10 Rekomendasi Headset Gaming Terbaik [Ditinjau Gaming Content Creator] (Terbaru Tahun 2026)
Headset gaming yang tepat dapat menghadirkan suara jernih sekaligus komunikasi yang lancar saat bermain. Headphone ini tersedia dalam berbagai pilihan, seperti headset gaming wireless, kabel, hingga headphone gaming Bluetooth dengan mic. Kini, ada pula beragam merek headset gaming yang bagus, seperti Rexus, Logitech, dan Razer. Namun, banyaknya pilihan yang tersedia bisa membuat Anda bingung saat memilihnya
Untuk membantu Anda, kami telah menyusun cara memilih headset gaming terbaik bersama gaming content creator, Faynilla, serta tech content creator & PC builder, Atasa Yudha Ergana. Temukan juga beberapa rekomendasi headset gaming untuk HP maupun PC. Semua rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan berdasarkan cara memilih mybest. Yuk, temukan headset gaming yang sesuai kebutuhan Anda!

Fay adalah gaming content creator yang aktif membagikan review, tips, dan pengalaman menggunakan berbagai perangkat gaming. Ia memulai karier sebagai content creator di YouTube sejak 2019 melalui kanal “Low Tech” dan di TikTok sejak 2020 dengan akun “faynillaa”. Selama perjalanannya, Fay 2 kali memenangkan lomba review dari Digital Alliance, juara lomba modding keyboard dari Fantech, dan pemenang lomba pamer setup oleh Enter Computer. Dengan pengalaman dan keahliannya, Fay menjadi salah satu kreator yang dikenal luas di komunitas gaming Indonesia.

Atasa Yudha Ergana adalah content creator spesialis teknologi melalui kanal "TechDung" dengan 5 tahun pengalaman di YouTube, TikTok, dan Instagram. Kanal YouTube dan TikTok-nya yang telah ditonton jutaan kali fokus pada perakitan PC, ulasan komponen, dan custom build untuk gaming dan produktivitas. Melalui gaya informatif, ia berkomitmen memudahkan audiens memahami teknologi dan memilih solusi PC terbaik. Keahliannya dalam memberikan rekomendasi objektif diwujudkan dengan mendirikan bisnis perakitan PC custom yang melayani seluruh Indonesia.

Maria adalah content planner di mybest yang berfokus pada produk perawatan kulit, kecantikan, hingga topik terkini yang banyak dicari orang seperti elektronik. Berpengalaman 9+ tahun di bidang konten dan SEO, ia pernah menjadi content editor di iPrice, mengoptimalkan artikel untuk membantu pembaca membandingkan produk dan menemukan penawaran terbaik di e-commerce. Kini, Maria menyunting artikel, melakukan riset keyword, menganalisis produk, serta berkolaborasi dengan pakar untuk menghadirkan panduan yang tepercaya, akurat, dan sesuai kebutuhan pembaca mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.

Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa bedanya headset gaming dengan headset biasa?
Headset gaming biasanya memiliki mic karena itu sangat penting untuk kemudahan berkomunikasi saat bermain. Selain itu, produk headset gaming biasanya menawarkan gimmick-gimmick seperti virtual surround sound dan fitur RGB.

