10 Rekomendasi Laptop untuk Editing Video Terbaik [Ditinjau oleh Tech Enthusiast] (Terbaru Tahun 2026)
Laptop untuk editing video membutuhkan spesifikasi tertentu agar proses editing jadi lancar. Tak heran jika harga laptop untuk edit video ini cukup mahal. Laptop untuk edit video di bawah 10 juta saja masih masuk dalam entry level. Spesifikasi laptop untuk editing video ini biasanya menekankan pada kualitas layar, GPU, prosesor, dan lainnya. Merek laptop yang bagus pun beragam, seperti ASUS, Apple, dan Lenovo.
Untuk membantu Anda, kami akan menjelaskan cara memilih laptop untuk editing video. Cara memilih ini kami susun bersama tech enthusiast, M Ali Murtadho dan Indra Setia Hidayat. Kami juga akan memberikan rekomendasi laptop untuk editing video terbaik. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak sampai selesai!
Highlight Laptop untuk Editing Video Teratas
Lenovo

Nikmati multitasking lancar bebas bottleneck dengan akselerasi editing yang tinggi
Acer Manufacturing Indonesia

Warnai konten sinematik lewat OLED 3K yang tajam bertenaga AI
ASUSTeK Computer

Workflow keratif makin efektif dengan layar berfitur sentuh

M. Ali Murtadho adalah content creator gadget dan komputer sejak 2018 dengan kanal "Ali Murtadho Gadget" yang sudah ditonton jutaan kali di TikTok. Alumni Effion Creator School, YouTube NextUp, dan dan TikTok Educreator Academy ini menghadirkan konten review smartphone, laptop, kamera, dan aksesori berbasis riset mendalam. Dedikasi di dunia pendidikan sebagai pengajar membantunya menyajikan konten teknologi yang mudah dipahami. Komitmennya adalah membuat teknologi yang kompleks menjadi relevan dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Indra Setia Hidayat (Mang Udok) adalah penggiat teknologi yang aktif menulis dan menjadi bagian dari tim redaksi di situs teknologi Murdockcruz.com dengan pengalaman 20+ tahun di dunia PC. Spesialisasi dalam perkembangan teknologi dilandasi keahlian mendalam yang diperoleh selama dua dekade membuatnya dikenal piawai dalam mengulas perangkat keras. Dengan konsistensinya dalam membagikan analisis teknologi terkini, tulisan-tulisan Mang Udok yang tajam menjadi rujukan wajib bagi tech enthusiast di Indonesia.

Gigih Prayitno adalah content planner di mybest Indonesia sejak 2024 yang berfokus pada segmen perangkat elektronik, travel, dan DIY tools. Sebelumnya, Gigih bekerja sebagai reporter online di Tribun Travel selama 2 tahun+ serta pernah menjadi kontributor di Kompasiana dan IDN Community. Berbekal pengalamannya meriset informasi yang tepercaya, saat ini Gigih aktif menyusun cara memilih dalam artikel serta melakukan riset produk yang dibutuhkan user agar pembaca mendapatkan informasi yang akurat dan relevan.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa perbedaan laptop untuk video editing dan untuk gaming?

Perbedaan paling mencolok ada di layarnya. Laptop untuk editing video umumnya menonjolkan color gamut-nya, sedangkan layar laptop gaming lebih fokus menonjolkan refresh rate-nya.

