10 Rekomendasi Sound Card Terbaik [Cocok untuk Live Streaming, Kualitas Audio Lebih Baik, Merk Bagus & Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026)
Soundcard adalah perangkat yang berfungsi mengolah sinyal audio agar dapat direkam atau diputar melalui komputer. Selain soundcard PC, tersedia pula soundcard USB yang praktis digunakan untuk kebutuhan rekaman, podcast, hingga produksi musik. Merk soundcard yang bagus pun beragam, seperti Behringer, Audient, Focusrite, dan Maono. Namun, hal ini bisa membuat Anda bingung saat memilih.
Untuk membantu Anda, kami bersama tech and audio enthusiast, WahyuGO, serta sound engineer, Dennis Novriandi, akan menjelaskan cara memilih soundcard. Kami juga akan memberikan rekomendasi soundcard terbaik, lengkap dengan daftar harga soundcard. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak ulasannya sampai akhir!

WahyuGO adalah seorang tech & audio enthusiast yang aktif membagikan review, edukasi, dan opini produk teknologi di berbagai platform media sosial. Ia dikenal melalui kontennya di TikTok dengan 141 ribu followers, serta hadir di Instagram dan YouTube dengan total lebih dari 140 ribu pengikut. Fokus utamanya adalah audio portable, namun WahyuGO juga mengulas berbagai perangkat teknologi lain seperti smartphone, tablet, laptop, PC, hingga elektronik rumah tangga. Dengan visual yang estetik dan penjelasan teknis yang sederhana, WahyuGO menjadi salah satu kreator yang membantu banyak orang memahami inovasi gadget secara mudah dan informatif.

Dennis adalah seorang bassist dari band SASVRITA yang juga aktif sebagai sound engineer dan music producer untuk berbagai band dalam negeri. Selain mengelola Eastneptune Studio, sebuah recording studio dan production house miliknya, Dennis juga terlibat dalam berbagai proyek kreatif di bidang animasi dan teknologi digital. Ia berpengalaman sebagai front end developer, freelance UI/UX designer, serta 2D dan 3D animator lepas.

Ratih adalah content planner mybest Indonesia yang bergabung sejak 2020 dan berpengalaman lebih dari 5 tahun meriset produk. Topik yang ia kuasai, seperti perlengkapan elektronik, perangkat audio, hingga skincare dan perawatan tubuh. Sebagai writer yang aktif sejak kuliah, lulusan Ilmu Komunikasi, Universitas Pendidikan Indonesia ini telah banyak membantu mybest dalam pembuatan artikel, melakukan riset pasar, dan bekolaborasi dengan pakar untuk membuat artikel yang menjawab kebutuhan pembaca.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.

Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa itu sound card?
Sound card adalah perangkat yang menjadi penghubung antara perangkat audio dan komputer. Perangkat ini mengubah sinyal analog dari mikrofon atau instrumen menjadi data digital yang dapat direkam dan diolah di komputer.

Tidak semua orang membutuhkan sound card eksternal. Untuk mendengarkan musik, menonton video, bermain game, atau menggunakan headset dan mikrofon USB standar, sound card bawaan laptop umumnya sudah mencukupi. Sound card eksternal bisa dipakai untuk meningkatkan kualitas audio atau untuk kebutuhan pengolahan audio yang lebih kompleks, seperti rekaman vokal atau instrumen.
Sound card sering kali disamakan dengan audio converter, padahal keduanya berbeda. Sound card dapat berfungsi sebagai audio converter untuk mengonversi sinyal audio, sedangkan audio converter belum tentu dapat digunakan sebagai sound card. Selain itu, sound card umumnya dilengkapi preamp yang berfungsi memperkuat sinyal audio sebelum diproses lebih lanjut.
Sound card eksternal baru benar-benar dibutuhkan oleh pengguna yang menuntut hasil rekaman beresolusi tinggi dan minim noise, seperti content creator, podcaster, atau musisi. Perangkat ini menjadi sangat wajib ketika ada kebutuhan untuk menyambungkan instrumen musik atau mikrofon XLR profesional langsung ke sistem. Sebagai contoh, Anda dapat menyambungkannya ke PC All-in-One agar kualitas suara jernih dan siap untuk masuk ke tahap penyuntingan tingkat lanjut.
Cara memilih Sound Card
Soundcard terbaik bisa dipilih berdasarkan spesifikasi dynamic range, SNR, sample rate, dan bit depth. Selanjutnya, Anda dapat mengutamakan soundcard USB untuk podcast atau live streaming pemula. Di sisi lain, preamp berkualitas dan resolusi tinggi penting untuk mendukung home recording dan produksi musik.
Pilih soundcard dengan spek minimum dynamic range sekitar 110 dB, SNR 90 dB, sample rate 48 kHz, dan bit depth 24-bit
Dynamic range dan SNR yang tinggi membantu menghasilkan suara lebih detail dengan noise dan distorsi yang minim. Sementara itu, sample rate dan bit depth yang tinggi mendukung reproduksi frekuensi serta resolusi suara yang lebih baik, terutama pada volume rendah.

