![10 Rekomendasi Korset Pinggang Terbaik [Untuk Kesehatan] (Terbaru Tahun 2025) 1](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi Korset Pinggang Terbaik [Untuk Kesehatan] (Terbaru Tahun 2025) 2](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi Korset Pinggang Terbaik [Untuk Kesehatan] (Terbaru Tahun 2025) 3](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi Korset Pinggang Terbaik [Untuk Kesehatan] (Terbaru Tahun 2025) 4](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
![10 Rekomendasi Korset Pinggang Terbaik [Untuk Kesehatan] (Terbaru Tahun 2025) 5](https://assets.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
Korset pinggang kerap digunakan sebagai support dalam membantu mengurangi sakit pinggang, nyeri punggung, dan sakit karena saraf kejepit. Beberapa korset terapi pinggang bahkan didesain khusus bagi wanita pascamelahirkan. Namun, ada banyak korset pinggang di pasaran, di antaranya korset lumbal, korset lumbosacral, dan korset postpartum. Korset manakah yang sebaiknya Anda pilih?
Untuk membantu Anda menentukan pilihan, kami membuat cara memilih korset pinggang untuk kesehatan bersama dokter spesialis kebugaran olahraga, dr. Surya Santosa Sp.K.O, dan fisioterapis, Hilda Dea Revani. Temukan juga rekomendasi korset pinggang yang bagus dari Mamaway, MOOIMOM, dan merek lainnya. Rekomendasi ini dipilih dari produk terlaris di e-commerce dan diurutkan berdasarkan cara memilih mybest. Mari, simak artikelnya!
Highlight Korset Pinggang Teratas
Mamac Distribusi Indo

Bentuk tubuh kembali seperti semula tanpa membuat punggung nyeri
Mamaway Maternity

Bantu kurangi tampilan perut bergelambir dalam waktu 2 minggu
TNP Maternity And Baby Trading

Makin nyaman dengan korset lembut berbahan bamboo charcoal

dr. Surya Santosa, Sp.K.O. adalah dokter spesialis kedokteran olahraga di RS Universitas Indonesia, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dan Siloam Hospital Lippo Village. Menempuh pendidikan spesialis di bidang Kedokteran Olahraga di FKUI, dr. Surya meraih gelar Spesialis Kedokteran Olahraga (Sp.K.O.) pada 2023. Kini, dr. Surya aktif menangani kasus-kasus cedera olahraga, rehabilitasi, peningkatan performa atlet, serta pencegahan dan penatalaksanaan penyakit tidak menular berbasis aktivitas fisik. Selain praktik klinis, dr. Surya pernah terlibat sebagai anggota Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Olimpiade Paris 2024 yang berada di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Hilda Dea Revani adalah seorang fisioterapis yang berkecimpung di dunia fisioterapi dan fitness sejak 2018 dengan gelar S1 Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi serta gelar S2 Kesehatan Masyarakat. Spesialisasi dalam fisioterapi memungkinkannya mengembangkan ilmu demi membantu peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Selain itu, pengalaman membuatnya ahli dalam menggabungkan praktik klinis dengan edukasi seputar kebugaran. Saat ini, Hilda aktif mengabdi sebagai dosen fisioterapi di sebuah perguruan tinggi di Surabaya. Sebagai pengajar, Hilda berkomitmen mencetak fisioterapis profesional.

Willa adalah lulusan Jurnalistik yang kini bekerja sebagai Content Planner di mybest untuk segmen perawatan tubuh, kesehatan, hingga kebutuhan sehari-hari. Berpengalaman 4 tahun sebagai reporter di Kompas Gramedia Majalah pada divisi Women & Children, serta hampir 1 tahun di Social Media Marketing untuk brand skincare dan suplemen, ia terbiasa menulis artikel berbasis riset pasar yang sesuai kebutuhan pengguna. Saat menyusun panduan memilih produk, Willa banyak menganalisis tren dan mewawancarai dermatologis sampai dokter gizi untuk memastikan informasi akurat dan tepercaya.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.

Korset pinggang untuk kesehatan dapat digunakan ketika keluhan sakit pinggang, baik karena saraf kejepit maupun cedera akibat benturan saat mulai terasa. Selain itu, korset pinggang juga bisa digunakan setelah melahirkan.
Jika nyeri sudah ada di fase kronis, Anda sebaiknya berkonsultasi kepada dokter untuk mengetahui penyebab nyeri dan penanganan lanjutannya. Di sisi lain, pemakaian korset sebaiknya dibatasi 2-4 jam sehari, kecuali direkomendasikan dokter untuk dipakai lebih lama. Hal ini harus diperhatikan karena pemakaian korset dalam jangka panjang bisa melemahkan otot core (perut dan punggung bawah). Selain itu, pemakaian terlalu lama akan menyebabkan atrofi atau mengecilnya otot tulang belakang.