Spesifikasi laptop untuk video editing dan laptop untuk gaming memang mirip. Bahkan, banyak yang memakai laptop gaming untuk kebutuhan editing video. Salah satu perbedaan spesifikasi yang signifikan adalah layar laptopnya. Laptop untuk editing video sebaiknya memiliki layar dengan color gamut sRGB 100% untuk akurasi warna yang presisi saat color grading. Sementara itu, layar laptop gaming memprioritaskan refresh rate-nya agar pergerakan gambar saat main game tidak patah-patah.
Karena dirancang untuk kelancaran bermain game, laptop gaming biasanya dibekali GPU dedicated agar performa grafisnya tinggi. Selain itu, didukung pula dengan sistem pendinginan yang lebih agresif untuk mendukung game berat. Di sisi lain, laptop editing dirancang untuk kenyamanan saat editing. Selain layar dengan akurasi warna yang tinggi, laptop editing juga dibekali processor multi-core yang kuat. Ada pula RAM besar dan kapasitas storage besar untuk rendering, multitasking, dan pengolahan konten visual yang lebih nyaman.
Cara memilih Laptop untuk Editing Video
Memilih laptop untuk editing video memerlukan perhatian khusus pada performa dan kelengkapan fitur yang mendukung proses kreatif Anda. Pastikan laptop memiliki spesifikasi ideal, port yang lengkap, serta kompatibel dengan software editing yang digunakan. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan, baik itu MacBook Pro untuk ekosistem Apple maupun laptop gaming terjangkau di bawah 10 juta.
Cek spesifikasi laptop yang ideal untuk pekerjaan editing video
Untuk menjalankan software editing, melakukan color grading, membuat transisi, dan lainnya, dibutuhkan laptop dengan spesifikasi tertentu. Silakan simak poin berikut ini untuk lebih jelasnya.
Color gamut layar sRGB 100% untuk akurasi warna yang presisi

Gamut warna sRGB 100% penting agar hasil warna dari video yang diedit serta preview editing-nya tetap akurat dan konsisten.

Layar laptop dengan gamut warna sRGB 100% penting untuk editing video agar warna tampil akurat, presisi, dan sesuai aslinya. Gamut warna sRGB 100% ini penting untuk kebutuhan color grading sehingga tone, kontras, dan detail warna tetap tepat, serta hasil render tidak berubah. Jika menggunakan layar dengan gamut di bawah 100%, warna bisa terlihat tidak akurat, terlalu jenuh, atau kurang natural saat ditonton di perangkat lain.
GPU dedicated dengan minimal VRAM 4 GB agar pemrosesan gambar yang lancar

Dengan adanya GPU dedicated dengan VRAM 4 GB ke atas, proses pengolahan visual saat mengedit video jadi lebih cepat dan minim lag.

GPU seperti NVIDIA GeForce GTX 1650 atau AMD Radeon RX 6500M memiliki VRAM 4 GB. Kapasitas VRAM ini sudah cukup untuk editing dasar hingga menengah, termasuk video Full HD dan 4K ringan. Namun, untuk proyek lebih berat, sebaiknya pilih GPU dengan VRAM lebih besar.

Laptop lama dengan GPU 4 GB seperti GTX 1650 sudah cukup buat editing foto atau video ringan. Spesifikasi tersebut sudah bisa menampung data tekstur dan gambar dengan lancar. Namun, perlu dicatat, bukan hanya VRAM, performa juga ditentukan dari jenis GPU, kecepatan memori, dan dukungan software yang dipakai.
Prosesor Intel Core i7/Ryzen 7, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB untuk kinerja editing yang optimal

Spesifikasi tersebut penting untuk menjalankan software editing dengan lancar serta mempercepat proses booting dan menyimpan banyak footage dan aset.

Sementara itu, RAM 16 GB diperlukan agar software editing, seperti Adobe Photoshop atau Premiere bisa lancar tanpa cepat penuh. Di sisi lain, memori internal SSD 512 GB memberi kecepatan baca/tulis tinggi, booting cepat, file besar cepat dibuka, serta ruang lega untuk menyimpan proyek editing. Rekomendasi laptop Core i7 terbaik dapat Anda lihat melalui tautan berikut.
Jika terbiasa dengan ekosistem Apple, direkomendasikan MacBook Pro

Performa MacBook Pro lebih optimal untuk video editing profesional dengan banyak layer dan animasi. Sementara itu, MacBook Air ideal untuk editing ringan seperti vlog atau video pendek.