Dynamic range minimal 110 dB memungkinkan perangkat audio menangani perbedaan tingkat suara yang ekstrem tanpa mudah mengalami distorsi. Sementara itu, SNR (Signal-to-Noise Ratio) 90 dB menunjukkan bahwa sinyal audio lebih dominan dibandingkan noise yang dihasilkan perangkat. Dengan demikian, suara yang dihasilkan sound card akan terdengar lebih bersih, detail, dan minim gangguan suara latar.
Selain itu, sample rate 48 kHz atau lebih tinggi memungkinkan perangkat mereproduksi frekuensi audio dengan lebih baik sehingga detail suara tetap terjaga. Bit depth yang tinggi, sekitar 24-bit, juga memberikan resolusi suara yang lebih baik, terutama ketika memproses suara pada volume rendah. Kombinasi spesifikasi sound card ini dapat membantu Anda menghasilkan kualitas audio yang lebih jernih dan natural.
Untuk podcast & live streaming pemula, utamakan soundcard USB yang dilengkapi fitur direct monitoring dan loopback
Untuk podcast dan live streaming, khususnya pemula, spesifikasi teknis sound card tidak perlu terlalu dipusingkan. Utamakan sound card USB yang praktis dan mudah dioperasikan, terutama yang dilengkapi fitur loopback, direct monitoring, phantom power, dan gain control.

Sound card USB bersifat plug-and-play sehingga lebih mudah dihubungkan ke laptop atau PC. Namun, jumlah input-nya juga perlu disesuaikan dengan jumlah orang yang berbicara. Untuk kebutuhan live streaming, sound card dengan 1–2 input umumnya sudah mencukupi. Sebagai contoh, podcast 1 orang cukup menggunakan 1 input mikrofon, sedangkan podcast 2 orang membutuhkan setidaknya 2 input. Selain itu, pastikan tersedia phantom power +48V jika Anda menggunakan mikrofon condenser.
Fitur lain yang penting untuk podcast dan live streaming adalah direct monitoring dan loopback. Direct monitoring memungkinkan Anda mendengarkan suara dari mikrofon secara langsung melalui headphone tanpa delay yang mengganggu. Sementara itu, loopback memungkinkan suara mikrofon digabungkan dengan audio dari komputer, misalnya musik, game, atau video. Adanya tombol mute serta gain control juga dapat membuat pengoperasian selama siaran lebih praktis.
Untuk pemula, saya biasanya merekomendasikan Focusrite Scarlett 2i2 Gen 4, Yamaha AG03 MK2, dan Maonocaster AM200. Focusrite Scarlett 2i2 Gen 4 cukup fleksibel dengan 2 input dan kualitasnya sudah bagus. Sementara itu, Yamaha AG03 MK2 menarik untuk live streaming karena kontrolnya praktis, sedangkan Maonocaster AM200 menjadi opsi yang lebih terjangkau. Jika kebutuhannya live streaming hiburan atau karaoke dan budget sangat terbatas, sound card V8 dan F999 masih bisa digunakan.
Jika menginginkan kualitas audio yang bagus saat live streaming, dukung perangkat streaming Anda dengan PC yang dilengkapi VGA (kartu grafis) mumpuni. Pasalnya, streamer biasanya menggunakan aplikasi streaming yang membutuhkan sumber daya cukup besar. Kapasitas CPU, RAM, dan VGA yang memadai akan mendukung proses streaming dapat berjalan dengan lancar.
Untuk home recording & produksi musik, pilih preamp berkualitas yang mendukung resolusi perekaman minimal 24-bit/192 kHz
Preamp mikrofon berkualitas memiliki noise dan distorsi rendah serta gain yang cukup untuk memperkuat sinyal mikrofon tanpa mengurangi kualitas suara. Pastikan juga perangkat mendukung resolusi perekaman minimal 24-bit/192 kHz agar sinyal audio dapat direkam dengan rentang dinamis dan detail tinggi.

