10 Rekomendasi Obat Pereda Nyeri Terbaik [Bisa untuk Bengkak]
Obat pereda nyeri adalah solusi praktis untuk meredakan berbagai keluhan nyeri, mulai dari sakit gigi, nyeri karena haid, hingga nyeri sendi. Beberapa obat anti nyeri dikombinasikan dengan paracetamol sehingga bisa meredakan demam, bahkan obat nyeri yang aman untuk lambung pun ada. Di antara banyaknya pilihan, manakah obat nyeri yang paling ampuh untuk Anda?
Untuk membantu Anda menentukan pilihan, kami membuat cara memilih obat anti nyeri terbaik bersama internis spesialis penyakit dalam, dr. Rosandi Himawan dan dr. Reinaldo Alexander. Temukan rekomendasi obat pereda nyeri yang bagus dari Panadol, Oskadon, Novapharin, dan merek lainnya. Rekomendasi ini dipilih dari produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak artikelnya!
Highlight Obat Pereda Nyeri Teratas
Supra Ferbindo Farma

Optimal meredakan nyeri otot dengan perpaduan paracetamol dan ibuprofen

dr. Rosandi Himawan, SpPD adalah dokter spesialis penyakit dalam di RS Panti Rapih, Yogyakarta, dan anggota PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia). Dokter spesialis kesehatan metabolik ini fokus pada pencegahan/tata laksana diabetes dan hipertensi seta penerapan gaya hidup sehat. Sebagai content creator dengan akun @dokter_rosandi yang memiliki lebih dari 160.000 follower di Instagram, beliau aktif melakukan edukasi kesehatan dan manajemen penyakit kronis. Pendekatan komunikatifnya yang mudah dipahami tetap berpijak pada dasar ilmiah kuat.

dr. Reinaldo Alexander, Sp.PD, adalah dokter spesialis penyakit dalam di RS Mitra Keluarga Bekasi dan menjadi pengurus Divisi Ilmiah di PAPDI (Perhimpunan Dokter Ahli Penyakit Dalam) Cabang Bekasi. Sebagai profesional, ia rutin memperdalam keahlian di bidang penyakit dalam. Dokter Reinaldo pun aktif menjembatani pengetahuan klinis terkini dengan pemahaman awam demi meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui kontennya sebagai health educator. Ia berfokus pada penyakit kronik metabolik, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit ginjal kronik.

Willa adalah lulusan Jurnalistik yang kini bekerja sebagai Content Planner di mybest untuk segmen perawatan tubuh, kesehatan, hingga kebutuhan sehari-hari. Berpengalaman 4 tahun sebagai reporter di Kompas Gramedia Majalah pada divisi Women & Children, serta hampir 1 tahun di Social Media Marketing untuk brand skincare dan suplemen, ia terbiasa menulis artikel berbasis riset pasar yang sesuai kebutuhan pengguna. Saat menyusun panduan memilih produk, Willa banyak menganalisis tren dan mewawancarai dermatologis sampai dokter gizi untuk memastikan informasi akurat dan tepercaya.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Obat pereda nyeri bisa mengatasi apa saja?

Obat pereda nyeri bisa digunakan untuk mengatasi sakit kepala, sakit gigi, nyeri saat haid, nyeri sendi, hingga nyeri otot.

Painkiller atau obat pereda nyeri bekerja dengan cara mengurangi peradangan atau menghambat sinyal nyeri ke otak. Obat anti nyeri biasanya dikonsumsi ketika rasa sakit mengganggu aktivitas sehari-hari. Siapa saja yang mengalami nyeri dapat mengonsumsi obat anti nyeri sesuai dengan dosis dan anjuran.
Sebelum membeli obat pereda nyeri, Anda sebaiknya mengetahui skala nyeri yang dialami terlebih dahulu. Caranya dengan menggunakan visual analog scale (VAS) atau numerical rating scale (NRS). Jadi, Anda cukup menilai intensitas nyeri menggunakan angka 0 hingga 10. Skor VAS 0 artinya tidak nyeri, 1-3 artinya nyeri ringan, 4-7 artinya nyeri sedang, dan 8-10 nyeri berat. Dengan mengetahui skala nyeri, Anda dapat menentukan apakah perlu obat dengan komposisi tunggal atau kombinasi.

Namun, penggunaan dalam jangka panjang tidak disarankan karena bisa menimbulkan efek samping serius, termasuk gangguan lambung dan ginjal.

