Beruntusan kerap muncul akibat pori-pori yang tersumbat oleh kotoran, minyak, dan sel kulit mati. Untuk mengatasinya, Anda memerlukan facial wash yang efektif membersihkan sekaligus lembut di kulit, apalagi jika wajah juga berjerawat atau berminyak. Saat ini, ada banyak merek facial wash yang bagus di pasaran, seperti SOMETHINC, N'PURE, COSRX, dan lainnya. Banyaknya produk ini mungkin membuat Anda bingung.
Untuk membantu Anda, kami dan dokter kulit, dr. Annisa Anjani, akan menjelaskan cara memilih facial wash untuk beruntusan. Kami juga akan memberikan rekomendasi facial wash terbaik. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak artikel ini dengan saksama!
Highlight Facial Wash untuk Bruntusan Teratas
Royal Pesona Indonesia
pH yang rendah menjaga keseimbangan kondisi kulit
Penta Natural Kosmetindo
Mengandung Centella asiatica extract yang dapat menenangkan kulit
COSRX
Formula pembersih wajah yang lembut dan pH-nya sama dengan pH kulit
dr. Annisa menempuh pendidikan kedokteran umum dan melanjutkan pendidikan spesialisnya di Universitas Indonesia, Jakarta. Saat ini, ia berpraktik di RSIA Tambak dan Kinara Clinic, Jakarta. Ia sering mengisi acara pendidikan dan berkontribusi dalam penulisan artikel untuk edukasi masyarakat mengenai bidang kulit dan kelamin. Ia juga aktif membagikan konten edukasi tentang kesehatan kulit dan kelamin melalui media sosial Instagram dan YouTube.
mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Daftar isi
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Beruntusan tidak sama dengan jerawat. Keduanya sama-sama disebabkan oleh pori-pori kulit yang tersumbat oleh minyak, sel-sel kulit mati, dan kotoran. Namun, jerawat juga disebabkan oleh pertumbuhan dan perkembangan bakteri Propionibacterium acnes yang memicu peradangan.
Beruntusan dan jerawat adalah dua kondisi berbeda, meskipun penyebabnya sama, yaitu pori-pori yang tersumbat oleh kotoran, minyak berlebih, dan sel kulit mati. Pada beruntusan, tidak ada bakteri yang terlibat sehingga tidak terjadi peradangan, hanya tekstur kulit yang tidak rata. Sementara itu, pada jerawat, bakteri Propionibacterium acnes menyebabkan peradangan yang membuat kulit di sekitar jerawat gatal dan sakit. Sebaliknya, kulit beruntusan tidak menimbulkan rasa sakit, gatal, atau kemerahan.
Pada bentuk dan warnanya, beruntusan muncul sebagai titik-titik putih yang terlihat seperti benjolan di bawah permukaan kulit dengan warna putih atau sewarna dengan kulit. Sementara itu, jerawat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk komedo (blackheads dan whiteheads), papula, pustula, nodul, dan kista. Warna jerawat bermacam-macam, bisa merah, putih, bahkan hitam.
Karena itu, penanganan beruntusan dan jerawat berbeda. Beruntusan yang disebabkan penyumbatan pori bisa diatasi dengan eksfoliasi rutin. Sementara, jerawat ringan dapat diatasi dengan obat oles antibakteri dan antijerawat. Jika ada peradangan, produk dengan soothing agent juga dianjurkan. Meski begitu, keduanya dapat dicegah dengan eksfoliasi dan pembersihan wajah secara teratur.
Pada dasarnya, beruntusan adalah istilah untuk menggambarkan tekstur kulit yg tidak rata, bisa karena berbagai macam kondisi, baik peradangan maupun tidak. Namun keluhan kulit beruntusan seringkali ditemukan pada kulit yg berkomedo, terutama komedo tertutup.
Penggunaan face wash saja tidak cukup untuk menghilangkan beruntusan. Face wash memang membantu membersihkan pori-pori kulit wajah dari sumbatan minyak dan kotoran. Namun, jika memang sudah terjadi beruntusan di wajah, Anda memerlukan perawatan tambahan yang bersifat mengeksfoliasi kulit.
