10 Rekomendasi Teether untuk Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Konsultan Laktasi]

dr. Ayudya Soemawinata, BMedSc (Hons), IBCLC adalah konsultan laktasi yang berpraktik di RSIA Dhia dan bersertifikat International Board Certified Lactation Consultant dari IBCLE. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Monash University Australia ini menyelesaikan pendidikannya di bidang laktasi melalui Australasian Lactation Courses. Sebagai expert di platform "Tentang Anak", dr. Yudy aktif mengedukasi orang tua tentang laktasi dan parenting newborn melalui berbagai seminar dan media sosial yang menjadi rujukan tepercaya di Indonesia.

Julita adalah Content Producer mybest Indonesia yang membimbing content writer dalam menghasilkan konten yang sesuai kebutuhan pembaca. Lulusan Universitas Gadjah Mada ini sudah berkecimpung di bidang jurnalistik sejak kuliah dan memiliki banyak pengalaman terkait penulisan dan riset. Berbekal pengalaman ini, selama 2 tahun kariernya bersama mybest, Ia banyak berkolaborasi dengan pakar di berbagai bidang, mulai dari kecantikan sampai kesehatan untuk menciptakan lebih dari 50 konten per bulannya yang relevan sesuai kebutuhan pembaca dan tren pasar.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.

Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa manfaat teether untuk bayi?
Manfaat utama teether adalah untuk meringankan rasa sakit yang muncul saat bayi tumbuh gigi. Penggunaan teether harus tetap dijaga kebersihannya agar si kecil tidak mudah sakit.

- Membantu memperkuat otot-otot mulut bayi
- Meningkatkan kemampuan mengunyah
- Mengurangi kebiasaan menggigit barang lain yang kurang higienis
- Berfungsi sebagai mainan bayi
Karena berhubungan dengan perkembangan organ oral, teether sebaiknya diperkenalkan saat bayi berusia 4 bulan ke atas. Pada usia ini, bayi mulai memasuki fase tumbuh gigi yang membuatnya sering memasukkan tangan atau jari ke mulut.
Teether juga boleh digunakan setiap hari, tetapi harus selalu dicuci setiap hari atau setiap kali jatuh. Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri yang dapat menyebabkan masalah pencernaan atau karies gigi.
Cara memilih teether untuk bayi
Saat memilih teether, Anda tidak boleh hanya berfokus pada fungsinya saja. Aspek-aspek lainnya juga perlu diperhatikan karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan bayi. Maka dari itu, simak poin-poin memilihnya berikut ini dengan saksama agar bisa menemukan produk yang tepat.
Karena akan masuk ke mulut bayi, pastikan teether memiliki label BPA-free sekaligus food grade
Label BPA-free dapat menjamin ketiadaan bahan kimia berbahaya bisphenol-A
Keberadaan label BPA-free menunjukkan bahwa pemakaian teether tidak akan membahayakan kesehatan bayi di masa depan. Bisphenol-A merupakan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan hormon.

Selain itu, masih ada beberapa gangguan kesehatan yang bisa ditimbulkan oleh BPA, yakni:
- Menyebabkan masalah reproduksi
- Meningkatkan risiko kanker
- Mengganggu perkembangan otak anak
Sebagian besar produk peralatan bayi saat ini, termasuk teether memiliki label BPA-free yang menjamin keamanan produk. Namun, masih ada teether yang tidak mencantumkan klaim tersebut sehingga kemungkinan kandungan BPA masih ada. Demi keamanan bayi, penting untuk memastikan bahwa teether bayi memiliki label BPA-free. Label "BPA-free" biasanya tertulis jelas pada kemasan atau deskripsi produk.
Label food grade menunjukkan teether aman untuk kontak langsung dengan mulut bayi
Adanya label food grade menunjukkan bahwa teether dirancang menggunakan bahan-bahan yang aman. Dengan kata lain, produk tersebut tidak ada bahan berbahaya yang dapat larut ke dalam mulut bayi.

