10 Rekomendasi Lensa Mirrorless Merek Sony Terbaik (Terbaru Tahun 2026)
Selain dapat dijadikan sebagai profesi, banyak orang menjadikan fotografi sebagai hobi. Tak jarang, seseorang yang menekuni kegiatan fotografi akan mengoleksi lebih dari satu lensa. Salah satu merek kamera mirrorless yang sudah terkenal dan cukup banyak digunakan adalah Sony.
Setiap lensa mirrorless Sony menawarkan keunggulan yang berbeda-beda. Misalnya saja E 11mm F1.8 dan E 70-350mm F4.5-6.3 G OSS yang berbeda kualitasnya dengan lensa kit standar. Untuk itu, kami akan menjelaskan tips memilih lensa mirrorless Sony terbaik sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami juga akan merekomendasikan sepuluh produk yang bagus. Rekomendasi produk ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan berdasarkan cara memilih mybest. Simak artikel ini sampai tuntas, ya!

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.

Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Cara memilih Lensa Mirrorless Merek Sony
Mungkin sebagian orang menganggap bahwa menggunakan lensa kit standar sudah memberikan kepuasan. Namun, untuk menghasilkan gambar yang berkualitas dan lebih sempurna, tentunya Anda membutuhkan lensa khusus. Bagaimana cara menentukan dan memilih lensa mirrorless Sony? Berikut poin-poin penjelasannya!
Sesuaikan dengan jenis sensor kamera

Dalam memilih lensa kamera mirrorless Sony, utamakan untuk memilih lensa yang sesuai dengan jenis kamera yang Anda gunakan sekarang. Poin pertama yang harus Anda perhatikan saat ingin membeli lensa mirrorless Sony adalah jenis sensornya. Umumnya, terdapat dua jenis sensor pada kamera mirrorless Sony, yaitu APS-C dan full frame. Kedua jenis sensor ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan pada ukurannya.
- Sensor full frame memiliki tangkapan layar yang lebih lebar dibandingkan dengan APS-C. Dari segi bobot, kamera full frame juga lebih berat. Lensa yang kompatibel bisa dikenali dari kode huruf FE yang mengikuti focal length-nya. Contohnya, FE 12-24 mm atau FE 50.
- Sensor APS-C berbobot lebih ringan. Meskipun tangkapan layarnya tak selebar full frame, hasil foto yang dihasilkan cukup baik, bahkan untuk kebutuhan profesional. Lensa yang bisa Anda pilih adalah yang berkode E, misalnya E 30 mm atau E 50 mm.
Periksa panjang focal length pada lensa

Focal length adalah kemampuan lensa untuk melihat dan merekam objek gambar. Biasanya, ukuran focal length ditulis dalam satuan millimeter (mm). Makin pendek focal length pada lensa, maka makin jauh pula jarak objek gambar yang dapat terekam. Begitu pula sebaliknya. Makin panjang focal length sebuah lensa, jarak objek gambar yang dapat terekam makin dekat.
Kebutuhan fotografi setiap orang tentunya berbeda-beda. Untuk itu, kenali terlebih dulu cara memotret dan kondisi objek gambar yang akan Anda bidik. Jika Anda lebih senang memotret objek gambar dari jarak yang jauh, setidaknya Anda membutuhkan lensa zoom atau tele. Setiap lensa tele pun memiliki focal length yang berbeda-beda. Makin panjang focal length-nya, maka makin mahal pula harganya.
Sementara untuk Anda yang ingin memotret kegiatan sehari-hari, menggunakan lensa kit sebenarnya sudah cukup. Namun, jika ingin lebih maksimal, membawa lensa dengan rentang focal length 12 mm hingga 85 mm sangat disarankan.
Sesuaikan jenis lensa dengan kebutuhan penggunaan
Panjang focal length lensa yang berbeda-beda tentunya memberikan kualitas dan pengalaman memotret yang berlainan pula. Dari sisi produk, produsen Sony memiliki banyak pilihan lensa untuk berbagai macam kebutuhan di lapangan. Untuk itu, sebelum menentukan pilihan, ketahui kebutuhan penggunaan lensa mirrorless Sony saat ini.
Lensa kit: Untuk pemula yang baru memulai fotografi

