10 Rekomendasi Headphone Bluetooth Terbaik [Ditinjau Sound Engineer] (Terbaru Tahun 2026)
Headphone Bluetooth adalah perangkat audio nirkabel yang praktis digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti mendengarkan musik atau menerima panggilan. Terdapat beragam jenis headphone Bluetooth di pasaran, mulai dari model over-ear yang nyaman hingga on-ear yang ringkas dan portabel. Variasi desain, fitur, dan harga yang tersedia mungkin membuat Anda bingung saat menentukan pilihan.
Untuk membantu Anda, mybest akan menjelaskan cara memilih headphone Bluetooth. Panduan ini kami susun bersama sound engineer, Dennis Novriandi. Selain itu, kami juga telah menyiapkan rekomendasi headphone Bluetooth yang bagus dari berbagai merek, seperti Sony, Pioneer, dan Baseus. Rekomendasi ini disusun berdasarkan cara memilih mybest dan riset kelarisan produk di marketplace. Selamat membaca!
Highlight Headphone Bluetooth Teratas
Lenovo

Pemakaian berjam-jam tetap nyaman dengan earpad breathable
Miniso Lifestyle Trading Indonesia

Atur musik dan panggilan lebih mudah lewat kontrol bawaan praktis
Pioneer

Pas untuk pendengar musik yang senang dengan deep dan powerful sound
Sony Group Corporation

Headphone noise cancelling Sony dengan sensor pintar

Dennis adalah seorang bassist dari band SASVRITA yang juga aktif sebagai sound engineer dan music producer untuk berbagai band dalam negeri. Selain mengelola Eastneptune Studio, sebuah recording studio dan production house miliknya, Dennis juga terlibat dalam berbagai proyek kreatif di bidang animasi dan teknologi digital. Ia berpengalaman sebagai front end developer, freelance UI/UX designer, serta 2D dan 3D animator lepas.

Dominiko adalah content planner di mybest dengan lebih dari 10 tahun pengalaman dalam digital content creation, SEO, dan analisis tren produk. Memulai karier di Kaskus sebagai writer dan strategist, ia mengasah keterampilan dalam content marketing, review produk, hingga copywriting. Kini, ia aktif berkolaborasi dengan pakar berbagai industri dan menggunakan riset berbasis data untuk menyusun rekomendasi produk yang akurat, tepercaya, dan bermanfaat bagi pembaca mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa keunggulan headphone Bluetooth?

Fleksibilitas dan kepraktisan menjadi salah satu keunggulan dari headphone Bluetooth. Anda pun bebas bergerak tanpa khawatir akan terlilit oleh kabel.

Headphone umumnya terbagi menjadi dua jenis, Bluetooth dan kabel. Headphone Bluetooth dapat digunakan pada semua perangkat yang memiliki koneksi Bluetooth. Tak heran bila headphone ini menjadi pilihan yang populer untuk penggunaan harian, seperti mendengarkan musik dan menonton film. Headphone Bluetooth memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
- Fleksibel: Bisa dipakai dari jarak jauh tanpa terbatas panjang kabel
- Portabel: Ringan dan mudah dibawa ke mana saja untuk Anda yang punya mobilitas tinggi
- Praktis: Tidak perlu disesuaikan dengan tipe colokan pada perangkat audio lainnya
Namun, headphone Bluetooth akan kurang cocok bila digunakan untuk gaming karena adanya latency. Latency dikenal dengan delay pengiriman suara dari perangkat ke headphone. Bila Anda mengutamakan kepentingan gaming, penggunaan headphone kabel atau headset lebih direkomendasikan.
Cara memilih Headphone Bluetooth
Ada beberapa hal yang perlu Anda pahami terlebih dahulu sebelum membeli headphone Bluetooth. Contohnya, seperti jenis koneksi pada Bluetooth itu sendiri, fitur, bentuk ear cup, hingga codec dalam perangkat. Mari simak poin-poin berikut ini untuk tahu lebih detailnya.
Utamakan headphone dengan koneksi Bluetooth 5.0 ke atas yang lebih stabil dan hemat daya

Makin tinggi versi Bluetooth, kualitas suara, kecepatan transmisi, dan jangkauannya makin baik. Daya tahan baterai headphone pun cenderung lebih lama.