Pemakaian korset dalam jangka panjang dapat berdampak kurang baik pada otot dan jaringan lain sekitar tulang punggung. Contohnya, seperti penurunan kontrol postural karena lemahnya otot core serta ketergantungan pskilogis. Lakukan latihan angkat beban untuk kekuatan otot dan stretching untuk fleksibilitas otot. Untuk memastikan latihan yang aman dan tepat sesuai kondisi tubuh, gunakan jasa profesional sebagai pendamping.

Selain memakai korset, lakukan stretching secara rutin. Misalnya, bagi para pekerja kantoran, Anda bisa lakukan stretching selama 5-10 menit di area punggung atas, punggung bawah, bahu, dan dada setelah duduk selama 1 jam. Kemudian, Anda juga harus melatih kekuatan otot core dengan cara melakukan core exercise atau mckenzie exercise supaya tidak muncul nyeri saat duduk.
Korset pinggang hadir dalam berbagai jenis dan desain yang perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh serta tujuan penggunaan. Mulai dari tipe lumbal, lumbosacral, hingga postpartum, setiap korset memiliki fungsi khusus untuk menunjang kenyamanan dan efektivitas. Selain itu, ukuran, bahan, serta jenis perekat juga penting diperhatikan agar korset tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Ada berbagai jenis korset pinggang untuk kesehatan, seperti korset lumbal, korset lumbosacral, dan korset postpartum. Ketiganya memiliki tujuan penggunaan yang berbeda. Oleh karena itu, Anda harus menentukan tujuan penggunaannya terlebih dahulu agar tidak salah memilih korset. Berikut penjelasan mengenai ketiga jenis korset tersebut.

Korset lumbal didesain untuk memberikan dukungan pada pinggang tanpa membatasi pergerakan otot sehingga cocok untuk sakit pinggang ringan atau kelelahan otot. Selain itu, Anda yang kerap duduk lama di depan PC juga bisa menggunakannya.
Korset tanpa pelat atau soft padding support umumnya dibuat dari bahan elastis dan ringan sehingga Anda masih bisa bergerak dengan leluasa. Namun, korset bisa menyadarkan Anda supaya posturnya tidak terlalu condong ke depan atau ke belakang. Korset ini cocok bagi Anda yang mengalami sakit pinggang ringan (akut hingga sub-akut).
Selain itu, korset tanpa pelat juga dapat digunakan oleh Anda yang sakit pinggang karena kelamaan duduk, kelamaan berdiri, atau karena sudah lansia. Korset ini dapat diketahui dengan mudah karena biasanya dinamai lumbal belt dan desainnya sederhana sehingga tidak terlalu mencolok saat digunakan.

Pemilihan korset juga bisa dilakukan berdasarkan lokasi nyeri, seperti:

Korset berpelat membantu menjaga posisi tulang belakang tetap stabil sehingga bisa mengurangi tekanan pada saraf yang terjepit. Selain itu, korset ini dapat dipakai oleh Anda yang mengalami sakit pinggang yang dibarengi ketidakstabilan tulang punggung.
Korset berpelat dilengkapi penopang logam atau plastik rigid sehingga bisa memberikan stabilitas tambahan dan menjaga postur punggung. Bagi penderita nyeri pinggang akibat saraf kejepit atau disertai ketidakstabilan tulang punggung, korset berpelat bisa mengurangi rasa tidak nyaman yang muncul.
Namun, perlu diketahui bahwa korset pinggang yang dilengkapi pelat biasanya terasa lebih panas dan kaku sehingga kurang nyaman dan bisa membatasi gerakan tubuh. Namun, kekakuan itulah yang dapat membuat postur Anda tetap terjaga. Korset dengan tambahan pelat memiliki desain yang lebih lebar hingga ke tulang punggung tengah. Jadi, Anda bisa membedakannya dengan mudah dari lumbal belt.