Beberapa headphone gaming, terutama yang harganya terlalu murah, memiliki suara bass yang berlebihan sehingga menutupi detail penting seperti arah tembakan atau langkah kaki. Sebaliknya, headset non-gaming terkadang memiliki karakter suara netral serta latensi yang cepat sehingga menyajikan detail yang akurat. Oleh karena itu, sebaiknya fokus pada kualitas suara, kenyamanan, dan fitur yang benar-benar sesuai kebutuhan, bukan sekadar pada label “gaming”.
Dari pengalaman saya, headset biasa dari merek seperti Audio-Technica atau HiFiMAN menawarkan kualitas suara dan kenyamanan fitting yang lebih baik dibanding beberapa headset gaming di kelas harga yang sama.
Walaupun memiliki mic, kualitas mic dari headset gaming belum tentu jernih.
Cara memilih Headset Gaming
Memilih headset gaming tak bisa sembarangan, apalagi jika Anda bermain dalam durasi lama atau lingkungan yang bising. Berbagai fitur seperti jenis konektivitas, kualitas mikrofon, dan bobot perangkat bisa memengaruhi kenyamanan serta performa bermain. Simak tips berikut agar Anda tak salah pilih saat membeli headset gaming.
Headset gaming kabel, wireless, atau hybrid? Sesuaikan dengan kebutuhan dan situasi pemakaian
Di pasaran, tersedia beberapa jenis headset gaming dengan konektivitas kabel, wireless, maupun hybrid. Agar pemakaiannya lebih optimal, sesuaikan pilihan Anda dengan kebutuhan serta situasi penggunaan. Apakah Anda lebih sering bermain game di rumah, saat bepergian, atau berpindah-pindah tempat? Jenis game yang dimainkan juga dapat menjadi pertimbangan. Mari kita bahas selengkapnya.
Headset gaming kabel: Menghasilkan suara game yang stabil dan bebas delay
Headset gaming kabel menawarkan suara yang stabil karena sinyal audio ditransmisikan secara langsung. Dengan begitu, risiko delay atau interferensi akibat proses transmisi gelombang radio terminimalkan.

Headset gaming kabel ideal digunakan untuk berbagai jenis game karena menawarkan suara stabil dengan latensi rendah. Respons audio real-time seperti ini penting terutama pada game FPS yang kompetitif dan menuntut pemain untuk mendeteksi arah suara dengan cepat. Selain itu, suara yang stabil dan bebas delay biasanya juga dibutuhkan pada game rhythm, seperti Guitar Hero dan Beat Saber, agar irama yang ditangkap lebih presisi.
Sebelum membeli, pastikan konektor headset kabel kompatibel dengan perangkat Anda. Umumnya tersedia tiga jenis konektor pada tipe headset ini, yaitu:
- TRRS (tip, ring, ring, sleeve): Ditandai dengan 3 garis pada ujung konektor. Umumnya kompatibel dengan banyak perangkat, seperti HP, tablet, laptop, dan konsol game dengan port jack audio 3.5mm. Tipe ini juga bisa disambungkan ke PC menggunakan audio splitter 3.5mm (TRRS to dual TRS adapter).
- TRS (tip, ring, sleeve): Cirinya berupa 2 garis pada ujung konektor. Biasanya digunakan pada PC dan laptop. Tipe ini juga dilengkapi dengan konektor terpisah (dual jack) untuk audio dan mikrofon
- USB: Konektor USB-A umum untuk PC, laptop, dan beberapa konsol. USB-C kompatibel dengan HP, tablet, laptop, dan konsol game modern yang memiliki port serupa.
Idealnya, headset berkabel memiliki panjang minimal 1,2 meter untuk menunjang kenyamanan saat digunakan. Sementara itu, material pelindung kabel pada headset, seperti braided nylon, bisa saja dipertimbangkan sesuai preferensi Anda. Pasalnya, meskipun menawarkan daya tahan lebih baik, headset kabel dengan material pelindung mungkin terasa kurang nyaman bagi beberapa orang karena terlalu kaku.
Headset gaming wireless: Lebih praktis untuk kebutuhan bermain game mobile di perjalanan
Koneksi wireless lebih praktis karena pergerakan Anda tidak terbatas oleh panjang kabel. Namun, headset ini lebih cocok untuk gamer kasual karena daya tahan baterainya terbatas dan perlu diisi ulang secara berkala.