Versi Bluetooth pada headphone berdampak besar terhadap kualitas suara dan keterlambatan (delay) audionya. Headphone dengan versi Bluetooth terbaru cenderung memiliki kecepatan transfer data yang tinggi sehingga minim delay. Untuk koneksi yang lebih stabil sebaiknya menggunakan headphone Bluetooth 5.0. Dengan begitu, gangguan saat mendengarkan musik atau menonton dengan memakai headphone bisa diminimalkan.
Makin baru versi Bluetoothnya, makin canggih fiturnya dan makin jauh pula jarak jangkauannya. Namun, perangkat Anda juga perlu mendukung versi Bluetooth yang sama. Jika tidak, Anda akan mendapatkan performa dari perangkat dengan versi Bluetooth lebih rendah.
Versi Bluetooth yang lebih baru pun lebih hemat energi sehingga daya tahan baterai headphone bisa lebih lama. Pada versi Bluetooth yang lebih lama, ketahanan dayanya mungkin hanya sekitar 4-8 jam. Sementara itu, ketahanan daya headphone Bluetooth 5.0 ke atas setidaknya bisa 12 jam.
Ketahui codec yang didukung oleh headphone Bluetooth
Codec adalah teknologi kompresi dan dekompresi untuk mentransmisikan suara melalui koneksi Bluetooth. Tipe codec yang bagus memastikan kualitas suara yang unggul dan mengurangi risiko delay. Jika Anda tidak menemukan jenis codec yang dipakai pada tabel spesifikasi headphone, periksalah nilai bitrate, bit-depth, dan sample rate-nya. Standarnya adalah bit-rate sekitar 320 kbps, bit-depth sekitar 16 bit, dan sample rate sekitar 44,1 kHz. Lebih lengkapnya adalah sebagai berikut.
SBC dan AAC: Cukup untuk mendengarkan musik atau podcast secara kasual

Codec SBC dan AAC sudah cukup untuk kebutuhan mendengarkan musik atau podcast sehari-hari karena detail suara bukanlah hal utama. Keunggulan menarik dari headphone dengan codec ini adalah harga yang lebih terjangkau.

- Sub-band codec (SBC): SBC adalah codec yang support di hampir semua perangkat dengan koneksi Bluetooth. Codec SBC lebih stabil dengan bit-rate 192 sampai 320 kbps. Bit-depth SBC adalah 16 bit dengan sample rate 44,1 kHz. Secara kualitas audio, codec SBC sudah cukup baik.
- Advance audio coding (AAC): AAC adalah jenis codec yang dikembangkan oleh Apple untuk mengoptimalkan kualitas audio pada perangkat iOS. Rentang bitrate AAC mirip dengan SBC, yakni 128 sampai 320 kbps. Sementara itu, bit-depth-nya adalah 16 bit dengan sample rate 44,1 kHz.
Meski dikembangkan untuk perangkat iOS, codec AAC juga kompatibel pada sebagian perangkat Android. Jadi, pemilik perangkat Android sebaiknya memeriksa spesifikasi perangkatnya jika ingin menggunakan codec AAC. Jika tidak ada, codec SBC tak masalah untuk dipilih karena merupakan codec standar untuk banyak platform musik.
aptX dan LDAC: Cocok untuk penikmat audio yang sensitif dengan detail suara

Dengan spesifikasi yang lebih tinggi, codec aptX dan LDAC menawarkan kualitas suara yang lebih baik. Penikmat audio yang memperhatikan kualitas baru akan mendapatkan audio yang detail dari codec ini.

