![10 Rekomendasi Sepeda Anak Roda 3 Terbaik [Harga Lengkap, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2025) 1](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi Sepeda Anak Roda 3 Terbaik [Harga Lengkap, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2025) 2](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi Sepeda Anak Roda 3 Terbaik [Harga Lengkap, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2025) 3](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi Sepeda Anak Roda 3 Terbaik [Harga Lengkap, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2025) 4](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi Sepeda Anak Roda 3 Terbaik [Harga Lengkap, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2025) 5](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
Highlight Sepeda Anak Roda 3 Teratas
Pacific Indah Pratama

Tempat duduknya dapat diputar menghadap belakang, memudahkan Anda memantau buah hati
Sinar Harapan Plastik

Berimajinasi mengejar penjahat bersama si kecil dengan sepeda yang didesain seperti mobil!
Pangeran Maju Bahagia

Barang bawaan lebih aman di dalam keranjang yang berpenutup

Traveling bersama anak tak repot jika memakai sepeda yang bisa dilipat ini

dr. Sintadewi Dharmasuari adalah dokter spesialis anak yang menaruh perhatian khusus pada bidang tumbuh kembang dan penyakit infeksi pada anak. Beliau menempuh pendidikan dokter spesialis anak di Universitas Udayana. Dokter yang meraih Juara ke-5 Young Research Award bidang Infeksi dan Penyakit Tropis dalam Annual Scientific Meeting of Indonesian Pediatric Society pada Oktober 2023 ini memiliki misi membantu orang tua memahami aspek tumbuh kembang, nutrisi, dan pencegahan penyakit anak secara komprehensif serta menggabungkan dunia medis dan seni untuk mendukung kesejahteraan anak-anak.

dr. Maria Chrismayani Hindom, M.Med.Sc, Sp.A, atau dr. Merry adalah dokter spesialis anak lulusan Universitas Gadjah Mada sekaligus penerima Prof. Sofyan Ismael Award 2023. Ia aktif membagikan edukasi parenting berbasis bukti melalui akun instagram @dr.merryforkids. Salah satu kontennya adalah menjawab pertanyaan seputar anak yang kerap muncul dalam benak para ibu. Memiliki minat pada perkembangan anak, kesehatan mental, dan pendekatan preventif, dr. Merry berkomitmen membantu orang tua memahami tumbuh kembang anak secara optimal.

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak bisa mengendarai sepeda roda tiga secara mandiri saat usia 3 tahun, sedangkan sepeda roda dua antara usia 4-7 tahun. Namun, setiap anak berbeda dan dapat belajar sesuai kemampuannya.
Umumnya, anak mulai mengendarai sepeda roda tiga saat berusia 2-3 tahun sebagai salah satu bentuk stimulasi motorik dan sensori. Gerakan mengayuh membantu melatih kekuatan otot kaki dan membantu melatih keseimbangan. Saat bersepeda, anak juga memperoleh stimulasi berupa tampilan visual yang terlihat, semilir angin, dan lain-lain. Meski begitu, sepeda bukan satu-satunya opsi untuk merangsang motorik dan sensori anak. Ada kegiatan lain, misalnya lari atau trekking.

Koordinasi otot kaki anak umumnya optimal pada usia 2,5-3 tahun. Namun, sepeda roda tiga tipe stroller-trike kini bisa digunakan sejak 10-12 bulan. Akan tetapi, syaratnya anak sudah bisa duduk stabil, kontrol kepala baik, dan kakinya bisa menapak. Pada fase ini, sepeda berfungsi untuk eksplorasi sensorik dan orientasi ruang dengan bantuan penuh orang tua melalui tongkat dorong.
Memilih sepeda anak roda tiga memerlukan perhatian khusus pada beberapa aspek. Pertama, pastikan model sepeda yang dipilih sesuai dengan usia dan kemampuan anak. Setelah itu, Anda perlu mempertimbangkan ukuran hingga material sepeda. Mari simak cara memilih sepeda roda tiga secara lengkap pada poin-poin berikut ini!

Jika anak sudah bisa duduk dengan tegak dan berjalan dengan baik, tandanya anak sudah punya kemampuan motorik untuk mulai belajar bersepeda.
Kemampuan setiap anak pasti berbeda-beda, tetapi usia si kecil biasanya berkaitan dengan kemampuannya dalam mengendarai sepeda roda tiga. Karena itu, model sepeda anak roda tiga pilihan Anda perlu disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak. Simak panduan cara memilihnya di bawah ini!

