10 Rekomendasi Noise Cancelling Headphones Terbaik [Meredam Kebisingan] (Terbaru Tahun 2026)
Noise cancelling headphones menjadi perangkat andalan bagi banyak orang yang ingin menikmati audio tanpa gangguan dari suara sekitar. Baik digunakan untuk bekerja maupun belajar, teknologi ini mampu menciptakan pengalaman mendengarkan yang lebih fokus karena bisa meredam suara dari luar. Namun, dengan beragam merek headset noise cancelling di pasaran, seperti Sony, Nakamichi, hingga JBL, menemukan produk yang tepat bisa menjadi tantangan.
Untuk membantu Anda, kami telah menyusun cara memilih headphone noise cancelling terbaik bersama sound engineer, Dennis Novriandi. Kami juga memberikan rekomendasi headphone noise cancelling yang bagus, termasuk model Bluetooth noise cancelling headphones dan ANC headphones. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak sampai selesai!

Dennis adalah seorang bassist dari band SASVRITA yang juga aktif sebagai sound engineer dan music producer untuk berbagai band dalam negeri. Selain mengelola Eastneptune Studio, sebuah recording studio dan production house miliknya, Dennis juga terlibat dalam berbagai proyek kreatif di bidang animasi dan teknologi digital. Ia berpengalaman sebagai front end developer, freelance UI/UX designer, serta 2D dan 3D animator lepas.

Ratih adalah content planner mybest Indonesia yang bergabung sejak 2020 dan berpengalaman lebih dari 5 tahun meriset produk. Topik yang ia kuasai, seperti perlengkapan elektronik, perangkat audio, hingga skincare dan perawatan tubuh. Sebagai writer yang aktif sejak kuliah, lulusan Ilmu Komunikasi, Universitas Pendidikan Indonesia ini telah banyak membantu mybest dalam pembuatan artikel, melakukan riset pasar, dan bekolaborasi dengan pakar untuk membuat artikel yang menjawab kebutuhan pembaca.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.

Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa itu noise cancelling?
Noise cancelling adalah fitur yang meredam suara bising dari lingkungan sekitar saat menggunakan headphone. Fitur ini membantu pengguna lebih fokus mendengarkan audio tanpa terganggu suara dari luar.

Meski demikian, tidak semua produk berlabel "noise cancelling" di pasaran dilengkapi teknologi ANC. Beberapa hanya mengandalkan material fisik seperti busa tebal untuk menghambat suara lua (passive noise cancelling). Hal ini penting untuk Anda periksa karena dapat memengaruhi efektivitas peredaman noise dan harga noise cancelling headphones.
Noise reduction mengurangi derau dengan cara mengolah sinyal asli, sedangkan noise cancelling membatalkan noise dengan gelombang suara berlawanan yang dideteksi mikrofon. Meski berbeda, pada headphone keduanya sering mengacu pada hal yang sama, yaitu membatalkan noise.
Cara memilih Noise Cancelling Headphones
Utamakan headphone ANC, terutama untuk pemakaian luar ruangan
ANC adalah teknologi noise cancelling yang meredam kebisingan menggunakan gelombang suara berlawanan fase. Cocok untuk suara bising yang sulit dikendalikan, seperti kendaraan.

Meski tekknologi ANC dapat sedikit memengaruhi kualitas audio, hal ini tidak mengganggu kenyamanan pengguna dalam situasi bising. Untuk menemukan jenis headphone ini, periksa label “active noise cancelling” atau “ANC” pada spesifikasi produk.
Selain ANC, beberapa headphone juga dilengkapi teknologi ENC (Environmental Noise Cancellation). ANC berfungsi meredam kebisingan sekitar agar pengguna lebih fokus mendengarkan audio. Sementara itu, ENC bekerja pada mikrofon untuk mengurangi kebisingan sekitar sehingga suara pengguna terdengar lebih jelas saat melakukan panggilan telepon.
Namun, jika Anda lebih sering berada di lingkungan yang tidak terlalu bising, headphone PNC masih cukup memadai
PNC (Passive Noise Cancelling) meredam kebisingan melalui desain fisik headphone. Teknologi ini cocok untuk penggunaan di lingkungan yang tidak terlalu bising, seperti rumah, kantor, atau kafe.