- aptX: Codec aptX dikembangkan oleh Qualcomm yang merupakan upgrade dari codec SBC sehingga kompatibel dengan semua perangkat Android. Dengan bitrate yang mencapai 352 kbps, kualitas audio aptX jauh lebih baik dari SBC. Dari segi bit-depth dan sample rate, codec ini masih sama dengan SBC, yaitu 16 bit dan 44,1 kHz.
- aptX HD: Di atas codec aptX, ada codec aptX HD yang dibuat karena meningkatnya permintaan audio beresolusi tinggi. Dengan bitrate sekitar 576 kbps, audio dari aptX HD jauh lebih baik dari aptX. Bit-depth-nya pun mencapai 24 bit per 48 kHz. Selain itu, headphone dengan codec aptX HD memiliki tingkat isolasi suara yang sangat baik.
- LDAC: LDAC adalah codec yang dikembangkan oleh SONY untuk menyediakan kualitas audio yang sangat tinggi. Codec LDAC bekerja dalam tiga mode, yakni 330 kbps, 660 kbps, dan 990 kbps. Bit-depth-nya sama dengan aptX HD, yaitu 24 bit, tetapi sample rate LDAC mencapai 44,1 kHz sampai 96 kHz.
Perlu diingat bahwa perangkat dan platform yang Anda gunakan perlu mendukung codec yang sama. Jika tidak, kemungkinan besar kedua perangkat akan memanfaatkan codec SBC. Maka dari itu, periksalah spesifikasi perangkat dan platform audio jika Anda ingin membeli headphone dengan codec aptX atau LDAC. Hal ini karena harga headphone dengan codec aptX atau LDAC biasanya lebih tinggi.
Pilih konstruksi yang nyaman di telinga dan kepala
Ukuran earcup dapat memengaruhi tingkat kenyamanan Anda saat menggunakan headphone Bluetooth. Tingkat kenyamanan ini tidak akan lepas dari pengalaman mendengarkan audio yang bisa diberikan headphone Bluetooth. Karena itu, pertimbangkanlah spesifikasi ini dengan matang.
Over-ear: Menutupi telinga sehingga tidak pegal atau sakit meski dipakai berlama-lama

Over-ear merupakan jenis earcup yang menutupi telinga. Jenis ini nyaman untuk dipakai mendengarkan audio dalam durasi lama.

Headphone over-ear memiliki earcup yang besar. Selain itu, headphone ini biasanya diberi bantalan empuk di bagian earcup dan band-nya. Konstruksi over-ear akan memberikan kenyamanan ekstra untuk penggunanya. Karena itu, tipe ini cocok untuk Anda yang sering mendengarkan lagu dalam waktu lama.
Isolasi suara pada headphone over-ear juga bagus berkat earcup yang dapat menutupi seluruh telinga. Bising dari luar dapat diredam earcup tipe over-ear sekaligus mencegah suaranya bocor ke luar. Meski begitu, isolasi yang berlebihan dapat membuat telinga Anda mudah lelah.
On-ear: Lebih compact di telinga dan lebih ringan di kepala

Karena lebih compact dan lebih ringan, jenis on-ear lebih praktis untuk mobilitas. Namun, tingkat kenyamanannya secara umum tidak setinggi tipe over-ear saat dipakai dalam waktu lama.

Agar tidak memberatkan Anda, pilihlah headphone on-ear. Earcup tipe on-ear dipakai di atas telinga dan ukurannya lebih kecil. Dengan earcup yang lebih kecil, headphone ini terasa lebih ringan dan compact.
Pilihlah tipe ini jika Anda menggunakan headphone saat bepergian atau beraktivitas. Headphone ini pun cenderung lebih aman digunakan saat Anda berjalan kaki di ruang terbuka karena tidak ada isolasi suara. Namun, tipe on-ear dapat membuat telinga jadi pegal atau sakit jika dipakai terlalu lama.
Untuk penggunaan sehari-hari utamakan fitur foldable, dual connection, dan equalizer
Headphone Bluetooth dapat menawarkan fitur-fitur yang meningkatkan pengalaman mendengarkan audio hingga memudahkan penggunaannya. Di bawah ini kami akan menjelaskan beberapa fitur menarik untuk pemakaian sehari-hari.
Foldable, dapat dilipat sehingga makin mudah disimpan

Konstruksi headphone bisa memenuhi isi tas, terutama tas laptop. Jika bisa dilipat, headphone akan mudah disimpan di dalam tas.