Memang di pasaran ada sepeda roda tiga yang diklaim untuk usia <1 tahun. Namun, secara perkembangan, anak yang usianya <1 tahun belum punya kekuatan kaki yang cukup untuk mengayuh sepeda. Kalau Anda mau membelikan sepeda untuk anak <1 tahun, boleh pilih yang gerakannya dibantu didorong oleh orang tua seperti stroller.

Selain usia, tinggi badan juga merupakan faktor krusial. Umumnya, sepeda aman digunakan saat tinggi anak sekitar 75-80 cm agar postur panggul stabil dan kaki dapat menapak pedal. Memaksa anak mengayuh sebelum kesiapan biomekanik lutut dapat meningkatkan risiko cedera berulang. Karena itu, tinggi dudukan harus disesuaikan dengan proporsi tubuh. Secara fisioterapi, tinggi dudukan ideal berkisar 40-60% dari panjang tungkai agar lutut tidak hiperlurus dan kaki tidak menggantung.

Sehubungan dengan kemampuan melakukan aktivitas motorik kompleks yang belum optimal, anak 1-2 tahun sebaiknya tidak diharuskan mengayuh. Karena itu, model stroller roda tiga yang dilengkapi footrest merupakan pilihan tepat.
Model sepeda stroller roda tiga memungkinkan posisi duduk yang relatif stabil dan aman. Agar makin aman, sebaiknya pilih model stroller yang dilengkapi sabuk pengaman, terutama untuk anak di bawah satu tahun. Tentu stroller juga perlu dilengkapi footrest supaya si kecil tidak perlu mengayuh.
Untuk anak usia 1–2 tahun yang sudah bisa berjalan dan memiliki kaki lebih kuat, orang tua bisa memilih sepeda stroller dengan pedal dan footrest. Tujuannya untuk mengenalkan aktivitas mengayuh pedal sambil tetap memfasilitasi kaki anak untuk beristirahat saat lelah. Keberadaan pegangan pada sepeda stroller juga penting karena memungkinkan orang tua mengendalikan laju sepeda selama tahap awal belajar mengayuh.

Mengingat kemungkinan anak belum punya kontrol tubuh yang begitu baik, maka rem wajib ada pada sepeda stroller. Selain itu, untuk keamanan, idealnya anak memakai helm dan pelindung siku saat bersepeda.

Pemilihan desain yang aman serta pengawasan orang tua sangat penting dalam mencegah cedera. Cedera paling sering terjadi karena anak berbelok tajam atau melaju terlalu cepat. Selain itu, ada beberapa risiko cedera lainnya, seperti:

Orang tua perlu memastikan anak memang siap sebelum diberikan sepeda roda tiga biasa tanpa pegangan dan footrest. Jadi, setelah anak benar-benar kuat mengayuh dan bisa mengendalikan sepeda, barulah berikan sepeda roda tiga biasa.
Untuk anak berusia 3 tahun ke atas, sepeda roda tiga biasa sudah bisa dipilih karena pada usia ini koordinasi tubuh dan kekuatan kaki umumnya sudah berkembang lebih baik. Biasanya, anak mulai mampu mengayuh pedal secara mandiri tanpa perlu bantuan footrest atau pegangan dorong tambahan. Dengan desain yang lebih sederhana, sepeda roda tiga biasa membantu anak belajar mengoordinasikan gerakan kaki dan tangan sekaligus.
Selain itu, penggunaan sepeda roda tiga pada usia ini mendukung perkembangan motorik kasar, melatih keberanian, serta membantu anak belajar menjaga ritme kayuhan. Orang tua hanya perlu memastikan ukuran sepeda sesuai dengan tinggi badan anak dan memilih model dengan rangka yang kokoh agar pengalaman bermain lebih aman dan menyenangkan.

Sebagai tools untuk melatih motorik, sepeda roda tiga punya beberapa keunggulan, yaitu anak tidak mudah jatuh dan bisa melatih kekuatan otot kaki tanpa harus menyeimbangkan tubuh. Sementara itu, balance bike butuh keseimbangan tubuh yang baik dan push bike butuh kemampuan mendorong yang stabil. Kedua hal tersebut biasanya baru dimiliki anak pada tahapan usia berikutnya. Anak usia 3 tahun bisa belajar dasar kekuatan kaki dan melatih koordinasi kaki-tangan secara perlahan.

