10 Rekomendasi Headphone Bluetooth Terbaik [Wireless, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026)
Headphone Bluetooth adalah perangkat audio nirkabel yang praktis digunakan untuk berbagai aktivitas seperti mendengarkan musik atau menerima panggilan. Jenis headphone wireless ini cukup beragam, mulai dari model over-ear yang nyaman hingga on-ear yang ringkas dan portabel. Namun, banyaknya merk headphone Bluetooth terbaik di pasaran, seperti JBL, Sony, dan Marshall, mungkin membuat Anda bingung saat menentukan pilihan.
Untuk membantu Anda, kami telah menyusun panduan cara memilih headphone Bluetooth bersama sound engineer, Dennis Novriandi. Kami juga akan membagikan rekomendasi headphone Bluetooth yang bagus untuk dipertimbangkan. Rekomendasi ini dipilih berdasarkan produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Selamat membaca!

Dennis adalah seorang bassist dari band SASVRITA yang juga aktif sebagai sound engineer dan music producer untuk berbagai band dalam negeri. Selain mengelola Eastneptune Studio, sebuah recording studio dan production house miliknya, Dennis juga terlibat dalam berbagai proyek kreatif di bidang animasi dan teknologi digital. Ia berpengalaman sebagai front end developer, freelance UI/UX designer, serta 2D dan 3D animator lepas.

Dominiko adalah content planner di mybest dengan lebih dari 10 tahun pengalaman dalam digital content creation, SEO, dan analisis tren produk. Memulai karier di Kaskus sebagai writer dan strategist, ia mengasah keterampilan dalam content marketing, review produk, hingga copywriting. Kini, ia aktif berkolaborasi dengan pakar berbagai industri dan menggunakan riset berbasis data untuk menyusun rekomendasi produk yang akurat, tepercaya, dan bermanfaat bagi pembaca mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa keunggulan headphone Bluetooth?
Fleksibilitas dan kepraktisan menjadi salah satu keunggulan dari headphone Bluetooth. Anda bebas bergerak tanpa khawatir akan terhambat oleh kabel.

Headphone Bluetooth dapat digunakan pada berbagai perangkat yang memiliki koneksi Bluetooth sehingga praktis, tidak perlu menyesuaikan tipe colokan audio. Karena kemudahan tersebut, perangkat ini sering dijadikan pilihan untuk kebutuhan mendengarkan musik atau menonton film. Selain itu, headphone Bluetooth juga fleksibel karena dapat digunakan sambil beraktivitas tanpa terganggu kabel. Desainnya pun relatif portabel sehingga mudah dibawa-bawa.
Meski demikian, headphone Bluetooth tetap memiliki kekurangan, seperti risiko latency atau delay suara yang biasanya terasa saat digunakan untuk bermain game. Terlepas dari hal tersebut, perangkat ini tetap populer untuk penggunaan harian karena fleksibilitasnya. Dalam artikel ini, kami akan membahas headphone Bluetooth dengan desain bando (over-ear atau on-ear). Jika Anda mencari bentuk headset Bluetooth lainnya seperti earbuds, silakan lihat artikel kami di bawah ini!
Cara memilih Headphone Bluetooth
Ada beberapa hal yang perlu Anda pahami terlebih dahulu sebelum membeli headphone Bluetooth terbaik. Contohnya, seperti versi Bluetooth, codec, bentuk ear cup, hingga teknologi noise cancelling pada perangkat. Fitur tambahan seperti dual connection hingga equalizer juga dapat dipertimbangkan untuk fleksibilitas penggunaan. Mari simak poin-poin berikut ini untuk tahu lebih detailnya.
Pilih headphone dengan koneksi Bluetooth 5.0 ke atas yang lebih stabil dan hemat daya
Makin tinggi versi Bluetooth, kualitas suara, kecepatan transmisi, dan jangkauannya makin baik. Daya tahan baterai headphone pun cenderung lebih lama.

