10 Rekomendasi Drone dengan Kamera Terbaik [Kualitas 4K] (Terbaru Tahun 2026)
Kini pengambilan foto atau video dari udara semakin mudah dengan drone kamera. Di pasaran, Anda bisa menemukan berbagai pilihannya, seperti drone kamera 4K untuk gambar yang tajam, hingga drone kamera untuk pemula yang lebih murah. Meski demikian, banyaknya merek drone dengan kamera yang bagus seperti DJI, FiMi (Xiaomi) dan Autel bisa saja membuat Anda bingung saat memilihnya.
Untuk membantu Anda, kami telah menyusun cara memilih drone kamera bersama drone pilot, Muhamad Iqbal Pebriansah, dan drone specialist, Yosua Surojo. Kami juga membagikan rekomendasi drone kamera terbaik beserta daftar harganya. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak hingga akhir agar menemukan drone kamera yang pas untuk Anda.
Highlight Drone dengan Kamera Teratas

Muhamad Iqbal Pebriansah, dikenal sebagai Qibiel, adalah seorang drone enthusiast dan content creator yang berfokus pada pengambilan gambar udara dengan DJI Air 2S. Perjalanan Qibiel dimulai pada 2022 ketika ia belajar mengoperasikan drone secara mandiri, dan sejak itu telah mencatat lebih dari 50 jam terbang dengan jarak 438 km serta ratusan penerbangan. Ia pernah meliput berbagai momen penting, seperti Persib back-to-back juara pada Mei 2025, acara nonton bareng Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 bersama Pemda, serta kolaborasi dengan KNPI dalam program Pemuda Bercerita yang mengeksplorasi potensi 30 kecamatan di Kabupaten Bandung. Melalui akun Instagram @qibiel.23, Qibiel membagikan karya visualnya yang tidak hanya menampilkan keindahan udara, tetapi juga mengangkat isu sosial, lingkungan, dan inspirasi bagi para pecinta drone.

Yosua Surojo adalah software engineer di startup Datasaur yang mengembangkan labeling tools untuk program kecerdasan buatan (AI). Drone specialist ini sebelumnya berpengalaman di perusahaan OCR (Optical Character Recognition). Sebagai mantan pimpinan Tim Robot Terbang Universitas Indonesia, Yosua sukses membawa timnya meraih juara satu Kontes Robot Terbang Indonesia pada 2015 dan 2016 yang diselenggarakan Kementerian Riset dan Teknologi. Kombinasi keahlian AI, pengalaman OCR, dan latar belakang robotika menjadikannya profesional teknologi yang unik di industri kecerdasan buatan.

Maria adalah content planner di mybest yang berfokus pada produk perawatan kulit, kecantikan, hingga topik terkini yang banyak dicari orang seperti elektronik. Berpengalaman 9+ tahun di bidang konten dan SEO, ia pernah menjadi content editor di iPrice, mengoptimalkan artikel untuk membantu pembaca membandingkan produk dan menemukan penawaran terbaik di e-commerce. Kini, Maria menyunting artikel, melakukan riset keyword, menganalisis produk, serta berkolaborasi dengan pakar untuk menghadirkan panduan yang tepercaya, akurat, dan sesuai kebutuhan pembaca mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa kelebihan menggunakan drone kamera?

Drone kamera dapat memberikan POV yang jauh lebih luas dan dramatis. Jadi, Anda bisa melihat perspektif berbeda yang sulit didapat tanpa drone.

Namun, drone kamera juga memiliki beberapa kekurangan. Drone sangat bergantung pada kondisi cuaca serta daya baterai yang terbatas. Selain itu, drone kurang praktis ketika digunakan di area sempit, ruang indoor, atau lokasi dengan regulasi ketat seperti dekat bandara atau kawasan padat penduduk. Dalam kondisi tersebut, kamera konvensional lebih fleksibel dan aman untuk digunakan.