Perlu diketahui, terdapat jenis headset gaming wireless 2.4 GHz (dengan dongle USB) serta tipe headset gaming Bluetooth. Anda disarankan mengutamakan headset yang menggunakan USB dongle dan jaringan 2.4 GHz karena memiliki latency lebih kecil dibandingkan koneksi Bluetooth. Selain itu, pastikan daya tahan baterai headset gaming wireless minimal 8 jam sekali charge untuk mengoptimalkan pemakaian.
Ukuran driver pada headset gaming bukan menjadi acuan utama dalam menilai kualitas suara. Yang lebih penting adalah jenis driver dan bagaimana tuning-nya disesuaikan dengan kebutuhan gaming. Contohnya, suara mid dan high yang jernih untuk menangkap langkah kaki lawan. Setiap orang memiliki preferensi berbeda. Jadi, penting untuk mengenali karakter suara yang paling nyaman bagi Anda sendiri.
Headset gaming hybrid: Unggul dalam hal fleksibilitas pemakaian
Headset gaming hybrid menawarkan fleksibisitas karena mendukung pemakaian dalam mode wireless maupun kabel.

Utamakan headset gaming dengan mikrofon yang dilengkapi fitur noise cancelling
Headset gaming dengan fitur noise cancelling membantu meredam suara sekitar agar tidak masuk ke mikrofon dan mengganggu komunikasi selama permainan.

Selain fitur noise cancelling, pertimbangkan juga bentuk mikrofon pada headset. Beberapa headset dirancang dengan mic yang bisa ditekuk atau bahkan dilepas. Untuk suara Anda dapat ditangkap dengan lebih baik, pertimbangkan juga headset dengan mic yang bisa ditekuk supaya bisa didekatkan ke bibir.
Untuk pengguna dengan budget terbatas lebih baik membeli IEM dengan microphone in-line. Ini sudah sangat cukup untuk kebutuhan gaming.
Pilih headphone gaming dengan bobot di bawah 500 gram untuk kenyamanan selama bermain
Headset gaming dengan beban di bawah 500 gram tergolong ringan sehingga tidak membuat leher dan kepala cepat pegal.

Perhatikan juga fitting dan material earcup sesuai preferensi dan kebutuhan Anda. Fitting longgar bisa menyebabkan suara bocor, sedangkan yang terlalu ketat tidak nyaman untuk pemakaian yang lama. Sementara itu, earcup berbahan kulit sintetis menawarkan isolasi suara yang baik dan mudah dibersihkan, tetapi cenderung panas. Sebaliknya, earcup dari kain dan mesh lebih sejuk dan nyaman, tetapi isolasinya kurang dan agak sulit dirawat.

Peringkat Headset Gaming Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Noise cancelling | Surround sound | RGB LED | Mic | Panjang kabel | Berat | Frekuensi (min) | Frekuensi (max) | Driver unit | Koneksi | ||||
1 |
dbE 7.1 Virtual Surround Gaming Headphone|GM210 | ![]() | Eksternal (fixed) | 2,2 m | 293 gram | 20 Hz | 20 kHz | 50 mm | Wireless (USB), Wired (jack 3.5 mm) | ||||
2 | Wook Global Technology Robot Headphones with Mic Gaming Headset|RH-P20 | ![]() | Eksternal (fixed) | 2.2 m | Tidak diketahui | 20 Hz | 20 kHz | 50 mm | Wired (jack 3.5 mm) | ||||
3 | Rexus Rexus|Daxa Sedna|SL1 | ![]() | Eksternal (detachable), internal | Tidak diketahui | 185 gram | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wired (USB type A), Wireless (Bluetooth 5.2), Wireless (USB 2.4 GHz) | ||||
4 | Razer Razer|BlackShark V2 Pro Wireless Esports Headset (2023) | ![]() | Eksternal (detachable) | 320 gram | 12 Hz | 28 kHz | 50 mm | Wireless (Bluetooth 5.2), Razer™ HyperSpeed wireless technology (2.4 GHz) | |||||
5 | Logitech International Logitech LIGHTSPEED Gaming Headset|G733 | ![]() | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | LIGHTSPEED wireless (USB) | |||||||
6 | Fantech Indonesia Fantech|STUDIO PRO Virtual 7.1 Headset Gaming|WHG03 | ![]() | Eksternal (fixed) | Tidak diketahui | 180 gram | 15 Hz | 30 kHz | 50 mm | Wireless (Bluetooth), STRIKESPEED wireless 2.4 GHz, Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB Type-C to Type-A) | ||||
7 | JETE Tenaga Indonesia JETEX Headset Gaming |GS1 | ![]() | Eksternal (fixed) | 1.8 m | Tidak diketahui | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wired (jack 3.5 mm) | ||||
8 | Ripple Digital Indonesia Rippods Headset Bluetooth |RHB-A012 | ![]() | Tidak ada | Tidak diketahui | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth) | |||||
9 | GN Group SteelSeries Arctis Wireless |Nova 7 | ![]() | Eksternal (fixed) | 265 gram | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth) | |||||
10 | Shenzhen ONIKUMA Technology ONIKUMA 7.1 All Surround Headset Gaming with Cat Ears|K9 | ![]() | Eksternal (fixed) | 2,2 m | 380 gram | 20 Hz | 20 kHz | 50 mm | Wired (USB type A), Wired (jack 3.5 mm) | ||||