Headphone over-ear sering memiliki efek PNC yang lebih baik karena earcup menutup telinga lebih rapat. Desain ini juga memberikan isolasi suara yang lebih optimal dibandingkan tipe on-ear. Namun, ukuran headphone over-ear memang relatif lebih besar daripada headphone on-ear sehingga kurang praktis dibawa bepergian. Sebagai alternatif, Anda bisa cari headphone yang mudah dilipat agar lebih compact.
PNC tidak bisa meredam semua noise. Fitur ini lebih efektif pada suara frekuensi tinggi hingga menengah. Di samping itu, tekanan earcup dari headphone yang lebih rapat juga membuat suara yang didengar akan lebih nge-bass.
Jika ingin dipakai sambil beraktivitas, prioritaskan noise cancelling headphones Bluetooth yang lebih praktis
Noise cancelling headphones Bluetooth tidak memerlukan kabel untuk transfer data audio sehingga praktis dibawa bepergian atau dipakai ketika beraktivitas.

Bluetooth noise cancelling headphones bisa menjadi pilihan jika Anda mencari kepraktisan. Anda dapat mendengarkan musik atau berolahraga tanpa terganggu kabel. Penggunaannya pun mudah, cukup dihubungkan ke smartphone melalui Bluetooth. Namun, wireless noise cancelling headphones dapat memiliki latency, terutama pada penggunaan tertentu seperti gaming. Selain itu, Anda perlu mengisi daya baterai secara berkala.
Untuk kenyamanan, Anda bisa memilih noise cancelling headphones dengan daya tahan baterai minimal 6 jam, Bluetooth 5.0, dan codec AAC. Bluetooth 5.0 menawarkan jangkauan lebih luas dan koneksi yang lebih efisien dibandingkan versi sebelumnya. Sementara itu, codec AAC membantu menjaga kualitas audio tetap baik dengan kompresi yang efisien.
Headphone noise cancelling wireless yang kualitas suaranya bagus biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal. Contohnya Audio Technica ATH-M50xBT2 dengan harga sekitar 3 jutaan. Headphone ini memakai Bluetooth 5.0 2.4 GHz dan daya tahan baterai hingga 50 jam. Produk ini juga dilengkapi dual microphone, frequency response 15 Hz - 28 kHz, serta codec AAC/LDAC yang membuat suaranya jernih dan minim latency.
Namun, apabila Anda menginginkan kualitas audio yang lebih stabil, pertimbangkan headphone noise cancelling wired
Wired headphone menawarkan delivery audio yang lebih bagus tanpa adanya degradasi suara. Tipe ini cocok untuk pengguna yang ingin fokus pada kualitas suara.

Latency yang rendah dan koneksi yang stabil juga membuat headphone wired banyak digunakan untuk music production dan video editing. Namun, panjang kabel dapat membatasi ruang gerak. Kabel pun berisiko rusak jika Anda terlalu banyak bergerak saat menggunakannya. Karena itu, Anda harus berhati-hati saat memakai dan menyimpan noise cancelling headphones wired.
Headphone berkabel (wired) tidak perlu melakukan proses tambahan untuk encoding, transmitting, dan decoding data audio. Jadi, Anda tidak akan mengalami audio latency atau delay ketika menggunakannya. Produk ini juga banyak menggunakan kabel jack 3,5 mm atau USB.
Pilih frekuensi flat dengan rentang yang luas, seperti 20 Hz-20 kHz
Frekuensi flat mengacu pada respons frekuensi yang merata di seluruh rentang suara. Sementara itu, rentang suara yang luas mencakup seluruh spektrum frekuensi suara, mulai dari bass hingga treble.

Untuk memastikan headphone noise cancelling incaran Anda memiliki respons frekuensi yang baik, periksalah deskripsi dan spesifikasi produk. Anda juga dapat mencermati kurva respons frekuensi yang ditampilkan produsen. Headphone dengan respons frekuensi relatif flat umumnya memiliki kurva yang lebih merata tanpa penekanan berlebihan pada bass atau treble.
Mixing engineer umumnya memilih headphone dengan respons frekuensi yang relatif flat untuk membantu evaluasi audio. Beberapa juga menggunakan headphone berimpedansi tinggi yang dapat memperoleh performa lebih optimal dengan amplifier. Namun, headphone dengan impedansi 32–80 ohm umumnya sudah cukup untuk kebutuhan pemula.

