10 Rekomendasi Toner untuk Menghilangkan Milia Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026)
Milia adalah kondisi kulit yang disertai bintik-bintik berwarna putih yang kerap muncul di area wajah. Walaupun tidak berbahaya, bintik-bintik berwarna putih ini cukup mengganggu penampilan. Kini banyak skincare yang diklaim bisa menunjang perawatan milia, termasuk toner. Namun, apakah milia bisa benar-benar dihilangkan?
Untuk menjawab Anda, kami sudah menyiapkan semua pembahasannya di sini. Pada artikel ini, kami bekerja sama dengan dermatovenereologist, dr. Annisa Anjani, akan membahas cara memilih toner untuk menghilangkan milia. Tidak ketinggalan, simak juga rekomendasi produk yang bagus, antara lain merek Wardah, Avoskin, dan Glad2Glow. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest.

dr. Annisa Anjani adalah dokter spesialis kulit dan kelamin atau dermatologist yang berpraktik di RSIA Tambak dan Kinara Clinic, Jakarta. Lulusan pendidikan kedokteran umum dan pendidikan spesialis di Universitas Indonesia ini aktif mengisi acara pendidikan dan menulis artikel untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan kulit. Dokter Annisa juga banyak membagikan konten edukatif pada akun Instagram @dokchaspdve sehingga menjadikannya sumber informasi terpercaya di bidang dermatologi yang mudah diakses.

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa itu milia?

Milia adalah keratin (tipe protein yang membentuk rambut, kulit, dan kuku) yang terperangkap di dalam kulit. Keratin memang banyak diproduksi oleh sel-sel kulit yang akan mati. Dengan begitu, permukaan sel-sel kulit yang sudah di tahap pergantian akan dipenuhi oleh keratin.
Sebenarnya, keratin memiliki fungsi yang baik, yakni sebagai pelindung fisik agar kulit tidak mudah kemasukan bakteri atau zat-zat berbahaya. Hanya saja, pada kasus tertentu, keratin bisa terjebak di dalam sel yang masih hidup dan membentuk kantung seperti komedo. Kondisi inilah yang dinamakan sebagai milia. Oleh sebab itu, tidak heran jika dilihat dari luar milia tampak mirip dengan komedo berwarna putih.
Meskipun dari luar sekilas tampak mirip, sebenarnya milia dan komedo memiliki sejumlah perbedaan. Komedo bisa keluar saat dipencet, sedangkan milia tidak bisa keluar karena terjebak di dalam kulit. Berbeda pula dengan komedo yang terdapat beberapa jenis, milia hanya memiliki satu jenis.
Individu yang rentan mengalami milia adalah newborn baby dan seseorang yang sudah berusia 30 tahun ke atas. Pada bayi yang baru lahir, diduga milia terbentuk karena berkaitan dengan trauma di jalan lahir. Di sisi lain, pada kulit yang sudah aging, milia bisa terbentuk karena regenerasi sel yang melambat atau tidak seragam. Hal tersebut yang membuat keratin terperangkap di dalam kulit.
Penyebab milia masih menjadi perdebatan. Akan tetapi, faktor trauma paling sering diduga sebagai penyebab milia, misalnya luka bakar, luka lecet, dan lain-lain. Lalu, saat kulit sembuh, luka tersebut jadi faktor risiko terbentuknya milia. Selain itu, kelainan pembentukan keratin juga merupakan salah satu faktor penyebab milia.
Apakah penggunaan toner efektif untuk menghilangkan milia?

