Cairan pembersih lukaSolusi Memilih Produk Terbaik
mybest
Cairan pembersih lukaSolusi Memilih Produk Terbaik
  • 10 Rekomendasi Cairan Pembersih Luka Terbaik  [Ditinjau oleh Dokter Umum](Terbaru Tahun 2026) 1
  • 10 Rekomendasi Cairan Pembersih Luka Terbaik  [Ditinjau oleh Dokter Umum](Terbaru Tahun 2026) 2
  • 10 Rekomendasi Cairan Pembersih Luka Terbaik  [Ditinjau oleh Dokter Umum](Terbaru Tahun 2026) 3
  • 10 Rekomendasi Cairan Pembersih Luka Terbaik  [Ditinjau oleh Dokter Umum](Terbaru Tahun 2026) 4
  • 10 Rekomendasi Cairan Pembersih Luka Terbaik  [Ditinjau oleh Dokter Umum](Terbaru Tahun 2026) 5

10 Rekomendasi Cairan Pembersih Luka Terbaik [Ditinjau oleh Dokter Umum](Terbaru Tahun 2026)

Cairan pembersih luka adalah cairan untuk mensterilkan serta membersihkan kotoran dari area luka. Produk ini tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, baik untuk luka ringan maupun kebutuhan perawatan di rumah. Ada banyak merek cairan pembersih luka yang bagus di pasaran, seperti Betadine, OneMed, dan Dettol. Banyaknya pilihan ini mungkin membuat Anda bingung saat memilih.


Untuk membantu Anda, kami dan dokter umum, dr. Afriyani Khusna akan menjelaskan cara memilih cairan pembersih luka yang sesuai. Kami juga akan memberikan rekomendasi cairan pembersih luka terbaik. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak dengan saksama!

Cari rekomendasi jadi mudah!Ikuti mybest di Google
dr. Afriyani Khusna
Pakar
Dokter umum
dr. Afriyani Khusna

dr. Afriyani Khusna adalah dokter umum berpengalaman 9+ tahun di berbagai fasilitas kesehatan, seperti IGD, puskesmas, dan klinik. Saat ini, ia aktif sebagai staf NGO penanggulangan HIV/AIDS di Jakarta. Melalui akun Instagram @doctorafree, dr. Afri giat memberikan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat. Pengalaman lapangan dan komitmennya menjadikan dr. Afri sebagai sumber informasi kesehatan yang tepercaya dan relevan dengan tantangan kesehatan terkini.

Profil dr. Afriyani Khusna
Lanjut membaca
Tim Editorial mybest
Penyunting
mybest, Inc.
Tim Editorial mybest

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.

Profil Tim Editorial mybest
Lanjut membaca
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.

Why You Can Trust Us

mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.

Apakah cairan infus boleh dipakai untuk membersihkan luka?

Apakah cairan infus boleh dipakai untuk membersihkan luka?

Cairan infus adalah senyawa steril yang tidak merusak sel tubuh sehat. Cairan ini tidak hanya memiliki harga yang terjangkau, tetapi juga mudah ditemukan dan tidak menimbulkan alergi. Anda dapat memakainya untuk membersihkan berbagai jenis luka. Karena itu, cairan infus merupakan cairan pencuci luka utama di rumah sakit.


Secara garis besar ada dua jenis cairan infus, cairan kristaloid dan cairan koloid. Namun, tidak semua cairan infus dapat digunakan untuk mencuci atau membersihkan luka. Berikut ini adalah beberapa kriteria cairan infus yang harus dipenuhi. 


  • Cairan infus tersebut harus steril
  • Bersifat isotonik
  • Suhunya normal
  • Tidak toksik
  • Hipoalergenik
  • Kompatibel bila digunakan bersamaan dengan antibiotik dan antiseptik

Mayoritas dokter menyarankan untuk mencuci area luka dengan air keran agar tidak ada kotoran yang menempel. Akan tetapi, jika Anda tidak memiliki akses air bersih, cairan infus adalah pilihan teraman. Cairan infus juga bisa dipertimbangkan untuk pasien dengan sistem imun yang lemah.