Membersihkan wajah memakai facial wash memang dapat menjaga pori-pori Anda bersih dari sumbatan kotoran dan minyak. Dampaknya, hal ini dapat mencegah terjadinya pembentukan beruntusan atau komedo yang disebabkan oleh tumpukan kotoran dan minyak tersebut. Namun, hanya mencuci muka dengan facial wash tidak cukup untuk mengatasi beruntusan yang sudah ada.
Beberapa langkah lain perlu dilakukan agar beruntusan bisa dicegah atau tidak bertambah parah. Di kalangan dokter, proses ini disebut skin health restoration (SHR) yang meliputi:
Apabila rangkaian skincare ini rutin dipakai, komedo tidak akan sempat untuk terbentuk. Hal ini karena pori-pori selalu bersih dan tidak akan tersumbat, bahkan pada individu yang kulitnya berminyak sekalipun.
Jika Anda memiliki beruntusan atau komedo tertutup, jangan berlebihan memakai facial wash yang mengandung scrub. Komedo tersebut sebaiknya dikeluarkan terlebih dahulu dengan perawatan facial atau ekstraksi ke dokter kulit, bukan di-scrubbing.
Beruntusan yang terus-menerus di-scrubbing justru berisiko membuat kulit menjadi iritasi dan memicu timbulnya jerawat. Anda boleh melakukan scrubbing satu kali dalam seminggu. Namun, jangan menggosoknya terlalu kuat, terutama di area yang beruntusan karena akan membuat iritasi.
Kadar pH adalah hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli facial wash untuk beruntusan. Tidak hanya itu, pastikan juga kandungan bahannya sesuai dengan tipe kulit Anda. Apabila Anda juga mengalami masalah jerawat atau kulit kusam, pilih produk dengan bahan tambahan yang cocok untuk permasalahan tersebut. Berikut akan kami jelaskan lebih jauh.
Kulit yang sehat memiliki pH alami 4,7-5,7. Facial wash dengan pH terlalu asam atau terlalu basa dapat mengganggu skin barrier. Kulit jadi lebih rentan terhadap peradangan dan iritasi.
Ketika memilih facial wash, pastikan bahwa produk tersebut memiliki pH yang seimbang dan serupa dengan pH alami kulit Anda. pH kulit yang sehat biasanya berkisar antara 4,7 hingga 5,7. Facial wash dengan pH yang terlalu tinggi (alkalis) dapat mengganggu kelembapan alami kulit dan membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan. Sebaliknya, facial wash dengan pH yang terlalu rendah (asam) dapat menyebabkan iritasi dan peradangan.
Umumnya, pH facial wash cenderung basa karena mengandung surfaktan atau detergen. Surfaktan ini berfungsi untuk membersihkan minyak berlebih dan kotoran di kulit. Meski baik untuk menjaga pori-pori tetap bersih dan mencegah beruntusan, pH yang terlalu tinggi memiliki dampak negatif seperti yang disebutkan sebelumnya,
Jika tidak ada keterangan pH, Anda juga dapat memilih facial wash dengan label atau keterangan "pH balance". Anda juga bisa memeriksa komposisinya dan pilih produk yang rendah detergen atau tidak mengandung harsh detergent. Detergen atau surfaktan keras seperti SLS (sodium laureth sulfate) atau SLES (sodium lauryl ether sulfate) sebaiknya dihindari. Pilih facial wash dengan klaim SLS free dan low sulfate jika memungkinkan.
Anda akan menemukan facial wash berupa cleansing gel dan facial foam. Keduanya cocok digunakan pada kulit berminyak. Terlebih jika ada kandungan oil-control, manfaatnya akan makin terasa di kulit Anda. Simaklah penjelasan kami di bawah ini.
Facial wash yang memiliki banyak busa memang bagus untuk kulit berminyak. Jika kandungan busanya terlalu sedikit, dikhawatirkan tidak dapat membersihkan minyak dan kotoran dengan baik.
Untuk kulit berminyak, utamakan jenis facial wash: cleansing gel dan facial foam. Cleansing gel memiliki tekstur gel yang ringan dan hasil akhirnya tetap melembapkan sehingga kulit tidak kering. Sementara itu, facial foam menghasilkan busa lembut yang memberikan sensasi kulit lebih bersih dan segar setelah mencuci muka. Meski berbeda dalam tekstur dan hasil akhir, keduanya cocok untuk kulit berminyak.