Karena letaknya yang ada di lapisan kulit agak dalam, milia tidak bisa dihilangkan dengan skincare saja, termasuk toner. Untuk benar-benar menyembuhkan atau menghilangkan milia dengan segera, perlu dilakukan tindakan ekstraksi oleh dokter. Meski begitu, Anda tetap bisa memanfaatkan skincare untuk menunjang perawatan milia.
Skincare berperan untuk memastikan regenerasi kulit tetap optimal sehingga akan lebih memudahkan jika dilakukan tindakan ekstraksi milia. Tak hanya itu, skincare juga dapat mempermudah proses recovery kulit setelah tindakan ekstraksi. Rangkaian skin health restoration yang mengutamakan perbaikan regenerasi sel kulit bisa jadi pilihan perawatan pendukung untuk milia. Secara sederhana, rangkaian skin health restoration terdiri dari:
- Sabun cuci muka yang tepat
- Skincare pagi dengan kandungan exfoliant
- Skincare malam yang mengandung retinoid atau turunannya
Cara memilih Toner untuk Menghilangkan Milia
Meski tidak bisa menghilangkan milia secara langsung, pemakaian toner ternyata bisa membantu merawat milia. Karena itu, sebaiknya Anda tidak sembarangan dalam memilih toner untuk perawatan milia. Silakan simak terlebih dahulu cara memilih toner untuk menghilangkan milia yang akan kami jabarkan di bawah ini. Dengan begitu, Anda bisa menemukan produk yang tepat!
Pada pagi hari, gunakan toner yang mengandung AHA 8%-10% dan BHA 2%; Namun, pilih PHA jika kulit Anda sensitif

AHA, BHA, atau turunan retinoid mampu mendorong regenerasi sel kulit sehingga kulit bisa terdorong untuk memproduksi sel-sel baru. Dengan demikian, lama kelamaan milia yang terjebak di lapisan bawah kulit akan terdorong berkat proses eksfoliasi kulit yang terjadi. Apabila tidak terdorong secara alami pun, dokter akan lebih mudah mengekstraksi milia jika regenerasi kulit optimal.
- AHA 8-10%
Alpha hydroxy acid atau yang biasa disingkat sebagai AHA adalah kandungan bahan aktif yang termasuk eksfoliator. Kandungan ini bisa mengangkat sel-sel kulit mati, menghilangkan bekas jerawat, dan melawan tanda-tanda penuaan. Namun, karena sifatnya yang mengiritasi, konsentrasi maksimal yang disarankan adalah 10%. Beberapa contoh AHA yang ada di dalam skincare meliputi glycolic acid, citric acid, lactic acid, dan sebagainya.
- BHA 2%
Sama seperti AHA, beta hydroxy acid atau BHA juga memiliki kemampuan untuk eksfoliasi kulit wajah dan membersihkan kulit mati. Hanya saja, BHA mengandung pelembap. Kemampuannya dalam mengurangi produksi minyak berlebih juga membuat BHA lebih cocok dipakai di kulit berminyak. BHA sering kali ditemukan di dalam obat jerawat sebagai salicylic acid. Kandungan yang disarankan adalah 0,5-5% karena di atas angka tersebut berisiko membuat iritasi.
- PHA
Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, toner yang mengandung PHA atau poly hyrdroxy acid lebih disarankan. Menjadi agen eksfoliator yang lebih ramah untuk kulit sensitif, PHA memiliki fungsi yang sama dengan AHA dan BHA. Tak hanya itu, PHA juga memberikan asupan antioksidan yang dapat meningkatkan produksi kolagen untuk menunda penuaan. Salah satu jenis PHA yang paling sering ditemukan adalah gluconolactone.
Untuk mengetahui kandungan exfoliating agent beserta konsentrasinya, Anda perlu melihat label produk. Selain label produk, Anda juga bisa cek di website atau official store produsen produknya. Apabila tidak tercantum konsentrasinya, Anda perlu mengecek daftar ingredients-nya.
AHA dengan konsentrasi 8%-10% atau BHA 2% umumnya ada pada posisi lima sampai sepuluh dalam daftar komposisi. Sayangnya, berbeda dengan serum, lebih sulit menemukan toner dengan konsentrasi AHA 8%-10% dan BHA 2%. Berikut ini contoh daftar komposisi toner yang mengandung 5% AHA, BHA, dan PHA :
Aqua, butylene glycol, galactomyces ferment filtrate, niacinamide, propylene glycol, glycolic acid, 1,2-hexanediol, hydroxyethylpiperazine ethane sulfonic acid, lactic acid, salicylic acid, phenoxyethanol, ______________ ,dst.
Apabila Anda berniat untuk mengeksfoliasi kulit, tentu akan lebih relevan jika Anda membeli exfoliating toner. Untuk itu, kami telah merangkum cara memilih serta rekomendasi produk-produknya di artikel ini. Klik tautan di bawah untuk informasi lebih lanjut, ya!
Penggunaan skincare yang kandungan exfoliant-nya sudah tinggi, misalnya AHA ≥10% sebaiknya tidak "ditumpuk" lagi dengan exfoliating cream. Sebagai informasi, dermatologist jarang merekomendasikan toner atau produk skincare cair lainnya untuk treatment eksfoliasi.
Hal ini disebabkan karena karakteristik toner atau skincare cair lainnya lebih ringan dibanding dengan krim, walaupun bahan aktifnya terkonsentrasi. Karena lebih ringan, toner lebih cepat meresap dan waktu menempel di permukaan kulitnya sebentar.
Untuk dipakai malam hari, cari toner dengan kandungan retinoid dalam bentuk retinol