Dua alternatif lainnya adalah air minum dan air steril atau Aquades. Namun, dua cairan ini hanya dapat digunakan untuk luka yang ringan dan dangkal. Apabila dipakai untuk luka yang dalam, Anda dapat mengalami rasa perih.


Cairan infus yang aman dan sering digunakan untuk membersihkan luka adalah cairan kristaloid yang bersifat isotonik. Beberapa contoh cairan infus untuk luka adalah natrium klorida (NaCl) 0,9% dan Ringer Lactate. 


Dua cairan ini mempunyai kadar garam yang setara dengan sel tubuh sehingga tidak akan memperburuk luka Anda. Meskipun demikian, cairan infus hanya dapat dipakai selama 24 jam setelah dibuka untuk mencegah tumbuhnya bakteri.

Cara memilih Cairan Pembersih Luka

Cairan pembersih luka memiliki bentuk dan kandungan yang beragam. Produk yang tepat akan bergantung pada jenis luka serta kondisi tubuh Anda. Simak penjelasan berikut ini untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

1

Kenali dahulu cairan antiseptik yang perlu dihindari

Kenali dahulu cairan antiseptik yang perlu dihindari

Meskipun andal dalam membersihkan luka, cairan infus kurang efektif untuk luka yang terlanjur terinfeksi. Untuk itu, Anda membutuhkan produk antiseptik seperti alkohol pembersih luka. Antiseptik adalah senyawa kimia yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan hidup seperti kulit atau membran mukosa.


Namun, mengusap luka dengan alkohol akan menimbulkan rasa perih dan terkadang disertai iritasi. Dalam praktiknya, antiseptik aman digunakan pada kulit yang intact, misalnya untuk membersihkan kulit yang akan dilakukan pembedahan atau penyuntikan.


Antiseptik yang umum digunakan dalam praktik klinis adalah:

  • povidone iodine
  • alkohol
  • asetat
  • asam borat
  • perak nitrat
  • perak sulfadiazin
  • asam hipoklorit
  • ethacridine lactate

Namun, beberapa jenis antiseptik, seperti hidrogen peroksida, rivanol (ethacridine lactate), dan chlorhexidine sudah tidak dianjurkan lagi untuk membersihkan luka. Berdasarkan hasil pengamatan sejumlah penelitian, antiseptik-antiseptik tersebut dapat merusak jaringan kulit dan menghambat penyembuhan luka.

2

Sesuaikan tipe antiseptik dengan kondisi luka Anda

Hampir semua jenis antiseptik bisa dipakai secara bergantian untuk membersihkan berbagai macam luka. Namun, ada beberapa yang menjadi pilihan pertama dokter untuk mengobati kondisi luka tertentu. Ayo, pelajari tipe cairan antiseptik untuk luka yang aman digunakan di bawah ini!

Hypochlorous acid, pas untuk luka ringan

Hypochlorous acid, pas untuk luka ringan

Hypochlorous acid atau asam hipoklorit adalah asam yang sangat lemah dan merupakan senyawa alami yang dapat diproduksi oleh sel tubuh manusia. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa penggunaan asam hipoklorit (HOCI) aman dan tidak memberikan pengaruh buruk pada manusia. 


  • Pada sebuah studi in vitro, HOCI 0,01% diamati tidak bersifat sitotoksik (menyebabkan kerusakan sel) dan memiliki efek yang sama. Bahkan, HOCI 0,01% berpotensi lebih efektif dibandingkan alkohol 70%, chlorhexidine gluconate 4%, dan povidone-iodine 5%. 

  • Asam hipoklorit telah dilaporkan dapat menjadi cairan yang efektif untuk perawatan luka. Ketika digunakan pascaoperasi, asam hipoklorit ditemukan mampu mengurangi peradangan. Ia juga membantu mencegah infeksi serta munculnya jaringan parut apabila dikombinasikan dengan gel khusus untuk bekas luka.


