Kebutuhan rumah tangga
Elektronik rumah tangga
Komputer & laptop
Kamera
Perawatan tubuh & kecantikan
Kesehatan
Makanan & minuman
Peralatan dapur
Fashion wanita
Fashion pria
Fashion anak
Ibu & anak
Interior & furnitur
Hobi
Outdoor & sports
DIY & tools
Perawatan hewan
Buku
Peralatan kantor & alat tulis
Otomotif
Perlengkapan pesta & hadiah
Handphone & tablet
Gaming
Program & aplikasi
Travelling
Kali ini, kami akan berbagi cara memilih dan merekomendasikan cooling pad laptop terbaik. Merk cooling pad seperti Rexus, Soru, dan Deepcool bisa jadi pilihan Anda. Artikel ini telah ditinjau oleh software engineer kami, Yosua Surojo. Selamat menyimak!
Yosua Surojo adalah lulusan Fisika, Universitas Indonesia yang pernah memimpin Tim Robot Terbang, sub-tim dari Tim Robotika Universitas Indonesia. Timnya pernah meraih juara satu pada Kontes Robot Terbang Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi pada 2015 dan 2016. Sekarang Yosua bekerja sebagai software engineer di sebuah perusahaan startup, Datasaur. Datasaur berfokus pada produk berupa labeling tools untuk membuat sebuah program kecerdasan buatan (AI). Sebelumnya, ia bekerja di perusahaan bidang kecerdasan buatan dengan produk OCR (Optical Character Recognition). OCR dapat mempercepat pemrosesan dokumen data diri ataupun finansial.
Yustisia Putri, akrab dipanggil Yusti, adalah mahasiswa Fakultas Psikologi dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Berkat keahliannya dalam menulis, ia pernah bekerja paruh waktu sebagai guru les privat. Semasa kuliah, ia juga aktif dalam organisasi jurnalistik dan paduan suara. Kini, ia bekerja sebagai freelance content writer di mybest Indonesia sembari berkuliah. Dalam waktu senggangnya, ia senang bermain game di komputer dan laptop. Yusti juga pernah merakit komputer dan memiliki pemahaman yang cukup tentang komputer. Selain itu, Yusti juga hobi menyanyi dan mengolah musik di komputer. Yusti pun sering menghabiskan waktu di depan komputernya untuk bermain game dan mengedit lagu.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Daftar isi
Kinerja laptop yang panas tentu tidak akan sesuai dengan ekspektasi Anda. Masalah ini bisa diatasi dengan menggunakan cooling pad laptop. Produknya dapat menurunkan suhu laptop dengan mengembuskan angin atau menarik udara panas.
Laptop yang panas disebabkan oleh berbagai faktor. Dalam situasi-situasi berikut, cooling pad akan berperan vital.
Tergantung dari produknya, laptop akan mengalami overheat pada suhu 90–105 °C. Laptop dapat gagal berfungsi atau bahkan rusak total jika terus-terusan digunakan dalam kondisi panas. Nah, cooling pad dapat menjaga suhu ideal untuk laptop, yakni di bawah 70 °C. Jadi, gunakanlah cooling pad agar umur pemakaian laptop Anda bisa lebih lama.
Setiap laptop memiliki mekanisme sirkulasi udara yang bertujuan untuk menjaga laptop dari overheating. Akan tetapi, tidak semua desain sirkulasi udara tersebut dapat bekerja menjaga suhu laptop dengan optimal. Hal ini terlebih ketika laptop bekerja untuk task yang menuntut performa tinggi. Cooling pad akan membantu laptop Anda untuk menjaga sirkulasi udara yang optimal agar suhu laptop tidak terlalu panas.
Produk yang beredar di pasaran sudah bervariasi. Supaya tidak salah membeli, kami akan membahas hal-hal terkait cara memilih cooling pad laptop yang perlu Anda ketahui.
Pertimbangkan ukuran cooling pad yang sesuai dengan ukuran laptop Anda. Jika Anda menggunakan cooling pad laptop yang terlalu kecil, dampak sirkulasi udara yang dibantu olehnya tidak akan terasa signifikan.
Selain itu, memasang cooling pad yang terlalu kecil akan membuat Anda tidak nyaman ketika menggunakan laptop. Laptop Anda akan sering bergeser, terutama ketika mengetik.
Pada umumnya, cooling pad bekerja dengan cara mengirimkan angin ke laptop dari kipas yang berputar. Performa pendinginan ini tergantung dari jumlah dan posisi kipas serta arah embusan angin. Jadi, jangan lupa untuk memeriksanya dengan saksama, ya!
Periksalah posisi dan jumlah saluran udara yang ada di laptop Anda. Setelah itu, pilihlah produk dengan jumlah dan tata letak kipas yang sesuai dengan saluran udara tersebut. Cooling pad laptop dengan banyak kipas memang tersedia. Namun, proses pendinginan laptop hanya akan terasa signifikan apabila posisi kipas dan saluran udaranya sejajar.