Preamp berperan dalam memperkuat sinyal dari mikrofon sebelum direkam. Preamp yang baik dapat membantu menghasilkan rekaman dengan noise lebih rendah. Jika Anda menggunakan mikrofon condenser, pastikan juga sound card menyediakan phantom power +48V. Untuk gitar atau bas elektrik, input Hi-Z juga penting supaya instrumen dapat dihubungkan langsung ke sound card. Pertimbangkan juga input combo XLR/TRS yang dapat digunakan untuk mikrofon maupun sumber audio lain.
Sound card 2 input sudah memadai apabila Anda hanya merekam vokal dan satu instrumen secara bersamaan. Jika Anda ingin merekam beberapa sumber suara sekaligus, seperti band atau set drum, Anda butuh setidaknya 4–8 input. Direct monitoring dan driver low latency juga penting agar proses recording terasa lebih responsif. Jika menggunakan keyboard controller, dukungan MIDI dapat menjadi pertimbangan tambahan.
Focusrite Scarlett 2i2 Gen 4 cukup aman bagi pemula yang ingin serius recording karena kualitas preamp dan driver-nya sudah bagus. Untuk harga lebih terjangkau, sound card Behringer U-Phoria UMC202HD juga menarik. Namun, untuk kebutuhan yang lebih serius, ada pilihan seperti Universal Audio Apollo Twin X, RME Babyface Pro FS, SSL 12, Audient iD44 MKII, dan Focusrite Clarett+ 2Pre.

Peringkat Sound Card Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Input | Output | Sample rate | Bit depth | Konektivitas | OS yang kompatibel | ||||
1 | Siborie Siborie Sound Card|F999 | ![]() | 3 port | 2 port | 41.1 kHz | 16 bit | USB | Windows, MacOS, Android | |
2 | Vention international Vention Sound Card USB 2.0 with Microphone Input and Volume Control | ![]() | 1 port | 2 port | 48 kHz | 16 bit | USB | Windows, MacOS, Linux | |
3 | MIXIO Sound Card|V8 | ![]() | 2 port | 2 port | Tidak diketahui | Tidak diketahui | USB | Windows | |
4 | Ugreen USB External Sound Card|40964 | ![]() | 1 port | 2 port | 48 kHz | 16 bit | USB | Windows, MacOS, Linux | |
5 | Behringer Behringer U-Phoria|UM2 | ![]() | 2 port | 2 port | 48 kHz | Tidak diketahui | USB | Windows, MacOS | |
6 | Audient Audient EVO 4 Audio Interface | ![]() | 2 port | 2 port | 44,1-96 kHz | 24 bit | USB | Windows, MacOS | |
7 | Focusrite Audio Engineering Focusrite Scarlett Solo 4th Generation | ![]() | 2 port | 2 port | 192 kHz | 24 bit | USB | Windows, MacOS | |
8 | Maono Maono Audio Interface|PS22 | ![]() | 2 port | 2 port | 192 kHz | 24 bit | USB | Windows | |
9 | Steinberg Media Technologies Steinberg USB Audio Interface|UR-12 | ![]() | 2 port | 2 port | 192 kHz | 24 bit | USB | Windows, MacOS | |
10 | HP HP|HyperX Cloud II USB Sound Card | ![]() | 1 port | 1 port | Tidak diketahui | Tidak diketahui | USB | Windows | |

SiborieSiborie Sound Card | F999
| Input | 3 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows, MacOS, Android |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | 41.1 kHz |
|---|---|
| Bit depth | 16 bit |