Kedua jenis permbersih wajah ini efektif mengangkat minyak berlebih dan kotoran penyumbat pori-pori yang memperparah beruntusan. Pilihlah sesuai preferensi Anda: cleansing gel untuk hasil akhir lembap, atau facial foam untuk sensasi segar setelah mencuci muka.
Kulit yang berminyak cenderung memproduksi minyak alami yang lebih banyak sehingga lebih rentan juga mengalami beruntusan. Agar tidak memperparah atau menyebabkan penyumbatan pada pori-pori, diperlukan kandungan yang bisa mengontrol produksi minyak alami, seperti salicylic acid atau niacinamide.
Salicylic acid adalah salah satu kandungan oil-control yang terkenal dan banyak digunakan pada produk sabun wajah. Salicylic acid dapat melarutkan minyak berlebih dan sel kulit mati di lapisan dalam kulit sehingga minyak alami lebih terkontrol. Hal ini membantu mencegah jerawat dan beruntusan muncul atau memburuk.
Sebagai alternatif, Anda juga bisa mencari facial wash dengan niacinamide jika tidak menemukan produk yang mengandung salicylic acid. Niacinamide juga memiliki sifat oil control yang baik untuk kulit berminyak. Meski begitu, efeknya tidak sekuat salicylic acid yang mengontrol minyak dari dalam.
Untuk produk pembersih seperti facial wash, bahan-bahan tersebut biasanya terletak di baris tengah hingga bawah. Sementara itu, di baris paling awal atau atas biasanya merupakan kandungan air dan surfaktan. Hal ini karena fungsi utama dari facial wash adalah untuk membersihkan kotoran dan minyak di kulit. Oleh sebab itu, kandungan surfaktan biasanya lebih tinggi dibandingkan bahan lain. Hal ini tak masalah, intinya, utamakan yang punya bahan oil control.
Cara lain untuk mencegah kulit makin berminyak adalah dengan mencuci muka tidak lebih dari dua kali dalam sehari. Jika Anda mencuci muka berlebihan, kandungan H2O akan berkurang karena lapisan pelindung kulit dan lemak natural kulit ikut terangkat. pH kulit pun menjadi lebih basa. Akibatnya, penguapan H2O menjadi lebih banyak sehingga kulit menjadi kering.
Kandungan pelembap wajib ada untuk membantu merawat kulit kering. Produk dengan tekstur krim juga lebih optimal melembapkan kulit kering Anda. Kedua hal tersebut akan kami jelaskan lebih dalam melalui penjelasan di bawah ini.
Facial wash bertekstur krim umumnya lebih lembut, konsistensinya lebih thick, dan melembapkan dibandingkan tipe gel atau foam. Alhasil, facial wash bertekstur krim lebih optimal dalam menjaga kelembapan kulit wajah yang cenderung kering.
Berbeda dengan kulit berminyak dan normal, kulit kering menghasilkan minyak alami lebih sedikit. Meski demikian, kulit kering tetap bisa beruntusan akibat penumpukan sel kulit mati dan kotoran di pori-pori. Oleh sebab itu, mencuci wajah dengan facial wash tetap diperlukan agar pori-pori bersih dari sumbatan.
Facial wash tipe foam atau gel dapat membuat kulit terasa kaku atau makin kering. Karena itu, pilihlah facial wash berbentuk krim. Umumnya, sabun dengan tekstur krim dilengkapi dengan jenis pelembap yang lebih banyak dan beragam. Dengan begitu, facial wash bertekstur krim dapat membantu menjaga lapisan pelindung kulit (barrier) dan mencegah kulit kehilangan kelembapan berlebih.
Kandungan pelembap seperti hyaluronic acid dan ceramide dibutuhkan oleh kulit kering untuk menjaga kelembapannya. Kombinasi dari kedua tipe pelembap ini akan lebih optimal untuk menjaga kulit agar tetap lembap tanpa memperparah kondisi beruntusan.
Anda perlu memperhatikan kandungan pelembap ringan dalam facial wash untuk kulit kering. Ada tiga jenis pelembap, humektan, emolien, dan oklusif. Untuk kulit beruntusan, utamakan memilih pelembap humektan dan emolien. Pelembap humektan menarik air ke dalam kulit dan tidak memperparah beruntusan.