Di antara bentuk-bentuk turunannya, retinol adalah bentuk yang paling lazim ada di dalam toner. Retinol hanya perlu dua kali tahap pemecahan untuk menjadi retinoic acid yang potent, sedangkan retinyl ester perlu lima kali. Supaya memberikan hasil yang cukup efektif, Anda disarankan untuk memilih toner dengan retinol 2%. Sayangnya, sebagian besar dari toner retinol di pasaran tidak dilengkapi keterangan konsentrasi retinol yang terkandung di dalamnya. Namun, biasanya Anda bisa menemukan retinol di posisi hampir akhir di dalam daftar komposisi toner retinol. Hal ini karena kadarnya umumnya relatif rendah (≤1%).
Sebagai informasi, bahan kandungan produk kosmetik akan ditulis berurutan di daftar ingredients mulai dari yang konsentrasinya paling tinggi. Untuk bahan aktif yang kadarnya ≤1% biasanya ditulis di akhir daftar komposisi dan posisinya tidak harus berurutan. Berikut ini contoh daftar komposisi toner yang mengandung retinol:
Water, propylene glycol, niacinamide, ______________ ,dst, retinol, hydrogenated lecithin, dan lainnya.
Selain itu, dokter umumnya memberikan bahan aktif yang cenderung mengiritasi seperti retinol dalam bentuk krim. Hal ini karena di dalam krim terdapat pelembap yang bisa meringankan efek kering atau iritasi yang mungkin muncul.
Pertimbangkan tambahan brightening agent dan anti-inflamasi: Alpha arbutin, vitamin C, niacinamide, atau Centella asiatica

Sesuai dengan namanya, brightening agent atau agen pencerah adalah bahan-bahan aktif yang bisa membuat kulit tampak lebih cerah. Contohnya adalah alpha arbutin, vitamin C, dan niacinamide. Kandungan ini bisa membantu penyebaran melanin sehingga warna kulit merata dan terhindar dari hiperpigmentasi. Dengan demikian, Anda bisa pertimbangkan toner dengan brightening agent untuk merawat milia supaya tampilan kulit lebih maksimal.
Di sisi lain, kandungan anti-inflamasi juga harus ada di dalam toner yang Anda pakai. Kandungan anti-inflamasi seperti niacinamide dan Centella asiatica berfungsi untuk mengurangi peradangan yang mungkin timbul akibat efek samping rangkaian bahan skin health restoration (AHA, BHA, dan turunan retinoid). Keberadaan zat pencerah maupun zat antiradang tersebut bisa Anda cek dalam daftar komposisi produk.
Untuk kulit berminyak, temukan juga tambahan kandungan sebum controller seperti zinc, niacinamide, atau green tea

Selain berfungsi sebagai perangsang regenerasi sel kulit, retinoid dan turunannya juga bisa menjadi sebum-controller. Jadi, apabila Anda sudah memakai toner, serum, atau krim yang mengandung retinoid, Anda tak perlu mencari kandungan sebum-controller tambahan.
Meskipun begitu, Anda tetap bisa memilih toner yang mengandung AHA dan atau BHA dengan tambahan sebum-controller. Beberapa contohnya seperti zinc, niacinamide, dan green tea. Periksa daftar ingredients untuk mengetahui kandungannya, apalagi bila ada klaim "sebum-controller" pada label kemasan. Cek daftar ingredients untuk memastikan kandungan apa yang bisa mengontrol sebum. Kandungan sebum-controller di posisi lima sampai sepuluh dalam daftar ingredients lebih direkomendasikan untuk kulit berminyak.
Tambahan sebum-controller juga diperlukan dalam facial wash untuk kulit berminyak. Contoh pilihan facial wash untuk kulit berminyak ialah produk yang mengandung pelembap, salicylic acid, serta bahan sebum-controller. Salicylic acid berguna untuk anti-inflamasi dan mengangkat sel kulit mati
Bagi kulit kering dan sensitif, pilih toner pagi dengan konsentrasi AHA ≤3% dan BHA ≤1%; Pakai juga toner retinol 2-3 kali seminggu