Karena ekosistemnya yang lebih eksklusif dan aman, MacBook banyak direkomendasikan untuk kebutuhan-kebutuhan desain dan kreatif. Untuk video editing, utamakan MacBook Pro yang lebih optimal dibandingkan MacBook Air. Prosesor bertenaga, sistem pendingin, dan GPU kuat membuat MacBook Pro lebih andal untuk rendering, multitasking, serta mengolah video beresolusi tinggi. Hal ini berkat chip Apple Silicon yang digunakan, yakni M1 Pro, M2 Pro, atau M3 Pro.
Layar MacBook Pro juga dibekali teknologi Liquid Retina XDR yang menawarkan kecerahan tinggi dan kontras luar biasa. Akurasi warnanya juga presisi, terutama dengan penggunaan profil warna P3-D65. Sebaliknya, teknologi True Tone akan menyesuaikan warna dan intensitas dengan cahaya sekitar, sehingga sebaiknya dimatikan saat mengedit. Teknologi ini lebih pas diaktifkan untuk menonton film.

MacBook Air tetap bisa digunakan untuk editing ringan seperti vlog atau video pendek, terlebih yang dibekali prosesor M2 atau M3. Secara harga, MacBook Air lebih murah dan bobotnya juga lebih ringan. Namun, tanpa kipas pendingin dan GPU terbatas, performanya kurang ideal untuk proyek profesional.
Jika mencari laptop editing video di bawah 10 juta, prioritaskan laptop gaming

Laptop gaming sudah memiliki spesifikasi yang cukup untuk video editing. Namun, tetap cek GPU yang dipasang pada laptop tersebut.

Sebenarnya cukup sulit menemukan laptop untuk editing video yang bagus dengan harga di bawah 10 juta. Meski demikian, Anda masih bisa mencoba mencari laptop gaming yang harganya mirip. Secara performa, laptop gaming bisa dipakai untuk untuk editing video. Jangan lupa juga untuk mengecek GPU yang dipakai. Hindari laptop dengan GPU integrated saja. Sebaiknya laptop tetap dilengkapi dengan GPU dedicated. Tipe GPU ini ditandai tulisan NVIDIA atau AMD dilanjutkan dengan rangkaian angka seperti NVIDIA RTX 2050.

Laptop gaming dengan RTX 2050 dinilai cukup menarik karena harganya masih 9-10 juta, tetapi sudah memakai GPU dedicated. Alhasil, laptop dengan RTX 2050 bisa dipakai untuk e-sports atau game AAA ringan pada setting menengah. Selain itu, laptop dengan kartu grafis tersebut cukup untuk editing foto dan video ringan. Namun, karena keterbatasan pada VRAM 4 GB, kartu grafis tersebut kurang optimal untuk game AAA terbaru pada setting tinggi.
Pastikan laptop memiliki port lengkap seperti HDMI, USB-A, USB-C, dan audio jack 3.5

Supaya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli adaptor atau hub, pastikan laptop memiliki port yang sesuai dengan perangkat yang sering dipakai.

Port yang umumnya dibutuhkan video editor antara lain adalah HDMI untuk monitor eksternal serta USB-A atau USB-C untuk mouse dan storage. Audio jack juga penting bagi video editor, baik yang bekerja di rumah atau di cafe, untuk dihubungkan dengan headset. Hal ini karena headset berkabel lebih baik untuk monitoring suara secara real time dibandingkan headset Bluetooth yang memiliki sedikit delay.

