10 Rekomendasi Lensa Nikon Terbaik (Terbaru Tahun 2026)
Lensa adalah salah satu properti kamera yang cukup penting untuk mendapatkan hasil gambar yang maksimal. Namun, menggunakan lensa pun tidak bisa sembarangan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar lensa dapat bekerja dengan baik. Kali ini, kami akan memberikan tips memilih dan rekomendasi lensa merek Nikon yang bagus untuk Anda.
Anda bisa menemukan banyak tipe lensa Nikon, baik yang bersensor APS-C maupun full frame. Anda butuh lensa Nikon dengan focal length 35 mm, 50 mm, atau 55–300 mm? Semua akan kami ulas secara singkat. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan berdasarkan cara memilih mybest. Jadi, silakan disimak baik-baik, ya!

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Cara memilih Lensa Nikon
Berikut ini ada beberapa poin yang perlu Anda perhatikan saat hendak membeli lensa Nikon. Semoga dengan membacanya Anda bisa lebih mudah menemukan produk lensa Nikon yang cocok.
Ketahui tipe mount yang kompatibel

Saat memilih lensa Nikon, Anda perlu mengetaui tipe mount yang kompatibel dengan bodi kamera. Lensa Nikon sendiri memiliki dua tipe mount, yakni F dan Z. Mount tipe F digunakan untuk kamera Nikon DSLR, sedangkan mount tipe Z digunakan untuk kamera mirrorless. Anda mungkin saja menggunakan lensa dengan mount tipe F pada kamera mirrorless ataupun sebaliknya.
Akan tetapi, Anda membutuhkan adapter tambahan agar lensa dapat bekerja. Adapter tersebut adalah adapter FTZ dan FT1. Meski demikian, kami lebih menyarankan Anda menggunakan mount yang sesuai dengan bodi kamera. Selain mungkin memengaruhi hasil jepretan, menggunakan adapter tentu akan menambah bujet yang harus Anda keluarkan.
Sesuaikan dengan ukuran sensor kamera

Selanjutnya, Anda juga perlu menyesuaikan ukuran sensor lensa dengan kamera. Kamera Nikon sendiri saat ini memiliki dua jenis sensor, yakni APS-C dan full frame. Kamera APS-C memiliki ukuran sensor sekitar 24 cm x 16 mm, sedangkan kamera full frame memiliki ukuran 36 cm x 24 mm.
Lensa Nikon APS-C biasanya memiliki kode DX, sedangkan lensa full frame berkode FX. Anda masih bisa menggunakan lensa DX di kamera full frame. Akan tetapi, hasil jepretan akan dipotong dan tidak sesuai dengan tampilan pada view finder. Oleh karena itu, untuk hasil tangkapan yang sesuai, sebaiknya gunakan lensa dengan ukuran sensor yang sama dengan kamera.
Periksa focal length yang dimiliki lensa

Focal length tentu tidak kalah penting untuk Anda pertimbangkan. Focal length biasanya ditulis dalam satuan millimeter (mm). Focal length sendiri adalah kemampuan lensa dalam melihat dan merekam objek gambar. Sederhananya, focal length menentukan sudut pandang atau seberapa luas area yang dapat ditangkap oleh kamera.
Makin pendek focal length, makin lebar sudut pandang yang dapat ditangkap. Sebaliknya, makin panjang focal length, makin sempit sudut pandangnya dan membuat objek tampak lebih dekat. Agar Anda bisa lebih mudah memilih, kami akan membaginya ke dalam beberapa jenis.
- Lensa ultra-wide angle (10–18 mm)
Lensa ini memiliki cakupan sudut pandang paling luas. Objek gambar akan tampak lebih kecil ketimbang menggunakan lensa standar. Lensa ini sangat cocok untuk foto pemandangan dengan fokus yang sama, baik foreground maupun background.
- Lensa wide-angle (18–35 mm)
Lensa ini cocok untuk mengambil gambar dengan sudut pandang yang lebar seperti pemandangan atau gedung. Anda akan sangat terbantu saat area pemotretan terlalu sempit dan sudah tidak dapat menjauhi objek gambar. Sebaiknya, jangan gunakan lensa ini untuk foto grup sebab orang paling pinggir akan tampak kurang natural.
- Lensa normal (35–50 mm)
Lensa ini adalah lensa serbaguna. Anda bisa menggunakannya untuk beragam kebutuhan, baik pemotretan umum, street photography, atau foto close-up.
- Lensa telefoto (50–200 mm)
Bila Anda butuh memperbesar objek gambar, lensa telefoto bisa dipertimbangkan. Anda bisa melakukan zoom sehingga objek tampak lebih dekat. Selain untuk foto jarak jauh, lensa ini juga pas untuk foto makro.
- Lensa supertelefoto (200 mm ke atas)
Untuk penggunaan foto jarak jauh dan berbahaya, lensa supertelefoto memang pilihan terbaik. Anda bisa menggunakannya untuk foto olahraga, margasatwa, bahkan liputan di tengah perang.
Perhatikan aperture pada lensa