Jika Anda ingin menggunakan cooling pad di beberapa laptop, pilihlah produk yang posisi kipasnya dapat diubah. Dengan begitu, kinerja cooling pad tetap maksimal meskipun digunakan di laptop yang berbeda.
Konfigurasi jumlah kipas perlu Anda pertimbangkan. Apakah Anda akan menggunakan cooling pad dengan satu kipas di tengah atau tiga kipas yang berjejer secara horizontal? Posisi kipas juga dapat Anda pertimbangkan dengan melihat lubang keluar panas laptop Anda. Usahakan kipas pada cooling pad tepat posisinya agar dapat membuang panas dari lubang keluar panas laptop Anda.
Saat berada di ruangan non-AC atau bersuhu panas, tentunya Anda ingin cooler pad laptop bekerja dengan kekuatan penuh. Hal ini berbeda saat Anda menggunakan laptop di area bersuhu dingin. Cooling pad laptop tidak perlu mengeluarkan performa maksimalnya. Untuk itu, pilihlah produk dengan operasi kipas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Cooler pad laptop yang seperti ini biasanya terdiri dari dua tipe. Tipe pertama mengurangi performa pendinginan dengan menurunkan kecepatan putaran kipas. Jika Anda ingin mengurangi kebisingan saat cooling fan laptop bekerja tanpa kekuatan penuh, Anda bisa memilih tipe pertama.
Tipe kedua dapat mematikan sebagian kipasnya. Tipe ini tepat digunakan untuk laptop yang panas pada bagian tertentu saja. Anda bisa menyalakan kipas di area yang mudah menjadi panas. Dengan demikian, cooling pad laptop dapat bekerja lebih efisien.
Cooling pad dengan fitur pengaturan kipas atau pendingin akan sangat berguna untuk pengguna yang sering berpindah-pindah area kerja. Contohnya, ruangan kerja dengan AC dan non-AC.
Selain itu, fitur mengurangi kecepatan putaran kipas akan sangat membantu Anda ketika menjalani kegiatan video call. Dengan putaran kipas yang lebih rendah, tingkat kebisingan cooling pad akan menurun. Jadi, suara dari cooling pad tidak akan terdengar oleh lawan bicara Anda di video call.
Agar performa cooling pad dalam mendinginkan laptop menjadi maksimal, perhatikanlah material dan struktur produknya. Pilihlah produk yang memungkinkan panas di bagian bawah laptop dapat keluar dengan mudah.
Kami merekomendasikan cooler pad laptop yang terbuat dari aluminium. Material ini punya konduktivitas termal yang tinggi sehingga dapat melepaskan panas dengan cepat. Jika Anda memilih produk yang terbuat dari logam, pilih yang mesh atau polanya berjaring. Dengan begitu, panas akan keluar dengan lancar dari sela-sela jaring.
Cooling pad yang material penampangnya terbuat dari aluminium memiliki kinerja yang lebih baik dibanding dengan yang terbuat dari plastik. Penampang aluminium memiliki performa disipasi panas yang lebih baik sehingga mempercepat proses pendinginan laptop.
Struktur penampang yang berbentuk jaring akan membuat cooling pad tetap kokoh menahan laptop Anda. Selain itu, penampang yang berbentuk jaring menjaga kipas cooling pad bersentuhan dengan sisi bawah laptop Anda.
Beberapa produk memiliki ukuran yang tipis. Tipisnya struktur cooling pad laptop kadang mengurangi daya pada sistem pendingin sehingga performanya menurun. Karena itu, kami merekomendasikan Anda untuk memilih cooling fan laptop yang memiliki ketebalan sekitar 4 cm.
Di sisi lain, cooling pad laptop yang terlalu tebal akan menyulitkan Anda saat mengetik. Untuk mengatasinya, buatlah ruang di bawah laptop dengan memilih produk yang bisa diatur sudutnya. Dengan demikian, keyboard laptop akan lebih mudah untuk diketik.
Ketebalan cooling pad perlu Anda perhatikan agar proses pendinginan laptop dapat berjalan optimal. Dengan tinggi yang cukup, udara yang dibuang oleh laptop dan dipercepat cooling pad akan benar-benar terbuang ke luar. Hal ini dapat mencegah udara yang dibuang tidak terperangkap di bawah laptop.
Pengaturan sudut juga penting, terutama jika Anda ingin mengetik dengan keyboard laptop yang diletakkan di atas cooling pad. Dengan sudut kemiringan yang dapat diatur, Anda dapat merasakan sensasi mengetik yang nyaman.