Jika memungkinkan, prioritaskan laptop dengan jenis port yang banyak karena biasanya workflow editing membutuhkan sambungan ke banyak perangkat sekaligus. Misalnya, HDMI atau Thunderbolt untuk monitor eksternal agar warna lebih akurat. Lalu, SD card reader untuk transfer file kamera yang cepat. Selain itu, USB-A/USB-C untuk storage tambahan dan jack audio untuk monitoring suara. Dengan port yang banyak, Anda pun tak harus memakai dongle tambahan sehingga lebih praktis jika bekerja secara mobile.
Peringkat Laptop untuk Editing Video Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Operating system | Processor | Jumlah core | GPU | Jenis RAM | Kapasitas RAM | Upgradeable RAM | Jenis storage | Kapasitas storage | Upgradeable SSD | Color gamut | Ukuran layar | Resolusi layar | Cooling system | ||||
1 | Lenovo Lenovo|Legion Pro 5 16|16IRX10 | ![]() | Windows 11 | Intel Core i9-14900HX | 24 core | NVIDIA GeForce RTX 5060 | DDR5 | 32 GB | SSD | 1 TB | 100% DCI-P3 | 16 inci | WQXGA (2.560 x 1.600) | ||||
2 | Apple Apple|MacBook Pro M5 | ![]() | macOS Sequoia | Apple M5 | 10 core | Integrated Apple M5 Graphics | Unified memory | 16 GB | SSD | 1 TB | P3 | 14.2 inci | XDR (3.024 x 1.964) | ||||
3 | Acer Manufacturing Indonesia Acer Swift Go|SFG14 | ![]() | Windows 11 | AMD Ryzen AI 7 350 | 8 core | AMD Radeon 860M | LPDDR5x | 32 GB | SSD | 1 TB | 100% DCI-P3 | 14 inci | 3K (2.880 x 1.800) | ||||
4 | ASUSTeK Computer ASUS|Zenbook 14 OLED|UX3405CA | ![]() | Windows 11 Home | Intel Core Ultra 9 Processor 285H | 16 core | Integrated Intel Arc Graphics | LPDDR5x | 32 GB | SSD | 1 TB | 100% DCI-P3 | 14 inci | 3K (2.880 x 1.800) | ||||
5 | Acer Manufacturing Indonesia Acer Nitro 16S|ANV16S-71-70XH | ![]() | Windows 11 Home | Intel Core 7 processor 240H | 10 core | NVIDIA GeForce RTX 5060 | DDR5 | 16 GB | SSD | 512 GB | sRGB 100% | 16 inci | WQXGA (2.560 x 1.600) | ||||
6 | Micro-star International MSI|Venture 14 AI|A1MG | ![]() | Windows 11 Home | Intel Core Ultra 7 processor 155H | 16 core | Intel Arc graphics | DDR5 | 8 GB | SSD | 1 TB | 100% DCI-P3 | 14 inci | 2.8K (2880x1800) | ||||
7 | Lenovo Lenovo|IdeaPad Slim 5i|14IMH9 | ![]() | Windows 11 | Intel Core Ultra 7 155H | 16 core | Integrated Intel Arc Graphics | LPDDR5x | 16 GB | SSD | 512 GB | 100% DCI-P3 | 14 inci | WUXGA (1.920 x 1.200) | ||||
8 | HP HP|Envy X360 14|FA0888AU | ![]() | Windows 11 Home | AMD Ryzen 7 8840HS | 8 core | AMD Radeon Graphics | LPDDR5 | 32 GB | SSD | 1 TB | 100% DCI-P3 | 14 inci | 2.8K (2.880 x 1.800) | ||||
9 | Transsion Holdings Tecno Megabook S14 | ![]() | Windows 11 Home | Intel Core Ultra 7 155H | 16 core | Integrated Intel Arc Graphics | LPDDR5x | 16 GB | SSD | 1 TB | 100% sRGB | 14 inci | 2.8K (2.880 x 1.800) | ||||
10 | Tera Data Indonusa Axioo Pongo 760 Gen 2 | ![]() | Windows | Intel Core i7-13620H | 10 core | NVIDIA GeForce RTX 4060 | DDR4 | 16 GB (2 x 8GB) | SSD | 512 GB | sRGB 100% | 15.6 inci | FHD (1.920 x 1.080) | ||||
LenovoLenovo | Legion Pro 5 16 | 16IRX10
| GPU | NVIDIA GeForce RTX 5060 |
|---|---|
| Color gamut | 100% DCI-P3 |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Nikmati multitasking lancar bebas bottleneck dengan akselerasi editing yang tinggi