Vention internationalVention Sound Card USB 2.0 with Microphone Input and Volume Control
| Input | 1 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows, MacOS, Linux |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | 48 kHz |
|---|---|
| Bit depth | 16 bit |
MIXIO Sound Card | V8
| Input | 2 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | Tidak diketahui |
|---|---|
| Bit depth | Tidak diketahui |
Ugreen USB External Sound Card | 40964
| Input | 1 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows, MacOS, Linux |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | 48 kHz |
|---|---|
| Bit depth | 16 bit |
BehringerBehringer U-Phoria | UM2
| Input | 2 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows, MacOS |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | 48 kHz |
|---|---|
| Bit depth | Tidak diketahui |
AudientAudient EVO 4 Audio Interface
| Input | 2 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows, MacOS |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | 44,1-96 kHz |
|---|---|
| Bit depth | 24 bit |
Focusrite Audio EngineeringFocusrite Scarlett Solo 4th Generation
| Input | 2 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows, MacOS |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | 192 kHz |
|---|---|
| Bit depth | 24 bit |
MaonoMaono Audio Interface | PS22
| Input | 2 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | 192 kHz |
|---|---|
| Bit depth | 24 bit |
Steinberg Media TechnologiesSteinberg USB Audio Interface | UR-12
| Input | 2 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows, MacOS |
- Output
- 2 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | 192 kHz |
|---|---|
| Bit depth | 24 bit |
HPHP | HyperX Cloud II USB Sound Card
| Input | 1 port |
|---|---|
| OS yang kompatibel | Windows |
- Output
- 1 port
- Konektivitas
- USB
| Sample rate | Tidak diketahui |
|---|---|
| Bit depth | Tidak diketahui |
Apa bedanya sound card dan mixer?
Sound card berfungsi sebagai jembatan agar sinyal suara dapat dimasukkan, direkam, dan diproses di komputer. Sementara itu, mixer audio digunakan untuk menggabungkan, mengatur volume, dan meracik banyak sumber suara secara bersamaan.

Sound card dan mixer dapat digunakan secara bersamaan untuk kebutuhan rekaman band atau live streaming dengan banyak pembicara. Mixer akan menggabungkan dan mengatur berbagai sumber suara. Sementara itu, sound card meneruskan sinyal tersebut ke komputer dalam bentuk digital untuk direkam atau disiarkan.
Untuk penggunaan rumahan dengan 1 mikrofon, sound card atau audio interface biasanya sudah cukup dan lebih praktis. Mixer lebih dibutuhkan jika Anda perlu menggabungkan beberapa sumber suara sekaligus, seperti lebih dari 2 mikrofon atau tambahan alat musik. Dengan mixer audio, setiap sumber suara dapat diatur secara terpisah sebelum direkam atau disiarkan ke komputer.
Baca juga rekomendasi peralatan audio lainnya di sini
Kami juga telah mengulas berbagai produk selain sound card yang dapat menunjang pengolahan audio Anda. Beberapa di antaranya adalah mic condenser, speaker monitor, dan amplifier. Silakan klik tautan-tautan di bawah ini untuk membaca ulasan cara memilih dan rekomendasi produknya.
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
![10 Rekomendasi Sound Card Terbaik [Cocok untuk Live Streaming, Kualitas Audio Lebih Baik, Merk Bagus & Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 1](https://img.id.my-best.com/product_images/d58d92a08056db5b248220973e48bb88.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=ca2b15f9301098d79157e0f709fa0266)
![10 Rekomendasi Sound Card Terbaik [Cocok untuk Live Streaming, Kualitas Audio Lebih Baik, Merk Bagus & Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 2](https://img.id.my-best.com/product_images/1a3da1268f6c194d8bb3a563526dae85.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=187ba5282f2a36b550c414e6a2014365)
![10 Rekomendasi Sound Card Terbaik [Cocok untuk Live Streaming, Kualitas Audio Lebih Baik, Merk Bagus & Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 3](https://img.id.my-best.com/product_images/2408e48cf881b5bd35dde2b416db3297.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=e655fd6293d38fe87f4c904f86afcd01)
![10 Rekomendasi Sound Card Terbaik [Cocok untuk Live Streaming, Kualitas Audio Lebih Baik, Merk Bagus & Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 4](https://img.id.my-best.com/product_images/c7ee59e2e52c34ee0c231f5258f60692.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=894bf4fc721bd09d3816e887cf3011ae)
![10 Rekomendasi Sound Card Terbaik [Cocok untuk Live Streaming, Kualitas Audio Lebih Baik, Merk Bagus & Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 5](https://img.id.my-best.com/product_images/9d11aa3d31fcf10dddf7cbd451687818.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=e209005f6b0b822b2504cacfd38f4a9e)








