Korset postpartum bisa membantu rahim kembali ke posisi semula sekaligus memperbaiki postur tubuh setelah melahirkan. Di sisi lain, penggunaan korset postpartum juga bisa meredakan nyeri yang mungkin muncul setelah melahirkan.
Korset postpartum dirancang untuk membantu pemulihan fisik ibu setelah melahirkan, terutama pemulihan perut. Pemakaian korset postpartum secara rutin diharapkan membuat proses penyembuhan lebih cepat dan meminimalkan gejala nyeri yang muncul pascamelahirkan. Cocok bagi ibu yang baru lahiran.
Korset postpartum juga ada yang dilengkapi pelat dan tanpa pelat, pemilihannya dapat disesuaikan dengan keadaan tubuh dan kebutuhan pribadi. Namun, sebelum menggunakan korset postpartum, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini penting untuk dilakukan, terutama jika Anda melahirkan melalui prosedur operasi.

Tingkat elastisitas korset juga harus disesuaikan berdasarkan keluhan. Untuk nyeri ringan, aktivitas ringan, dan pencegahan, korset elastis atau fleksibel bisa dipilih. Sementara itu, untuk cedera berat, stabilisasi, dan pemulihan pascaoperasi, bisa gunakan korset semi-rigid atau rigid.

Jenis perekat pada korset kesehatan turut memengaruhi kemudahan pemakaian sekaligus kestabilan saat digunakan. Karena itu, jenis perekat ini harus diperhatikan dengan saksama sesuai dengan keadaan Anda.
Sementara itu, korset dengan perekat kombinasi akan lebih tepat untuk pasien pascaoperasi tulang belakang dan pasien dengan cedera lumbal serius. Keduanya membutuhkan imobilisasi lebih stabil. Kombinasi ritsleting dan perekat dalam korset ini memberi support yang lebih kuat. Namun, penggunaannya mungkin akan lebih kaku dan panas. Selain itu, korset juga lebih sulit dipakai, terutama pada penderita obesitas.

Cara pemakaian korset yang benar:

Korset yang terlalu ketat bisa menghambat pernapasan, sedangkan korset yang terlalu longgar tidak memberi dukungan maksimal. Karena itu, Anda harus mengukur lingkar pinggang dengan benar untuk mendapatkan korset yang pas.
Ukuran korset benar-benar haus disesuaikan dengan lingkar pinggang. Korset yang terlalu longgar tidak akan memberikan dukungan optimal pada pinggang ataupun punggung. Sebaliknya, korset yang terlalu ketat bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan mengganggu pernapasan. Oleh karena itu, pastikan Anda mengukur lingkar pinggang dengan benar sebelum membeli korset.
Jika tidak menemukan ukuran yang sesuai dengan lingkar pinggang, Anda bisa memilih korset yang 1 cm lebih besar. Anda masih bisa menyesuaikannya dengan cara mengatur kekencangan perekat. Namun, hindari memilih korset yang lebih kecil dari lingkar pinggang karena akan terlalu menekan. Pastikan ukuran korset yang dipakai pas serta tidak menyulitkan pernafasan atau mobilitas.

Korset berbahan breathable dapat membantu menjaga sirkulasi udara sehingga kulit tetap kering dan nyaman. Hal ini harus diperhatikan mengingat keadaan cuaca di Indonesia cenderung panas.
Material korset yang breathable mampu menjaga sirkulasi udara dengan baik sehingga kulit tidak mudah lembap. Dengan begitu, penumpukan keringat berlebih yang bisa menyebabkan iritasi, gatal, atau infeksi kulit bisa dihindari. Beberapa material yang bisa mengalirkan udara dengan baik, di antaranya katun dan poliester.
Selain itu, Anda juga harus memastikan daya tahan material korset. Pastikan korset tidak mudah rusak supaya bisa digunakan dalam jangka waktu lebih lama. Kemudian, pastikan juga korset bisa dicuci agar kebersihannya terjaga dan kenyamanan selama menggunakan korset tetap maksimal.