- Ditenagai prosesor Intel Core i9-14900HX untuk multitasking yang lancar tanpa kendala bottleneck
- Dibekali kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5060 untuk akselerasi editing dan preview lebih mulus
- Menggunakan layar WQXGA 240Hz yang dapat tampilkan gerakan halus ketika scrub timeline
- Mendukung color grading yang lebih akurat dan profesional dengan standar gamut 100% DCI-P3
| Operating system | Windows 11 |
|---|---|
| Processor | Intel Core i9-14900HX |
| Jumlah core | 24 core |
| Jenis RAM | DDR5 |
| Kapasitas RAM | 32 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 1 TB |
| Ukuran layar | 16 inci |
| Resolusi layar | WQXGA (2.560 x 1.600) |
| Cooling system |
AppleApple | MacBook Pro M5
| GPU | Integrated Apple M5 Graphics |
|---|---|
| Color gamut | P3 |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Super efisien untuk dukung kerja kreatif mobile Anda
- Menggunakan chip Apple M5 responsif untuk editing video harian yang cepat dan stabil
- Didukung GPU 10-core guna hasilkan playback mulus ketika mengolah visual kreatif
- Dibekali layar liquid retina XDR 14 inci untuk tampilan detail dan warna yang memukau
- Didesain ringkas dengan baterai yang tahan 24 jam, ideal untuk kerja kreatif mobile Anda
| Operating system | macOS Sequoia |
|---|---|
| Processor | Apple M5 |
| Jumlah core | 10 core |
| Jenis RAM | Unified memory |
| Kapasitas RAM | 16 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 1 TB |
| Ukuran layar | 14.2 inci |
| Resolusi layar | XDR (3.024 x 1.964) |
| Cooling system |
Acer Manufacturing IndonesiaAcer Swift Go | SFG14
| GPU | AMD Radeon 860M |
|---|---|
| Color gamut | 100% DCI-P3 |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Warnai konten sinematik lewat OLED 3K yang tajam bertenaga AI
- Ditenagai prosesor Ryzen 7 AI 350 yang kuat untuk editing modern berbasis AI
- Menggunakan layar OLED 3K dengan tampilan tajam serta kontras memukau
- Dibekali RAM 32 GB yang lancar untuk layering video dan multitasking editing
- SSD 1 TB-nya bikin Anda leluasa saving footage ukuran besar dan beresolusi tinggi
| Operating system | Windows 11 |
|---|---|
| Processor | AMD Ryzen AI 7 350 |
| Jumlah core | 8 core |
| Jenis RAM | LPDDR5x |
| Kapasitas RAM | 32 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 1 TB |
| Ukuran layar | 14 inci |
| Resolusi layar | 3K (2.880 x 1.800) |
| Cooling system |
ASUSTeK ComputerASUS | Zenbook 14 OLED | UX3405CA
| GPU | Integrated Intel Arc Graphics |
|---|---|
| Color gamut | 100% DCI-P3 |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Workflow keratif makin efektif dengan layar berfitur sentuh
- Didukung oleh chip Intel Core Ultra 9 285H yang kencang untuk rendering berat
- Dibekali RAM sebesar 32 GB guna hasilkan workflow editing yang bebas hambatan
- Dilengkapi SSD 1 TB yang optimal bikin cepat transfer file sekaligus proses booting
- Memakai OLED 3K touchscreen yang tampak detail untuk color grading lebih efektif
| Operating system | Windows 11 Home |
|---|---|
| Processor | Intel Core Ultra 9 Processor 285H |
| Jumlah core | 16 core |
| Jenis RAM | LPDDR5x |