Bila kulit Anda kering atau sensitif, Anda tetap bisa memakai toner untuk perawatan milia. Hanya saja, kandungan dan konsentrasinya harus diperhatikan supaya tidak membuat kulit makin kering dan iritasi.
- Konsentrasi AHA atau BHA ringan
Jika kulit Anda kering dan sensitif, pastikan konsentrasi AHA atau BHA dalam toner pagi tidak terlalu tinggi. Di pasaran tersedia cukup banyak toner dengan kandungan AHA ≤3% dan BHA ≤1%. Umumnya, kandungan dan konsentrasi exfoliating agent dicantumkan produsen pada gambar deskripsi atau deskripsi produk.
- Toner retinol ditambah soothing atau moisturizing cream
Sebetulnya, Anda bisa saja mencoba penggunaan toner retinol setiap hari. Lalu, Anda turunkan frekuensi penggunaannya menjadi dua sampai tiga kali dalam seminggu bila muncul reaksi iritasi. Namun, jika Anda tahu bahwa kulit Anda sensitif, langsung gunakan toner retinol 2-3 kali saja dalam seminggu.
Pastikan penggunaannya diikuti dengan pelembap. Anda bisa memakai krim pelembap yang mengandung hyaluronic acid, ceramide, dan lain-lain. Cari juga krim yang mengandung soothing agent seperti Aloe vera, Centella asiatica, calendula, dan chamomile. Alternatifnya, kandungan niacinamide juga bisa dipertimbangkan karena berperan sebagai antiradang. Sebagai informasi, toner merupakan tahapan tambahan saja dalam rangkaian skincare. Jadi, bila Anda hanya bisa memilih salah satu jenis produk, sebaiknya gunakan retinol dalam bentuk krim.
Selain itu, facial wash juga perlu diperhatikan. Pastikan Anda memilih facial wash dengan surfaktan rendah, berwarna bening, dan tidak wangi jika kulit Anda sensitif. Sementara itu, bila kulit Anda kering dan tidak sensitif, facial wash yang mengandung surfaktan tidak masalah. Hanya saja, upayakan ada tambahan pelembap di dalamnya seperti glycerin atau ceramide.