Penggunaan obat nyeri dalam jangka pendek yang bisa dibeli bebas dianjurkan hanya untuk nyeri ringan hingga sedang. Pada nyeri berat dianjurkan segera ke dokter untuk diperiksa dan mendapatkan penanganan medis.
Cara memilih Obat Pereda Nyeri
Seseorang yang mengalami nyeri ringan pasti memerlukan obat yang berbeda dengan individu yang mengalami nyeri disertai demam. Karena itu, penting untuk mengetahui level nyeri serta gejala lain yang dialami. Jadi, Anda dapat memilih obat anti nyeri paling ampuh untuk dibeli dan dikonsumsi.
Untuk nyeri ringan atau disertai bengkak, obat dengan kandungan ibuprofen sudah cukup

Ibuprofen termasuk Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) yang efektif meredakan nyeri ringan. Obat ini juga dapat mengurangi peradangan di jaringan tubuh.

Ibuprofen bekerja dengan cara menghambat enzim pembentuk prostaglandin (senyawa yang memicu rasa sakit dan peradangan). Dengan terhambatnya prostaglandin, nyeri dan bengkak bisa berkurang lebih cepat. Karena itu, ibuprofen cukup efektif untuk digunakan mengatasi nyeri ringan atau nyeri disertai bengkak. Misalnya, nyeri karena sakit gigi atau nyeri karena haid.
Ibuprofen dapat dikonsumsi orang dewasa berusia 16 tahun ke atas, baik pria maupun wanita. Anda dapat mengonsumsinya ketika nyeri ringan atau nyeri disertai bengkak muncul. Dosisnya sekitar 400 mg per sekali minum, maksimal 1200 mg/hari (3 kali konsumsi obat berdosis 400 mg) tanpa resep dokter.

Sementara itu, lansia atau seseorang dengan riwayat lambung, ginjal, dan gangguan darah harus lebih berhati-hati ketika menggunakan ibuprofen. Hal ini karena ibuprofen berisiko untuk berinteraksi dengan obat lain. Pada ibu hamil, ibuprofen bisa menyebabkan penutupan dini pembuluh darah penting pada janin.

Pengguna obat pengencer darah juga harus berhati-hati saat mengonsumsi ibuprofen karena dapat menyebabkan pendarahan saluran cerna.
Namun, untuk nyeri sedang atau disertai demam, pilih obat dengan kombinasi ibuprofen dan paracetamol

Kombinasi ibuprofen dan paracetamol memberikan efek anti nyeri lebih kuat. Selain itu, paracetamol juga aman untuk penderita asam lambung dibanding NSAID.

Ibuprofen bekerja mengurangi peradangan, sedangkan paracetamol bertugas menurunkan demam sekaligus menambah efek analgesik (meredakan nyeri). Kombinasi tersebut membuat obat anti nyeri dengan kombinasi ibuprofen dan paracetamol cocok untuk atasi nyeri skala sedang atau disertai demam.
Sama seperti ibuprofen, paracetamol dapat dikonsumsi pria dan wanita mulai dari usia 16 tahun. Dosis paracetamol yang direkomendasikan sekitar 500-1000 mg. Namun, obat pereda nyeri kombinasi ibuprofen dan paracetamol biasanya menggunakan fix dose dengan kandungan lebih kecil. Meski begitu, dosis tersebut sudah cukup karena ada dua kandungan yang bekerja dalam satu waktu.
Jika Anda mengalami sakit kepala atau migrain, pertimbangkan obat anti nyeri dengan tambahan kafein

Kafein dapat meningkatkan efektivitas obat anti nyeri. Kombinasi kafein dan analgesik membantu meredakan sakit kepala atau migrain lebih cepat.

Sakit kepala bisa membuat rutinitas harian Anda terganggu. Untuk mengatasinya, obat anti nyeri dengan tambahan kafein bisa dipilih. Kafein dapat membantu meningkatkan efek obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen dengan cara menyempitkan pembuluh darah yang melebar. Dengan begitu, kinerja analgesik akan lebih maksimal.
Karena itu, tambahan kafein sering ditemukan pada obat sakit kepala atau migrain. Konsumsinya dilakukan saat sakit kepala muncul. Dosis yang direkomendasikan adalah 50-100 mg per sekali minum. Namun, obat anti nyeri di pasaran mungkin menggunakan fix dose sehingga Anda cukup ikuti anjuran konsumsinya.