| Kapasitas RAM | 32 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 1 TB |
| Ukuran layar | 14 inci |
| Resolusi layar | 3K (2.880 x 1.800) |
| Cooling system |
Acer Manufacturing IndonesiaAcer Nitro 16S | ANV16S-71-70XH
| GPU | NVIDIA GeForce RTX 5060 |
|---|---|
| Color gamut | sRGB 100% |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Performanya bagus, lancar untuk dipakai editing sekaligus gaming
- Ditenagai chipset Intel Core 7 240H yang responsif untuk editing atau gaming intens
- Didukung RTX 5060 8GB untuk kelancaran rendering dan playback efek berat
- Editing video jadi terasa makin nyaman berkat bantuan layar 16 inci WQXGA
- Dibekali color gamut 100% sRGB, cocok olah warna konten digital secara akurat
| Operating system | Windows 11 Home |
|---|---|
| Processor | Intel Core 7 processor 240H |
| Jumlah core | 10 core |
| Jenis RAM | DDR5 |
| Kapasitas RAM | 16 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 512 GB |
| Ukuran layar | 16 inci |
| Resolusi layar | WQXGA (2.560 x 1.600) |
| Cooling system |
Micro-star InternationalMSI | Venture 14 AI | A1MG
| GPU | Intel Arc graphics |
|---|---|
| Color gamut | 100% DCI-P3 |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Tingkatkan produktivitas dengan laptop editing yang bertenaga
- Ditenagai Intel Core Ultra 7 155H dengan fitur AI Boost guna percepat kinerja editing
- Membuka banyak software dan browser bersamaan bebas lama karena RAM 16 GB
- Booting serta akses file proyek terasa makin cepat karena dukungan SSD 512 GB
- Hasilkan color grading yang presisi berkat gamut 100% DCI-P3 dari panel OLED 14 inci
| Operating system | Windows 11 Home |
|---|---|
| Processor | Intel Core Ultra 7 processor 155H |
| Jumlah core | 16 core |
| Jenis RAM | DDR5 |
| Kapasitas RAM | 8 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 1 TB |
| Ukuran layar | 14 inci |
| Resolusi layar | 2.8K (2880x1800) |
| Cooling system |
Lenovo Lenovo | IdeaPad Slim 5i | 14IMH9
| GPU | Integrated Intel Arc Graphics |
|---|---|
| Color gamut | 100% DCI-P3 |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Didesain slim dan modern dengan tampilan warna yang presisi
- Ditenagai Intel Core Ultra 7 155H untuk kebutuhan editing video yang intens
- Dibekali RAM 16 GB dan SSD 512 GB untuk proses booting jadi makin cepat
- Memakai layar OLED 14 inci yang jernih dengan desain bodi slim dan modern
- Dilengkapi color gamut 100% DCI-P3 guna dukung tampilan warna yang presisi
| Operating system | Windows 11 |
|---|---|
| Processor | Intel Core Ultra 7 155H |
| Jumlah core | 16 core |
| Jenis RAM | LPDDR5x |
| Kapasitas RAM | 16 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 512 GB |
| Ukuran layar | 14 inci |
| Resolusi layar | WUXGA (1.920 x 1.200) |
| Cooling system |
HPHP | Envy X360 14 | FA0888AU
| GPU | AMD Radeon Graphics |
|---|---|
| Color gamut | 100% DCI-P3 |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Mendesain makin fleksibel dengan layar sentuh yang bisa diputar 360°
- Ditenagai oleh Ryzen 7 8840HS ekstra kencang untuk editing video bebas lag
- Didesain sleek dengan layar OLED 2,8K super tajam dan warna yang memikat
- Memiliki fitur layar sentuh dengan engsel yang bisa diputar sampai dengan 360°