Aperture pada lensa berfungsi untuk menangkap cahaya. Aperture sendiri ditunjukkan dalam satuan F, misalnya F/1.8, F/2.8, F/4, dan lain sebagainya. Makin kecil angka F-nya, makin lebar aperture dan bertambah banyak pula cahaya yang diterima. Oleh sebab itu, perhatikan aperture yang dimiliki lensa.
Beberapa produk lensa Nikon memiliki aperture konstan, tetapi ada juga yang berubah menyesuaikan pengaturan zoom. Untuk mendapatkan hasil foto yang bokeh atau penggunaan kamera di malam hari, Anda bisa pilih aperture yang kecil. Namun, untuk penggunaan foto lanskap atau pemotretan dengan penerangan cukup, aperture lebih besar pun tidak terlalu masalah.
Pertimbangkan adanya fitur pengurang getaran pada lensa

Agar hasil tangkapan gambar tidak blur, sebaiknya kurangi getaran saat pemotretan. Anda bisa pilih lensa Nikon yang dilengkapi dengan fitur vibration reduction (VR). Fitur ini dapat mengurangi getaran lensa hingga 5 stop. Anda pun bisa menghasilkan gambar dan video yang lebih baik dan stabil tanpa tripod. Anda bisa menemukan fitur ini pada lensa Nikon dengan kode VR.
Peringkat Lensa Nikon Terbaik
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Mount yang kompatibel | Sensor | Focal length | Aperture minimum | Aperture maksimum | Autofocus | Stabilisasi gambar | Bobot | Panjang lensa | Diameter filter | Pembesaran maksimum | |||||
1 | AF-S NIKKOR 50mm f/1.8G Nikon Corporation | ![]() | No.1 | Nikon F | Full Frame | 50 mm | f/22 | f/1.8 | 235gram | 6.45 cm | 58mm | 1x | |||
2 | NIKKOR Z DX 50-250mm f/4.5-6.3 VR Nikon Corporation | ![]() | No.2 | Nikon Z | APS-C | 50-250 mm | f/16 | f/4.5-6.3 | 405gram | 11 cm | 62mm | 0.23x | |||
3 | AF-S DX NIKKOR 18-105mm f/3.5-5.6G ED VR Nikon Corporation | ![]() | No.3 | Nikon F | APS-C | 18-105 mm | f/22-38 | f/3.5-5.6 | 420gram | 8.9 cm | 67mm | 0.20x | |||
4 | NIKKOR Z DX 16-50mm f/3.5-6.3 VR Nikon Corporation | ![]() | No.4 | Nikon Z | APS-C | 16-50 mm | f/16 | f/3.5-6.3 | 135gram | 3.2 cm | 46mm | 0.20x | |||
5 | NIKKOR Z 35mm f/1.8 S Nikon Corporation | ![]() | No.5 | Nikon Z | Full Frame | 35 mm | f/16 | f/1.8 | 370gram | 8.6 cm | 62mm | 0.19x | |||
6 | NIKKOR Z 26mm f/2.8 Nikon Corporation | ![]() | No.6 | Nikon Z | Full Frame | 26 mm | f/16 | f/2.8 | 125gram | 2.35 cm | 52mm | 0.19x | |||
7 | AF-S NIKKOR 85mm f/1.8G Nikon Corporation | ![]() | No.7 | Nikon F | Full Frame | 85 mm | f/16 | f/1.8 | 350gram | 7.3 cm | 67mm | 0.12x | |||
8 | NIKKOR Z DX 12-28mm f/3.5-5.6 PZ VR Nikon Corporation | ![]() | No.8 | Nikon Z | APS-C | 12-28 mm | f/16-25 | f/3.5-5.6 | 205gram | 6.35 cm | 67mm | 0.21x | |||
9 | AF-S NIKKOR 70-200mm f/2.8G ED VR II Nikon Corporation | ![]() | No.9 | Nikon F | Full Frame | 70-200 mm | f/22 | f/2.8 | 1540gram | 20.55 cm | 77mm | 0.12x | |||
10 | NIKKOR Z 14-30mm f/4 S Nikon Corporation | ![]() | No.10 | Nikon Z | Full Frame | 14-30 mm | f/22 | f/4 | 485gram | 8.5 cm | 82mm | 0.16x | |||

