10 Rekomendasi Light Meter Terbaik
Jika Anda menggeluti dunia fotografi, Anda membutuhkan light meter atau lux meter. Fungsi light meter adalah untuk mengukur tingkat kecerahan cahaya. Alat ini juga digunakan sebagai pengukur cahaya lampu untuk lighting di studio. Pengguna kamera analog ataupun kamera digital akan terbantu olehnya.
Kali ini kami akan berbagi rekomendasi light meter yang bagus dari berbagai merek, seperti Sekonic, KEKS, dan Voigtländer. Beragam jenisnya pun tersedia di pasaran. Misalnya, hot shoe light meter yang kecil dan dapat ditempelkan di atas kamera. Mari simak dahulu cara memilihnya agar Anda mendapatkan light meter terbaik!

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa fungsi light meter?

Light meter dan lux meter adalah alat yang sama. Alat ini digunakan untuk mengukur tingkat intensitas cahaya. Mengingat fotografi mengandalkan cahaya, penting untuk mengetahui intensitas cahaya pada objek yang hendak difoto. Berkat adanya light meter, Anda tidak perlu menebak-nebak kombinasi bukaan diafragma dan shutter speed yang pas di kamera.
Ada dua jenis light meter, yakni light meter analog dan light meter digital. Light meter analog menggunakan dua skala, yaitu skala atas dan skala bawah. Anda harus melihat dua skala tersebut untuk mendapatkan nilai dari tingkat intensitas cahaya. Sementara itu, light meter digital menggunakan sistem digital yang mudah dipahami.
Dalam kehidupan sehari-hari, lux meter berguna untuk mengetahui tingkat penerangan suatu tempat. Biasanya lux meter digunakan di bidang arsitektur dan industri. Produknya dipakai untuk mengetahui tingkat keterangan studio, etalase foto, hingga tempat penetasan telur.
Cara memilih light meter
Agar bisa mendapatkan lux meter yang tepat, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan. Mari simak lebih lanjut penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Pilih tipenya berdasarkan kebutuhan Anda
Light meter dapat dibagi menjadi dua tipe tergantung bagaimana cara mengukur cahayanya, yaitu reflected light dan incident light. Pilihlah tipe light meter dengan mempertimbangkan keterampilan fotografi Anda dan hasil fotonya.
Reflected light: Mudah digunakan dan hasil foto tampak detail

Reflected light meter adalah tipe yang mengukur cahaya yang dipantulkan oleh objek foto. Light meter ini biasanya juga sudah terpasang pada kamera digital. Namun, Anda dapat menangkap cahaya dari berbagai macam objek foto saat digunakan terpisah. Selain itu, Anda dapat menghasilkan foto dengan keindahan yang mendetail.
Meskipun begitu, tipe reflected light mudah dipengaruhi oleh pantulan objek dan bergantung pada objek. Hal tersebut dapat membuat foto yang tampak pada layar menjadi terlalu terang atau buram. Tak heran jika tipe ini agak sulit untuk digunakan. Gunakanlah tipe reflected light untuk memotret lanskap pegunungan yang tenang atau pemandangan malam yang berkilauan.
Incident light: Dapat mengukur cahaya dengan lebih akurat

Tipe incident light akan mengukur cahaya yang mengenai objek secara langsung. Light meter ini bisa mengukur secara akurat dan tidak dipengaruhi pantulan objek. Tipe ini cocok digunakan untuk kebutuhan foto dengan objek yang dekat, seperti foto portrait dengan flash.
Di sisi lain, tipe incident light tidak cocok untuk memotret objek yang jauh. Tipe ini juga tidak cocok untuk memotret binatang yang tidak dapat ditangkap oleh light meter walaupun jaraknya dekat. Hasil gambar bisa jadi biasa saja tergantung bagaimana Anda meletakkan light meter. Jadi, Anda harus mengandalkan rasa dan keterampilan artistik Anda.
Pertimbangkan alat yang memiliki fungsi kedua tipenya