- Dibekali stylus pen, dapat dipakai bikin sketsa storyboard dan anotasi secara langsung
| Operating system | Windows 11 Home |
|---|---|
| Processor | AMD Ryzen 7 8840HS |
| Jumlah core | 8 core |
| Jenis RAM | LPDDR5 |
| Kapasitas RAM | 32 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 1 TB |
| Ukuran layar | 14 inci |
| Resolusi layar | 2.8K (2.880 x 1.800) |
| Cooling system |
Transsion HoldingsTecno Megabook S14
| GPU | Integrated Intel Arc Graphics |
|---|---|
| Color gamut | 100% sRGB |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Pilihan bagus untuk editor video dengan mobilitas tinggi
- Ditenagai oleh chipset Intel Core Ultra 7 155H untuk editing yang cepat dan efisien
- Mendukung workflow harian lebih stabil serta lancar berkat RAM 16 GB dan SSD 1 TB
- Menggunakan layar OLED 2,8K 120 Hz dengan detail tampilan yang tajam dan kaya warna
- Memiliki bobot super ringan 899 gr sehingga ideal untuk dibawa syuting ke mana saja
| Operating system | Windows 11 Home |
|---|---|
| Processor | Intel Core Ultra 7 155H |
| Jumlah core | 16 core |
| Jenis RAM | LPDDR5x |
| Kapasitas RAM | 16 GB |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 1 TB |
| Ukuran layar | 14 inci |
| Resolusi layar | 2.8K (2.880 x 1.800) |
| Cooling system |
Tera Data IndonusaAxioo Pongo 760 Gen 2
| GPU | NVIDIA GeForce RTX 4060 |
|---|---|
| Color gamut | sRGB 100% |
- Upgradeable RAM
- Upgradeable SSD
Didukung RAM dual chanel, pengerjaan efek grafis yang berat sekalipun jadi lebih efisien
- Prosesor Intel Core i7-13620H menghadirkan performa kuat untuk rendering dan proses editing intensif
- GPU NVIDIA GeForce RTX 4060 (8 GB, 100W) mempercepat efek grafis, preview, dan encoding video
- Layar IPS 15,6” Full HD 144Hz dengan 100% sRGB menyajikan warna akurat dan tampilan mulus
- RAM dual chanel 16 GB yang dapat ditingkatkan hingga 64 GB serta SSD NVMe 512 GB mendukung multitasking lebih lancar
| Operating system | Windows |
|---|---|
| Processor | Intel Core i7-13620H |
| Jumlah core | 10 core |
| Jenis RAM | DDR4 |
| Kapasitas RAM | 16 GB (2 x 8GB) |
| Jenis storage | SSD |
| Kapasitas storage | 512 GB |
| Ukuran layar | 15.6 inci |
| Resolusi layar | FHD (1.920 x 1.080) |
| Cooling system |
Baca juga rekomendasi laptop untuk berbagai keperluan lainnya di sini
Portabilitasnya membuat laptop menjadi andalan untuk para pekerja maupun pelajar. Berikut ini kami telah menyiapkan rekomendasi laptop untuk berbagai keperluan. Untuk keperluan akademik, ada rekomendasi laptop entry level hingga menengah untuk pelajar dan mahasiswa. Ada juga laptop dengan spek lebih tinggi untuk programming, juga desain grafis. Yuk, buka artikelnya dan temukan laptop yang paling pas untuk mendukung aktivitas Anda!

10 Rekomendasi Laptop untuk Pelajar Terbaik [SD, SMP, SMA, SMK] (Terbaru Tahun 2026)

10 Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa Terbaik [Awet, Anti-Lemot] (Terbaru Tahun 2026)

10 Rekomendasi Laptop untuk Coding Terbaik [Spesifikasi & Harga Lengkap]

10 Rekomendasi Laptop untuk Desain Grafis Terbaik [Spek Tinggi, Warna Presisi]
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.