Nikon CorporationAF-S NIKKOR 50mm f/1.8G
| Mount yang kompatibel | Nikon F |
|---|---|
| Sensor | Full Frame |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 50 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22 |
| Aperture maksimum | f/1.8 |
| Bobot | 235gram |
| Panjang lensa | 6.45 cm |
| Diameter filter | 58mm |
| Pembesaran maksimum | 1x |
Nikon CorporationNIKKOR Z DX 50-250mm f/4.5-6.3 VR
| Mount yang kompatibel | Nikon Z |
|---|---|
| Sensor | APS-C |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 50-250 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16 |
| Aperture maksimum | f/4.5-6.3 |
| Bobot | 405gram |
| Panjang lensa | 11 cm |
| Diameter filter | 62mm |
| Pembesaran maksimum | 0.23x |
Nikon CorporationAF-S DX NIKKOR 18-105mm f/3.5-5.6G ED VR
| Mount yang kompatibel | Nikon F |
|---|---|
| Sensor | APS-C |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 18-105 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22-38 |
| Aperture maksimum | f/3.5-5.6 |
| Bobot | 420gram |
| Panjang lensa | 8.9 cm |
| Diameter filter | 67mm |
| Pembesaran maksimum | 0.20x |
Nikon CorporationNIKKOR Z DX 16-50mm f/3.5-6.3 VR
| Mount yang kompatibel | Nikon Z |
|---|---|
| Sensor | APS-C |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 16-50 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16 |
| Aperture maksimum | f/3.5-6.3 |
| Bobot | 135gram |
| Panjang lensa | 3.2 cm |
| Diameter filter | 46mm |
| Pembesaran maksimum | 0.20x |
Nikon CorporationNIKKOR Z 35mm f/1.8 S
| Mount yang kompatibel | Nikon Z |
|---|---|
| Sensor | Full Frame |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 35 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16 |
| Aperture maksimum | f/1.8 |
| Bobot | 370gram |
| Panjang lensa | 8.6 cm |
| Diameter filter | 62mm |
| Pembesaran maksimum | 0.19x |
Nikon CorporationNIKKOR Z 26mm f/2.8
| Mount yang kompatibel | Nikon Z |
|---|---|
| Sensor | Full Frame |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 26 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16 |
| Aperture maksimum | f/2.8 |
| Bobot | 125gram |
| Panjang lensa | 2.35 cm |
| Diameter filter | 52mm |
| Pembesaran maksimum | 0.19x |
Nikon CorporationAF-S NIKKOR 85mm f/1.8G
| Mount yang kompatibel | Nikon F |
|---|---|
| Sensor | Full Frame |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 85 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16 |
| Aperture maksimum | f/1.8 |
| Bobot | 350gram |
| Panjang lensa | 7.3 cm |
| Diameter filter | 67mm |
| Pembesaran maksimum | 0.12x |
Nikon CorporationNIKKOR Z DX 12-28mm f/3.5-5.6 PZ VR
| Mount yang kompatibel | Nikon Z |
|---|---|
| Sensor | APS-C |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 12-28 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/16-25 |
| Aperture maksimum | f/3.5-5.6 |
| Bobot | 205gram |
| Panjang lensa | 6.35 cm |
| Diameter filter | 67mm |
| Pembesaran maksimum | 0.21x |
Nikon CorporationAF-S NIKKOR 70-200mm f/2.8G ED VR II
| Mount yang kompatibel | Nikon F |
|---|---|
| Sensor | Full Frame |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 70-200 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22 |
| Aperture maksimum | f/2.8 |
| Bobot | 1540gram |
| Panjang lensa | 20.55 cm |
| Diameter filter | 77mm |
| Pembesaran maksimum | 0.12x |
Nikon CorporationNIKKOR Z 14-30mm f/4 S
| Mount yang kompatibel | Nikon Z |
|---|---|
| Sensor | Full Frame |
- Autofocus
- Stabilisasi gambar
| Focal length | 14-30 mm |
|---|---|
| Aperture minimum | f/22 |
| Aperture maksimum | f/4 |
| Bobot | 485gram |
| Panjang lensa | 8.5 cm |
| Diameter filter | 82mm |
| Pembesaran maksimum | 0.16x |
Baca juga rekomendasi lensa lainnya di sini
Setelah membaca ulasan kami di atas, apakah ada salah satu produk lensa Nikon yang cocok untuk Anda? Selain lensa Nikon, kami juga punya rekomendasi produk lensa lainnya, lho. Jika berkenan, Anda bisa baca ulasan lengkapnya di tautan berikut ini.
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.












