dbE 7.1 Virtual Surround Gaming Headphone | GM210
| Driver unit | 50 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (USB), Wired (jack 3.5 mm) |
- Noise cancelling
- Surround sound
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Eksternal (fixed) |
| Panjang kabel | 2,2 m |
| Berat | 293 gram |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |

Wook Global TechnologyRobot Headphones with Mic Gaming Headset | RH-P20
| Driver unit | 50 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm) |
- Noise cancelling
(noise isolation) - Surround sound
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Eksternal (fixed) |
| Panjang kabel | 2.2 m |
| Berat | Tidak diketahui |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
RexusRexus | Daxa Sedna | SL1
| Driver unit | 40 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wired (USB type A), Wireless (Bluetooth 5.2), Wireless (USB 2.4 GHz) |
- Noise cancelling
- Surround sound
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Eksternal (detachable), internal |
| Panjang kabel | Tidak diketahui |
| Berat | 185 gram |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
RazerRazer | BlackShark V2 Pro Wireless Esports Headset (2023)
| Driver unit | 50 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth 5.2), Razer™ HyperSpeed wireless technology (2.4 GHz) |
- Noise cancelling
(PNC) - Surround sound
(7.1)
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Eksternal (detachable) |
| Panjang kabel | |
| Berat | 320 gram |
| Frekuensi (min) | 12 Hz |
| Frekuensi (max) | 28 kHz |
Logitech International Logitech LIGHTSPEED Gaming Headset | G733
| Driver unit | 40 mm |
|---|---|
| Koneksi | LIGHTSPEED wireless (USB) |
- Noise cancelling
- Surround sound
Teknologi nirkabel LIGHTSPEED untuk koneksi stabil hingga 20 meter
Driver PRO-G 40 mm menghasilkan suara jernih dan akurat
Desain ringan 278 gram dengan headband lembut yang dapat dibalik
Daya tahan baterai hingga 29 jam tanpa pencahayaan
Kompatibel dengan PC, macOS, dan PlayStation 4 melalui USB
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | |
| Panjang kabel | |
| Berat | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Fantech IndonesiaFantech | STUDIO PRO Virtual 7.1 Headset Gaming | WHG03
| Driver unit | 50 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), STRIKESPEED wireless 2.4 GHz, Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB Type-C to Type-A) |
- Noise cancelling
(ENC microphone) - Surround sound
(7.1)
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Eksternal (fixed) |
| Panjang kabel | Tidak diketahui |
| Berat | 180 gram |
| Frekuensi (min) | 15 Hz |
| Frekuensi (max) | 30 kHz |
JETE Tenaga IndonesiaJETEX Headset Gaming | GS1
| Driver unit | 40 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm) |
- Noise cancelling
- Surround sound
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Eksternal (fixed) |
| Panjang kabel | 1.8 m |
| Berat | Tidak diketahui |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Ripple Digital IndonesiaRippods Headset Bluetooth | RHB-A012
| Driver unit | 40 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
- Noise cancelling
- Surround sound
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Tidak ada |
| Panjang kabel | |
| Berat | Tidak diketahui |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
GN GroupSteelSeries Arctis Wireless | Nova 7
| Driver unit | 40 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
- Noise cancelling
- Surround sound
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Eksternal (fixed) |
| Panjang kabel | |
| Berat | 265 gram |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Shenzhen ONIKUMA TechnologyONIKUMA 7.1 All Surround Headset Gaming with Cat Ears | K9
| Driver unit | 50 mm |
|---|---|
| Koneksi | Wired (USB type A), Wired (jack 3.5 mm) |
- Noise cancelling
- Surround sound
Desain ergonomis dengan bantalan telinga berbentuk cakar kucing dan spons kepala tebal untuk kenyamanan maksimal
Lampu LED RGB yang kuat memberikan tampilan visual menarik selama penggunaan
Fitur noise canceling membantu komunikasi yang efisien dengan mengurangi kebisingan latar belakang
| RGB LED | |
|---|---|
| Mic | Eksternal (fixed) |
| Panjang kabel | 2,2 m |
| Berat | 380 gram |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Headset apa yang digunakan para gamer profesional?
Headset yang digunakan para gamer profesional biasanya tergantung kerja sama dengan sponsor.