Menurut AAP, orang tua sebaiknya memilih sepeda yang memungkinkan kaki anak menyentuh tanah saat duduk di sadel. Lalu, saat anak berdiri, jarak antara selangkangan anak dan batang tengah sepeda sebaiknya tidak terlalu jauh.
Sadel yang terlalu tinggi membuat kaki anak tidak menyentuh tanah, berisiko bila anak kehilangan keseimbangan. Jika sadel terlalu tinggi, otot tubuh dan kaki bekerja tidak efisien, mungkin anak jadi menjengkangkan pinggul untuk mengayuh sehingga anak bisa cepat lelah. Di sisi lain, sadel yang terlalu rendah membuat kaki anak terlalu menekuk dan gerakan pedal jadi tidak efektif, bisa membuat anak mengayuh dengan memutar lutut yang berisiko menimbulkan nyeri dalam jangka panjang.
Maka dari itu, sebaiknya Anda memeriksa kesesuaian ukuran tinggi sadel dengan postur anak. Caranya, ukur inseam atau panjang kaki anak dari selangkangan sampai lantai. Tinggi sadel yang disarankan ialah panjang inseam (cm) x 0,885. Adapun ukuran tinggi sadel maksimal ialah +2 cm dari hasil perkalian tersebut.

Material sepeda untuk anak harus kuat dan tahan korosi, kedua karakter esensial ini bisa dipenuhi oleh baja dan aluminium.
Ketika memilih sepeda anak roda tiga, rangka yang kokoh menjadi salah satu faktor terpenting untuk memastikan keamanan dan stabilitas selama digunakan. Rangka berbahan baja atau aluminium umumnya lebih kuat, tahan lama, dan mampu menahan beban anak dengan baik. Baja dikenal lebih kokoh dan stabil, sedangkan aluminium lebih ringan sehingga memudahkan anak mengontrol sepeda.
Di pasaran, ada juga sepeda dengan rangka plastik. Jika material yang digunakan adalah plastik tebal, orang tua masih bisa mempertimbangkannya. Akan tetapi, plastik tipis sebaiknya dihindari sebab lebih rentan ditumbuhi jamur. Selain itu, pastikan juga sepeda sudah bersertifikat SNI. Umumnya, sepeda dengan sertifikat SNI sudah lolos uji dan memiliki rangka yang kuat, tidak ada sudut tajam, sudah melalui uji kestabilan, serta bahan catnya aman.

Ban yang terbuat dari karet atau EVA jauh lebih aman dan nyaman dibandingkan ban plastik. Ban karet memiliki daya cengkeram yang baik, tidak mudah tergelincir, dan memberikan rasa stabil saat anak mengayuh. Sementara itu, ban EVA lebih ringan, tidak mudah bocor, serta mampu meredam getaran sehingga sepeda tetap nyaman digunakan di permukaan yang tidak rata. Sebaliknya, ban plastik cenderung keras, licin, dan kurang stabil.

EVA (Ethylene Vinyl Acetate) merupakan plastik yang diproses sedemikian rupa sehingga tidak mudah bocor dan awet. Ban plastik dikhawatirkan relatif mudah penyok atau pecah.

