untuk Olahraga Terbaik [Cocok untuk Lari] 2](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi TWS untuk Olahraga Terbaik [Cocok untuk Lari] 3](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi TWS untuk Olahraga Terbaik [Cocok untuk Lari] 4](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi TWS untuk Olahraga Terbaik [Cocok untuk Lari] 5](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
TWS untuk olahraga merupakan solusi praktis untuk Anda yang gemar melakukan aktivitas fisik. TWS sport umumnya didesain agar tetap stabil saat dipakai berolahraga, misalnya running, jogging, atau nge-gym. Di pasaran, TWS untuk olahraga hadir dalam beberapa model, seperti earhook, wingtip, dan in-ear. Ragam tipe tersebut mungkin membuat Anda bingung saat memilih TWS sport yang bagus.
Kali ini, kami akan mengulas cara memilih TWS untuk olahraga yang disusun bersama sound engineer, Dennis Novriandi, dan audio reviewer, Arif Winanto. Kami juga telah menyiapkan rekomendasi TWS untuk olahraga terbaik dari berbagai merek, seperti Samsung, Lenovo, dan Bose. Rekomendasi produk ini disusun berdasarkan cara memilih mybest dan diurutkan menurut hasil penjualan terlaris di marketplace. Selamat menyimak!
Highlight TWS untuk Olahraga Teratas
Lenovo

Didesain ergonomis, tetap stabil saat dipakai bergerak aktif
Anker Innovations

Dengarkan setiap detail musik dengan bass yang bertenaga
EarFun Technology

Rasakan sensasi audio yang imerssive dengan teknologi snapdragon sound

Dennis adalah seorang bassist dari band SASVRITA yang juga aktif sebagai sound engineer dan music producer untuk berbagai band dalam negeri. Selain mengelola Eastneptune Studio, sebuah recording studio dan production house miliknya, Dennis juga terlibat dalam berbagai proyek kreatif di bidang animasi dan teknologi digital. Ia berpengalaman sebagai front end developer, freelance UI/UX designer, serta 2D dan 3D animator lepas.

Arif Winanto adalah tech enthusiast dan audio reviewer yang aktif berbagi edukasi melalui berbagai platform media sosial, seperti Instagram dengan 24.6K followers, TikTok dengan 371K followers, dan YouTube. Selain audio, Arif juga mengulas berbagai perangkat berbasis teknologi, mulai dari gadget hingga produk terbaru lainnya, untuk memperkenalkan perkembangan teknologi yang semakin pesat dari tahun ke tahun. Melalui konten-kontennya, Arif memberikan penjelasan yang ringkas, sederhana, dan mudah dipahami agar audiens lebih bijak dalam memilih serta memanfaatkan teknologi terkini.

Sonya Kovaleswani adalah content planner di mybest Indonesia yang berfokus pada informasi seputar kesehatan, kecantikan, serta ibu dan anak. Dengan lebih dari 5 tahun pengalaman mengelola blog fashion dan beauty, ia telah berkolaborasi dengan brand ternama seperti Emina dan Sociolla. Saat ini, ia aktif meriset pasar, menganalisis tren, dan mewawancarai pakar, seperti Dokter Kulit sampai Dokter Anak untuk menghadirkan konten informatif dan tepercaya.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.

Perbedaan utamanya terletak pada fisik. TWS memiliki ukuran kecil serta tanpa kabel, sedangkan headset atau earphone untuk olahraga (neckband) masih memiliki kabel penghubung.
Desain earhook, wingtip, dan in-ear pada TWS untuk olahraga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Tingkat perlindungan terhadap air IPX4 pun penting, begitu juga ukuran driver 10-12 mm yang memengaruhi kualitas audio. Fitur tambahan seperti ANC atau ambient mode juga dapat meningkatkan pengalaman penggunaan.
TWS untuk olahraga hadir dengan desain earbuds yang dapat disesuaikan dengan jenis olahraga Anda. Setiap desainnya ditujukan untuk memfasilitasi kebutuhan intensitas gerakan yang berbeda-beda. Berikut kami akan menjelaskan keunggulan setiap desain serta contoh olahraga yang cocok.

TWS sport berdesain earhook bisa melilit di bagian belakang telinga sehingga tak mudah geser atau lepas saat terjadi guncangan keras.
TWS untuk olahraga dengan desain earhook mudah dikenali dari bentuknya yang memiliki kait untuk melingkar di daun telinga. Desain ini ditujukan untuk mengunci posisi TWS sport agar tetap stabil saat dipakai berolahraga dengan pergerakan cepat dan intens. Desain earhook juga membuat berat earbuds terdistribusikan secara merata di bagian dalam dan belakang telinga sehingga lebih nyaman dipakai dalam waktu lama.


TWS olahraga dengan desain wingtip mampu menempel pada lekukan telinga bagian dalam tanpa memberi rasa menekan berlebihan.
TWS sport berdesain wingtip memiliki sirip kecil yang berfungsi untuk memberikan cengkeraman ekstra pada earbuds di dalam lekuk telinga. Bentuk siripnya menyatu dengan earbuds sehingga terlihat lebih ringkas untuk olahraga dengan hentakan yang tak terlalu kuat. Desain wingtip juga menawarkan keseimbangan antara stabilitas dan kenyamanan yang tidak terlalu menekan telinga sekaligus tidak terlalu mudah lepas.