Glycerin dan hyaluronic acid adalah contoh pelembap humektan yang sering ada pada produk facial wash. Nah, karena sifat humektan yang cepat menguap, Anda boleh mengutamakan produk yang mengandung emolien seperti ceramide untuk mempertahankan kelembapan lebih lama.
Apakah kulit Anda beruntusan dan juga terlihat kusam atau berjerawat? Berbeda masalah yang Anda alami, berbeda pula kandungan tambahan yang perlu Anda pilih. Anda bisa membeli facial wash dengan brightening atau soothing agent sesuai kebutuhan.
Brightening agent, seperti vitamin C, niacinamide, dan licorice extract adalah bahan pencerah yang membantu mencerahkan kulit kusam akibat hiperpigmentasi dan flek hitam.
Untuk mengatasi kulit kusam, gunakan facial wash dengan brightening agent. Kami sarankan memilih facial wash dengan kandungan niacinamide, vitamin C atau licorice extract. Ketiga bahan ini membantu menghambat perpindahan melanin ke sel kulit sehingga efektif mencegah kulit kusam. Sebenarnya, Anda tidak harus memilih tiga bahan ini sebagai pencerah.
Namun, di antara pencerah lainnya, tiga bahan ini yang paling banyak ditemukan pada sabun wajah. Artinya, Anda akan lebih mudah menemukannya. Tak perlu semua yang digunakan, intinya, utamakan produk yang punya bahan pencerah. Jika ternyata opsinya lebih dari satu, utamakan yang kandungan pencerahnya tersebut masuk dalam sepuluh besar komposisi produk.
Jika sulit menentukan, utamakan yang dikombinasikan dengan kandungan AHA (eksfoliator). Meski bukan pencerah, kandungan AHA akan mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit sehingga wajah terlihat lebih cerah.
Perlu diingat, untuk mencerahkan kulit yang kusam, Anda tidak bisa mengandalkan brightening agent dari facial wash saja. Hal ini karena facial wash merupakan produk yang hanya berkontak sebentar dengan kulit sebelum dibilas lagi.
Agar efektif mencerahkan kulit, gunakan juga produk perawatan lain yang kontaknya lebih lama dengan kulit seperti serum dan krim. Jangan lupa juga untuk menggunakan sunscreen saat keluar rumah pada siang dan sore hari.
Jerawat muncul karena penumpukan sel-sel kulit mati, minyak berlebih, dan kotoran yang merupakan makanan dari bakteri tersebut. Untuk menghambat pertumbuhan bakteri ini, dibutuhkan kandungan antibakteri.
Beruntusan bisa berkembang menjadi jerawat karena penyebabnya sama, yaitu penumpukan sel kulit mati, kotoran, dan minyak berlebih penyumbat pori-pori. Jika bakteri Propionibacterium acnes masuk ke kulit, jerawat akan muncul. Tandanya adalah benjolan merah atau putih berisi nanah dan peradangan di sekitar jerawat.
Untuk mengatasi ini, gunakan facial wash yang mengandung antibakteri seperti tea tree oil. Kandungan ini menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, tea tree oil juga memiliki sifat anti-inflamasi yang menyembuhkan peradangan ringan. Dengan begitu, kulit yang berjerawat dapat diatasi dengan efektif.
Kandungan soothing agent, seperti Centella asiatica, oat, dan allantoin bekerja dengan menenangkan peradangan yang muncul akibat jerawat meradang.
Kadang-kadang, jerawat dapat meradang jika infeksinya cukup parah. Peradangan ini menyebabkan kulit di sekitar jerawat menjadi merah, gatal, dan sakit saat disentuh. Jerawat yang meradang mengandung nanah, sel kulit mati, dan minyak berlebih. Karena bengkak dan merah, penderitanya merasa sakit dan tidak nyaman.
Jika Anda memiliki jerawat yang meradang, pilihlah facial wash dengan soothing agent. Soothing agent memiliki kandungan anti-inflamasi yang menenangkan peradangan dengan memberikan sensasi dingin. Dengan begitu, rasa sakit dan gatal akibat jerawat meradang bisa berkurang.
