9 Rekomendasi Obat Diare Anak Terbaik [Ditinjau Dokter Anak]
Diare adalah salah satu gangguan pencernaan yang bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali anak-anak. Supaya kondisinya tidak memburuk, Anda harus tahu hal-hal yang perlu dilakukan saat anak diare. Lalu, apakah memberikan obat diare adalah cara yang tepat untuk mengatasi diare pada anak? Supaya tak salah langkah, temukan jawabannya di sini!
Kami juga bekerja sama dengan dokter anak, dr. Devie Kristiani, untuk menyusun cara memilih produk yang mampu meringankan diare anak. Selain itu, kami akan merekomendasikan beberapa merek yang bagus untuk terapi suportif bagi diare anak, seperti Oralit, L-Bio, dan Lacto-B. Yuk, ketahui informasi selengkapnya!
Highlight Obat Diare Anak Teratas
Novell Pharmaceutical

Kombinasi bakteri baik dan berbagai vitamin untuk pengobatan diare

dr. Devie Kristiani adalah dokter spesialis anak (Pediatrician) yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medis di RS Bethesda Yogyakarta. Berbekal pengalaman profesional di bidang kesehatan anak, beliau aktif mengedukasi masyarakat seputar kesehatan anak secara umum atau hal yang kerap dipertanyakan masyarakat umum menggunakan konten berbentuk video atau gambar infografik. Selain melakukan praktik klinis, dr. Devie juga berperan sebagai staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW).

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa penyebab diare pada anak?


- Alergi terhadap makanan/minuman tertentu, misalnya susu sapi
- Intoleransi makanan tertentu
Bila diare disebabkan oleh amoeba/bakteri, biasanya anak akan mengalami diare yang disertai darah atau dikenal dengan sebutan disentri. Pada kasus seperti ini, dokter anak biasanya akan memberikan resep antibiotik atau antiamoeba.
Nah, supaya Anda tahu anak diare atau tidak, Anda juga perlu mengenali tanda-tanda umum yang biasa terjadi. Simak penjelasannya, ya!
- Untuk bayi
- Untuk anak usia 6 bulan ke atas
Apakah obat diare perlu diberikan saat anak mengalami diare?


Ketika kuman masuk ke dalam saluran cerna, tubuh akan berusaha mengeluarkan kuman melalui muntah atau feses. Pemberian obat antidiare justru akan mengganggu mekanisme tubuh untuk membuang kuman. Akibatnya, kuman akan menumpuk di saluran cerna anak.
Kondisi tersebut terjadi apabila satu segmen usus masuk ke dalam segmen usus lain sehingga usus melintir. Hal tersebut sangat berbahaya dan terkadang membutuhkan tindakan operasi. Karena itulah, pemberian obat antidiare pada anak (kelompok usia 19 tahun ke bawah) sangatlah tidak bijak.
Konsekuensi obat antidiare pada anak:
- Mengganggu fungsi saluran cerna
- Menimbulkan infeksi saluran cerna, misalnya gastroenteritis atau infeksi usus
- Menurunkan kemampuan saluran cerna untuk menyerap nutrien
- Menimbulkan peradangan atau kerusakan pada lapisan mukosa (lapisan terdalam pada lambung)
- Dehidrasi

Dokter anak tidak akan pernah memberikan obat antidiare. Jika Anda menemukan obat antidiare yang dijual bebas di pasaran, produk tersebut dipastikan bukan berasal dari rekomendasi dokter. Hal ini karena seharusnya obat antidiare tidak ditujukan untuk usia anak-anak.
Lalu, apa yang perlu dilakukan saat anak diare?