Penggunaan teether bayi berbahan food grade menunjukkan bahwa:
- Teether lebih aman untuk kesehatan dan perkembangan bayi
- Lebih tahan lama dan memiliki kualitas yang lebih baik untuk penggunaan jangka panjang
- Dirancang khusus untuk kontak dengan mulut bayi
- Tidak meninggalkan rasa dan aroma di mulut bayi
- Tidak mengandung senyawa kimia berbahaya bagi kesehatan, seperti bisphenol-A (BPA), phthalates, nitrosamines, pewarna, dan lain-lain
Jika suatu produk termasuk food grade, biasanya label "food grade" akan tertulis jelas pada kemasan atau deskripsi produknya.
Perhatikan bahan teether: Lalu, sesuaikan dengan usia bayi Anda
Demi menjaga kesehatan bayi Anda, pilihlah teether yang terbuat dari bahan non-toksik, bebas BPA, dan aman untuk dikunyah. Bahan seperti silikon food-grade atau polypropylene biasanya lebih disarankan. Namun, sebelum itu, sesuaikanlah teether dengan usia bayi Anda guna menjaga kenyamanan bayi.
Utamakan teether berbahan silikon, apalagi bila bayi berusia di bawah 8 bulan atau bayi memiliki gusi yang sensitif
Teether silikon memiliki tekstur yang lembut dan kenyal. Dengan begitu, teether dapat memberikan sensasi yang lebih nyaman pada gusi yang sakit akibat baru mulai tumbuh gigi.

Sebagai informasi, teether ini bisa Anda berikan pada bayi berusia di bawah 8 bulan. Nah, Anda dapat menemukan informasi mengenai bahan teether pada deskripsi produk. Bahan silikon biasanya tercantum sebagai "silikon" atau "silicone".
Namun, akan lebih baik bila mencari teether berbahan polypropylene untuk bayi berusia 8 bulan ke atas
Tekstur bahan polypropylene lebih keras dan kaku dibandingkan bahan silikon. Oleh sebab itu, teether berbahan popypropylene lebih aman dan tahan lama bagi bayi yang sudah memiliki beberapa gigi.

Jika di usia tersebut Anda memberikan teether silikon, ada kemungkinan teether akan cepat rusak atau partikel teether lepas. Hal ini tentu bisa membahayakan bayi karena partikel bisa tertelan atau membuat bayi tersedak.
Sebaiknya Anda memberikan teether berbahan polypropylene pada bayi mulai usia 8 bulan ke atas, terutama saat giginya mulai banyak. Bahan polypropylene yang keras dan kaku membuat teether lebih aman saat digigit atau dikunyah, serta lebih awet.
Tak hanya itu, kemampuan bayi untuk makan pun akan makin berkembang dengan pemakaian teether polypropylene. Anda bisa menemukan informasi tentang bahan teether pada deskripsi produk. Bahan polypropylene biasanya tertulis sebagai "polypropylene" atau "PP".
Prioritaskan teether dengan model one-piece, terutama bila Anda tidak bisa selalu mengawasi si kecil
Teether model one-piece tidak akan mudah lepas atau copot karena hanya memiliki satu komponen. Dengan begitu, kemungkinan bagian teether copot, tertelan, dan risiko si kecil tersedak pun bisa berkurang.

Selain aspek keamanan, teether model one-piece memiliki beberapa kelebihan lainnya, yaitu:
- Lebih mudah dibersihkan karena tidak memiliki banyak celah tersembunyi
- Lebih mudah digenggam, digigit, atau dikunyah oleh bayi
- Lebih tahan lama karena desainnya yang hanya terdiri dari satu komponen