Centella asiatica adalah salah satu soothing agent yang terkenal dan mudah ditemukan di berbagai produk. Jika tidak menemukan produk dengan Centella asiatica, Anda bisa menggunakan oat atau allantoin sebagai alternatif.
Kulit yang meradang kondisinya mirip dengan kulit sensitif karena barrier kulit sedang terganggu. Jika ingin lebih aman, Anda dapat langsung memilih facial wash khusus kulit sensitif. Produk ini biasanya memiliki pH yang normal dan surfaktan yang sedikit.
Karakteristik yang mudah dilihat dari facial wash untuk kulit sensitif adalah produknya yang bening dan cair. Teksturnya likuid dan tidak berbau. Terkadang, facial wash ini disebut juga sebagai medicated facial wash. Fungsinya adalah untuk mengangkat minyak yang berlebihan saja dari permukaan kulit sehingga lebih minim iritasi.
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Isi | Tekstur | Kandungan oil control | Pelembap | Kandungan pencerah | Kandungan antibakteri | Soothing agent | SLS | pH-balanced | Alkohol | Fragrance | Sertifikasi | |||||
1 | Royal Pesona Indonesia SOMETHINC|Low pH Gentle Jelly Cleanser | ![]() | pH yang rendah menjaga keseimbangan kondisi kulit | 100 ml | Gel | Tea tree oil, peppermint oil, soapbark tree, mugwort | Glycerin, butylene glycol, caprylic/capric triglyceride, glyceryl caprylate, 1,2-hexanediol | Tidak ada | Tea tree oil, peppermint oil, glyceryl caprylate | Centella asiatica extract, mugwort, calendula | BPOM: NA18211200050 | |||||
2 | Penta Natural Kosmetindo N'PURE|Facial Wash Cica | ![]() | Mengandung Centella asiatica extract yang dapat menenangkan kulit | 100 ml | Foam | Salicylic acid, citrus junos seed extract, green tea extract | Butylene glycol, hydroxyethyl urea | Niacinamide, licorice root extract, vitamin C, glutathione | Salicylic acid, Garcinia mangostana peel extract | Centella asiatica extract, allantoin, green tea extract, Vitis vinifera leaf extract | BPOM: NA18191231648 | |||||
3 | COSRX COSRX AC|Low pH Good Morning Cleanser | ![]() | Formula pembersih wajah yang lembut dan pH-nya sama dengan pH kulit | 50 ml & 150 ml | Gel | Tea tree oil, beta salicylate, Pinus palustris leaf extract, citric acid | Butylene glycol, caprylyl glycol, Ulmus davidiana root extract, Cryptomeria japonica leaf extract | Saccharomyces ferment, Pueraria lobata root extract, Nelumbo nucifera leaf extract | Tea tree oil | Allantoin, tea tree extract | BPOM: NA26181202986 | |||||
4 | Glad2Glow Blueberry Ceramide Low pH Gel Cleanser | ![]() | Meredakan kulit yang mengamuk akibat jerawat | 70 ml | Gel | Vaccinium angustifolium fruit extract, potassium cocoate | Ceramides, hydrogenated starch hydrolysate, glycosyl trehalose, caprylyl glycol | Vaccinium angustifolium fruit extract | Tidak ada | Centella asiatica extract | BPOM: NA11231200918 | |||||
5 | Galenium Pharmasia Laboratories JF the Skin Specialist|Anti Acne Facial Foam | ![]() | Hempas jerawat hanya dalam 2 minggu pemakaian! | 70 gram | Krim | Sulfur, salicylic acid, nordihydroguaiaretic acid, oleanolic acid, witch hazel leaf extract | Clycerin, butylene glycol, PEG-60 almond glycerides, caprylyl glycol | Tidak ada | Salicylic acid, sulfur | Witch hazel leaf extract | BPOM: NA18150500179 | |||||
6 | Theraskin Advanced Acne Facial Wash | ![]() | Ampuh bersihkan kotoran hingga sel kulit mati yang menempel pada wajah | 100 ml & 240 ml | Gel | Salicylic acid, tea tree oil, citric acid | Glycerin, propylene glycol, panthenol, sodium lactate | Tidak ada | Salicylic acid, tea tree oil | Allantoin, panthenol, Chamomilla recutita flower extract | BPOM: NA18251203624 | |||||