- Mencukupi kebutuhan cairan tubuh anak. Jadi, setiap anak diare/muntah, orang tua sebaiknya memberikan lebih banyak minum/asupan pengganti cairan.
- Memberikan terapi suportif lain yang bisa dilakukan tanpa resep dokter, misalnya bila anak menunjukkan tanda demam, Anda bisa memberikan paracetamol.
- Memastikan nutrisi anak cukup selama diare.
Namun, ketahui juga kapan Anda harus membawa anak ke petugas medis

1). Anak menunjukkan tanda dehidrasi atau kekurangan cairan. Bila ada salah satu saja tanda dehidrasi saat anak diare, orang tua wajib membawa anak ke petugas medis. Beberapa tanda dehidrasi yang mudah dilihat, yaitu:
- Anak rewel karena kehausan atau minta minum terus
- Frekuensi kencing berkurang. Sebagai contoh, biasanya anak kencing tiap 4 jam sekali, tetapi kali ini belum kencing juga
- Warna air kencing terlihat pekat dan jumlahnya sedikit
- Mata tampak cekung ke dalam
- Bibir kering
- Anak menangis tanpa mengeluarkan air mata
- Pada bayi yang masih tampak ubun-ubunnya, ubun-ubun terasa cekung ke dalam saat diraba
2). Anak diare disertai dengan darah.
3). Diare tidak kunjung sembuh setelah 2 hari dirawat di rumah.
4). Diare yang terjadi pada bayi.
Cara memilih Obat Diare Anak
Jika anak mengalami diare, sebaiknya Anda memang segera membawanya ke dokter atau petugas medis. Hal ini karena tidak ada obat antidiare yang bisa membantu menyembuhkan diare di pasaran. Meski begitu, ada beberapa produk terapi suportif yang bisa Anda beli tanpa resep dokter. Pengonsumsian produk terapi suportif bisa membantu meringankan diare yang tidak disertai darah. Nah, kami akan memberikan poin-poin yang perlu Anda ketahui sebelum membeli produk terapi suportif untuk meringankan diare.
Utamakan produk terapi suportif yang mengandung zinc untuk membantu penyembuhan diare

- Membantu memperkuat dan menjaga kualitas sel-sel usus supaya dapat bekerja dengan baik dalam membentuk lapisan pelindung usus
- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk mempercepat penyembuhan diare
Terapi suportif menggunakan produk yang mengandung zinc biasanya perlu diberikan selama 10 hari berturut-turut untuk mempercepat penyembuhan diare. Di pasaran, kandungan zinc biasanya tertulis sebagai zinc atau zinc sulfate pada daftar komposisi produk.
Zinc aman diberikan pada bayi sampai anak remaja. Perbedaannya biasanya terletak pada dosis. Dosis bergantung pada berat badan dan usia anak sehingga pasti berbeda antara satu anak dengan anak lain. Namun, secara umum dosis untuk zinc biasanya sebagai berikut:
- Untuk bayi di bawah 6 bulan: 10 mg/hari
- Untuk anak dan bayi 6 bulan ke atas: 20 mg/hari
Meski tidak wajib, Anda boleh mempertimbangkan produk dengan kandungan probiotik untuk menjaga keseimbangan mikrobiota pada usus

Terapi suportif selanjutnya yang bisa diberikan pada anak saat diare yakni suplemen probiotik. Selain bisa dibeli di pasaran, kadang kala dokter juga memberikan suplemen probiotik bila pasien dirasa perlu dan mampu membelinya. Suplemen probiotik bisa membantu proses penyembuhan diare. Hal ini karena probiotik memiliki beberapa manfaat, seperti:
- Menyeimbangkan mikrobiota usus
Saat diare, keseimbangan flora/bakteri pada usus biasanya terganggu. Nah, probiotik bisa mengembalikan keseimbangan flora/bakteri pada usus.
- Mencegah pertumbuhan bakteri patogen
Bakteri patogen merupakan jenis bakteri yang bisa menyebabkan diare. Probiotik dapat membantu mencegah pertumbuhan dan penyebaran bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan diare.
- Meningkatkan penyerapan nutrisi
Dengan memperbaiki keseimbangan bakteri di usus, probiotik dapat membantu meningkatkan penyerapan nutrisi yang mungkin terganggu selama periode diare.
Untuk mencegah terjadinya dehidrasi, pilihlah oralit yang kandungannya sudah sesuai dengan kebutuhan cairan anak