Versi Bluetooth pada headphone berpengaruh terhadap kualitas koneksi, termasuk stabilitas suara dan keterlambatan (delay) audionya. Headphone dengan versi Bluetooth terbaru cenderung memiliki kecepatan transfer data yang tinggi sehingga minim delay. Karena itu, sebaiknya Anda memilih headphone dengan Bluetooth 5.0 ke atas agar gangguan saat mendengarkan musik atau menonton dapat diminimalkan.
Headphone dengan versi Bluetooth yang lebih baru umumnya juga hemat energi sehingga daya tahan baterainya pun lebih lama. Pada headphone dengan versi Bluetooth lama, daya tahannya mungkin hanya sekitar 4–8 jam. Sementara itu, headphone dengan Bluetooth 5.0 ke atas biasanya dapat digunakan hingga sekitar 12 jam. Perlu diingat, perangkat yang Anda gunakan juga harus mendukung versi Bluetooth yang sama. Jika tidak, performanya akan mengikuti versi Bluetooth yang lebih rendah.
Untuk suara yang detail, utamakan headphone dengan codec aptX atau LDAC; Jika penggunannya kasual, codec SBC atau AAC sudah memadai
Codec aptX dan LDAC menawarkan kualitas suara yang lebih baik sehingga cocok bagi penikmat audio yang mengutamakan detail. Sementara itu, codec SBC dan AAC sudah cukup untuk mendengarkan musik atau podcast sehari-hari dengan harga headphone lebih terjangkau.

Codec adalah teknologi yang mengatur kompresi dan dekompresi audio untuk mentransmisikan suara melalui koneksi Bluetooth. Makin canggih codec-nya, makin sedikit data audio yang hilang selama kompresi sehingga kualitas suaranya pun lebih tinggi. Untuk kebutuhan kasual seperti streaming musik atau podcast, codec SBC dan AAC sudah memadai karena kompatibel dengan hampir semua perangkat dan platform musik serta mampu mereproduksi vokal dengan baik.
Meski demikian, codec SBC dan AAC kurang ideal untuk mendengarkan musik dengan kualitas tinggi atau Hi-Res audio karena detail suara bisa hilang. Jika Anda ingin pengalaman audio yang lebih detail, sebaiknya pilih headphone dengan codec aptX, aptX HD, atau LDAC. Codec ini dapat mentransmisikan audio dengan bitrate lebih tinggi sehingga mampu menjaga tekstur instrumen dan vokal. Pengalaman mendengarkan musik berkualitas tinggi jadi terasa lebih jernih, kaya, dan mendekati aslinya.
Pertimbangkan headphone over-ear jika durasi pemakaian Anda lama, atau pilih tipe on-ear jika prioritasnya desain yang lebih ringkas
Headphone over-ear dapat menutupi seluruh bagian telinga sehingga lebih nyaman untuk mendengarkan audio dalam durasi yang lama. Sementara itu, headphone on-ear biasanya lebih compact dan ringan sehingga lebih praktis untuk mobilitas.

Headphone over-ear memiliki earcup besar yang menutupi seluruh telinga, dengan bantalan empuk di bagian earcup dan band-nya. Desain ini membuatnya lebih nyaman digunakan untuk mendengarkan musik dalam waktu yang lama. Dengan earcup yang menutupi seluruh telinga, headphone over-ear juga memiliki isolasi suara yang baik. Suara bising dari luar dapat diredam, sementara suara dari headphone pun tidak mudah bocor.
Sebaliknya, headphone on-ear memiliki earcup lebih kecil yang menempel di atas telinga. Tipe ini cocok untuk Anda yang memiliki mobilitas tinggi atau sering bepergian. Selain karena lebih ringan dan compact, desain earcup on-ear yang tidak menutupi seluruh bagian telinga dapat membuat Anda lebih waspada terhadap suara di lingkungan sekitar. Namun, penggunaan headphone on-ear dalam waktu lama cenderung membuat telinga cepat terasa pegal atau tidak nyaman.
Pilih headphone dengan active noise cancelling (ANC) jika Anda ingin mendengarkan audio tanpa gangguan

Headphone ANC dapat menciptakan gelombang suara antiphase (gelombang berlawanan) yang menetralkan suara bising. Teknologi ini dapat meredam noise yang tidak bisa dikendalikan langsung oleh pengguna, seperti suara lalu lintas, suara penerbangan, atau keramaian di tempat umum.
Headphone dengan fitur noise cancelling ini cocok untuk pengguna yang mengutamakan ketenangan saat mendengarkan audio seperti streamer dan gamer. Meski demikian, perlu diketahui bahwa efektivitas teknologi ANC pada headphone Bluetooth dapat bervariasi dan umumnya turut dipengaruhi oleh harga produk.
Untuk kenyamanan penggunaan, pertimbangkan fitur tambahan, seperti dual connection, equalizer, dan multipoint