Umumnya, pembelian kamera mirrorless Sony juga akan disertai lensa kit. Lensa ini merupakan lensa standar yang masuk ke dalam paket pembelian kamera yang siap digunakan untuk memotret. Saat Anda membeli kamera Sony sensor APS-C, lensa kit yang disertai adalah tipe E 16-50 mm F3.5-5.6 OSS. Sementara untuk kamera Sony sensor full frame, lensa yang disertai adalah tipe FE 24-70 mm F3.5-5.6 OSS.
Bagi Anda yang memiliki keterbatasan anggaran, menggunakan lensa kit tidaklah mengecewakan. Berbagai kebutuhan fotografi seperti foto lanskap, portrait, maupun videografi tentunya dapat terpenuhi. Dengan keterampilan memotret yang terus ditingkatkan, Anda dapat menghasilkan gambar dan video yang berkualitas.
Lensa wide dan ultra-wide: Untuk memotret objek gambar yang lebih luas

Lensa wide dan ultra-wide juga dikenal sebagai lensa sudut lebar. Lensa ini dapat memotret gambar dengan cakupan yang lebih luas dalam satu frame. Makin kecil focal length-nya, maka makin luas pandangannya. Jenis lensa ini umumnya lebih cocok digunakan untuk memotret interior ruangan maupun lanskap alam.
Lensa fix: Untuk hasil yang lebih bokeh

Lensa fix atau sering disebut lensa tetap memiliki focal length dan aperture yang tetap. Lensa jenis ini juga memiliki bentuk yang sederhana dan compact. Saat menggunakan lensa ini, Anda tidak dapat melakukan pembesaran atau zoom sehingga harus mengatur jarak saat pengambilan gambar. Lensa ini sangat cocok digunakan untuk memotret ekspresi seseorang, makanan, dan minuman.
Keunggulan dari lensa fix terletak pada aperture atau bukaan pada lensanya. Makin kecil aperture yang menyertai lensa, hasil gambar yang Anda dapatkan akan lebih bokeh. Selain itu, hasil foto dari lensa ini biasanya terlihat lebih tajam.
Lensa macro: Untuk fotografi makro

Lensa makro sering kali digunakan untuk memotret gambar close-up. Umumnya, jenis lensa ini digunakan untuk mengabadikan objek gambar yang memiliki ukuran kecil seperti serangga. Tujuan penggunaan lensa ini adalah membuat pengguna kamera lebih dekat dengan objek gambar.
Kelemahan dari lensa makro dengan teknologi standar adalah autofokus yang tidak secepat lensa lainnya. Untuk itu, supaya hasil gambar lebih maksimal, Anda harus benar-benar fokus saat membidik objek gambar.
Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Sony memiliki dua jenis lensa makro unggulan, yaitu Zeiss dan G Master. Kualitas lensa ini tentu sangat berbeda dengan lensa biasa di mana terdapat fitur autofokus yang lebih memuaskan.
Lensa tele dan super-tele: Untuk memotret objek gambar yang jauh

Lensa tele adalah jenis lensa yang dirancang khusus untuk mengambil gambar jarak jauh. Lensa ini cocok untuk Anda yang kesulitan menjangkau objek jarak jauh saat memotret. Lensa tele memiliki bentuk yang khas dengan bodi besar dan panjang karena berkaitan dengan ukuran focal length. Jika diukur dari focal length-nya, lensa tele umumnya memiliki ukuran mulai dari 70 mm hingga 300 mm.
Sementara itu, jenis lensa super-tele memiliki panjang focal length di atas 300 mm. Lensa tele ataupun super-tele umumnya dipakai untuk memotret kegiatan olahraga, satwa di alam liar, dan lainnya. Makin besar focal length pada lensa tele, makin berat bobotnya dan mahal harganya.
Perhatikan aperture pada lensa