Peringkat Toner untuk Menghilangkan Milia Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Hero ingredients | AHA | BHA | Kandungan turunan retinoid | Kandungan pencerah | Kandungan anti-inflamasi | Kandungan oil control | Kandungan pelembap | Waktu pemakaian | Isi | Alkohol | Pewangi | Sertifikasi | Jenis toner | ||||
1 | AVO Innovation Technology Avoskin|Miraculous Retinol Toner | ![]() | Retinol | Tidak ada | BHA | Retinol | Niacinamide | Green tea extract, Oat meal extract | Niacinamide | Glycerin, Propylene glycol, Butylene glycol, Caprylic/capric triglyceride, Glyceryl stearate | Malam | 100 ml | BPOM | Treatment toner, Brightening toner | |||
2 | ERHA Clinic Indonesia AcneAct|AHA, BHA & Niacinamide Clarifiying Toner | ![]() | AHA, BHA | Glycolic acid, Lactic acid | Salicylic acid | Tidak ada | Niacinamide | Niacinamide | Niacinamide | Caprylyl methicone | Malam | 60 ml | BPOM | Clarifying toner, Exfoliating toner | |||
3 | Mash Moshem Indonesia Hiqween Overnight Retinol Essence Toner | ![]() | Retinol | Tidak ada | Tidak ada | Retinol | Niacinamide | Tidak ada | Niacinamide | Hyaluronic acid, Shea butter, Cholesterol, Caprylic/capric triglyceride | Malam | 115 g | BPOM | Hydrating toner, Treatment toner | |||
4 | Wahana Kosmetika Indonesia Azarine®|Multi-Acids Glowing Toner | ![]() | Vitamin C | Mandelic acid, Citric acid | Tidak ada | Tidak ada | Vitamin C, Tranexamic acid, Ferulic acid, Terminalia ferdinandiana fruit extract | Aloe vera extract, Allantoin | Tidak ada | Aloe vera extract, Glycerin | Pagi, Malam | 90 ml | BPOM | Brightening toner | |||
5 | Javinci Berkat Kreatif Sentosa Pipiqiu Booster Peeling Toner AHA BHA PHA | ![]() | AHA, BHA, PHA | Lactic acid, Glycolic acid, Citric acid | Salicylic acid | Tidak ada | Niacinamide | Allantoin, Chamomile extract, Cucumber extract, Panthenol | Salicylic acid, Niacinamide | Propylene glycol, Glycerin, Panthenol, Sodium hyaluronate | Malam | 100 ml | BPOM | Exfoliating toner | |||
6 | Paragon Technology and Innovation Wardah|3% AHA-PHA Phyto-Enzyme Exfoliating & Clarifying Toner | ![]() | AHA, PHA | Glycolic acid, Lactic acid, Citric acid | Tidak ada | Tidak ada | Vaccinium myrtillus fruit extract, Saccharum officinarum extract, Orange fruit extract, Lemon fruit extratc | Allantoin | Tidak ada | Biosaccharide gum-1, Propylene glycol, Propanediol, Glycerin, Urea | Malam | 100 ml | BPOM | Exfoliating toner, Clarifying toner | |||
7 | Perennebell SOME BY MI|AHA BHA PHA 30 Days Miracle Toner | ![]() | AHA, BHA, PHA | Citric acid | Salicylic acid | Tidak ada | Niacinamide, Papaya extract | Tea tree water, Allantoin | Niacinamide, Salicylic acid, Lentil seed extract | Butylene glycol, Dipropylene glycol, Glycerin, Sodium hyaluronate, Fructan | Pagi, Malam | 100 ml | BPOM | Exfoliating toner, Treatment toner | |||
8 | Suntone Wisdom Indonesia Glad2Glow Blackberry AHA BHA PHA Exfoliating Toner | ![]() | AHA, BHA, PHA | Glycolic acid, Lactic acid, Citric acid | Salicylic acid | Tidak ada | Niacinamide, Galactomyces ferment filtrate | Gentiana scabra root extract, Nordihydroguaiaretic acid | Salicylic acid, Niacinamide, Oleanolic acid | Butylene glycol, Propylene glycol, Glycerin, Sodium lactate, Ceramides | Pagi, Malam | 80 ml | BPOM | Exfoliating toner | |||
9 | SKINTIFIC Cosmetics SKINTIFIC|Glycolic Acid Daily Clarifying Toner | ![]() | Glycolic acid | Glycolic acid, Lactic acid, Citric acid | Tidak ada | Tidak ada | Niacinamide, Galactomyces ferment filtrate | Centella asiatica extract, Gentiana scabra root extract, Nordihydroguaiaretic acid | Niacinamide | Butylene glycol, Hyaluronic acid, Glycerin, Ceramides | Malam | 80 ml | BPOM | Exfoliating toner, Clarifying toner | |||
10 | Adeline This is Your Clarifying Toner | ![]() | WhiteTen™ | Lactic acid, Citric acid, Malic acid | Salicylic acid | Tidak ada | Niacinamide, Acetyl glucosamine | Centella asiatica extract, Green tea extract, Panthenol, Allantoin, Madecassoside | Salicylic acid, Niacinamide | Butylene glycol, Propylene glycol, Panthenol, Propanediol, Glycerin | Malam | 100 ml | BPOM | Clarifying toner, Exfoliating toner | |||

AVO Innovation TechnologyAvoskin | Miraculous Retinol Toner
| AHA | Tidak ada |
|---|---|
| BHA | BHA |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | Retinol |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Retinol |
| Kandungan pencerah | Niacinamide |
| Kandungan anti-inflamasi | Green tea extract, Oat meal extract |
| Kandungan oil control | Niacinamide |
| Kandungan pelembap | Glycerin, Propylene glycol, Butylene glycol, Caprylic/capric triglyceride, Glyceryl stearate |
| Waktu pemakaian | Malam |
| Isi | 100 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Treatment toner, Brightening toner |