Earcup pada headphone foldable biasanya dapat dilipat ke bagian dalam sehingga compact saat digunakan. Bila earcup tersebut dapat diputar hingga ketebalannya sama dengan headband, artinya Anda mendapatkan ukuran yang lebih compact.
Dual connection, bisa terkoneksi dengan dua cara

Sebuah headphone bisa memiliki koneksi kabel dan Bluetooth sekaligus. Dengan begitu, Anda tak perlu khawatir akan daya tahan baterai yang mulai menipis.

Koneksi yang beragam juga dapat menjadi solusi bagi pemilik perangkat dengan tipe koneksi yang berbeda-beda. Anda pun tak perlu mencari perangkat tambahan saat hendak menggunakannya.
Equalizer, atur sendiri karakter suara headphone

Karakter suara headphone bisa diubah dengan equalizer. Jadi, Anda bisa menikmati bass yang dalam pada film aksi dan vokal yang jernih pada musik akustik.

Jika Anda mendengarkan banyak genre musik, headphone dengan satu karakter suara mungkin akan terasa kurang memuaskan. Untuk itu, pertimbangkanlah headphone yang menawarkan equalizer. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengatur karakter suara headphone berdasarkan musik yang didengarkan.
Produsen biasanya menyediakan equalizer dalam bentuk aplikasi. Mode equalizer dapat berupa preset yang tinggal Anda pilih sesuai kebutuhan, misalnya bass boost, flat, atau treble boost. Ada juga mode yang memungkinkan Anda mengatur sendiri setiap frekuensi secara manual untuk mendapatkan pengaturan yang paling pas.
Untuk memudahkan pekerjaan, gunakan fitur ANC dan multipoint
Tak hanya memudahkan pemakaian sehari-hari, beberapa fitur headphone juga dapat membantu pekerjaan. Dengan fitur ANC dan koneksi multipoint, pekerjaan Anda akan terasa lebih smooth.
ANC, efektif meredam kebisingan

Headphone dengan fitur noise cancelling cocok dipilih oleh pengguna yang terpapar gangguan suara dari luar. Fitur ini dapat meredam suara tersebut agar tidak masuk ke headphone.

Headphone dengan fitur noise cancelling ini cocok dipilih oleh pengguna yang membutuhkan ketenangan saat mendengarkan audio. Pada tingkat peredaman yang tinggi, fitur ini sering dimanfaatkan oleh streamer dan gamer.
Multipoint, terhubung dengan beberapa perangkat sekaligus

Koneksi multipoint memungkinkan headphone terhubung dengan dua atau tiga perangkat. Sebaiknya, pilih versi Bluetooth yang paling baru untuk mendapat koneksi yang stabil.