Peringkat Noise Cancelling Headphones Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tipe noise cancelling | Surround sound | Panjang kabel | Daya tahan baterai | Codec | Versi Bluetooth | Tipe ear pad | Tipe housing | Frekuensi (min) | Frekuensi (max) | Driver unit | Koneksi | ||||
1 | Anker Innovations Soundcore Wireless Headphone|Q20i | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | Tidak tercantum | 40 jam ANC on; 60 jam ANC off | SBC, AAC | Bluetooth 5.0 | On ear | Closed-back | 16 Hz (wired); 20 Hz (bluetooth) | 40 kHz (wired); 20 kHz (bluetooth) | 40 mm | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) | ||
2 | Shenzhen Baseus Technology Baseus Bowie|H1i | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | Tidak ada | 100 jam | SBC, AAC, LHDC | Bluetooth 5.3 | Over ear | Closed-back | 20 Hz | 40 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wireless (USB Type C) | ||
3 | Doran Sukses Indonesia JETE Wired Headphone|HB8 | ![]() | Passive noise cancelling (PNC) | 120 cm | Tidak ada | Tidak ada | Tidak ada | Over ear | Closed-back | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Tidak tercantum | ||
4 | Nakamichi Nakamichi Active Noise Cancelling Wireless Headphone|OW1300ANC | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | Tidak ada | 20 jam | SBC | Bluetooth 5.3 | Over ear | Closed-back | 20 Hz | 20 kHz | Tidak tercantum | Tidak ada | ||
5 | SOUL Electronics SOUL Ultra Wireless 2 | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | Tidak tercantum | 60 jam | SBC, AAC | Bluetooth 5.2 | Over ear | Closed-back | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) | ||
6 | Beijing Edifier Technology Company EDIFIER Wireless Over-ear Headphones|W830NB | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | Tidak ada | 54 jam (ANC on)・94 jam (ANC off) | SBC, AAC, LDAC | Bluetooth 5.4 | Over ear | Closed-back | 20 Hz | 40 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth) | ||
7 | Bose BOSE QuietComfort Ultra Headphones 2nd Gen | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | 90 cm (USB Type-C) | 23 jam (Immersive Audio)・30 jam (ANC on)・45 jam (ANC off) | SBC, AAC, aptX | Bluetooth 5.4 | Over ear | Closed-back | 45 Hz | 20 kHz | Tidak tercantum | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB-C) | ||
8 | Ugreen Group UGREEN HiTune Max 5c | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | Tidak tercantum | 45 jam ANC on; 75 jam ANC off | SBC, ACC, LDAC | Bluetooth 5.4 | Over ear | Closed-back | 20 Hz | 40 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (USB-C) | ||
9 | Sony Sony|Headphone|WH-1000XM6 | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | 120 cm | 30 jam ANC on; 40 jam ANC off | SBC, AAC, LDAC, LC3 | Bluetooth 5.3 | Over ear | Closed-back | 20 Hz | 20 kHz | 30 mm | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) | ||
10 | Harman International Industries JBL Tour One M3 Smart Tx | ![]() | Active noise cancelling (ANC) | 120 cm | 40 jam ANC on; 70 jam ANC off | LDAC | Bluetooth 5.3 | Over ear | Closed-back | 10 Hz | 40 kHz | 40 mm | JBL Smart Tx, Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB-C) | ||