Cara memilih Drone dengan Kamera
Untuk mendapatkan kualitas visual terbaik dari drone, Anda perlu memperhatikan ukuran sensor kamera serta resolusi video yang ditawarkan. Kedua aspek ini akan menentukan seberapa detail hasil gambar dan seberapa fleksibel footage saat proses editing. Pemula maupun profesional bisa menyesuaikan pilihan kamera drone sesuai kebutuhan dan standar kualitas yang diinginkan.
Pastikan sensor kamera dan resolusi video pada drone sesuai dengan kebutuhan Anda
Untuk pemula dengan bujet terbatas, pilih minimal sensor kamera 1/1.3 inci dan resolusi video 2.7K ke atas

Drone dengan sensor 1/1.3 inci mampu menangkap cahaya dengan lebih baik dibanding sensor kecil 1/2.3 inci yang juga sering ditemukan pada drone entry-level. Dipadukan dengan resolusi minimal 2.7K, kualitas videonya sudah memadai untuk kebutuhan kasual dan konten media sosial.

Makin besar sensor, makin baik kualitas kamera drone. Drone entry-level umumnya menggunakan sensor 1/2.3 inci hingga 1/1.3 inci yang tergolong kecil tetapi sudah cukup untuk kebutuhan kasual. Namun, bagi pemula dengan bujet terbatas, disarankan memilih minimal sensor 1/1.3 inci. Dengan ukuran sensor ini, drone dapat menghasilkan detail lebih tajam, dynamic range lebih luas, dan performa lebih baik di kategori entry-level.
Untuk resolusi, drone entry-level umumnya menawarkan video Full HD (1080p) hingga 4K@30fps. Full HD sudah cukup untuk kebutuhan media sosial seperti Instagram. Namun, resolusi drone minimal 2.7K bisa menjadi alternatif karena kualitas gambarnya lebih baik dengan harga yang relatif masih terjangkau. Resolusi lebih tinggi dari 1080p juga disarankan agar drone relevan untuk pemakaian jangka panjang.

Beberapa rekomendasi drone yang bisa dipertimbangkan pemula antara lain DJI Mini 4K, DJI Mini 2 SE, DJI Flip, dan Autel EVO Nano. Sementara itu, untuk kebutuhan profesional tersedia rekomendasi seperti DJI Mavic 3/Mavic 3 Cine, DJI Inspire 3, serta Autel EVO II Pro (6K).
Jika Anda ingin hasil yang optimal, standar minimalnya sensor 1 inci dan resolusi 4K@30fps; cari juga dukungan format RAW dan LOG profile

Sensor 1 inci adalah standar minimal untuk kebutuhan profesional dan banyak dipakai pada drone kelas menengah. Sementara itu, resolusi 4K@30fps atau lebih tinggi sangat dianjurkan karena memberi keleluasaan saat melakukan crop atau stabilisasi di proses editing.

Pilih drone dengan sensor minimal 1 inci untuk hasil terbaik. Sensor yang besar dapat menangkap lebih banyak cahaya sehingga detail lebih tajam dan rentang dinamis pun luas. Resolusi video 4K@30fps juga menjadi standar minimal karena hasil gambarnya tajam dan halus. Jika ingin rekaman lebih mulus pada adegan yang dinamis, frame rate 60fps bisa jadi pilihan. Namun, untuk kebutuhan media sosial 30fps sudah memadai.
Resolusi video 4K@30fps juga menawarkan fleksibilitas yang tinggi karena hasil gambar tetap tajam meski Anda melakukan cropping atau downscaling. Apalagi, adanya dukungan format RAW dan LOG profile pada drone membuat proses editing serta color grading makin leluasa. Drone pun lebih mampu menghasilkan footage berkualitas untuk vlogging, travel videography, hingga kebutuhan profesional lainnya.

Utamakan drone kamera yang memakai 3-axis gimbal

Drone dengan 3-axis gimbal menawarkan hasil rekaman yang jauh lebih halus, stabil, dan sinematik.

Untuk hasil yang benar-benar stabil, utamakan memilih drone dengan 3-axis gimbal. Sistem gimbal 3-axis akan menstabilkan pergerakan tilt (atas-bawah), pan (kiri-kanan), dan roll (miring) pada kamera drone. Dengan begitu hasil rekaman tetap mulus dan sinematik meskipun drone goyang akibat tiupan angin atau guncangan.