TWS sport desain in-ear tidak memberikan tekanan berlebih pada telinga sehingga nyaman untuk sesi latihan yang santai dan panjang.
TWS untuk olahraga berdesain in-ear hanya mengandalkan eartip silikon yang masuk ke liang telinga. Desain ini mengandalkan tekanan pasif dari eartip yang masuk ke dalam lubang telinga untuk menjaga stabilitas. Karena itu, jenis ini cocok untuk olahraga dengan gerakan minim tanpa banyak hentakan. Desain in-ear juga memberi isolasi suara pasif yang baik sehingga Anda dapat fokus pada musik tanpa terganggu suara sekitar.

Rating IPX4 menunjukkan bahwa TWS sport telah teruji dan terbukti tahan terhadap keringat maupun cipratan air dari segala arah.
Sertifikasi Ingress Protection (IP) menunjukkan kemampuan produk dalam menahan masuknya air dan debu. Makin tinggi rating IP, maka makin baik ketahanannya terhadap air dan debu. Agar aman dipakai berolahraga, pilih TWS sport bersertifikasi minimal IPX4. Pasalnya, TWS sport pasti akan basah oleh keringat, bahkan cipratan air saat berolahraga di luar ruangan. Tanpa perlindungan IP, komponen elektronik di dalam TWS sport berisiko korslet atau karatan lebih cepat.

Perlindungan yang lebih tinggi tentunya lebih baik, seperti IPX5 atau IP55 yang sudah banyak dipakai. Kini, ada pula TWS dengan ketahanan air IPX6 dan IPX7.

Driver berukuran 10-12 mm menghasilkan suara yang bertenaga sehingga pengalaman mendengarkan musik tetap terjaga.
Musik yang kuat dapat memacu semangat berolahraga, menghilangkan distraksi, dan menciptakan fokus di area yang ramai. Karena itu, kami sarankan untuk memakai TWS sport dengan ukuran driver 10-12 mm. Driver yang terlalu kecil cenderung kurang bertenaga, sedangkan yang terlalu besar membuat desain TWS bengkak sehingga kurang nyaman dipakai. Driver dalam rentang 10-12 mm sudah menyeimbangkan kenyamanan audio dan fisik di telinga saat bergerak aktif.

Ukuran driver TWS yang paling besar kini sudah mencapai 16.2 mm dengan desain open ear berbentuk clip, hook, dan neackle.
TWS sport dengan salah satu atau kedua fitur tersebut akan meningkatkan pengalaman berolahraga Anda secara signifikan. Kami akan menjelaskan manfaat keberadaan fitur-fitur tersebut di bawah ini.

Fitur ANC menggunakan mikrofon untuk menangkap dan meredam suara bising dari sekitar, misalnya suara musik, percakapan orang, atau deru mesin.
Jika Anda sering berolahraga di lingkungan yang bising, seperti gym, fitur ANC akan banyak membantu. ANC memungkinkan Anda untuk tetap fokus pada suara dari TWS sport tanpa terganggu kebisingan. TWS yang cocok untuk olahraga dan gym ini juga dapat mengurangi kebutuhan untuk menyetel volume terlalu tinggi demi menutupi suara bising. Jadi, pendengaran Anda bisa terlindungi dari potensi kerusakan jangka panjang.