Koneksi multipoint akan cocok untuk Anda yang memiliki beberapa perangkat audio atau sering menerima panggilan. Saat sedang mengedit video di PC dan ada panggilan masuk, Anda tidak perlu melepas headphone. Cukup pindahkan koneksinya ke HP agar Anda bisa langsung berkomunikasi lewat headphone.
Peringkat Headphone Bluetooth Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tipe ear pad | Noise cancelling | Surround sound | Mic | Panjang kabel | Versi Bluetooth | Codec | Daya tahan baterai | Equalizer | Multipoint | Frekuensi (min) | Frekuensi (max) | Driver unit | Koneksi | |||||
1 | Lenovo Lenovo|Thinkplus Headworn True Wireless Bluetooth Earphone|EH150 | ![]() | Pemakaian berjam-jam tetap nyaman dengan earpad breathable | Over-ear | Tidak ada | Tidak tercantum | Bluetooth 5.4 | SBC | 25 jam | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) | |||||
2 | Miniso Lifestyle Trading Indonesia Miniso Wireless Headset|CH510 | ![]() | Atur musik dan panggilan lebih mudah lewat kontrol bawaan praktis | Over-ear | Internal | Tidak ada | Bluetooth 5.1 | SBC | 10 jam | 20 Hz | 20 kHz | Tidak tercantum | Wireless (Bluetooth) | |||||
3 | Pioneer Pioneer On-Ear Wireless Headphones S3|SE-S3BT | ![]() | Pas untuk pendengar musik yang senang dengan deep dan powerful sound | On-ear | Internal | Tidak ada | Bluetooth 5.0 | SBC, AAC | 25 jam | 10 Hz | 22 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth) | |||||
4 | Sony Group Corporation Sony|Wireless Noise Cancelling Headphones|WH-1000XM6 | ![]() | Headphone noise cancelling Sony dengan sensor pintar | Over-ear | Internal | 120 cm | Bluetooth 5.3 | SBC, AAC, LDAC, LC3 | 24-40 jam | 20 Hz | 20 kHz | 30 mm | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) | |||||
5 | Shenzhen Baseus Technology Baseus Bass|BH1 Lite | ![]() | Nyaman dibawa ke mana saja dengan desain lipat yang ringkas | Over-ear | Internal | Tidak tercantum | Bluetooth 6.0 | SBC, AAC, LDAC | 80 jam | 20 Hz | 40 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) | |||||
6 | Indigital Trading Sades|Ryunix Goze|HX1 | ![]() | Suara dan aksi selalu selaras berkat latensi yang rendah | Over-ear | Internal | 100 cm | Bluetooth 5.4 | SBC | Tidak tercantum | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm), Wireless (USB) | |||||
7 | APPLE Apple|AirPods Max | ![]() | Nikmati harmonisasi suara yang sempurna berkat teknologi EQ Adaptif | Over-ear | Tidak ada | Tidak tercantum | Bluetooth 5.0 | SBC, AAC | 20 jam | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wired (USB-C), Wireless (Bluetooth) | |||||
8 | Marshall Group Marshall Major V | ![]() | Baterainya mampu bertahan hingga 100 jam lebih | On-ear | Internal | Tidak tercantum | Bluetooth 5.3 | SBC, MPEG-2 AAC, LC3 | 100 jam | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) | |||||
9 | Philips Electronics Nederland B.V. Philips|Over-Ear Wireless Headphones|TAH7508 | ![]() | Suara bising lenyap, detail musik hadir lebih jernih dengan Noise Canceling Pro | Over-ear | Internal | 120 cm | Bluetooth 5.2 | SBC, AAC | 45 jam (ANC on), 60 jam (ANC off) | 7 Hz | 40 kHz | 40 mm | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) | |||||
10 | Harman International Industries JBL Live 670 NC | ![]() | Komunikasi bebas gangguan didukung dua mikrofon beamforming | Over-ear | Internal | 200 cm | Bluetooth 5.3 | SBC, AAC | 50-60 jam | 20 Hz | 20 kHz | 40 mm | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) | |||||
LenovoLenovo | Thinkplus Headworn True Wireless Bluetooth Earphone | EH150
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
- Noise cancelling
- Surround sound
Pemakaian berjam-jam tetap nyaman dengan earpad breathable
- Menggunakan driver 40 mm dengan suara surround HD 360° untuk pengalaman audio yang imersif
- Mengandalkan Bluetooth 5.4 untuk koneksi yang stabil dengan jarak maksimal 10 meter
- Dilengkapi earpad lembut dan breathable, nyaman dipakai tanpa membuat telinga panas
- Struktur over-ear ergonomis dengan busa lembut memastikan kenyamanan optimal selama pemakaian berjam-jam
| Mic | Tidak ada |
|---|---|
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 25 jam |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) |
Miniso Lifestyle Trading IndonesiaMiniso Wireless Headset | CH510
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.1 |