Periksa juga durasi terbangnya; 30 menit sudah tergolong ideal terutama untuk kebutuhan profesional


Durasi terbang menentukan seberapa lama Anda bisa mengambil gambar dan mengeksplorasi lokasi tanpa harus sering mendarat untuk mengganti baterai. Drone dengan lama terbang 30 menit sudah sangat memadai untuk kebutuhan profesional. Namun, jika penggunaan drone Anda kasual, durasi terbang minimal 20 menit per baterai pun sudah cukup.
Perlu diketahui, meski beberapa drone kini mulai menawarkan durasi terbang hingga lebih dari 40 menit sebagai nilai jual, penggunaan terlalu lama tidak selalu disarankan. Selain berisiko membuat motor overheating, menerbangkan drone terlalu lama juga dapat membuat Anda cepat lelah dan kesulitan menjaga fokus. Apabila konsentrasi menurun, risiko salah kontrol dan kehilangan momen pun justru semakin besar.

DJI dikenal sebagai pemimpin pasar drone dengan inovasi kamera, fitur pintar, dan stabilisasi unggulan. Meski begitu, Autel Robotics (terutama pada Evo series) bisa menjadi alternatif serius berkat kamera hingga 6K dan transmisi kuat tanpa geofencing ketat. Sementara itu, merek seperti Holy Stone, Potensic, dan Fimi (Xiaomi) bisa dipertimbangkan untuk segmen pemula dan menengah karena harganya terjangkau, meski fitur kameranya belum sebanding dengan DJI.
Perhatikan jarak kontrol drone: 0,5–1km cukup untuk pemula, sedangkan profesional pilih minimal jangkauan 5–10 km

Jarak kontrol menunjukkan seberapa jauh drone bisa dikendalikan dari remote control. Hal ini penting diperhatikan untuk mengurangi risiko hilang sinyal.

Selain kualitas kamera, jarak kontrol atau transmisi juga menjadi faktor teknis penting yang perlu diperhatikan. Untuk pemula, jarak 0,5-1 km sudah memadai karena kebutuhan utamanya biasanya adalah keamanan dan kemudahan saat mengendalikan drone di area terbatas. Sebaliknya, bagi profesional disarankan memilih drone dengan jangkauan 5–10 km.
Jarak yang luas memberikan kontrol yang stabil dan aman saat digunakan di area besar atau sulit dijangkau. Selain itu, jangkauan luas juga mendukung kebutuhan profesional yang lebih fleksibel, seperti pengambilan video lanskap, survei lokasi, hingga produksi film. Untuk mengetahui jarak kontrol drone, perhatikan keterangan seperti "Transmission Range" atau "Transmission Distance" pada spesifikasi produk.