7 | Alamanda Global Health Ella Beauty Cera Cica Gentle Cleanser Acne Care with Multi Ceramide & Centella Asiatica | ![]() | Dengan formula yang super gentle, membersihkan kulit tanpa rasa ketarik | 100 gram | Gel | Salicylic acid, green tea extract, citric acid | Ceramides, glycerin, propylene glycol, phytosphingosine, cholesterol | Tidak ada | Salicylic acid, green tea extract | Centella asiatica extract, green tea extract | BPOM: NA18241207659 | |||||
8 | Nurilab Nurilab 3X Defense Gentle Cleansing Gel | ![]() | Dapat digunakan sebagai facial wash dan masker wajah, sangat praktis! | 100 ml | Gel | Green tea extract, tea tree oil, soapbark extract, glycolic acid, niacinamide | Ceramide, glycerin, butylene glycol, propanediol, mushroom extract | Niacinamide, ascorbyl glucoside, glycolic acid, papain, bromelain | Green tea extract, tea tree oil | Aloe vera extract, Centella asiatica extract, green tea extract extract | BPOM: NA18241210243 | |||||
9 | Paragon Technology and Innovation Wardah|Acnederm Salicylic Acid Zinc | ![]() | Kombinasi salicylic acid dan zinc untuk melawan 99% bakteri penyebab jerawat | 50 ml & 100 ml | Gel | Salicylic acid, zinc gluconate | Propylene glycol | Tidak ada | Salicylic acid, zinc gluconate | Allantoin | BPOM: NA18171205104 | |||||
10 | Dermathib Acne Facial Wash | ![]() | Dibuat khusus untuk merawat dan memperbaiki kondisi kulit yang berjerawat | 100 ml | Gel | Salicylic acid | Propylene glycol, Calophyllum inophyllum seed oil | Tidak ada | Salicylic acid, Calophyllum inophyllum seed oil | Centella asiatica extract, Calophyllum inophyllum seed oil | BPOM: NA18221204391 |
Kandungan oil control | Tea tree oil, peppermint oil, soapbark tree, mugwort |
---|---|
Kandungan antibakteri | Tea tree oil, peppermint oil, glyceryl caprylate |
Isi | 100 ml |
---|---|
Tekstur | Gel |
Pelembap | Glycerin, butylene glycol, caprylic/capric triglyceride, glyceryl caprylate, 1,2-hexanediol |
Kandungan pencerah | Tidak ada |
Soothing agent | Centella asiatica extract, mugwort, calendula |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA18211200050 |
Kandungan oil control | Salicylic acid, citrus junos seed extract, green tea extract |
---|---|
Kandungan antibakteri | Salicylic acid, Garcinia mangostana peel extract |
Isi | 100 ml |
---|---|
Tekstur | Foam |
Pelembap | Butylene glycol, hydroxyethyl urea |
Kandungan pencerah | Niacinamide, licorice root extract, vitamin C, glutathione |
Soothing agent | Centella asiatica extract, allantoin, green tea extract, Vitis vinifera leaf extract |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA18191231648 |
Kandungan oil control | Tea tree oil, beta salicylate, Pinus palustris leaf extract, citric acid |
---|---|
Kandungan antibakteri | Tea tree oil |
Isi | 50 ml & 150 ml |
---|---|
Tekstur | Gel |
Pelembap | Butylene glycol, caprylyl glycol, Ulmus davidiana root extract, Cryptomeria japonica leaf extract |
Kandungan pencerah | Saccharomyces ferment, Pueraria lobata root extract, Nelumbo nucifera leaf extract |
Soothing agent | Allantoin, tea tree extract |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA26181202986 |
Kandungan oil control | Vaccinium angustifolium fruit extract, potassium cocoate |
---|---|
Kandungan antibakteri | Tidak ada |
Isi | 70 ml |
---|---|
Tekstur | Gel |
Pelembap | Ceramides, hydrogenated starch hydrolysate, glycosyl trehalose, caprylyl glycol |
Kandungan pencerah | Vaccinium angustifolium fruit extract |
Soothing agent | Centella asiatica extract |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA11231200918 |