Aperture atau bukaan merupakan poin yang cukup penting untuk diperhatikan saat Anda membeli lensa. Fungsi dari aperture pada lensa adalah untuk menerima cahaya. Makin lebar aperture pada lensa, maka makin banyak pula cahaya yang dapat diterima.
Aperture pada lensa ditunjukkan dalam satuan F, contohnya F1.8, F.2.2, dan lainnya. Angka yang mengikuti huruf F menunjukkan aperture maksimum yang ada pada lensa. Makin kecil angka F-nya, maka makin lebar aperture pada lensa.
Dalam memilih lensa mirrorless Sony, pilihlah lensa dengan aperture yang lebar atau nilai F kecil. Angka aperture sangat memengaruhi hasil gambar dari lensa yang Anda gunakan. Nilai aperture yang kecil akan memberikan area fokus yang sempit sehingga latar gambar menjadi blur. Teknik fotografi ini dikenal juga dengan teknik bokeh.
Perhatikan fitur stabilisasi gambar untuk kualitas gambar yang halus

Saat Anda memotret tanpa tripod atau stabilizer kamera, risiko gambar blur akibat terguncang tentu tak bisa dihindarkan. Namun, sebagian orang merasa repot jika harus membawa tripod saat bepergian. Terlebih lagi jika Anda melakukan perjalanan travelling dengan durasi dan jarak yang jauh.
Untuk meminimalkan risiko foto menjadi blur akibat guncangan saat memotret, pilihlah lensa mirrorless yang dibekali fitur stabilisasi gambar. Fitur ini dapat meredam guncangan maupun ketidakseimbangan saat Anda memotret. Bahkan saat Anda melakukan perekaman video, fitur ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan video yang lebih halus.

Peringkat Lensa Mirrorless Merek Sony Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Mount yang kompatibel | Sensor | Focal length | Aperture minimum | Aperture maksimum | Autofocus | Stabilisasi gambar | Bobot | Panjang lensa | Diameter filter | Pembesaran maksimum | ||||
1 | SONY E PZ 16-50mm F3.5-5.6 OSS II |SELP16502 | ![]() | Sony E | APS-C | 16-50 mm | f/22-36 | f/3.5-5.6 | 107 gram | 3.13 cm | 40.5mm | 0.215x | |||
2 | SONY E 11mm F1.8|SEL11F18 | ![]() | Sony E | APS-C | 11 mm | f/16 | f/1.8 | 181 gram | 5.75 cm | 55mm | 0.13x (AF), 0.20x (MF) | |||
3 | SONY E 15mm F1.4 G |SEL15F14G | ![]() | Sony E | APS-C | 15 mm | f/16 | f/1.4 | 219 gram | 6.95 cm | 55mm | 0.12x (AF), 0.15x (MF) | |||
4 | SONY E 70-350mm F4.5-6.3 G OSS |SEL70350G | ![]() | Sony E | APS-C | 70-350 mm | f/22-32 | f/4.5-6.3 | 625 gram | 14.2 cm | 67mm | 0.23x | |||
5 | SONY E 30mm F3.5 Macro |SEL30M35 | ![]() | Sony E | APS-C | 30 mm | f/22 | f/3.5 | 138 gram | 5.55 cm | 49mm | 1x | |||
6 | SONY FE 70-200mm F4 Macro G OSS II |SEL70200G2 | ![]() | Sony E | Full Frame | 70-200 mm | f/22 | f/4.0 | 794 gram | 14.9 cm | 72mm | 0.5x | |||
7 | SONY FE 85mm F1.4 GM II |SEL85F14GM2 | ![]() | Sony E | Full Frame | 85 mm | f/16 | f/1.4 | 642 gram | 10.73 cm | 77mm | 0.11x (AF), 0.12x (MF) | |||
8 | SONY FE 24-50mm f/2.8 G |SEL2450G | ![]() | Sony E | Full Frame | 24-50 mm | f/22 | f/2.8 | 440 gram | 9.23 cm | 67mm | 0.30x (AF), 0.33x (MF) | |||
9 | SONY FE 20mm F1.8 G |SEL20F18G | ![]() | Sony E | Full Frame | 20 mm | f/22 | f/1.8 | 373 gram | 8.47 cm | 67mm | 0.20x (AF), 0.22x (MF) | |||
10 | SONY E 18-135mm F3.5-5.6 OSS |SEL18135 | ![]() | Sony E | APS-C | 18-135 mm | f/22-36 | f/3.5-5.6 | 325 gram | 8.8 cm | 55mm | 0.29x | |||