  • Hypochlorous acid tidak menimbulkan rasa nyeri saat diaplikasikan pada luka terbuka. Karena itu, cairan ini sering dipakai sebagai pembersih luka anak-anak dan untuk mengatasi luka ringan. Anda juga dapat menemukannya dalam produk perawatan gigi, disinfektan, serta hand sanitizer.

PHMB dan octenidine, melindungi luka bakar dari bakteri membandel

PHMB dan octenidine, melindungi luka bakar dari bakteri membandel

Polyhexanide atau polyhexamethylene biguanide (PHMB) merupakan antiseptik yang bersifat nonsitotoksik. Antiseptik ini merupakan salah satu antiseptik luka yang paling sering digunakan saat ini. Beberapa keunggulannya, yaitu:


  • Polihexanide terbukti secara klinis dan histologis lebih unggul dari povidone-iodine dan perak nitrat untuk pengobatan luka bakar derajat dua. 

  • PHMB juga terbukti efektif melawan bakteri seperti methicillin-sensitive Staphylococcus aureus (MSSA) dan methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA).

Konsentrasi maksimum PHMB yang aman untuk kulit menurut Scientific Commitee on Consumen Safety (SSCS) adalah 0,1%. Berhubung penelitian terhadap sediaan PHMB spray belum konklusif, sebaiknya hindari menyemprotkannya di area wajah. 

Senyawa ini sering dicampur dengan betaine, yaitu sebuah surfaktan yang dapat mengangkat lapisan bakteri pada luka (biofilm). Cairan pembersih luka ini juga tidak menimbulkan rasa sakit saat diaplikasikan, justru memberi efek analgesik. Selain itu, PHMB tidak diserap oleh sel tubuh sehingga aman dipakai untuk luka bakar.


Seperti PHMB, octenidine juga aman dipakai untuk jangka panjang sehingga cocok untuk luka kronis. Senyawa ini ampuh terhadap bakteri yang membandel serta biofilm. Keunggulan lainnya dari octenidine:


  • Octenidine dipercaya dapat membantu proses pemulihan luka. Octenidine dihydrochloride (OCT) topikal dapat ditoleransi dengan baik pada kulit, mukosa, dan luka. 

  • Octenidine tidak menginduksi terjadinya resistensi bakteri.

  • OCT aman dan stabil secara kimiawi, tidak mudah terbakar, dan toksisitasnya pun rendah.

Namun, OCT tidak boleh digunakan untuk membersihkan luka pada sendi (intraartikular) karena bersifat toksik pada jaringan kartilago (tulang rawan).

Povidone iodine, mencegah infeksi pada luka gigitan

Povidone iodine, mencegah infeksi pada luka gigitan

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan antiseptik yang satu ini. Povidone iodine memiliki kemampuan menembus ke bagian dalam luka sehingga sering dipakai untuk menangani luka gigitan. Menurut jurnal Consensus on Wound Antisepsis: Update 2018, povidone iodine adalah pilihan pertama untuk gigitan, tusukan, dan luka tembak.


WHO juga merekomendasikannya karena dapat membunuh virus rabies yang ikut terbawa dalam gigitan hewan. Jika Anda memiliki kucing atau anjing peliharaan, ada baiknya sediakan cairan ini di kotak P3K. Selain untuk pencegahan rabies, povidone iodine digunakan untuk membersihkan luka trauma yang kritis, seperti luka hasil tembakan. 


Meskipun demikian, hindarilah penggunaan cairan ini untuk luka yang ringan. Hal ini karena povidone iodine bisa melukai sel tubuh pada area luka sehingga memperlambat proses pemulihan. 

Tetrachlorodecaoxide, solusi penanganan luka bernanah

Tetrachlorodecaoxide, solusi penanganan luka bernanah

Tetrachlorodecaoxide (TCDO) merupakan obat pembersih luka yang memiliki efek merangsang sistem imun tubuh. Senyawa ini membantu meningkatkan produksi kolagen dan pembuluh darah pada area yang cedera. Dengan begitu, luka Anda akan cepat menutup tanpa meninggalkan bekas.