Jika Anda kesulitan menentukan tipe mana yang lebih baik, Anda dapat memilih light meter yang memiliki fungsi kedua tipenya. Anda dapat membeli alat ini dengan harga yang lebih terjangkau daripada membeli tipe reflected light dan incident light saja. Anda pun dapat bersantai saat sedang memotret karena tidak perlu mengganti alatnya satu per satu.
Gunakan produk yang mudah dioperasikan dan digunakan

Anda pastinya akan membawa dan menggunakan light meter bersama Anda saat sedang mengambil gambar. Oleh karena itu, pilihlah light meter yang memiliki bodi kecil dan ringan agar nyaman dibawa-bawa.
Namun, perlu diingat bahwa terdapat beberapa ketidaknyamanan pada produk yang kecil. Contohnya, layarnya sulit dilihat dan dioperasikan. Saat memilih light meter, cobalah memegangnya dan pertimbangkan apakah mudah atau tidak untuk Anda gunakan.
Cari produk yang baterainya sesuai dengan pemakaian Anda

Ada dua jenis sumber daya light meter, yakni baterai charging dan baterai konvensional. Produk dengan baterai charging lebih hemat karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi. Sementara itu, produk dengan baterai konvensional lebih fleksibel untuk Anda yang melakukan pemotretan di outdoor.
Anda tidak perlu membeli baterai litium berkapasitas besar. Hal itu karena light meter hanya akan digunakan dalam waktu yang singkat saat pengambilan gambar. Jadi, alat ini tidak membutuhkan masa pemakaian baterai yang lama.
10 Rekomendasi light meter terbaik
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | |
|---|---|---|---|---|
1 | Smart Sensor Digital Lux Meter|AS803 Smart Sensor | ![]() | No.1 | |
2 | Krisbow Light Meter Digital 40.000 Lux Krisbow | ![]() | No.2 | |
3 | LiteMaster PRO Light Meter|L-478D Sekonic | ![]() | No.3 | |
4 | VC Meter II Voigtländer | ![]() | No.4 | |
5 | KM02 KEKS | ![]() | No.5 | |
6 | TTArtisan Light Meter Denka Pratama Indonesia | ![]() | No.6 | |
7 | UNI-T Digital Luxmeter |UT383 Uni-Trend Technology | ![]() | No.7 | |
8 | Sekonic Studio Deluxe III|L-398A Sekonic | ![]() | No.8 | |
9 | Lux Meter|SW-582 SNDWAY | ![]() | No.9 | |
10 | Split Type Lux Meter|GM1030 Benetech | ![]() | No.10 |