Bagi penderita sakit lambung atau Anda yang memiliki lambung sensitif, penggunaan kafein dapat mencetuskan atau memperberat iritasi lambung.
Peringkat Obat Pereda Nyeri Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Kadar ibuprofen | Kadar paracetamol | Cafein | Isi | Sertifikasi | |||||
1 | Haleon Panadol Regular | ![]() | Dapat diminum sebelum makan dan aman untuk ibu hamil | Tidak ada | 500 mg | 10 butir | BPOM: DBL9624502804A1 | ||
2 | First Medifarma Paracetamol Tablet 500 mg | ![]() | Solusi praktis saat nyeri atau demam melanda | Tidak ada | 500 mg | 10 butir | BPOM: GBL9607102904A1 | ||
3 | Supra Ferbindo Farma Oskadon SP | ![]() | Optimal meredakan nyeri otot dengan perpaduan paracetamol dan ibuprofen | 200 mg | 350 mg | 4 butir | BPOM: DTL9930702510A1 | ||
4 | Novapharin Ibuprofen 200 mg | ![]() | Satu obat untuk meredakan bermacam-macam jenis nyeri | 200 mg | Tidak ada | 10 butir | BPOM: GTL0934008817A1 | ||
5 | Tempo Scan Pacific Neo Rheumacyl | ![]() | Membantu mengatasi nyeri sedang hingga berat yang mengganggu aktivitas | 200 mg | 500 mg | 20 butir | BPOM: DTL1122702410B1 | ||
6 | Merck Indonesia Dolo-Neurobion | ![]() | Meredakan nyeri sekaligus menunjang kesehatan saraf | Tidak ada | 500 mg | 10 butir | BPOM: DBL7215807917A1 | ||
7 | Bayer Indonesia Saridon | ![]() | Obat nyeri yang bisa dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak | Tidak ada | 250 mg | 4 butir | BPOM: DTL0502005210A1 | ||
8 | Konimex Paramex SK | ![]() | Meredakan nyeri secara efektif tanpa menyebabkan kantuk | Tidak ada | 500 mg | 6 butir | BPOM: DBL1713026204A1 | ||
9 | Pharos Proris Triple Action | ![]() | Redakan nyeri lebih cepat dengan perlindungan triple action | 200 mg | Tidak ada | 10 butir | BPOM: DTL9621619109A1 | ||
10 | Erlimpex Paranervion | ![]() | Nyeri reda dan kesehatan syaraf terjaga berkat kandungan vitamin B kompleks | Tidak ada | 500 mg | 10 butir | BPOM: DBL8306404308A1 | ||
HaleonPanadol Regular
| Kadar ibuprofen | Tidak ada |
|---|---|
| Kadar paracetamol | 500 mg |
Dapat diminum sebelum makan dan aman untuk ibu hamil
- Aman dikonsumsi sebelum atau sesudah makan tanpa mengganggu lambung
- Efektif meredakan berbagai nyeri ringan hingga sedang dengan kerja yang tepercaya
- Membantu menurunkan demam melalui pengaturan suhu tubuh secara optimal
- Dianggap aman bagi ibu hamil dan menyusui selama mengikuti dosis anjuran
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 10 butir |
| Sertifikasi | BPOM: DBL9624502804A1 |
First MedifarmaParacetamol Tablet 500 mg
| Kadar ibuprofen | Tidak ada |
|---|---|
| Kadar paracetamol | 500 mg |
Solusi praktis saat nyeri atau demam melanda
- Memberikan efek analgesik yang efektif untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang
- Bekerja menurunkan demam melalui pengaturan suhu tubuh di pusat hipotalamus
- Mengandung paracetamol 500 mg yang dikenal memiliki profil tolerabilitas baik
- Praktis digunakan dengan dosis harian yang sederhana dan mudah diikuti
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 10 butir |
| Sertifikasi | BPOM: GBL9607102904A1 |
Supra Ferbindo FarmaOskadon SP
| Kadar ibuprofen | 200 mg |
|---|---|
| Kadar paracetamol | 350 mg |
Optimal meredakan nyeri otot dengan perpaduan paracetamol dan ibuprofen
- Mengombinasikan paracetamol dan ibuprofen untuk meredakan nyeri otot secara lebih optimal
- Efektif meringankan keluhan nyeri pada punggung dan pinggang
- Memberikan bantuan cepat dengan dosis pemakaian yang praktis untuk dewasa
- Dapat diminum bersama makanan guna meningkatkan kenyamanan pengguna
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 4 butir |
| Sertifikasi | BPOM: DTL9930702510A1 |
NovapharinIbuprofen 200 mg
| Kadar ibuprofen | 200 mg |
|---|---|
| Kadar paracetamol | Tidak ada |
Satu obat untuk meredakan bermacam-macam jenis nyeri
- Memberikan efek analgesik dan anti-inflamasi yang efektif untuk berbagai jenis nyeri
- Membantu meredakan demam sekaligus mengurangi peradangan pada sendi dan otot
- Praktis digunakan sebagai pertolongan pertama untuk nyeri haid, sakit kepala, atau sakit gigi
- Bermanfaat meredakan keluhan akibat trauma otot maupun nyeri pascaoperasi ringan
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 10 butir |
| Sertifikasi | BPOM: GTL0934008817A1 |
Tempo Scan PacificNeo Rheumacyl
| Kadar ibuprofen | 200 mg |
|---|---|
| Kadar paracetamol | 500 mg |