TCDO merupakan larutan yang juga dapat melembapkan luka. Larutan ini meningkatkan kemampuan penyembuhan luka dengan mengaktivasi makrofag secara langsung bersamaan dengan meningkatnya tekanan parsial oksigen pada luka. Hal ini sangat penting untuk penyembuhan luka kronis. Luka kronis adalah luka yang tidak kunjung sembuh, biasanya disertai dengan nanah. 


Pembersih luka ini bermanfaat bagi pasien dengan fungsi sirkulasi darah yang lemah, seperti lansia dan penderita diabetes. Selain tingkat pemulihan luka yang lambat, mereka juga rentan mengalami luka bernanah. TCDO dapat mengaktifkan sel imun untuk menyingkirkan bakteri dan sel mati pada area luka agar cepat sembuh.

3

Pilihlah berdasarkan jenis kemasannya

Pilihlah berdasarkan jenis kemasannya
Sumber: hansaplast.id

Cairan pembersih luka tersedia dalam tiga tipe kemasan, yakni botol, tetes, dan semprot.


  • Tipe botol cocok untuk penggunaan jangka panjang sebab isinya banyak dan harganya bersahabat.

  • Tipe tetes cukup untuk menangani luka ringan meskipun ukurannya kecil. Jadi, jika Anda ingin melengkapi kotak P3K Anda, pilihlah tipe tetes. 

  • Tipe semprot adalah pilihan terbaik untuk dibawa saat travelling atau ke luar rumah bersama si kecil. Anda hanya perlu menyemprotnya ke area luka dan mengeringkan kulit di sekitarnya dengan tisu secara perlahan.

Tipe semprot memang paling praktis di antara kemasan yang lain. Namun, penelitian keamanan pada sejumlah aerosol antiseptik masih belum konklusif. Karena itu, gunakan antiseptik spray atau semprot dengan hati-hati. Selain itu, Anda sebaiknya tidak menyemprotkan antiseptik spray di sekitar area wajah.

Apakah cara memilihnya berguna sebagai referensi Anda?

Peringkat Cairan Pembersih Luka Terbaik

Berikut ini adalah rekomendasi Cairan Pembersih Luka terbaik. Produk-produk ini diurutkan secara mandiri oleh mybest berdasarkan hasil riset pada beberapa website dan review (diperbarui tanggal 22 September 2026).
Filter
ProdukGambarHarga terendahPopularityPerincian
Jenis antiseptik
Kandungan tambahan antibakteri
Kemasan
Isi
Sertifikasi
1

Betadine|Antiseptic Skin Cleanser

Mahakam Beta Farma

Mahakam Beta Farma Antiseptic Skin Cleanser  1
No.1
Povidone iodineTidak adaBotol100 mlKemenkes RI, Halal
2

OneMed Alkohol 70%

Jayamas Medica Industri

Jayamas Medica Industri OneMed Alkohol 70% 1
No.2
AlkoholTidak adaBotol100 mlKemenkes RI, Halal
3

Dettol|Cairan Antiseptik Original

Reckitt Benckiser

Reckitt Benckiser Cairan Antiseptik Original  1
No.3
ChloroxylenolPine oil, Isopropyl AlcoholBotol45 mlBPOM, Halal
4

Hansaplast Spray Antiseptik

Beiersdorf

Beiersdorf Hansaplast Spray Antiseptik 1
No.4
PolyhexanideTidak adaSemprot40 mlKemenkes RI, Halal
5

Momami First Aid Antiseptic Spray

Multitrend Indo

Multitrend Indo Momami First Aid Antiseptic Spray 1
No.5
Decyl glucosideTidak adaSemprot10 mlKemenkes RI, Halal
6

Medika Rivanol

Likuid Pharmalab Indonesia

Likuid Pharmalab Indonesia Medika Rivanol 1
No.6
Ethacridine lactate monohydrateTidak adaBotol100 mlKemenkes RI
7

wund+ Wound Spray

SanderStrothmann

SanderStrothmann wund+ Wound Spray 1
No.7
Hypochlorous acidTidak adaSemprot75 mlKemenkes RI
8