Namun, saat diare, tubuh tidak hanya mengeluarkan cairan, tetapi juga elektrolit. Oleh sebab itu, bila Anda hanya memberikan air minum, anak akan tetap lemas. Karena itulah, Anda perlu memberikan oralit setiap anak selesai BAB.
Larutan oralit mampu menggantikan cairan sekaligus elektrolit yang hilang dari tubuh selama masa diare. Hal ini karena oralit memiliki kandungan garam, natrium, kalium, dan gula yang telah dihitung sedemikian rupa. Alhasil, larutan oralit paling sesuai untuk menggantikan cairan yang keluar saat anak diare.
Dapatkan produk sesuai dengan rentang usia anak; Pastikan pula produk tersebut memiliki label BPOM
Sebelum memutuskan membeli produk terapi suportif diare untuk anak, Anda perlu memeriksa informasi rentang usia pengguna. Kemudian, pastikan usia anak Anda termasuk dalam rentang usia pada kemasan obat yang akan dibeli. Selain itu, periksalah nomor BPOM produk untuk menjamin keamanannya. Agar lebih jelas, simak pemaparan di bawah ini.
Cek selalu usia pemakaian pada kemasan dan cari yang sesuai usia anak

Hindari memberikan obat orang dewasa kepada anak-anak walau sudah dikurangi dosisnya secara manual. Anak-anak bukanlah orang dewasa mini sehingga kebutuhan dosis atau kandungan obatnya pasti berbeda dengan orang dewasa.
Jika rentang usia anak tidak ada pada produk terapi suportif anak yang dibeli, Anda juga dilarang mengurangi dosisnya sendiri. Contoh keliru yang sering terjadi di masyarakat:
- Tuan A ingin membeli obat X untuk meringankan diare anaknya yang berusia 5 tahun.
- Pada obat X tertulis usia pemakaiannya adalah untuk anak usia 10 tahun.
- Tuan A tetap membeli obat X, lalu mau berinisiatif mengurangi dosisnya menjadi setengah dari yang disarankan. Hal ini tidak boleh dilakukan.
Adanya label BPOM menunjukkan keamanan produk untuk dikonsumsi