SONYE PZ 16-50mm F3.5-5.6 OSS II | SELP16502
| Sensor | APS-C |
|---|---|
| Focal length | 16-50 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22-36 |
| Aperture maksimum | f/3.5-5.6 |
| Bobot | 107 gram |
| Panjang lensa | 3.13 cm |
| Diameter filter | 40.5mm |
| Pembesaran maksimum | 0.215x |

SONYE 11mm F1.8 | SEL11F18
| Sensor | APS-C |
|---|---|
| Focal length | 11 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16 |
| Aperture maksimum | f/1.8 |
| Bobot | 181 gram |
| Panjang lensa | 5.75 cm |
| Diameter filter | 55mm |
| Pembesaran maksimum | 0.13x (AF), 0.20x (MF) |
SONYE 15mm F1.4 G | SEL15F14G
| Sensor | APS-C |
|---|---|
| Focal length | 15 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16 |
| Aperture maksimum | f/1.4 |
| Bobot | 219 gram |
| Panjang lensa | 6.95 cm |
| Diameter filter | 55mm |
| Pembesaran maksimum | 0.12x (AF), 0.15x (MF) |
SONYE 70-350mm F4.5-6.3 G OSS | SEL70350G
| Sensor | APS-C |
|---|---|
| Focal length | 70-350 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22-32 |
| Aperture maksimum | f/4.5-6.3 |
| Bobot | 625 gram |
| Panjang lensa | 14.2 cm |
| Diameter filter | 67mm |
| Pembesaran maksimum | 0.23x |
SONYE 30mm F3.5 Macro | SEL30M35
| Sensor | APS-C |
|---|---|
| Focal length | 30 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22 |
| Aperture maksimum | f/3.5 |
| Bobot | 138 gram |
| Panjang lensa | 5.55 cm |
| Diameter filter | 49mm |
| Pembesaran maksimum | 1x |
SONYFE 70-200mm F4 Macro G OSS II | SEL70200G2
| Sensor | Full Frame |
|---|---|
| Focal length | 70-200 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22 |
| Aperture maksimum | f/4.0 |
| Bobot | 794 gram |
| Panjang lensa | 14.9 cm |
| Diameter filter | 72mm |
| Pembesaran maksimum | 0.5x |
SONYFE 85mm F1.4 GM II | SEL85F14GM2
| Sensor | Full Frame |
|---|---|
| Focal length | 85 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16 |
| Aperture maksimum | f/1.4 |
| Bobot | 642 gram |
| Panjang lensa | 10.73 cm |
| Diameter filter | 77mm |
| Pembesaran maksimum | 0.11x (AF), 0.12x (MF) |
SONYFE 24-50mm f/2.8 G | SEL2450G
| Sensor | Full Frame |
|---|---|
| Focal length | 24-50 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22 |
| Aperture maksimum | f/2.8 |
| Bobot | 440 gram |
| Panjang lensa | 9.23 cm |
| Diameter filter | 67mm |
| Pembesaran maksimum | 0.30x (AF), 0.33x (MF) |
SONYFE 20mm F1.8 G | SEL20F18G
| Sensor | Full Frame |
|---|---|
| Focal length | 20 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22 |
| Aperture maksimum | f/1.8 |
| Bobot | 373 gram |
| Panjang lensa | 8.47 cm |
| Diameter filter | 67mm |
| Pembesaran maksimum | 0.20x (AF), 0.22x (MF) |
SONYE 18-135mm F3.5-5.6 OSS | SEL18135
| Sensor | APS-C |
|---|---|
| Focal length | 18-135 mm |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Mount yang kompatibel | Sony E |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22-36 |
| Aperture maksimum | f/3.5-5.6 |
| Bobot | 325 gram |
| Panjang lensa | 8.8 cm |
| Diameter filter | 55mm |
| Pembesaran maksimum | 0.29x |
Baca juga produk lensa kamera lainnya di sini
Selain mengulas lensa terbaik untuk kamera mirrorless Sony, kami juga telah menyiapkan beberapa artikel lensa lainnya. Silakan klik tautan di bawah ini untuk mendapatkan referensi lensa terbaik untuk kamera Anda. Semoga Anda mendapatkan produk yang tepat, ya!
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.













