ERHA Clinic IndonesiaAcneAct | AHA, BHA & Niacinamide Clarifiying Toner
| AHA | Glycolic acid, Lactic acid |
|---|---|
| BHA | Salicylic acid |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | AHA, BHA |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Tidak ada |
| Kandungan pencerah | Niacinamide |
| Kandungan anti-inflamasi | Niacinamide |
| Kandungan oil control | Niacinamide |
| Kandungan pelembap | Caprylyl methicone |
| Waktu pemakaian | Malam |
| Isi | 60 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Clarifying toner, Exfoliating toner |
Mash Moshem IndonesiaHiqween Overnight Retinol Essence Toner
| AHA | Tidak ada |
|---|---|
| BHA | Tidak ada |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | Retinol |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Retinol |
| Kandungan pencerah | Niacinamide |
| Kandungan anti-inflamasi | Tidak ada |
| Kandungan oil control | Niacinamide |
| Kandungan pelembap | Hyaluronic acid, Shea butter, Cholesterol, Caprylic/capric triglyceride |
| Waktu pemakaian | Malam |
| Isi | 115 g |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Hydrating toner, Treatment toner |
Wahana Kosmetika IndonesiaAzarine® | Multi-Acids Glowing Toner
| AHA | Mandelic acid, Citric acid |
|---|---|
| BHA | Tidak ada |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | Vitamin C |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Tidak ada |
| Kandungan pencerah | Vitamin C, Tranexamic acid, Ferulic acid, Terminalia ferdinandiana fruit extract |
| Kandungan anti-inflamasi | Aloe vera extract, Allantoin |
| Kandungan oil control | Tidak ada |
| Kandungan pelembap | Aloe vera extract, Glycerin |
| Waktu pemakaian | Pagi, Malam |
| Isi | 90 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Brightening toner |
Javinci Berkat Kreatif SentosaPipiqiu Booster Peeling Toner AHA BHA PHA
| AHA | Lactic acid, Glycolic acid, Citric acid |
|---|---|
| BHA | Salicylic acid |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | AHA, BHA, PHA |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Tidak ada |
| Kandungan pencerah | Niacinamide |
| Kandungan anti-inflamasi | Allantoin, Chamomile extract, Cucumber extract, Panthenol |
| Kandungan oil control | Salicylic acid, Niacinamide |
| Kandungan pelembap | Propylene glycol, Glycerin, Panthenol, Sodium hyaluronate |
| Waktu pemakaian | Malam |
| Isi | 100 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Exfoliating toner |
Paragon Technology and InnovationWardah | 3% AHA-PHA Phyto-Enzyme Exfoliating & Clarifying Toner
| AHA | Glycolic acid, Lactic acid, Citric acid |
|---|---|
| BHA | Tidak ada |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | AHA, PHA |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Tidak ada |
| Kandungan pencerah | Vaccinium myrtillus fruit extract, Saccharum officinarum extract, Orange fruit extract, Lemon fruit extratc |
| Kandungan anti-inflamasi | Allantoin |
| Kandungan oil control | Tidak ada |
| Kandungan pelembap | Biosaccharide gum-1, Propylene glycol, Propanediol, Glycerin, Urea |
| Waktu pemakaian | Malam |
| Isi | 100 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Exfoliating toner, Clarifying toner |
Perennebell SOME BY MI | AHA BHA PHA 30 Days Miracle Toner
| AHA | Citric acid |
|---|---|
| BHA | Salicylic acid |
- Alkohol
- Pewangi
Mengandung AHA, BHA, dan PHA serta ekstrak pepaya dan witch hazel untuk memberi eksfoliasi menyeluruh
Kandungan tea tree water berkadar tinggi (10.000 ppm) bantu menenangkan jerawat dan meredakan kemerahan
Diformulasi tanpa 20 bahan aditif berisiko, aman untuk kulit sensitif dan berjerawat
Diklaim dapat membuat kulit lebih sehat dan bersih dalam waktu 30 hari
| Hero ingredients | AHA, BHA, PHA |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Tidak ada |
| Kandungan pencerah | Niacinamide, Papaya extract |
| Kandungan anti-inflamasi | Tea tree water, Allantoin |
| Kandungan oil control | Niacinamide, Salicylic acid, Lentil seed extract |
| Kandungan pelembap | Butylene glycol, Dipropylene glycol, Glycerin, Sodium hyaluronate, Fructan |
| Waktu pemakaian | Pagi, Malam |
| Isi | 100 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Exfoliating toner, Treatment toner |
Suntone Wisdom IndonesiaGlad2Glow Blackberry AHA BHA PHA Exfoliating Toner
| AHA | Glycolic acid, Lactic acid, Citric acid |
|---|---|
| BHA | Salicylic acid |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | AHA, BHA, PHA |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Tidak ada |
| Kandungan pencerah | Niacinamide, Galactomyces ferment filtrate |
| Kandungan anti-inflamasi | Gentiana scabra root extract, Nordihydroguaiaretic acid |
| Kandungan oil control | Salicylic acid, Niacinamide, Oleanolic acid |
| Kandungan pelembap | Butylene glycol, Propylene glycol, Glycerin, Sodium lactate, Ceramides |
| Waktu pemakaian | Pagi, Malam |
| Isi | 80 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Exfoliating toner |
SKINTIFIC Cosmetics SKINTIFIC | Glycolic Acid Daily Clarifying Toner
| AHA | Glycolic acid, Lactic acid, Citric acid |
|---|---|
| BHA | Tidak ada |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | Glycolic acid |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Tidak ada |
| Kandungan pencerah | Niacinamide, Galactomyces ferment filtrate |
| Kandungan anti-inflamasi | Centella asiatica extract, Gentiana scabra root extract, Nordihydroguaiaretic acid |
| Kandungan oil control | Niacinamide |
| Kandungan pelembap | Butylene glycol, Hyaluronic acid, Glycerin, Ceramides |
| Waktu pemakaian | Malam |
| Isi | 80 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Exfoliating toner, Clarifying toner |
AdelineThis is Your Clarifying Toner
| AHA | Lactic acid, Citric acid, Malic acid |
|---|---|
| BHA | Salicylic acid |
- Alkohol
- Pewangi
| Hero ingredients | WhiteTen™ |
|---|---|
| Kandungan turunan retinoid | Tidak ada |
| Kandungan pencerah | Niacinamide, Acetyl glucosamine |
| Kandungan anti-inflamasi | Centella asiatica extract, Green tea extract, Panthenol, Allantoin, Madecassoside |
| Kandungan oil control | Salicylic acid, Niacinamide |
| Kandungan pelembap | Butylene glycol, Propylene glycol, Panthenol, Propanediol, Glycerin |
| Waktu pemakaian | Malam |
| Isi | 100 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis toner | Clarifying toner, Exfoliating toner |
Baca juga rekomendasi skincare lainnya untuk menghilangkan milia
Selain toner, terdapat juga rangkaian skincare lain yang bermanfaat untuk menghilangkan milia. Anda bisa menggunakan serum dan cream. Bahkan, ada juga cream yang dapat menghilangkan milia pada bayi. Silakan cek rekomendasinya pada artikel kami di bawah ini.