DJI sudah menghadirkan opsi penggunaan dongle tambahan yang memungkinkan drone terhubung dengan jaringan seluler untuk meningkatkan jangkauan dan stabilitas koneksi. Hanya saja, fitur ini belum resmi diluncurkan di Indonesia dan tidak selalu bisa digunakan di semua negara.
Peringkat Drone dengan Kamera Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | |||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tinggi terbang | Lama terbang | Jarak kontrol | Resolusi foto | Resolusi video | Gimbal | Pelindung baling-baling | Obstacle avoidance | Auto-return | First-person view | LCD screen | Port microSD | Foldable | Dimensi panjang | Dimensi lebar | Dimensi tinggi | Bobot | |||||
1 | SZ DJI Technology DJI Flip | ![]() | Abadikan momen dinamis dengan AI subject tracking yang akurat | 3000 m | 31 menit | 14000 m | 48 MP | 4K (3840 x 2160 pixel) | 3-axis | 23.3 cm | 28 cm | 7.9 cm | 249 gram | ||||||||
2 | SJRC F22 S3 Pro | ![]() | Pengopersian lebih efisien dengan waktu terbang hingga 40 menit | 3000 m | 40 menit | 6000 m | 12 MP | HD (1280 x 720 pixel) | 3-axis | 35 cm | 35 cm | 8.3 cm | 615 gram | ||||||||
3 | SZ DJI Technology DJI Mini 4K | ![]() | Lebih ramah untuk pemula berkat fitur QuickShots | 4000 m | 31 menit | 10000 m | 12 MP | 4K (3840 x 2160 pixel) | 3-axis | 24.5 cm | 24.5 cm | 5.6 cm | 249 gram | ||||||||
4 | FIMI Technology FIMI X8 Tele Max | ![]() | Tangkap gambar udara lebih detail dengan kamera 48MP telephoto | 5000 m | 38-47 menit | 10000 m | 48 MP | 4K (3840 x 2160 pixel) | 3-axis | 24.2 cm | 33.4 cm | 7.26 cm | 750 gram | ||||||||
5 | SJRC F11S 4K Pro+ | ![]() | Terbang lebih stabil dengan drone GPS berteknologi anti-shake | 3000 m | 26-28 menit | 1.500-3.000 meter | Tidak tercantum | 4K | 2-axis | 45 cm | 40,5 cm | 8 cm | 585 gram | ||||||||
6 | Potensic Potensic Atom SE | ![]() | Terbang lebih lama, hasil lebih tajam | 120 m | 31 menit | 4000 m | 12 MP | 4K (3840 x 2160 pixel) | 1-axis | 30 cm | 24.2 cm | 5.8 cm | <249 gram | ||||||||
7 | Autel Robotics Autel® EVO II Pro V3 | ![]() | Drone profesional dengan kamera 6K untuk produksi visual sinematik | 15000 m | 40 menit | 15000 m | 20 MP | 6K (6144 x 3456 pixel) | 3-axis | 45.7 cm | 55.8 cm | 10.8 cm | 365 gram | ||||||||
8 | Autel Robotics Autel® EVO Nano+ | ![]() | Hasilkan rekaman 4K lebih bagus dengan kamera bersensor RYYB | 4.000 meter | 28 menit | 16.800 meter | 48 MP | 4K | Tidak tercantum | 26 cm | 32,5 cm | 5,5 cm | 249 gram | ||||||||
9 | SZ DJI Technology DJI Mavic 3 Enterprise | ![]() | Solusi drone enterprise untuk pemetaan dan inspeksi profesional | 6000 m | 45 menit | 15000 m | 20 MP | 4K (3840 x 2160 pixel) | 3-axis | 34.75 cm | 28.3 cm | 10.7 cm | 915 gram | ||||||||
10 | Hover Hover Air X1 Pro Max | ![]() | Dapatkan kualitas sinematik 8K dalam genggaman tangan Anda | 120 m | 16 menit | 500-1000 m | 48 MP | 8K (7680 x 4320 pixel) | 2-axis | 17.3 cm | 14.9 cm | 3.9 cm | 192.5 gram | ||||||||
SZ DJI TechnologyDJI Flip
| Tinggi terbang | 3000 m |
|---|---|
| Lama terbang | 31 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Abadikan momen dinamis dengan AI subject tracking yang akurat
- Ditenagai sensor CMOS 1/1.3 inci dengan Dual Native ISO Fusion dan aperture f/1.7
- Memiliki fitur AI Subject Tracking menjaga subjek tetap terfokus dalam setiap pengambilan gambar
- Waktu terbang hingga 31 menit dengan jarak transmisi video 1080p 60 fps mencapai 13 km
- Stabilitas tinggi berkat gimbal mekanik 3-axis dengan akurasi ±0,01°
- Dilengkapi 3D Infrared Sensing System untuk deteksi hambatan di depan dan bawah drone
| Jarak kontrol | 14000 m |
|---|---|
| Resolusi foto | 48 MP |
| Resolusi video | 4K (3840 x 2160 pixel) |
| Gimbal | 3-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 23.3 cm |
| Dimensi lebar | 28 cm |
| Dimensi tinggi | 7.9 cm |
| Bobot | 249 gram |
SJRC F22 S3 Pro
| Tinggi terbang | 3000 m |
|---|---|
| Lama terbang | 40 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Pengopersian lebih efisien dengan waktu terbang hingga 40 menit