Membantu mengatasi nyeri sedang hingga berat yang mengganggu aktivitas
- Menggabungkan paracetamol dan ibuprofen untuk meredakan nyeri dengan kerja yang saling melengkapi
- Efektif mengurangi nyeri otot, nyeri sendi, serta pegal linu yang mengganggu aktivitas
- Memberikan bantuan pada nyeri sedang hingga berat, termasuk nyeri haid dan pascapembedahan
- Memiliki efek analgesik, antipiretik, dan anti-inflamasi yang bekerja cepat dan optimal setelah diminum
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 20 butir |
| Sertifikasi | BPOM: DTL1122702410B1 |
Merck IndonesiaDolo-Neurobion
| Kadar ibuprofen | Tidak ada |
|---|---|
| Kadar paracetamol | 500 mg |
Meredakan nyeri sekaligus menunjang kesehatan saraf
- Menggabungkan paracetamol dan vitamin neurotropik untuk meredakan nyeri akibat neuritis dan neuralgia
- Memberikan efek analgesik melalui paracetamol yang menghambat pembentukan prostaglandin pemicu nyeri
- Menunjang kesehatan saraf dengan vitamin B1, B6, dan B12 yang mendukung metabolisme dan keutuhan jaringan saraf
- Praktis dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, dengan dosis harian yang mudah diikuti
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 10 butir |
| Sertifikasi | BPOM: DBL7215807917A1 |
Bayer IndonesiaSaridon
| Kadar ibuprofen | Tidak ada |
|---|---|
| Kadar paracetamol | 250 mg |
Obat nyeri yang bisa dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak
- Mengombinasikan paracetamol, propyphenazone, dan kafeina untuk meredakan sakit kepala secara optimal
- Efektif membantu mengurangi nyeri, termasuk sakit gigi, neuralgia, dan nyeri haid
- Memberikan efek analgesik dan antipiretik yang membantu meringankan demam dan rasa lelah
- Praktis diminum setelah makan dengan dosis yang fleksibel untuk dewasa maupun anak 6–12 tahun
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 4 butir |
| Sertifikasi | BPOM: DTL0502005210A1 |
KonimexParamex SK
| Kadar ibuprofen | Tidak ada |
|---|---|
| Kadar paracetamol | 500 mg |
Meredakan nyeri secara efektif tanpa menyebabkan kantuk
- Mengandung paracetamol yang efektif meredakan sakit kepala, nyeri, dan demam
- Membantu meningkatkan kewaspadaan berkat tambahan kafeina yang mendukung efek analgesik
- Bekerja menghambat sinyal rasa sakit sekaligus menurunkan suhu tubuh secara optimal
- Praktis diminum setelah makan tanpa menyebabkan kantuk
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 6 butir |
| Sertifikasi | BPOM: DBL1713026204A1 |
PharosProris Triple Action
| Kadar ibuprofen | 200 mg |
|---|---|
| Kadar paracetamol | Tidak ada |
Redakan nyeri lebih cepat dengan perlindungan triple action
- Menghadirkan efek analgesik, antipiretik, dan anti-inflamasi untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang
- Efektif membantu mengatasi sakit gigi, nyeri pascabedah, sakit kepala, serta gejala artritis
- Mampu menurunkan demam, termasuk pada anak, dengan dosis yang disesuaikan
- Memberikan bantuan nyeri secara optimal ketika diminum setelah makan sesuai aturan pakai
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 10 butir |
| Sertifikasi | BPOM: DTL9621619109A1 |
ErlimpexParanervion
| Kadar ibuprofen | Tidak ada |
|---|---|
| Kadar paracetamol | 500 mg |
Nyeri reda dan kesehatan syaraf terjaga berkat kandungan vitamin B kompleks
- Mengombinasikan paracetamol dan vitamin B kompleks untuk meredakan nyeri ringan serta menjaga kesehatan saraf
- Membantu mencegah defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 yang berperan penting dalam fungsi saraf
- Efektif meredakan demam dan keluhan akibat peradangan saraf seperti polineuritis
- Dapat dikonsumsi teratur sesuai dosis, baik oleh dewasa maupun anak di atas enam tahun
| Cafein | |
|---|---|
| Isi | 10 butir |
| Sertifikasi | BPOM: DBL8306404308A1 |
Baca juga rekomendasi obat pereda nyeri lainnya di sini
Selain obat anti nyeri, Anda juga bisa menemukan pilihan produk lain yang membantu meredakan rasa sakit sesuai kebutuhan. Misalnya, ada obat nyeri otot, obat sakit perut, hingga koyo yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.
5 Rekomendasi Obat Pereda Nyeri terbaik
No. 1: Haleon|Panadol Regular
No. 2: First Medifarma|Paracetamol Tablet 500 mg
No. 3: Supra Ferbindo Farma|Oskadon SP
No. 4: Novapharin|Ibuprofen 200 mg
No. 5: Tempo Scan Pacific|Neo Rheumacyl
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.