Headset yang digunakan gamer profesional belum tentu menjamin kualitas suara terbaik untuk semua orang. Pasalnya, pilihan merek headset pada gamer profesional sering kali dipengaruhi oleh kontrak sponsor, bukan semata-mata karena performa produk. Karena itu, sebaiknya jangan terpaku pada merek yang dipakai atlet e-sports. Fokuslah memilih headset gaming yang menawarkan kualitas suara, kenyamanan, dan fitur sesuai kebutuhan Anda.
Baca juga rekomendasi produk headset lainnya di sini
Selain headset gaming dari berbagai merek umum, kami juga telah menyiapkan rekomendasi khusus dari merek-merek ternama seperti Razer, Logitech, dan Sony. Jika Anda sedang mencari headset dengan fitur dan karakteristik khas dari brand favorit Anda tersebut, jangan lewatkan panduan pemilihannya pada tautan berikut ini.
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
![10 Rekomendasi Headset Gaming Terbaik [Ditinjau Gaming Content Creator] (Terbaru Tahun 2026) 1](https://img.id.my-best.com/product_images/5296d2d770697b70c2faa2fa84d71f40.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=85b48b37a8fc8b18eb562b45c6829a40)
![10 Rekomendasi Headset Gaming Terbaik [Ditinjau Gaming Content Creator] (Terbaru Tahun 2026) 2](https://img.id.my-best.com/product_images/6e7ea44dc2ef3a327fccc197497f3cbb.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=aa8a1b110eb28b2f14b3672ba9ecb4a1)
![10 Rekomendasi Headset Gaming Terbaik [Ditinjau Gaming Content Creator] (Terbaru Tahun 2026) 3](https://img.id.my-best.com/product_images/8dc103f42c84dc2f2a0f460a3b57d2ef.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=84ab397a07decf0e7452cad6a3ef6180)
![10 Rekomendasi Headset Gaming Terbaik [Ditinjau Gaming Content Creator] (Terbaru Tahun 2026) 4](https://img.id.my-best.com/product_images/2ea9fe851e77fab44214b619ecc64e1a.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=539bf2a9a1df3be1d40bcc27e46ab1d2)
![10 Rekomendasi Headset Gaming Terbaik [Ditinjau Gaming Content Creator] (Terbaru Tahun 2026) 5](https://img.id.my-best.com/product_images/116809fff6eaf4f4950fcaa0a4e4baf5.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=d05e048e5a73f8b8627546c30690335c)











