- Noise cancelling
- Surround sound
Atur musik dan panggilan lebih mudah lewat kontrol bawaan praktis
- Menggunakan teknologi Bluetooth 5.1 yang menghadirkan koneksi cepat, stabil, dan minim gangguan
- Desain adjustable dapat ditarik dan dilenturkan untuk memberikan kenyamanan maksimal saat digunakan
- Kompatibel dengan perangkat iOS dan Android sehingga mudah digunakan pada berbagai jenis smartphone
- Tersedia kontrol bawaan yang membantu mengatur volume, panggilan, serta pemutaran musik dengan mudah
| Mic | Internal |
|---|---|
| Panjang kabel | Tidak ada |
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 10 jam |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | Tidak tercantum |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
PioneerPioneer On-Ear Wireless Headphones S3 | SE-S3BT
| Tipe ear pad | On-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0 |
- Noise cancelling
- Surround sound
Pas untuk pendengar musik yang senang dengan deep dan powerful sound
- Headphone Pioneer model on-ear nirkabel dengan desain foldable yang praktis
- Dilengkapi extra-large 40 mm driver untuk hasilkan suara yang deep dan powerful
- Mendukung codec AAC dengan baterai yang bisa bertahan sampai dengan 25 jam
- Tersedia dalam empat varian warna menarik, yakni black, grey, blue, dan pink
| Mic | Internal |
|---|---|
| Panjang kabel | Tidak ada |
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 25 jam |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 10 Hz |
| Frekuensi (max) | 22 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth) |
Sony Group CorporationSony | Wireless Noise Cancelling Headphones | WH-1000XM6
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
- Noise cancelling
- Surround sound
Headphone noise cancelling Sony dengan sensor pintar
- Dibekali sensor pintar dengan Integrated Processor V3 yang lebih efektif meredam suara bising
- Memberikan pengalaman mendengarkan musik Hi-Res secara nirkabel tanpa gangguan delay
- Menggunakan serat karbon daur ulang yang enteng, tetapi lebih kukuh dan tidak mudah berderit
- Bisa hasilkan panggilan suara ekstra jelas dengan beamforming dan mikrofon adaptif yang canggih
- Terdapat konektivitas multipoint dan fitur pintar untuk memudahkan perpindahan antarperangkat
| Mic | Internal |
|---|---|
| Panjang kabel | 120 cm |
| Codec | SBC, AAC, LDAC, LC3 |
| Daya tahan baterai | 24-40 jam |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 30 mm |
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) |
Shenzhen Baseus TechnologyBaseus Bass | BH1 Lite
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 6.0 |
- Noise cancelling
(ANC) - Surround sound
Nyaman dibawa ke mana saja dengan desain lipat yang ringkas
- Dibekali dynamic driver 40 mm untuk menghasilkan suara bass kuat dan detail audio lebih imersif
- Terdapat fitur AI ENC menjaga kualitas panggilan tetap optimal meskipun berada di lingkungan ramai
- Desain travel-friendly menghadirkan headband adjustable dan sistem lipat untuk kenyamanan mobilitas
- Dukungan USB Type-C memastikan pengisian praktis dengan durasi pengisian sekitar 1,5 jam
| Mic | Internal |
|---|---|
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
| Codec | SBC, AAC, LDAC |
| Daya tahan baterai | 80 jam |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 40 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) |
Indigital TradingSades | Ryunix Goze | HX1
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
- Noise cancelling
- Surround sound
Suara dan aksi selalu selaras berkat latensi yang rendah
- Output audio bertenaga dengan tingkat sensitivitas tinggi hingga 121 dB lewat driver 40 mm
- Latensinya rendah hanya 30 ms, sehingga audio tetap sinkron selama sesi game kompetitif
- Konektivitas tri-mode mendukung wireless 2.4 GHz, Bluetooth 5.4, serta koneksi kabel jack 3.5 mm
- Bahan premium yang lembut dan aman bagi kulit mendukung kenyamanan optimal saat penggunaan panjang
- Fitur swivel-to-mute pada mikrofon omnidirectional memberikan kontrol cepat saat berkomunikasi
| Mic | Internal |
|---|---|
| Panjang kabel | 100 cm |
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | Tidak tercantum |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm), Wireless (USB) |
APPLEApple | AirPods Max