Gunakan korset sebagai media alat bantu. Namun, untuk efektivitas jangka panjang, kombinasikan dengan latihan penguatan, peregangan, dan perbaikan postur.
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Bahan | Ukuran | Warna | Tulang penyangga | |||||
1 | Mamac Distribusi Indo Mama’s Choice|Adjustable Corset | ![]() | Bentuk tubuh kembali seperti semula tanpa membuat punggung nyeri | 65% polyester, 35% elastic fibers | L, XXL, 3XL | Cream, Black | ||
2 | Mamaway Maternity Mamaway Korset Nano Bamboo | ![]() | Bantu kurangi tampilan perut bergelambir dalam waktu 2 minggu | 57% nilon, 28% poliester (mengandung arang bambu), 15% karet | S-M, L-XL | Abu-abu | ||
3 | Youhave Korset Kesehatan|404 | ![]() | Dukungan kuat dan nyaman untuk tulang belakang sepanjang hari | 35% katun, 65% poliester | S, M, L, XL, XXL | Hitam, Merah | ||
4 | TNP Maternity And Baby Trading MOOIMOM®|Korset Nano Bamboo Medis Postpartum | ![]() | Makin nyaman dengan korset lembut berbahan bamboo charcoal | 41% nylon, 16% rayon, 24% rubber thread, 19% bamboo charcoal | S, M, L, XL | Black, Grey | ||
5 | Grape Stagen Perekat Velcro |ST 123 P | ![]() | Bentuk pinggang ideal tanpa rasa sesak dengan stagen fleksibel perekat velcro | 65% poliester, 31% karet, 4% nilon | S, M, L, XL | Hitam, Osy (Cream) | ||
6 | Tangguh Mandiri Sukses Scelta Korset Stagen|ST SC 01 B | ![]() | Dapatkan siluet ramping alami dengan korset elastis yang nyaman dipakai | 65% poliester, 33% karet, 2% nilon | M, L, XL, XXL | Hitam, Coklat | ||
7 | I-Ming Sanitary Materials Dr. Ortho Lumbar Support|WB-512 | ![]() | Melindungi pinggang dan menghindari risiko saraf terjepit | 30% nylon, 23% rayon, 19% polyester, 14% rubber, 14 % steel | S, M, L, XL, XXL | Beige | ||
8 | Oppo Medical Corporation Oppo Sacro Lumbar Support |2068 | ![]() | Berbahan dasar nilon yang mudah dicuci | 46% nylon, 26% cotton, 14% rayon, 8% polyester, 6% rubber | S, M, L, XL, XXL | Cream | ||
9 | Sensu Therapy Support Brace | ![]() | Redakan nyeri punggung dan kembalikan kenyamanan tubuh hanya dalam hitungan hari | Tidak diketahui | L, XL | Putih Silver | ||
10 | Prana Basic Sweat Waist Trimmer Belt|PN-FBA5120 | ![]() | Bakar lebih banyak kalori dengan sabuk kebugaran berteknologi neoprene | Neoprene | S, M | Hitam, Biru | ||
Dirancang khusus untuk ibu pasca melahirkan agar membantu mengembalikan bentuk tubuh dengan nyaman dan aman
Bahan lembut serta memberikan sirkulasi udara baik sehingga tidak membuat gerah saat dipakai lama
Dilengkapi perekat velcro berkualitas tinggi yang kuat dan mudah disesuaikan mengikuti bentuk tubuh
Menopang punggung secara optimal, membantu mengurangi rasa nyeri sekaligus menjaga postur tubuh tetap tegap
| Bahan | 65% polyester, 35% elastic fibers |
|---|---|
| Ukuran | L, XXL, 3XL |
| Warna | Cream, Black |
| Tulang penyangga |
| Bahan | 57% nilon, 28% poliester (mengandung arang bambu), 15% karet |
|---|---|
| Ukuran | S-M, L-XL |
| Warna | Abu-abu |
| Tulang penyangga |
Penyangga tebal dan lebar memberikan stabilitas maksimal untuk tulang belakang tanpa mengurangi kenyamanan gerak
Bahan elastis dan menyerap keringat membuat tubuh tetap sejuk meski digunakan dalam waktu lama
Desain strap fleksibel dan antigeser menjaga posisi korset tetap pas mengikuti lekuk tubuh Anda
Cocok untuk Anda yang membutuhkan penopang lumbal kokoh dengan kenyamanan tinggi dalam aktivitas harian
| Bahan | 35% katun, 65% poliester |
|---|---|
| Ukuran | S, M, L, XL, XXL |
| Warna | Hitam, Merah |
| Tulang penyangga |
Terbuat dari bahan nano bamboo fabric yang lembut, elastis, dan mampu menjaga sirkulasi udara agar tidak gerah
Membantu mempercepat pemulihan tubuh setelah melahirkan
Dilengkapi perekat ganda yang dapat disesuaikan, memberikan tekanan lembut tanpa menimbulkan iritasi kulit