Hal penting lainnya saat mencari terapi suportif untuk diare anak di pasaran adalah memastikan keberadaan label BPOM. Label BPOM menunjukkan bahwa suatu produk telah lolos uji keamanan dan mutu.
Adanya label BPOM biasanya juga menunjukkan bahwa produk obat-obatan tersebut memiliki informasi yang lengkap pada kemasannya. Beberapa contohnya adalah informasi dosis, usia pemakai, dan komposisi obat. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk menemukan produk obat yang dibutuhkan tanpa perlu repot mencari informasinya di internet.
10 Rekomendasi obat diare anak terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Bentuk sediaan | Sertifikasi | Kandungan elektrolit | Kandungan probiotik | Kandungan zinc | Rentang usia | |||||
1 | Novell Pharmaceutical Lacto-B |Dus isi 10 saset | ![]() | Kombinasi bakteri baik dan berbagai vitamin untuk pengobatan diare | Serbuk | BPOM SI222035331 | 1-12 tahun | ||||
2 | Interbat Interlac Drops |Botol 5 ml | ![]() | Redakan diare serta nyeri perut yang mungkin timbul | Sirop | BPOM SI114602931 | 0-12 bulan | ||||
3 | Lapi Laboratories L-Bio | ![]() | Menjaga keseimbangan bakteri baik dalam tubuh untuk mencegah diare | Serbuk | BPOM SI074225431 | 1-2 tahun | ||||
4 | Kimia Farma Oralit 200 | ![]() | Bisa dikonsumsi oleh balita sampai remaja | Serbuk | BPOM GBL9712515723A1 | 1-12 tahun | ||||
5 | Ifars Lecozinc Syrup|Botol 60 ml | ![]() | Melengkapi pengobatan diare anak di bawah 5 tahun | Sirop | BPOM DTL1609224137A1 | 2 bulan sampai 5 tahun | ||||
6 | Novapharin Zinc Sulfate Monohydrate Tablet | ![]() | Meningkatkan imunitas agar diare tidak berulang | Tablet | BPOM GTL2034013781A1 | 2 bulan sampai 5 tahun | ||||
7 | Abbott Pedialyte|Botol 500 ml | ![]() | Cegah dehidrasi ringan sampai sedang akibat diare | Sirop | BPOM DBL1000203835A1 | Di bawah 1 tahun hingga di atas 12 tahun | ||||
8 | Darya Varia Laboratoria DaryaZinc Syrup|Botol 60 ml | ![]() | Persingkat kondisi diare pada anak berkat kandungan zinc | Sirop | BPOM DTL1204521037A1 | 2 bulan hingga 5 tahun | ||||
9 | Novell Pharmaceutical Orezinc Sirup|Botol 60 ml | ![]() | Mengganti cairan tubuh dan mencegah dehidrasi berat pada anak setelah diare | Sirop | BPOM DTL1233527637A1 | 6 bulan hingga 5 tahun | ||||
Novell PharmaceuticalLacto-B | Dus isi 10 saset
Kombinasi bakteri baik dan berbagai vitamin untuk pengobatan diare
Kami merekomendasikan produk ini untuk mengatasi diare pada anak yang berusia 1-12 tahun. Dalam suplemen probiotik ini, terdapat tiga jenis bakteri baik, yaitu Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus.
Ketiga jenis bakteri tersebut akan bersama-sama menghambat pertumbuhan bakteri jahat penyebab diare. Tidak hanya itu, produk ini juga dilengkapi dengan aneka vitamin. Jadi, Anda dapat memenuhi kembali kebutuhan vitamin anak yang mungkin terbuang karena sering buang air besar.
| Bentuk sediaan | Serbuk |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM SI222035331 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | 1-12 tahun |
InterbatInterlac Drops | Botol 5 ml
Redakan diare serta nyeri perut yang mungkin timbul
Sakit perut merupakan salah satu gejala yang lazim muncul ketika anak diare. Beberapa anak bahkan mengalami kolik atau kejang perut ketika diare. Nah, suplemen probiotik ini dapat menjadi pertimbangan bila anak Anda menderita diare yang disertai nyeri perut.
Manfaat tersebut dapat dirasakan oleh anak sebab produk ini mengandung Lactobacillus reuteri. Berbagai penelitian membuktikan jenis bakteri baik ini mampu meredakan diare, termasuk yang disebabkan oleh virus. Tidak hanya itu, bakteri tersebut juga dapat mengurangi kolik secara signifikan.
| Bentuk sediaan | Sirop |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM SI114602931 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | 0-12 bulan |
Menjaga keseimbangan bakteri baik dalam tubuh untuk mencegah diare
Produk ini mengandung Lactobacillus acidophilus, salah satu bakteri baik di saluran pencernaan. Lactobacillus acidophilus akan menjaga tingkat keasaman saluran cerna sehingga bakteri penyebab infeksi sulit hidup. Selain itu, obat diare ini juga mengandung banyak bakteri lainnya. Di antaranya adalah Lactobacillus casei, Lactobacillus salivarius, Bifidobacterium infantis, Bifidobacterium lactis, Bifidobacterium longum, dan Lactococcus lactis.
Produk yang bisa dikonsumsi anak usia 1-2 tahun ini dapat diandalkan untuk mengatasi diare yang diduga akibat oleh infeksi bakteri. Sambil mengatasi diare, suplemen probiotik ini juga turut meningkatkan kesehatan pencernaan anak dengan menjaga keseimbangan bakteri baik dalam tubuh.
| Bentuk sediaan | Serbuk |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM SI074225431 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | 1-2 tahun |