Peringkat Teether untuk Bayi Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Bahan | Rekomendasi usia | BPA-Free | Food grade | Sertifikasi | ||||
1 | Dr. Isla Dr. Isla Baby Teeth Glue |YJ01 | ![]() | Silikon | 2 bulan | Tidak diketahui | |||
2 | Mom Sun Mom Sun Teether Bayi Kocok Musik |YJ01 | ![]() | Silikon | 0 - 12 bulan | ||||
3 | Bloome BLOOME Baby Silicone Bee Teether | ![]() | Silikon | 3 bulan ke atas | ||||
4 | Momosee Momosee Baby Teether Rattle Teething Kit 6 pcs|WJ03 | ![]() | Silikon | 3 bulan | Tidak diketahui | |||
5 | Gaudi Gaudi Baby Rattle Teether 7 pcs Box | ![]() | ABS | 1-12 bulan | Tidak diketahui | |||
6 | Momi Homi MOMI HOMI Silicone Premium Teether Elephant | ![]() | Silikon | 2 bulan ke atas | ||||
7 | Kenson Multibrand Globalindo COCONI Lolipop Grip Teether 2 Pcs | ![]() | LFGB Silicone | 3 bulan ke atas | ||||
8 | Dr. Brown's Ridgees Giraffe Teether | ![]() | Polypropylene, Silikon | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | ||
9 | Kreasi Sukses Makmur IQAngel Gripnchew Sensory Teether Toy | ![]() | ABS | 0 bulan ke atas | ||||
10 | Sakumini Sakumini Silicone Teether Trumpet Toy | ![]() | Silikon | 6 bulan ke atas | Tidak diketahui | |||

| Bahan | Silikon |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 2 bulan |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi | Tidak diketahui |

| Bahan | Silikon |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 0 - 12 bulan |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi |
| Bahan | Silikon |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 3 bulan ke atas |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi |
| Bahan | Silikon |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 3 bulan |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi | Tidak diketahui |
| Bahan | ABS |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 1-12 bulan |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi | Tidak diketahui |
| Bahan | Silikon |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 2 bulan ke atas |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi |
| Bahan | LFGB Silicone |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 3 bulan ke atas |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi |
| Bahan | Polypropylene, Silikon |
|---|---|
| Rekomendasi usia | Tidak diketahui |
| BPA-Free | |
| Food grade | Tidak diketahui |
| Sertifikasi | Tidak diketahui |
| Bahan | ABS |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 0 bulan ke atas |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi |
| Bahan | Silikon |
|---|---|
| Rekomendasi usia | 6 bulan ke atas |
| BPA-Free | |
| Food grade | |
| Sertifikasi | Tidak diketahui |
Baca juga rekomendasi perlengkapan bayi lainnya di sini
Sebagai ibu, Anda pasti ingin membelikan bayi Anda berbagai perlangkapan untuk menunjang tumbuh kembangnya. Kami memiliki banyak artikel tentang perlengkapan bayi. Jika Anda hendak membelikan bayi Anda rattle, empeng buah, atau mainan edukasi, segera klik tautan di bawah ini!
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
![10 Rekomendasi Teether untuk Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Konsultan Laktasi] 1](https://img.id.my-best.com/product_images/53f788b8f49fe50c0fd78be1126c33e8.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=ab50a85863a2e4bfa2cf85f741d37804)
![10 Rekomendasi Teether untuk Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Konsultan Laktasi] 2](https://img.id.my-best.com/product_images/41d1ede502c23412b8959e215a3f8b44.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=3ea8004daff5a6d9dfc25129ae91a48e)
![10 Rekomendasi Teether untuk Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Konsultan Laktasi] 3](https://img.id.my-best.com/product_images/74b2ce52d2fc342bdabe47f1d90c1a0c.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=379c64641c36283c113c402e731bcd4d)
![10 Rekomendasi Teether untuk Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Konsultan Laktasi] 4](https://img.id.my-best.com/product_images/aea4962373cc078b6f6ef74e60b06ab6.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=73c4fa89e140095a6294786f85eae148)
![10 Rekomendasi Teether untuk Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Konsultan Laktasi] 5](https://img.id.my-best.com/product_images/5a2b5cb4737a427e19d894df73d0bdff.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=0024a6b2cce68bb6b23a334341a1cbcd)








