Saat bekerja, rotor kipas cooler laptop mengeluarkan suara keras. Jika digunakan di kantor atau perpustakaan, suara ini bisa mengganggu konsentrasi Anda dan orang lain. Pilihlah produk yang mengeluarkan suara tenang untuk meminimalkan dampak yang tidak diinginkan di area sekitar.
Volume suara umumnya dinyatakan dalam satuan dB. Cooler laptop dengan suara yang tenang biasanya mengeluarkan suara sekitar 20–30 dB. Jumlah tersebut setara dengan suara bisikan atau suasana tengah malam di pinggiran kota. Dengan begitu, ketidaknyamanan karena suara bising dari kipas dapat diredam.
Cooling pad yang Anda pilih sebaiknya tidak menghasilkan suara yang bising dari kipas yang berputar. Dengan tingkat kebisingan yang rendah, Anda akan merasa tetap nyaman menggunakan laptop dengan cooling pad tersebut. Jadi, pekerjaan Anda dapat dikerjakan dengan optimal. Tingkat kebisingan dapat diatur jika cooling pad tersebut memiliki fitur untuk menentukan kipas yang mana yang perlu dinyalakan.
Cooling pad bekerja dengan menggunakan daya dari laptop. Hal ini tentu mengurangi jumlah port USB yang bisa Anda hubungkan ke perangkat lain. Untuk mengatasi hal tersebut, carilah produk yang dilengkapi port USB tambahan.
Dengan port USB tambahan, Anda dapat menghubungkan mouse dan perangkat lain sekaligus menyalakan kipas laptop. Namun, daya port ini biasanya kecil. Jadi, hardisk dan perlengkapan yang membutuhkan daya berjumlah besar lainnya tidak bisa dihubungkan lewat port tersebut.
Sebuah cooling pad umumnya akan mengonsumsi satu buah USB port dari laptop Anda. Dengan adanya USB port yang terpasang di cooling pad, Anda akan tetap memiliki sejumlah port USB untuk kebutuhan lainnya. Contohnya, Anda bisa menggunakannya untuk koneksi mouse ataupun wireless keyboard.
Jika Anda ingin kipas laptop dengan pengaturan yang praktis, kami merekomendasikan produk ini. Coretech Penta-Fan Cooling Pad hadir dengan LED display dengan tombol pengaturan di bagian depannya. Adanya fitur ini membuat Anda mengetahui level kecepatan kipas dan mengaturnya dengan mudah.
Ada lima kipas yang besarnya sama sehingga mampu memberikan pendinginan maksimal. Jadi, Anda tak perlu khawatir laptop mengalami crash dan cepat panas saat harus melakukan komputasi data yang berat. Selain itu, desain kipas laptopnya juga stylish karena memiliki lampu berwarna biru yang menarik.
Rexus Cooling Pad Breeze B150 dilengkapi dengan holder HP di bagian sampingnya. Anda dapat menjaga meja tetap rapi dan menjangkau HP dengan lebih mudah. Jika Anda tidak bisa lepas dari HP karena ada banyak urusan pekerjaan di dalamnya, kami sarankan untuk memilih produk ini.
Cooling pad ini terbuat dari bahan aluminium yang berkualitas sehingga bisa Anda gunakan dalam waktu yang lama. Tidak hanya itu, bahan aluminiumnya juga memaksimalkan pendinginan karena dapat menyerap panas dan udara dingin. Kemudian, pada bagian bawahnya ada bahan antiselip agar cooling pad tidak mudah geser.
Penting untuk Anda ketahui jika makin tinggi kecepatan putar kipas, makin keras pula suara yang keluar. Oleh karena itu, jika Anda ingin suasana yang tenang, Anda bisa memilih level yang paling rendah. Mengingat di level ini, tingkat kebisingan pada kipas laptop sangatlah kecil
Jika Anda mempertimbangkan tampilan, produk ini bisa masuk list Anda. Deepcool Multi Core X6 Notebook Cooler hadir dengan bentuk seperti kupu-kupu dengan empat kipas. Ada dua kipas besar di bagian atas dan dua kipas kecil di bagian bawah membuatnya terlihat makin futuristik.
Dengan adanya fitur Multi-Core Control, Anda juga bisa memilih kipas mana saja yang akan dihidupkan. Jadi, Anda bisa memilih salah satu dari empat kombinasi pengoperasian kipas yang berbeda. Misalnya empat kipas hidup, dua kipas atas hidup, dua kipas atas hidup, atau keempat kipasnya mati.
Apakah Anda seorang yang memiliki mobilitas tinggi dan harus bepergian ke banyak tempat? Atau pekerja komuter? Agar lebih praktis dan tidak membebani bawaan Anda, kami sarankan untuk memilih produk UNEED ini. Kipas laptop ini praktis karena bisa dilipat kecil sehingga tidak perlu ruang luas di dalam tas.