Bisa dikonsumsi oleh balita sampai remaja
Bagi Anda yang memiliki beberapa anak dengan usia berbeda-beda, sediakanlah Oralit dalam kotak obat Anda. Larutan oralit yang satu ini dapat dikonsumsi oleh anak mulai usia di bawah 1 tahun hingga 12 tahun. Hanya saja dosisnya harus dibedakan, ya! Dengan begitu, Anda tidak harus menyediakan produk yang beragam sesuai dengan usia. Jadi, saat kakak ataupun adik mengalami diare, Anda selalu siap dengan larutan garam elektrolit untuk mencegah dehidrasi.
| Bentuk sediaan | Serbuk |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM GBL9712515723A1 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | 1-12 tahun |
IfarsLecozinc Syrup | Botol 60 ml
Melengkapi pengobatan diare anak di bawah 5 tahun
Pemberian zinc secara berkelanjutan sekalipun diare telah reda bisa mengurangi anak terkena diare kembali dalam waktu 2-3 bulan. Terutama untuk anak balita, Anda membutuhkan zinc supaya mereka tidak rentan terkena diare. Lecozinc bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melindungi bayi Anda dari diare.
Obat dalam bentuk sirup ini disarankan untuk diberikan pada anak di bawah 5 tahun. Selain itu, disarankan pula untuk diberikan bersamaan dengan obat jenis oralit untuk mengurangi tingkat keparahan dehidrasi akibat diare.
| Bentuk sediaan | Sirop |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM DTL1609224137A1 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | 2 bulan sampai 5 tahun |
NovapharinZinc Sulfate Monohydrate Tablet
Meningkatkan imunitas agar diare tidak berulang
Obat ini berguna untuk mengatasi defisiensi zinc yang hilang ketika anak terkena diare. Dengan mengonsumsi obat ini, proses penyembuhan diare akan lebih cepat. Selain itu, imunitas tubuh anak juga meningkat sehingga dapat mencegah diare berulang pada tubuh anak. Meski dalam bentuk tablet, obat ini tetap bisa dikonsumsi oleh anak-anak dengan cara dihaluskan terlebih dahulu.
| Bentuk sediaan | Tablet |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM GTL2034013781A1 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | 2 bulan sampai 5 tahun |
Cegah dehidrasi ringan sampai sedang akibat diare
Kunci dalam perawatan diare pada anak adalah memastikan si kecil tidak mengalami dehidrasi. Maka dari itu, kami merekomendasikan Pedialyte untuk mencegah dehidrasi pada anak yang sedang diare. Perlu dipahami, air saja tidak cukup untuk menghindarkan buah hati Anda dari dehidrasi.
Oleh karena itu, larutan garam elektrolit seperti produk ini dibutuhkan oleh anak ketika diare menyerang. Anda tidak perlu khawatir anak keberatan meminumnya sebab selain tersedia rasa original, ada juga rasa bubble gum yang enak.
| Bentuk sediaan | Sirop |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM DBL1000203835A1 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | Di bawah 1 tahun hingga di atas 12 tahun |
Darya Varia LaboratoriaDaryaZinc Syrup | Botol 60 ml
Persingkat kondisi diare pada anak berkat kandungan zinc
Umumnya, diare akan reda dalam waktu beberapa hari. Namun, karena diare erat sekali dengan risiko dehidrasi, Anda perlu mengusahakan supaya anak pulih sesegera mungkin. Penelitian membuktikan pemberian zinc bersama dengan ORS efektif untuk meringankan diare.
Karena itu, untuk mempersingkat durasi diare pada anak, Anda dapat memberikan produk ini bersama dengan larutan oralit. Pastikan Anda memberikan produk ini selama 10 hari berturut-turut, walaupun si kecil sudah tidak diare.
| Bentuk sediaan | Sirop |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM DTL1204521037A1 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | 2 bulan hingga 5 tahun |
Novell PharmaceuticalOrezinc Sirup | Botol 60 ml
Mengganti cairan tubuh dan mencegah dehidrasi berat pada anak setelah diare
Meski anak sudah tidak diare, pemberian zinc tetap diperlukan untuk mencegah diare kembali berulang dalam waktu 2-3 bulan. Terlebih lagi, setelah diare biasanya badan anak masih lemas akibat kehilangan cairan tubuh. Anda bisa memberikannya obat ini untuk menggantikan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi berat terjadi. Berikan selama 10 hari berturut-turut untuk mengurangi keterulangan diare akut hingga 20%.
| Bentuk sediaan | Sirop |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM DTL1233527637A1 |
| Kandungan elektrolit | |
| Kandungan probiotik | |
| Kandungan zinc | |
| Rentang usia | 6 bulan hingga 5 tahun |
5 Rekomendasi Obat Diare Anak terbaik
No. 1: Novell Pharmaceutical|Lacto-B |Dus isi 10 saset
No. 2: Interbat|Interlac Drops |Botol 5 ml
No. 3: Lapi Laboratories|L-Bio
No. 4: Kimia Farma|Oralit 200
No. 5: Ifars|Lecozinc Syrup|Botol 60 ml
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.