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0 |
- Noise cancelling
(ANC) - Surround sound
Nikmati harmonisasi suara yang sempurna berkat teknologi EQ Adaptif
- Headphone dari Apple dengan kualitas audio high-fidelity yang detail, tajam, dan jernih
- Memiliki teknologi EQ adaptif canggih guna hasilkan harmonisasi suara yang sempurna
- Mampu meredam suara eksternal hingga dua kali lipat lebih efektif berkat fitur noise cancellation
- AirPods ini didesain sleek dan modern, ideal untuk melengkapi gear perangkat Apple Anda
| Mic | Tidak ada |
|---|---|
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 20 jam |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wired (USB-C), Wireless (Bluetooth) |
Marshall GroupMarshall Major V
| Tipe ear pad | On-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
- Noise cancelling
- Surround sound
Baterainya mampu bertahan hingga 100 jam lebih
- Produk premium berdesain elegan dengan aksen logo ikonik dari Marshall
- Driver 40 mm-nya mampu menghasilkan suara jernih dengan rentang frekuensi 20-20.000 Hz
- Dibekali konektivitas Bluetooth 5.3 untuk memberi Anda audio stabil hingga jarak 10 meter
- Dipakai dalam waktu lama bukan masalah karena baterainya bisa bertahan sampai 100 jam lebih
| Mic | Internal |
|---|---|
| Panjang kabel | Tidak tercantum |
| Codec | SBC, MPEG-2 AAC, LC3 |
| Daya tahan baterai | 100 jam |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) |
Philips Electronics Nederland B.V.Philips | Over-Ear Wireless Headphones | TAH7508
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.2 |
- Noise cancelling
(ANC) - Surround sound
Suara bising lenyap, detail musik hadir lebih jernih dengan Noise Canceling Pro
- Teknologi Noise Canceling Pro mengurangi kebisingan sekitar agar fokus pada musik lebih maksimal
- Desain ringan dan dapat dilipat memudahkan penyimpanan serta dibawa bepergian
- Fitur Awareness Mode menjaga Anda tetap sadar akan suara sekitar tanpa harus melepas earphone
- Didukung aplikasi Philips Headphones untuk pengaturan suara dan mode ANC yang dapat disesuaikan
| Mic | Internal |
|---|---|
| Panjang kabel | 120 cm |
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 45 jam (ANC on), 60 jam (ANC off) |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 7 Hz |
| Frekuensi (max) | 40 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wired (jack 3.5 mm), Wireless (Bluetooth) |
Harman International IndustriesJBL Live 670 NC
| Tipe ear pad | Over-ear |
|---|---|
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
- Noise cancelling
(ANC) - Surround sound
Komunikasi bebas gangguan didukung dua mikrofon beamforming
- Menghadirkan JBL Signature Sound dan surround sound melalui driver dinamis 40 mm
- Fitur noise cancelling pintar dan Smart Ambient menjaga kualitas audio tetap optimal di kondisi bising
- Koneksi multipoint memudahkan pengguna menghubungkan dua perangkat sekaligus secara praktis
- Dilengkapi dua mikrofon beamforming untuk kualitas panggilan suara lebih jernih
- Daya tahan baterai hingga 65 jam pemakaian dengan fitur speed charge untuk pengisian cepat
| Mic | Internal |
|---|---|
| Panjang kabel | 200 cm |
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 50-60 jam |
| Equalizer | |
| Multipoint | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
| Driver unit | 40 mm |
| Koneksi | Wireless (Bluetooth), Wired (jack 3.5 mm) |
Baca juga rekomendasi perangkat audio lainnya di sini
Selain headphone Bluetooth, masih ada berbagai perangkat audio lainnya yang bisa melengkapi pengalaman mendengarkan Anda. Produk seperti TWS (true wireless sound), IEM (in-ear monitor), dan neckband menawarkan beragam pilihan fitur dan kualitas suara yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari maupun keperluan profesional. Silakan baca rekomendasi produknya di tautan berikut ini.
5 Rekomendasi Headphone Bluetooth terbaik
No. 1: Lenovo|Lenovo|Thinkplus Headworn True Wireless Bluetooth Earphone|EH150
No. 2: Miniso Lifestyle Trading Indonesia|Miniso Wireless Headset|CH510
No. 3: Pioneer|Pioneer On-Ear Wireless Headphones S3|SE-S3BT
No. 4: Sony Group Corporation|Sony|Wireless Noise Cancelling Headphones|WH-1000XM6
No. 5: Shenzhen Baseus Technology|Baseus Bass|BH1 Lite
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.