- Equalizer: Cocok untuk Anda yang sering mendengarkan banyak genre musik karena memungkinkan Anda mengatur karakter suara sesuai musik yang didengarkan.
- Dual connection: Pilih ini jika Anda menginginkan fleksibilitas saat baterai headphone Bluetooth habis karena memudahkan Anda mengalihkan konektivitas dari Bluetooth ke kabel.
- Multipoint: Fitur ini memungkinkan headphone tersambung ke beberapa perangkat sekaligus, seperti laptop dan smartphone. Cocok untuk Anda yang sering multitasking antar perangkat dan ingin tetap terhubung dengan headphone tanpa perlu reconnect Bluetooth secara manual.

Peringkat Headphone Bluetooth Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tipe ear pad | Tipe housing | Noise cancelling | Tipe noise cancelling | Mic | Panjang kabel | Versi Bluetooth | Codec | Daya tahan baterai | Multipoint | Frekuensi (min) | Frekuensi (max) | Driver unit | Koneksi | ||||
1 | Anker Innovations Soundcore Wireless Headphone|Q20i | ![]() | Over-ear | Closed-back | Active noise cancelling (ANC) | Internal | 120 cm | Bluetooth 5.0 | SBC, AAC | 40 jam (ANC on)・60 jam (ANC off) | 16 Hz (wired); 20 Hz (bluetooth) | 40 kHz (wired); 20 kHz (bluetooth) | 40 mm | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) | |||
2 | Beijing Edifier Technology Edifier Wireless Headphone |W820NB Plus | ![]() | Over-ear | Closed-back | Active noise cancelling (ANC) | Internal | 120 cm | Bluetooth 6.1 | SBC, LDAC | 88 jam | 20 Hz | 40 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (USB-C) | |||
3 | Harman International Industries JBL Tune|520BT | ![]() | On-ear | Closed-back | Passive noise cancelling (PNC) | Internal | Tidak ada | Bluetooth 5.3 | SBC, AAC | 57 jam | 20 Hz | 20 kHz | 33 mm | Wireless (Bluetooth) | |||
4 | Bose BOSE QuietComfort Ultra Headphones 2nd Gen | ![]() | On-ear | Closed-back | Active noise cancelling (ANC) | Internal | 120 cm | Bluetooth 5.3 | SBC | 24 jam | 45 Hz | 20 kHz | Tidak tercantum | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB-C) | |||
5 | Lenovo Lenovo|Thinkplus Bluetooth Headphone|TH10 | ![]() | Over-ear | Closed-back | Active noise cancelling (ANC) | Internal | Tidak tercantum | Bluetooth 5.0 | SBC, AAC | 9 jam | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) | |||
6 | Sony Sony|Headphone|WH-1000XM6 | ![]() | Over-ear | Closed-back | Active noise cancelling (ANC) | Internal | 120 cm | Bluetooth 5.3 | SBC, AAC, LDAC, LC3 | 24-40 jam | 20 Hz | 20 kHz | 30 mm | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) | |||
7 | Philips Electronics Philips|On-ear Wireless Headphones|TAH4205 | ![]() | On-ear | Closed-back | Passive noise cancelling (PNC) | Internal | Tidak ada | Bluetooth 5.0 | SBC | 29 jam | 20 Hz | 20 kHz | 32 mm | Wireless (Bluetooth) | |||
8 | Sennheiser Electronic Sennheiser Momentum 4 Wireless Headphone|M4AEBT | ![]() | Over-ear | Closed-back | Active noise cancelling (ANC), Adaptive noise cancelling | Internal | 120 cm | Bluetooth 5.2 | SBC, AAC, aptX, aptX adaptive | 60 jam | 6 Hz | 22 kHz | 42 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB-C) | |||
9 | Apple Apple|AirPods Max 2 | ![]() | Over-ear | Closed-back | Active noise cancelling (ANC), Adaptive noise cancelling | Internal | Tidak tercantum | Bluetooth 5.3 | SBC, AAC | 20 jam | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (USB-C) | |||
10 | Marshall Amplification Marshall Major V | ![]() | On-ear | Closed-back | Passive noise cancelling (PNC) | Internal | 135 cm | Bluetooth 5.3 | SBC, MPEG-2 AAC, LC3 | 100 jam | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) | |||