Minosep Antiseptic Solution

Genesis Oral Higinis

Genesis Oral Higinis Minosep Antiseptic Solution 1
No.8
Chlorhexidine gluconateTidak adaSemprot30 mlBPOM, Halal
9

Anolyte DiabeCure Irrigation

Anolyte Indonesia Laboratories

Anolyte Indonesia Laboratories Anolyte DiabeCure Irrigation 1
No.9
Hypochlorous AcidTidak adaBotol5000 mlKemenkes RI, Halal
10

Stero-Bac Wound Cleanser Spray

Sterindo Medika

Sterindo Medika Stero-Bac Wound Cleanser Spray 1
No.10
PHMB, Coco Amido Propyl BetaineTidak adaSemprot200 mlKemenkes RI
Jika tidak dapat menemukan produk yang Anda cari, Anda dapat mengajukan permintaan di sini.
1
Terpopuler no. 1

Mahakam Beta FarmaBetadine | Antiseptic Skin Cleanser

Antiseptic Skin Cleanser  1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp49.200
Menengah
Jenis antiseptikPovidone iodine
Deskripsi Produk
Dengan kandungan povidone-iodine yang melindungi kulit dari paparan kuman penyebab infeksi
Telah terbukti efektif membunuh 99.99% bakteri, virus, dan jamur
Membantu meredakan jerawat wajah dan punggung serta mengurangi bau badan
Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanBotol
Isi100 ml
SertifikasiKemenkes RI, Halal
Apakah peringkat rekomendasi produk ini berguna sebagai referensi?
2
Terpopuler no. 2

Jayamas Medica IndustriOneMed Alkohol 70%

OneMed Alkohol 70% 1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp6.100
Agak Murah
Jenis antiseptikAlkohol
Deskripsi Produk
Menggunakan alkohol 70% sebagai cairan untuk membantu membersihkan luka akibat infeksi jamur atau bakteri
Membersihkan area kulit sebelum dilakukan tindakan medis, seperti suntik atau pengambilan darah
Dapat digunakan untuk membersihkan peralatan medis sehingga bebas kontaminasi dari mikroorganisme
Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanBotol
Isi100 ml
SertifikasiKemenkes RI, Halal
3
Terpopuler no. 3

Reckitt BenckiserDettol | Cairan Antiseptik Original

Cairan Antiseptik Original  1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp16.300
Agak Murah
Jenis antiseptikChloroxylenol
Deskripsi Produk
Lebih dari 85 tahun dipercaya sebagai cairan antiseptik yang melindungi keluarga dari kuman penyakit
Mencegah infeksi pada luka ringan, lecet, serta gigitan atau sengatan serangga
Dapat menjadi campuran air saat mandi untuk membantu menghilangkan bau kaki
Dapat digunakan untuk campuran saat mengepel lantai, membersihkan peralatan rumah tangga, dan mencuci pakaian
Kandungan tambahan antibakteriPine oil, Isopropyl Alcohol
KemasanBotol
Isi45 ml
SertifikasiBPOM, Halal
4
Terpopuler no. 4

BeiersdorfHansaplast Spray Antiseptik

Hansaplast Spray Antiseptik 1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp33.875
Menengah
Jenis antiseptikPolyhexanide
Deskripsi Produk
Menawarkan bentuk spray yang lebih praktis sebagai pertolongan pertama pada luka luar
Membersihkan luar dari kotoran dan bakteri serta mencegah infeksi pada luka tanpa rasa perih
Tidak berwarna dan tidak meninggalkan bau menyengat saat digunakan
Dirancang untuk membersihkan luka akut, luka kronis, dan luka bakar
Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanSemprot
Isi40 ml
SertifikasiKemenkes RI, Halal
5
Terpopuler no. 5