Smart SensorSmart Sensor Digital Lux Meter | AS803
Kelebihan:
Kekurangan:
Produk ini adalah light meter pertama di dunia yang menggunakan panel LCD sentuh berwarna. Ukuran yang lebih kecil dan bobot yang lebih ringan dari model konvensional sekaligus desain ergonomis membuatnya mudah untuk dipegang. Produk ini akan pas bagi Anda yang ingin menggunakan fungsi kamera secara maksimal.
Anda dapat memanfaatkan kamera secara maksimal dengan mendaftarkan profil eksposur dari kamera menggunakan Data Transfer Software yang sudah disertakan. Dengan fitur tersebut, Anda dapat menyinari dan memutuskan posisi pengambilan gambar sambil melihat profil eksposur.
Kelebihan:
Kekurangan:
Produk Voigtländer ini mengedepankan kesatuan dengan kamera dan mengadopsi desain datar dengan ketebalan 13 mm. VC Meter II bahkan kompatibel saat dipasang ke kamera klasik. Produk ini menggunakan jenis fixed point matching dengan LED sehingga memiliki visibilitas tinggi dan pengoperasian yang intuitif.
Light meter kamera ini dapat digunakan dengan pengaturan prioritas apertur atau kecepatan rana. Ia dapat mengukur nilai EV 1 dan mendukung pemotretan dalam ruangan. Voigtländer VC Meter II bisa digunakan juga pada malam hari. Produk ini merupakan salah satu light meter terbaik untuk Anda yang suka mengambil gambar dengan menggunakan cahaya alami.
Kelebihan:
Kekurangan:
Produk KEKS ini menjadi pilihan untuk Anda yang mencari rekomendasi light meter dengan baterai awet. Anda juga tidak perlu menyiapkan bujet tambahan saat baterainya habis. Dalam sekali full charging, light meter kamera ini bisa tahan dipakai selama 20 jam. Keunggulan lainnya adalah dapat dipasang di kamera sehingga bisa menampilkan rekomendasi eksposur yang ideal.
Kelebihan:
Kekurangan:
Jika Anda ingin mendapatkan gambar dengan pencahayaan yang ideal, Anda perlu mengatur ISO, aperture, dan shutter speed kamera. Apabila Anda masih bingung mengatur tiga elemen itu, Anda bisa memilih light meter kamera ini. Produk ini menggunakan konsep three dials untuk membantu Anda menemukan nilai ISO, aperture, dan shutter speed yang ideal. TTArtisan Light Meter akan cocok untuk Anda yang baru serius menggunakan kamera.
Uni-Trend TechnologyUNI-T Digital Luxmeter | UT383
Kelebihan:
Kekurangan:
Studio Deluxe III termasuk pengukur analog yang masih populer. Light meter Sekonic ini terlihat cocok dengan kamera tua dengan desain hangat dan klasiknya. Menggunakan sensor cahaya amorf sebagai elemen penerima cahaya, produk ini tidak membutuhkan baterai untuk dioperasikan.
Light meter kamera analog ini dapat membaca nilai eksposur secara cepat dengan mencocokkan pengaturan apertur lensa dan ISO ke dial ring. Makin sering menggunakannya, maka Anda akan cepat terbiasa dengan dasar-dasar eksposur. Produk ini direkomendasikan bagi Anda yang ingin belajar fotografi dengan sungguh-sungguh.
Kelebihan:
Kekurangan:
Jika Anda mencari rekomendasi lux meter yang lebih tangguh, produk ini bisa dipertimbangkan. SNDWAY Lux Meter SW-582 memiliki fall off protection yang menjaganya tetap aman saat jatuh dari ketinggian 1 meter. Dengan begitu, Anda dapat merasa lebih aman saat membawa lux meter ini untuk pemotretan outdoor. Display layar LCD-nya juga jernih sehingga Anda bisa melihat jelas tingkat intensitas cahaya di daerah yang akan Anda potret.
Kelebihan:
Kekurangan:
Benetech GM1030 bisa menjadi lux meter terbaik untuk dipilih bila Anda mencari produk yang multifungsi. Selain menjadi alat untuk mengukur tingkat intensitas cahaya, produk ini bisa digunakan untuk mengukur suhu. Kami merekomendasikan alat ini untuk Anda yang sering memotret di daerah yang dingin, seperti dataran tinggi atau pegunungan. Saat suhu udara terlalu dingin, Anda bisa melindungi kamera Anda agar tidak mengembun.
Cara menggunakan light meter untuk fotografi

Bagi pemula, cara menggunakan light meter mungkin agak membingungkan. Hal ini karena penggunaan reflected light meter dan incident light meter berbeda. Kami akan menjelaskannya pada poin berikut.
- Reflected light meter
- Incident light meter
Baca juga rekomendasi produk pendukung fotografi lainnya disini
Jika Anda ingin lebih mendalami fotografi, light meter bukanlah satu-satunya alat yang akan Anda butuhkan. Anda juga perlu mempunyai alat dan aksesori fotografi lainnya untuk mengambil gambar. Yuk, cek artikel-artikel lainnya di bawah ini!
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.













