10 Rekomendasi Serum untuk Menghilangkan Milia Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026)

10 Rekomendasi Cream untuk Menghilangkan Milia Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026)

10 Rekomendasi Cream untuk Menghilangkan Milia pada Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026)
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
![10 Rekomendasi Toner untuk Menghilangkan Milia Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026) 1](https://img.id.my-best.com/product_images/855d1a02ecc42bffd91e27cf57cd2a4d.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=28ad491587740c7421ccb2e75dfb309c)
![10 Rekomendasi Toner untuk Menghilangkan Milia Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026) 2](https://img.id.my-best.com/product_images/5c80be2409ae1acf402eb7dcb9156383.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=265bcc51a4f168bff0f91439bec0671c)
![10 Rekomendasi Toner untuk Menghilangkan Milia Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026) 3](https://img.id.my-best.com/product_images/35c34eef0c3b3f2190428a9dca435453.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=66ae469d51b48625fbdf2cc70dbf40f3)
![10 Rekomendasi Toner untuk Menghilangkan Milia Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026) 4](https://img.id.my-best.com/product_images/5526a833f1d51d0e41f27a126cab027b.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=11b7ccfb042683f1ad8e3ea0c3aec44d)
![10 Rekomendasi Toner untuk Menghilangkan Milia Terbaik [Ditinjau Dokter Kulit] (Terbaru Tahun 2026) 5](https://img.id.my-best.com/product_images/935bf7b9585a82209da56818cb39d277.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=24e686d578ca3aa600d04f85e709c082)






