- Dilengkapi kamera 4K dengan sistem stabilisasi 3-axis gimbal dan teknologi EIS
- Mendukung jarak transmisi hingga sekitar 6 km untuk pengoperasian jarak jauh
- Memiliki waktu terbang hingga 40 menit sehingga eksplorasi udara jadi lebih lama
- Menggunakan GPS positioning guna menjaga kestabilan dan navigasi penerbangan
- Paket termasuk smart controller XR-1 untuk kontrol penerbangan yang lebih efisien
| Jarak kontrol | 6000 m |
|---|---|
| Resolusi foto | 12 MP |
| Resolusi video | HD (1280 x 720 pixel) |
| Gimbal | 3-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 35 cm |
| Dimensi lebar | 35 cm |
| Dimensi tinggi | 8.3 cm |
| Bobot | 615 gram |
SZ DJI TechnologyDJI Mini 4K
| Tinggi terbang | 4000 m |
|---|---|
| Lama terbang | 31 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Lebih ramah untuk pemula berkat fitur QuickShots
- Drone berbobot ringan yang mampu merekam video 4K untuk hasil yang detail dan clear
- Terdapat fitur QuickShots untuk pemula, drone terbang otomatis mengikuti pola tertentu
- Cukup tangguh di kelasnya karena sanggup menahan angin hingga kecepatan 38 km/jam
- Video tetap mulus dan stabil meski terkena angin berkat dukungan mechanical 3-axis gimbal
| Jarak kontrol | 10000 m |
|---|---|
| Resolusi foto | 12 MP |
| Resolusi video | 4K (3840 x 2160 pixel) |
| Gimbal | 3-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 24.5 cm |
| Dimensi lebar | 24.5 cm |
| Dimensi tinggi | 5.6 cm |
| Bobot | 249 gram |
FIMI Technology FIMI X8 Tele Max
| Tinggi terbang | 5000 m |
|---|---|
| Lama terbang | 38-47 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Tangkap gambar udara lebih detail dengan kamera 48MP telephoto
- Menggunakan stabilisasi 3-axis mechanical gimbal untuk video yang lebih stabil
- Eksplorasi jadi makin fleksibel berkat dukungan jarak transmisi hingga 10 km
- Dapat merekam selama 38 menit dengan fitur proteksi snowproof dan rainproof
- Dilengkapi dengan kamera 48MP untuk tangkapan beresolusi 4K yang lebih detail
| Jarak kontrol | 10000 m |
|---|---|
| Resolusi foto | 48 MP |
| Resolusi video | 4K (3840 x 2160 pixel) |
| Gimbal | 3-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 24.2 cm |
| Dimensi lebar | 33.4 cm |
| Dimensi tinggi | 7.26 cm |
| Bobot | 750 gram |
SJRC F11S 4K Pro+
| Tinggi terbang | 3000 m |
|---|---|
| Lama terbang | 26-28 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Terbang lebih stabil dengan drone GPS berteknologi anti-shake
- Menggunakan kamera 4K dengan teknologi EIS untuk mengurangi getaran gambar
- Dilengkapi sistem GPS positioning dan fitur follow me untuk penerbangan lebih stabil
- Mendukung jarak kendali hingga 3 km dengan waktu terbang sampai dengan 30 menit
- Memiliki fitur dual anti-shake untuk menjaga stabilitas ketika proses perekaman video
| Jarak kontrol | 1.500-3.000 meter |
|---|---|
| Resolusi foto | Tidak tercantum |
| Resolusi video | 4K |
| Gimbal | 2-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 45 cm |
| Dimensi lebar | 40,5 cm |
| Dimensi tinggi | 8 cm |
| Bobot | 585 gram |
PotensicPotensic Atom SE
| Tinggi terbang | 120 m |
|---|---|
| Lama terbang | 31 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Terbang lebih lama, hasil lebih tajam
Baterai tahan lama hingga 31 menit membuat sesi terbang lebih maksimal tanpa sering mengisi ulang
Dilengkapi sensor Sony 12MP dan video 4K 30fps untuk hasil gambar jernih dan profesional
Sistem SurgeFly™ menghadirkan kendali stabil dan responsif, cocok untuk pemula sekalipun
Pengisian cepat paralel hanya 90 menit untuk 3 baterai, siap mendukung mobilitas tinggi
| Jarak kontrol | 4000 m |
|---|---|
| Resolusi foto | 12 MP |
| Resolusi video | 4K (3840 x 2160 pixel) |
| Gimbal | 1-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 30 cm |
| Dimensi lebar | 24.2 cm |
| Dimensi tinggi | 5.8 cm |
| Bobot | <249 gram |
Autel RoboticsAutel® EVO II Pro V3
| Tinggi terbang | 15000 m |
|---|---|