Kandungan oil control | Sulfur, salicylic acid, nordihydroguaiaretic acid, oleanolic acid, witch hazel leaf extract |
---|---|
Kandungan antibakteri | Salicylic acid, sulfur |
Isi | 70 gram |
---|---|
Tekstur | Krim |
Pelembap | Clycerin, butylene glycol, PEG-60 almond glycerides, caprylyl glycol |
Kandungan pencerah | Tidak ada |
Soothing agent | Witch hazel leaf extract |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA18150500179 |
Kandungan oil control | Salicylic acid, tea tree oil, citric acid |
---|---|
Kandungan antibakteri | Salicylic acid, tea tree oil |
Isi | 100 ml & 240 ml |
---|---|
Tekstur | Gel |
Pelembap | Glycerin, propylene glycol, panthenol, sodium lactate |
Kandungan pencerah | Tidak ada |
Soothing agent | Allantoin, panthenol, Chamomilla recutita flower extract |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA18251203624 |
Kandungan oil control | Salicylic acid, green tea extract, citric acid |
---|---|
Kandungan antibakteri | Salicylic acid, green tea extract |
Isi | 100 gram |
---|---|
Tekstur | Gel |
Pelembap | Ceramides, glycerin, propylene glycol, phytosphingosine, cholesterol |
Kandungan pencerah | Tidak ada |
Soothing agent | Centella asiatica extract, green tea extract |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA18241207659 |
Kandungan oil control | Green tea extract, tea tree oil, soapbark extract, glycolic acid, niacinamide |
---|---|
Kandungan antibakteri | Green tea extract, tea tree oil |
Isi | 100 ml |
---|---|
Tekstur | Gel |
Pelembap | Ceramide, glycerin, butylene glycol, propanediol, mushroom extract |
Kandungan pencerah | Niacinamide, ascorbyl glucoside, glycolic acid, papain, bromelain |
Soothing agent | Aloe vera extract, Centella asiatica extract, green tea extract extract |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA18241210243 |
Kandungan oil control | Salicylic acid, zinc gluconate |
---|---|
Kandungan antibakteri | Salicylic acid, zinc gluconate |
Isi | 50 ml & 100 ml |
---|---|
Tekstur | Gel |
Pelembap | Propylene glycol |
Kandungan pencerah | Tidak ada |
Soothing agent | Allantoin |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA18171205104 |
Kandungan oil control | Salicylic acid |
---|---|
Kandungan antibakteri | Salicylic acid, Calophyllum inophyllum seed oil |
Isi | 100 ml |
---|---|
Tekstur | Gel |
Pelembap | Propylene glycol, Calophyllum inophyllum seed oil |
Kandungan pencerah | Tidak ada |
Soothing agent | Centella asiatica extract, Calophyllum inophyllum seed oil |
Alkohol | |
Fragrance | |
Sertifikasi | BPOM: NA18221204391 |
Kulit beruntusan membutuhkan perawatan yang lembut tetapi efektif. Jika Anda sedang mencari skincare yang mampu meredakan tekstur kasar dan membantu menenangkan kulit, klik link berikut untuk menyimak ulasan produk terbaik!
No. 1: Royal Pesona Indonesia|SOMETHINC|Low pH Gentle Jelly Cleanser
No. 2: Penta Natural Kosmetindo|N'PURE|Facial Wash Cica
No. 3: COSRX|COSRX AC|Low pH Good Morning Cleanser
No. 4: |Glad2Glow Blueberry Ceramide Low pH Gel Cleanser
No. 5: Galenium Pharmasia Laboratories| JF the Skin Specialist|Anti Acne Facial Foam
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
Kebutuhan rumah tangga
Elektronik rumah tangga
Komputer & laptop
Kamera
Perawatan tubuh & kecantikan
Kesehatan
Makanan & minuman
Peralatan dapur
Fashion wanita
Fashion pria
Fashion anak
Ibu & anak
Interior & furnitur
Hobi
Outdoor & sports
DIY & tools
Perawatan hewan
Buku
Peralatan kantor & alat tulis
Otomotif
Perlengkapan pesta & hadiah
Handphone & tablet
Gaming
Program & aplikasi
Travelling