Rangka kipas ini menggunakan material aluminium alloy yang ringan dan juga kukuh sehingga memberikan daya topang yang baik saat digunakan. Dengan begitu, kipas laptop ini tidak mudah bergetar saat Anda menggunakan laptop untuk mengetik.
Kipas laptop Orico ini hadir dengan fleksibilitas tinggi sehingga posisi kipas dapat dipindahkan. Dengan begitu, Anda bisa meletakkan kipasnya tetap di bagian mesin laptop yang paling panas. Berkat fleksibilitas penempatan kipas ini, proses pendinginan laptop pun bisa makin efisien. Jika Anda ragu proses pendinginan tidak maksimal karena posisi kipas yang tidak pas, pilihlah produk ini!
Ada empat kipas yang terdiri dari dua kipas besar di sisi kiri dan kanan serta dua kipas kecil di tengah-tengahnya. Kipasnya ini memiliki tingkat perputaran 1.500 rpm. Suara yang keluar dari kipas juga tidak terlalu berisik agar Anda bisa tetap fokus dalam pertandingan.
Jika Anda membutuhkan rekomendasi cooling pad laptop dengan fitur yang unik, pilihlah produk ini. Fantech NC20 dilengkapi sepuluh sistem pencahayaan RGB LED. Dengan begitu, cooling pad ini tampil makin estetis saat malam hari atau ketika digunakan di ruangan gelap.
Produk lain umumnya hanya mengaplikasikan fitur tersebut pada bagian kipas saja. Namun, LED produk ini tersebar pada kedua sisinya. Pancaran cahaya yang dihasilkan cooling pad RGB ini pun terlihat lebih optimal.
Rokeet Cooling Pad Laptop terbuat dari material besi yang kuat, tetapi ringan. Jenis kipas laptop ini cocok untuk Anda yang mencari produk yang awet untuk penggunaan jangka panjang. Karena bobotnya yang ringan, dibawa bepergian pun tidak terasa merepotkan. Keunggulan lainnya, cooling pad memiliki suara kipas yang tenang sehingga tidak mengganggu fokus Anda. Kemudian, ada tripod support agar cooling pad tetap stabil di permukaan meja.
Debu yang menempel pada laptop Anda dapat menjadi salah satu penyebab kenaikan suhunya. Karena itu, jangan lupa untuk membersihkan debu yang melekat di ventilasi laptop. Selain menggunakan cooling pad, bersihkan juga laptop Anda untuk menjaga umurnya, ya. Jadi, Anda dapat bekerja dengan lebih nyaman.
Kegiatan membersihkan debu di dalam laptop perlu dilakukan secara rutin tergantung seberapa sering Anda bekerja di lingkungan outdoor ataupun berdebu. Jika debu di dalam laptop tidak dibersihkan secara berkala, penggunaan cooling pad tidak akan membantu pendinginan laptop. Hal ini disebabkan oleh sirkulasi udara di dalam laptop tersebut sudah kurang bagus. Debu di dalam laptop dapat menutup area yang seharusnya menjadi lubang keluar udara panas.
Selain cooling pad, stand laptop dapat Anda pertimbangkan untuk menjaga suhu laptop. USB hub dan Bluetooth keyboard juga bisa dipilih untuk melengkapi cooling pad. Rekomendasi produknya sudah kami siapkan untuk Anda, lho. Simak ulasan selengkapnya di artikel-artikel berikut!
Sudah menemukan cooling pad laptop yang Anda inginkan? Saat bekerja keras, CPU menghasilkan panas yang bisa merusak komponen laptop. Hal ini pun berlaku saat laptop digunakan di area bersuhu panas. Anda dapat mengatasinya dengan cooling fan laptop.
Produknya perlu disesuaikan dengan laptop Anda. Dari ukuran, bahan, hingga fitur, semuanya penting untuk dicek. Gunakanlah artikel ini untuk menemukan cooling pad terbaik. Dengan produk yang tepat, performa laptop Anda akan meningkat!
Apabila Anda membeli produk yang disebutkan di artikel, mybest mungkin akan menerima sebagian dari hasil penjualan produk tersebut.
Deskripsi setiap produk bersumber dari produsen/brand, situs marketplace, dan sebagainya.
Kebutuhan rumah tangga
Elektronik rumah tangga
Komputer & laptop
Kamera
Perawatan tubuh & kecantikan
Kesehatan
Makanan & minuman
Peralatan dapur
Fashion wanita
Fashion pria
Fashion anak
Ibu & anak
Interior & furnitur
Hobi
Outdoor & sports
DIY & tools
Perawatan hewan
Buku
Peralatan kantor & alat tulis
Otomotif
Perlengkapan pesta & hadiah
Handphone & tablet
Gaming
Program & aplikasi
Travelling