| Lama terbang | 40 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Drone profesional dengan kamera 6K untuk produksi visual sinematik
- Dilengkapi kamera 6K dengan sensor besar untuk kualitas gambar profesional
- Didukung jarak transmisi sampai 15 km dengan waktu terbang hingga 40 menit
- Dibekali Algoritma Moonlight 2.0 untuk mengurangi noise saat kondisi kurang cahaya
- Ditenagai baterai besar kapasitas 7100 mAh dengan waku pengisian full 90 menit
- Pilihan bagus untuk lengkapi keperluan produksi visual sinematik atau iklan
| Jarak kontrol | 15000 m |
|---|---|
| Resolusi foto | 20 MP |
| Resolusi video | 6K (6144 x 3456 pixel) |
| Gimbal | 3-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 45.7 cm |
| Dimensi lebar | 55.8 cm |
| Dimensi tinggi | 10.8 cm |
| Bobot | 365 gram |
Autel Robotics Autel® EVO Nano+
| Tinggi terbang | 4.000 meter |
|---|---|
| Lama terbang | 28 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Hasilkan rekaman 4K lebih bagus dengan kamera bersensor RYYB
- Drone compact dengan kamera canggih bersensor RYYB untuk hasil 4K yang lebih bagus
- Mampu terbang di ketinggian hingga 4 km dengan jarak kontrol sampai dengan 16 km
- Terdapat fitur SoundRecord yang dapat merekam suara dan suasana lewat smartphone
- Dilengkapi dengan berbagai mode penerbangan pintar untuk pengambilan gambar kreatif
- Produk ini cocok untuk kreator yang senang merekam konten dengan lanskap luas
| Jarak kontrol | 16.800 meter |
|---|---|
| Resolusi foto | 48 MP |
| Resolusi video | 4K |
| Gimbal | Tidak tercantum |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 26 cm |
| Dimensi lebar | 32,5 cm |
| Dimensi tinggi | 5,5 cm |
| Bobot | 249 gram |
SZ DJI TechnologyDJI Mavic 3 Enterprise
| Tinggi terbang | 6000 m |
|---|---|
| Lama terbang | 45 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Solusi drone enterprise untuk pemetaan dan inspeksi profesional
- Dilengkapi kamera beresolusi tinggi untuk kebutuhan pemetaan dan inspeksi
- Mendukung sistem transmisi OcuSync agar koneksi jarak jauh senantiasa stabil
- Dapat melakukan zoom sebanyak 56 kali untuk menangkap gambar dengan jelas
- Dilengkapi dengan lensa mechanical shutter yang bisa mencegah motion blur
- Memiliki jangkauan sinyal hingga 15 km berkat DJI O3 enterprise Ttransmission
| Jarak kontrol | 15000 m |
|---|---|
| Resolusi foto | 20 MP |
| Resolusi video | 4K (3840 x 2160 pixel) |
| Gimbal | 3-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 34.75 cm |
| Dimensi lebar | 28.3 cm |
| Dimensi tinggi | 10.7 cm |
| Bobot | 915 gram |
HoverHover Air X1 Pro Max
| Tinggi terbang | 120 m |
|---|---|
| Lama terbang | 16 menit |
- LCD screen
- Port microSD
Dapatkan kualitas sinematik 8K dalam genggaman tangan Anda
- Mampu merekam video beresolusi 8K 30fps guna berikan detail yang luar biasa tajam
- Dirancang khusus untuk konten kreator yang membutuhkan drone self-flying
- Dibekali sensor 1/1.3 inci CMOS dengan HDR & 10-bit HLG untuk hasil lebih natural
- Dapat mengikuti subjek cepat hingga 42 km/jam dengan ketahanan angin level 5
- Dilengkapi sensor deteksi tabrakan untuk keamanan ekstra saat terbang mundur
| Jarak kontrol | 500-1000 m |
|---|---|
| Resolusi foto | 48 MP |
| Resolusi video | 8K (7680 x 4320 pixel) |
| Gimbal | 2-axis |
| Pelindung baling-baling | |
| Obstacle avoidance | |
| Auto-return | |
| First-person view | |
| Foldable | |
| Dimensi panjang | 17.3 cm |
| Dimensi lebar | 14.9 cm |
| Dimensi tinggi | 3.9 cm |
| Bobot | 192.5 gram |
Baca juga rekomendasi drone lainnya di sini
Selain drone dengan kamera terbaik, ada juga pilihan drone FPV, drone mini, hingga drone DJI yang bisa Anda pertimbangkan sesuai kebutuhan. Klik tautan berikut untuk mengetahui cara memilih serta rekomendasi produk terbaiknya.
5 Rekomendasi Drone dengan Kamera terbaik
No. 1: SZ DJI Technology|DJI Flip
No. 2: |SJRC F22 S3 Pro
No. 3: SZ DJI Technology|DJI Mini 4K
No. 4: FIMI Technology |FIMI X8 Tele Max
No. 5: |SJRC F11S 4K Pro+
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.