Multitrend IndoMomami First Aid Antiseptic Spray

Momami First Aid Antiseptic Spray 1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp48.020
Menengah
Jenis antiseptikDecyl glucoside
Deskripsi Produk
Teruji klinis membunuh 99% kuman dan bakteri sehingga mencegah infeksi luka pada anak
Tanpa alkohol sehingga tidak perih saat digunakan untuk membersihkan luka pada anak
Ukuran kemasan compact sehingga praktis dibawa saat melakukan perjalanan
Cepat kering, tidak berwarna, dan tidak berbau
Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanSemprot
Isi10 ml
SertifikasiKemenkes RI, Halal
6
Terpopuler no. 6

Likuid Pharmalab IndonesiaMedika Rivanol

Medika Rivanol 1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp4.000
Lebih Murah
Jenis antiseptikEthacridine lactate monohydrate
Deskripsi Produk
Mengandung ethacridine lactate yang membersihkan luka dari kuman penyebab infeksi
Dapat digunakan untuk mengompres bengkak di area sekitar luka
Terasa lembut dan tidak menimbulkan rasa perih pada luka
Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanBotol
Isi100 ml
SertifikasiKemenkes RI
7
Terpopuler no. 7

SanderStrothmannwund+ Wound Spray

wund+ Wound Spray 1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp336.160
Lebih Mahal
Jenis antiseptikHypochlorous acid
Deskripsi Produk
Efektif untuk membersihkan berbagai jenis luka luar
Cocok untuk semua jenis luka, termasuk luka bakar, dan ulkus kaki diabetik
Melembapkan luka sehingga tidak terasa kering dan perih tanpa merusak sel
Bentuk spray yang mudah diaplikasikan serta memiliki masa simpan yang lama
Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanSemprot
Isi75 ml
SertifikasiKemenkes RI
8
Terpopuler no. 8

Genesis Oral HiginisMinosep Antiseptic Solution

Minosep Antiseptic Solution 1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp33.543
Menengah
Jenis antiseptikChlorhexidine gluconate
Deskripsi Produk

Mengandung zat aktif yang ampuh membasmi bakteri, kuman, dan mikroorganisme penyebab infeksi
Merawat luka dan lecet pada kulit lebih praktis berkat format spray
Dapat juga digunakan untuk perawatan luka setelah ekstraksi gigi
Tidak berwarna sehingga tidak meninggalkan bekas pada kulit dan pakaian

Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanSemprot
Isi30 ml
SertifikasiBPOM, Halal
9
Terpopuler no. 9

Anolyte Indonesia LaboratoriesAnolyte DiabeCure Irrigation

Anolyte DiabeCure Irrigation 1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp300.000
Lebih Mahal
Jenis antiseptikHypochlorous Acid
Deskripsi Produk
Membunuh 99,99% bakteri, virus, dan jamur tanpa merusak fibroblas dan keratinosi
Mengurangi peradangan dan nyeri tanpa menyebabkan perih dan iritasi
Membantu mempercepat pembentukan jaringan baru
Berwarna bening sehingga tidak meninggalkan residu pada luka
Tidak menimbulkan resistensi bakteri dan tidak menyebabkan reaksi alergi sehingga aman untuk penggunaan jangka panjang
Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanBotol
Isi5000 ml
SertifikasiKemenkes RI, Halal
10
Terpopuler no. 10

Sterindo MedikaStero-Bac Wound Cleanser Spray

Stero-Bac Wound Cleanser Spray 1
Sumber: shopee.co.id
Harga referensi
Rp32.400
Menengah
Jenis antiseptikPHMB, Coco Amido Propyl Betaine
Deskripsi Produk
Dengan kandungan aktif yang membantu membersihkan luka dan melindungi dari infeksi
Mengangkat jaringan tidak sehat pada luka untuk mempercepat proses penyembuhan
Menjaga kelempaban pada luka sehingga tidak terasa perih
Pilihan aman untuk membersihkan luka akut dan kronis
Kandungan tambahan antibakteriTidak ada
KemasanSemprot
Isi200 ml
SertifikasiKemenkes RI
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.

PopulerRekomendasi Produk Terlaris Terkait Cairan pembersih luka

Lotion Calamine

10 Produk

Populerfavlist Terkait Kesehatan