Anker InnovationsSoundcore Wireless Headphone | Q20i
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0 |
- Noise cancelling
(hybrid ANC)
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | 120 cm |
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 40 jam (ANC on)・60 jam (ANC off) |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 16 Hz (wired); 20 Hz (bluetooth) |
| Frekuensi (max) | 40 kHz (wired); 20 kHz (bluetooth) |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) |
Beijing Edifier TechnologyEdifier Wireless Headphone | W820NB Plus
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 6.1 |
- Noise cancelling
(aktif)
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | 120 cm |
| Codec | SBC, LDAC |
| Daya tahan baterai | 88 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 40 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (USB-C) |
Harman International IndustriesJBL Tune | 520BT
| Tipe ear pad | On-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
- Noise cancelling
(pasif)
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Passive noise cancelling (PNC) |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | Tidak ada |
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 57 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 33 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
BoseBOSE QuietComfort Ultra Headphones 2nd Gen
| Tipe ear pad | On-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
- Noise cancelling
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | 120 cm |
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 24 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 45 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | Tidak tercantum |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB-C) |
LenovoLenovo | Thinkplus Bluetooth Headphone | TH10
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0 |
- Noise cancelling
(aktif)
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 9 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) |
SonySony | Headphone | WH-1000XM6
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
- Noise cancelling
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC) |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | 120 cm |
| Codec | SBC, AAC, LDAC, LC3 |
| Daya tahan baterai | 24-40 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 30 mm |
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) |
Philips ElectronicsPhilips | On-ear Wireless Headphones | TAH4205
| Tipe ear pad | On-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0 |
- Noise cancelling
(pasif)
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Passive noise cancelling (PNC) |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | Tidak ada |
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 29 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 32 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
Sennheiser ElectronicSennheiser Momentum 4 Wireless Headphone | M4AEBT
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.2 |
- Noise cancelling
(aktif)
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC), Adaptive noise cancelling |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | 120 cm |
| Codec | SBC, AAC, aptX, aptX adaptive |
| Daya tahan baterai | 60 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 6 Hz |
| Frekuensi (max) | 22 kHz |
| Driver unit | 42 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm), Wired (USB-C) |
AppleApple | AirPods Max 2
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
- Noise cancelling
(aktif)
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Active noise cancelling (ANC), Adaptive noise cancelling |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 20 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (USB-C) |
Marshall AmplificationMarshall Major V
| Tipe ear pad | On-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
- Noise cancelling
(pasif)
| Tipe housing | Closed-back |
|---|---|
| Tipe noise cancelling | Passive noise cancelling (PNC) |
| Mic | Internal |
| Panjang kabel | 135 cm |
| Codec | SBC, MPEG-2 AAC, LC3 |
| Daya tahan baterai | 100 jam |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) |
Baca juga rekomendasi perangkat audio lainnya di sini
Selain headphone Bluetooth, masih ada berbagai perangkat audio lainnya yang bisa melengkapi pengalaman mendengarkan Anda. Produk seperti headset gaming, IEM (in-ear monitor), dan neckband menawarkan beragam pilihan fitur dan kualitas suara yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari maupun keperluan profesional. Silakan baca rekomendasi produknya di tautan berikut ini.
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
![10 Rekomendasi Headphone Bluetooth Terbaik [Wireless, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 1](https://img.id.my-best.com/product_images/7dcf7aeee1bfca798c97ec8564869555.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=42856e6a056d20d153fe300f5fa565ea)
![10 Rekomendasi Headphone Bluetooth Terbaik [Wireless, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 2](https://img.id.my-best.com/product_images/ebcfed071157dd0cee23dca20caacf7b.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=3a2db3608d4847f356e0a81af991e475)
![10 Rekomendasi Headphone Bluetooth Terbaik [Wireless, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 3](https://img.id.my-best.com/product_images/8472a1df6446e353ddf74b0f54b79740.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=0a7bac334a4c558882783c04c903622c)
![10 Rekomendasi Headphone Bluetooth Terbaik [Wireless, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 4](https://img.id.my-best.com/product_images/02e31c28852a9c56fe803bbf13b6a2e4.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=a9d62fb28ea545a43e9a436b1b77a14b)
![10 Rekomendasi Headphone Bluetooth Terbaik [Wireless, Merk Tepercaya] (Terbaru Tahun 2026) 5](https://img.id.my-best.com/product_images/94843425d09f13d72b64c2818c091ea3.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=12e93a6d2ad26af0b7861500c2aa3250)










