Teknologi far infrared dan sifat antibakteri membantu mempercepat penyembuhan serta mengurangi bau tidak sedap
| Bahan | 41% nylon, 16% rayon, 24% rubber thread, 19% bamboo charcoal |
|---|---|
| Ukuran | S, M, L, XL |
| Warna | Black, Grey |
| Tulang penyangga |
Desain tanpa kawat atau tulang memberikan kenyamanan maksimal untuk digunakan sehari-hari tanpa tekanan berlebih
Perekat velcro kuat dan praktis memudahkan penyesuaian sesuai bentuk tubuh agar tetap pas dan rapi
Terbuat dari bahan elastis berkualitas tinggi yang lembut di kulit serta tidak menyebabkan iritasi
Cocok untuk Anda yang ingin tampil lebih ramping dan percaya diri tanpa mengorbankan kenyamanan
| Bahan | 65% poliester, 31% karet, 4% nilon |
|---|---|
| Ukuran | S, M, L, XL |
| Warna | Hitam, Osy (Cream) |
| Tulang penyangga |
Membantu mengurangi lemak di area pinggang dan perut, membentuk siluet tubuh yang lebih proporsional
Terbuat dari campuran poliester, karet, dan nilon yang elastis, kuat, serta tidak mudah melar
Desain stagen modern tanpa kawat memberi tekanan stabil tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman di kulit
| Bahan | 65% poliester, 33% karet, 2% nilon |
|---|---|
| Ukuran | M, L, XL, XXL |
| Warna | Hitam, Coklat |
| Tulang penyangga |
Didesain khusus untuk menopang tulang belakang bagian bawah, membantu mencegah risiko saraf terjepit dan nyeri punggung
Material breathable berkualitas tinggi memastikan sirkulasi udara baik agar tetap nyaman dipakai sepanjang hari
Memberikan tekanan stabil dan seimbang untuk mengurangi beban pada area punggung dan pinggang
| Bahan | 30% nylon, 23% rayon, 19% polyester, 14% rubber, 14 % steel |
|---|---|
| Ukuran | S, M, L, XL, XXL |
| Warna | Beige |
| Tulang penyangga |
Dilengkapi 4 penyangga kuat untuk menjaga tulang belakang tetap stabil dan mengurangi tekanan berlebih pada punggung
Terbuat dari bahan nilon berkualitas tinggi yang mudah dicuci, cepat kering, dan tetap awet meski sering digunakan
Warna krem dan berdesain ergonomis membuatnya nyaman dipakai tanpa terlihat menonjol dibalik pakaian
| Bahan | 46% nylon, 26% cotton, 14% rayon, 8% polyester, 6% rubber |
|---|---|
| Ukuran | S, M, L, XL, XXL |
| Warna | Cream |
| Tulang penyangga |
Didesain dengan teknologi terapi hangat, membantu merilekskan otot punggung dan meningkatkan aliran darah secara alami
Membantu memperbaiki postur tubuh, mengurangi tekanan pada tulang belakang, serta menstabilkan struktur pinggang
Dilengkapi 3 bantalan yang dapat dilepas, termasuk bantalan hangat, jaring bersaku, dan beludru lembut
Ideal bagi Anda yang mengalami nyeri punggung, saraf terjepit, atau ingin memperbaiki postur tubuh harian
| Bahan | Tidak diketahui |
|---|---|
| Ukuran | L, XL |
| Warna | Putih Silver |
| Tulang penyangga |
Dirancang khusus untuk aktivitas olahraga, membantu meningkatkan produksi keringat dan efektivitas pembakaran kalori
Terbuat dari 100% bahan neoprene premium yang fleksibel, kuat, dan nyaman di kulit
Lapisan breathable 3 tingkat menjaga sirkulasi udara agar tidak panas atau lembap saat digunakan
| Bahan | Neoprene |
|---|---|
| Ukuran | S, M |
| Warna | Hitam, Biru |
| Tulang penyangga |
Selain korset pinggang, ada beragam jenis korset yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, mulai dari korset pelangsing, korset hamil, hingga korset punggung. Temukan cara memilih dan rekomendasi produknya pada artikel berikut ini.
No. 1: Mamac Distribusi Indo|Mama’s Choice|Adjustable Corset
No. 2: Mamaway Maternity|Mamaway Korset Nano Bamboo
No. 3: |Youhave Korset Kesehatan|404
No. 4: TNP Maternity And Baby Trading|MOOIMOM®|Korset Nano Bamboo Medis Postpartum
No. 5: |Grape Stagen Perekat Velcro |ST 123 P
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
