Fitur ambient mode berfungsi untuk membiarkan suara sekitar masuk supaya Anda tetap waspada atau bisa berkomunikasi tanpa melepas TWS.
Bagi Anda yang sering berolahraga di luar ruangan, misalnya lari atau bersepeda di jalan, pilih produk berfitur ambient mode. Fitur ini menungkinkan Anda untuk mendengarkan musik sambil tetap waspada terhadap suara penting, seperti klakson mobil, sepeda, atau peringatan dari orang lain. Adanya fitur ini juga membuat Anda bisa mendengarkan pembicaraan dengan teman atau pelatih tanpa harus melepas TWS sport.
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Versi Bluetooth | Codec | Active Noise Cancellation | Daya tahan baterai (earbuds) | Daya tahan baterai (case) | Waktu pengisian daya | Wireless charging | Frekuensi (min) | Waterproof | Frekuensi (max) | Driver unit | Koneksi | |||||
1 | Lenovo Lenovo|ERAZER Original True Wireless|XT8OPRO | ![]() | Didesain ergonomis, tetap stabil saat dipakai bergerak aktif | Bluetooth 5.4 | AAC | 7 jam | 46 jam | 1.5 jam | 20 Hz | 20 kHz | 10 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
2 | Anker Innovations Anker Soundcore R50i |A3949 | ![]() | Dengarkan setiap detail musik dengan bass yang bertenaga | Bluetooth 5.4 | LDAC、aptX | 10 jam | 45 jam | Tidak tercantum | 20 Hz | 20 kHz | 10 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
3 | Shenzhen Baseus Technology Baseus Bowie|MC1 | ![]() | Dengan desain open-ear, cocok dipakai saat jogging | Bluetooth 5.4 | SBC | 9 jam | 14 jam | 10 menit (fast charging), 3 jam (playtime) | 20 Hz | 20 kHz | 10 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
4 | EarFun Technology EarFun Free Pro 3 Black | ![]() | Rasakan sensasi audio yang imerssive dengan teknologi snapdragon sound | Bluetooth 5.3 | aptX | 7.5 jam | 25.5 jam | 10 jam | 20 Hz | 20 kHz | 7 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
5 | Kiip Kiip Indonesia Kiip TWS Bluetooth Headset Earhooks| DTH5 PRO | ![]() | Tahan keringat dengan IPX4, ideal untuk olahraga intens | Bluetooth 5.4 | SBC、AAC | 10 jam | Tidak tercantum | 1.5 jam | 20 Hz | 20 kHz | 15 x 11 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
6 | Doran Sukses Indonesia JETE True Wireless Audio|CE2 | ![]() | Ringan di telinga, ringan pula di dompet | Bluetooth 5.3 | SBC | 12 jam | 50 jam | 1 jam | 20 Hz | 20 kHz | 10 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
7 | Bose Corporation Bose Ultra Open Earbuds | ![]() | Hadirkan pengalaman audio realistis saat berolahraga | Bluetooth 5.3 | SBC、AAC、aptX | 7.5 jam | 27 jam | 1 jam | 45 Hz | 20 kHz | 12 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
8 | TOZO TOZO Aerosound|NC9 | ![]() | Ketahanan terhadap airnya tinggi dengan daya tahan baterai sampai 55 jam | Bluetooth 5.3 | SBC | 54 jam | 52 jam | 2 jam | 20 Hz | 20 kHz | 10 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
9 | Apple Apple|AirPods 4 with ANC | ![]() | Audio adaptif cerdas menjaga Anda tetap peka dengan lingkungan sekitar | Bluetooth 5.3 | Tidak tercantum | 30 jam | Tidak tercantum | 3 jam | 20 Hz | 20 kHz | Tidak tercantum | Wireless (Bluetooth) | ||||
10 | Samsung Electronics Samsung|Galaxy Buds Core | ![]() | Nikmati beragam genre musik dengan audio jernih dan natural | Bluetooth 5.4 | SBC, AAC | 8 jam | 35 jam | 1 jam | 20 Hz | 20 kHz | 11 mm | Wireless (Bluetooth) | ||||
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | AAC |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 7 jam |
| Daya tahan baterai (case) | 46 jam |
| Waktu pengisian daya | 1.5 jam |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 10 mm |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | LDAC、aptX |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 10 jam |
| Daya tahan baterai (case) | 45 jam |
| Waktu pengisian daya | Tidak tercantum |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 10 mm |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | SBC |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 9 jam |
| Daya tahan baterai (case) | 14 jam |
| Waktu pengisian daya | 10 menit (fast charging), 3 jam (playtime) |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 10 mm |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | aptX |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 7.5 jam |
| Daya tahan baterai (case) | 25.5 jam |
| Waktu pengisian daya | 10 jam |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 7 mm |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | SBC、AAC |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 10 jam |
| Daya tahan baterai (case) | Tidak tercantum |
| Waktu pengisian daya | 1.5 jam |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 15 x 11 mm |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | SBC |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 12 jam |
| Daya tahan baterai (case) | 50 jam |
| Waktu pengisian daya | 1 jam |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 10 mm |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | SBC、AAC、aptX |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 7.5 jam |
| Daya tahan baterai (case) | 27 jam |
| Waktu pengisian daya | 1 jam |
| Frekuensi (min) | 45 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 12 mm |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | SBC |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 54 jam |
| Daya tahan baterai (case) | 52 jam |
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 10 mm |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | Tidak tercantum |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 30 jam |
| Daya tahan baterai (case) | Tidak tercantum |
| Waktu pengisian daya | 3 jam |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | Tidak tercantum |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
| Codec | SBC, AAC |
|---|---|
| Daya tahan baterai (earbuds) | 8 jam |
| Daya tahan baterai (case) | 35 jam |
| Waktu pengisian daya | 1 jam |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Waterproof | |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 11 mm |
Selain TWS untuk olahraga, ada banyak tipe earphone yang bisa menunjang kenyamanan dan performa Anda saat berolahraga. Headset bone conduction, neckband, dan handsfree merupakan beberapa produk yang layak Anda pertimbangkan. Yuk, temukan cara memilih dan rekomendasi produknya melalui tautan-tautan berikut.
No. 1: Lenovo|Lenovo|ERAZER Original True Wireless|XT8OPRO
No. 2: Anker Innovations|Anker Soundcore R50i |A3949
No. 3: Shenzhen Baseus Technology|Baseus Bowie|MC1
No. 4: EarFun Technology|EarFun Free Pro 3 Black
No. 5: Kiip Kiip Indonesia|Kiip TWS Bluetooth Headset Earhooks| DTH5 PRO
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
