Pada prinsipnya, makin sederhana sepeda, makin fokus anak terhadap kemampuan sensori dan motoriknya. Musik yang keras, klakson elektronik, banyak tombol, dan lampu justru bisa jadi distraksi dan menyebabkan anak tidak fokus
Elemen tambahan, seperti musik, lampu, mainan, atau ornamen berlebihan dapat mengganggu fokus anak saat mengayuh dan mengendalikan arah. Selain itu, aksesori yang menonjol berisiko tersangkut atau patah sehingga dapat mengurangi keamanan dan kenyamanan anak ketika bermain. Pemilihan sepeda dengan desain simpel membuat anak lebih mudah memahami cara penggunaan sepeda serta fokus pada gerakan dasar, seperti mengayuh dan mengarahkan setang.
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Mode | Bahan kerangka | Steering system | Foldable | Fitur keamanan | Aksesori pendukung | |||||
1 | Pacific Indah Pratama Tricycle Exotic|ET-1269 | ![]() | Tempat duduknya dapat diputar menghadap belakang, memudahkan Anda memantau buah hati | Stroller | Besi | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal | Stroller, kanopi, keranjang, foot rest, lampu, musik | |||
2 | Sinar Harapan Plastik SHP Toys Sepeda Roda Tiga|TRX 575 | ![]() | Berimajinasi mengejar penjahat bersama si kecil dengan sepeda yang didesain seperti mobil! | Stroller | Plastik | Safety bar, stopper | Stroller, keranjang, foot rest, lampu, musik | |||
3 | Pangeran Maju Bahagia PMB TOYS Sepeda Roda Tiga IORA |T15 | ![]() | Barang bawaan lebih aman di dalam keranjang yang berpenutup | Stroller | Besi | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal | Stroller, kanopi, keranjang, foot rest, lampu, musik | |||
4 | Mmflight Sepeda Roda Tiga Lipat | ![]() | Traveling bersama anak tak repot jika memakai sepeda yang bisa dilipat ini | Stroller | Besi | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal, stopper | Stroller, kanopi | |||
5 | Pacific Indah Pratama Tricyle Aviator |AT-315-7 | ![]() | Ada bantalan kepala untuk mencegah kepala bagian belakang anak terbentur | Tricycle, stroller | Besi | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal | Keranjang, foot rest, lampu, musik, stroller | |||
6 | Doona™ Doona Liki Trike |S3 | ![]() | Keamanannya lebih terjamin karena sudah memiliki sertifikat berstandar internasional | Stroller | Besi | Seat belt, safety bar, free-spinning pedal | Stroller, kanopi, keranjang | |||
7 | EVIANANGEL Sepeda Tanpa Pedal | ![]() | Sepeda dengan harga affordable yang bisa diubah menjadi tiga mode | Tricycle, balance | Besi | Free-spinning pedal | Stroller | |||
8 | Jakarta Tunggal Citra Family Sepeda Roda Tiga |F-916 BEN | ![]() | Dengan roda besar dan rangka besi, kuat di segala medan | Tricycle | Besi | Seat belt, velg, free-spinning pedal | Keranjang, bell | |||
9 | Royal Toys Royal Sepeda Anak Roda Tiga |RY-3082 | ![]() | Anak tetap anteng di atas sepeda berkat safety bar yang dilengkapi mainan interaktif | Stroller | Besi | Safety bar, velg, free-spinning pedal | Stroller, keranjang, foot rest, musik | |||
10 | Pacific Indah Pratama Tricycle Pacific Jr|PC-5199 | ![]() | Posisi kursi bisa lebih direbahkan, tak masalah bila anak tertidur saat bersepeda | Stroller | Besi | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal | Stroller, kanopi, keranjang, foot rest, lampu, musik | |||
| Mode | Stroller |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Stroller, kanopi, keranjang, foot rest, lampu, musik |
| Mode | Stroller |
|---|---|
| Bahan kerangka | Plastik |
| Fitur keamanan | Safety bar, stopper |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Stroller, keranjang, foot rest, lampu, musik |
| Mode | Stroller |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Stroller, kanopi, keranjang, foot rest, lampu, musik |
| Mode | Stroller |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal, stopper |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Stroller, kanopi |
| Mode | Tricycle, stroller |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Keranjang, foot rest, lampu, musik, stroller |
| Mode | Stroller |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Seat belt, safety bar, free-spinning pedal |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Stroller, kanopi, keranjang |
| Mode | Tricycle, balance |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Free-spinning pedal |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Stroller |
| Mode | Tricycle |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Seat belt, velg, free-spinning pedal |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Keranjang, bell |
| Mode | Stroller |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Safety bar, velg, free-spinning pedal |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Stroller, keranjang, foot rest, musik |
| Mode | Stroller |
|---|---|
| Bahan kerangka | Besi |
| Fitur keamanan | Seat belt, safety bar, velg, free-spinning pedal |
|---|---|
| Aksesori pendukung | Stroller, kanopi, keranjang, foot rest, lampu, musik |

Umumnya, anak siap beralih dari sepeda roda tiga ke roda dua pada usia 3,5-5 tahun. Pada usia ini, kemampuan motorik kasar, koordinasi, dan keseimbangan anak sudah lebih matang.
Anak yang memiliki kontrol postural baik dan kepercayaan diri motorik yang cukup akan lebih mudah bertransisi. Meski begitu, biasanya tanda-tanda kesiapan ini muncul saat anak berusia 3,5-5 tahun. Tanda-tanda anak siap beralih ke sepeda roda dua meliputi:
Selain sepeda roda tiga, tersedia berbagai opsi sepeda anak lain yang dapat Anda pilih untuk si kecil. Beberapa merek menawarkan sepeda untuk anak laki-laki maupun perempuan dalam beragam desain. Tersedia pula tipe sepeda stroller untuk anak yang lebih kecil. Yuk, simak rekomendasi dan cara memilihnya melalui tautan yang sudah kami sediakan!
No. 1: Pacific Indah Pratama|Tricycle Exotic|ET-1269
No. 2: Sinar Harapan Plastik|SHP Toys Sepeda Roda Tiga|TRX 575
No. 3: Pangeran Maju Bahagia|PMB TOYS Sepeda Roda Tiga IORA |T15
No. 4: |Mmflight Sepeda Roda Tiga Lipat
No. 5: Pacific Indah Pratama|Tricyle Aviator |AT-315-7
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
