Anker InnovationsSoundcore Wireless Headphone | Q20i
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 40 jam ANC on; 60 jam ANC off
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0 |
| Tipe ear pad | On ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 16 Hz (wired); 20 Hz (bluetooth) |
| Frekuensi (max) | 40 kHz (wired); 20 kHz (bluetooth) |
| Driver unit | 40 mm |
Shenzhen Baseus TechnologyBaseus Bowie | H1i
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wireless (USB Type C) |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 100 jam
| Panjang kabel | Tidak ada |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC, LHDC |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 40 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
Doran Sukses IndonesiaJETE Wired Headphone | HB8
| Tipe noise cancelling | Passive noise cancelling (PNC) |
|---|---|
| Koneksi | Tidak tercantum |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- Tidak ada
| Panjang kabel | 120 cm |
|---|---|
| Codec | Tidak ada |
| Versi Bluetooth | Tidak ada |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | Tidak tercantum |
| Frekuensi (max) | Tidak tercantum |
| Driver unit | Tidak tercantum |
NakamichiNakamichi Active Noise Cancelling Wireless Headphone | OW1300ANC
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | Tidak ada |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 20 jam
| Panjang kabel | Tidak ada |
|---|---|
| Codec | SBC |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | Tidak tercantum |
SOUL ElectronicsSOUL Ultra Wireless 2
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 60 jam
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.2 |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
Beijing Edifier Technology CompanyEDIFIER Wireless Over-ear Headphones | W830NB
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 54 jam (ANC on)・94 jam (ANC off)
| Panjang kabel | Tidak ada |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC, LDAC |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 40 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
BoseBOSE QuietComfort Ultra Headphones 2nd Gen
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB-C) |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 23 jam (Immersive Audio)・30 jam (ANC on)・45 jam (ANC off)
| Panjang kabel | 90 cm (USB Type-C) |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC, aptX |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 45 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | Tidak tercantum |
Ugreen GroupUGREEN HiTune Max 5c
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (USB-C) |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 45 jam ANC on; 75 jam ANC off
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
|---|---|
| Codec | SBC, ACC, LDAC |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 40 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
SonySony | Headphone | WH-1000XM6
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 30 jam ANC on; 40 jam ANC off
| Panjang kabel | 120 cm |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC, LDAC, LC3 |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 30 mm |
Harman International IndustriesJBL Tour One M3 Smart Tx
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
|---|---|
| Koneksi | JBL Smart Tx, Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB-C) |
- Surround sound
- Daya tahan baterai
- 40 jam ANC on; 70 jam ANC off
| Panjang kabel | 120 cm |
|---|---|
| Codec | LDAC |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
| Tipe ear pad | Over ear |
| Tipe housing | Closed-back |
| Frekuensi (min) | 10 Hz |
| Frekuensi (max) | 40 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
Baca juga rekomendasi headphone lainnya di sini
Selain noise cancelling headphones, kami juga telah menyiapkan rekomendasi headphone lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Mulai dari headphone murah, headphone Sennheiser, hingga headphone Sony, semuanya dapat Anda temukan pada artikel berikut beserta tips memilihnya.
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
![10 Rekomendasi Noise Cancelling Headphones Terbaik [Meredam Kebisingan] (Terbaru Tahun 2026) 1](https://img.id.my-best.com/product_images/7dcf7aeee1bfca798c97ec8564869555.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=42856e6a056d20d153fe300f5fa565ea)
![10 Rekomendasi Noise Cancelling Headphones Terbaik [Meredam Kebisingan] (Terbaru Tahun 2026) 2](https://img.id.my-best.com/product_images/133c6dacc2263b795bef36f7578d8f50.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=c3cfb5182604d6b5dea4f2bfde1b4b7f)
![10 Rekomendasi Noise Cancelling Headphones Terbaik [Meredam Kebisingan] (Terbaru Tahun 2026) 3](https://img.id.my-best.com/product_images/bc4d1ae606d95e7881a362e8cded5315.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=13c62ee481a591e216ca2fdeb03b756f)
![10 Rekomendasi Noise Cancelling Headphones Terbaik [Meredam Kebisingan] (Terbaru Tahun 2026) 4](https://img.id.my-best.com/product_images/2ce8ba91f7855d8d01e20dca20d1a203.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=4b4e57e9789fe80ec720c025ae3393bb)
![10 Rekomendasi Noise Cancelling Headphones Terbaik [Meredam Kebisingan] (Terbaru Tahun 2026) 5](https://img.id.my-best.com/product_images/4393977f74bb2821409ecd7826551494.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=af07b2f4c6a7431f7be9977ed3a23c98)









































