10 Rekomendasi Lensa Sigma Terbaik
Melalui artikel ini kami akan mengulas tips memilih lensa Sigma terbaik yang dapat diberi secara online. Kami juga akan memberikan sepuluh rekomendasi lensa Sigma yang bagus untuk kamera DSLR ataupun mirrorless. Jika Anda tidak ingin salah memilih lensa Sigma, silakan baca artikel ini sampai tuntas, ya!
Highlight Lensa Sigma Teratas
Sigma

Lensa telephoto dengan ketahanan luar biasa

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Keunggulan lensa Sigma

Salah satu keunggulan yang ditawarkan lensa Sigma adalah akurasi atau kecepatan autofokusnya. Selain itu, terdapat beberapa pertimbangan lain yang membuat banyak fotografer memilih lensa Sigma. Berikut adalah beberapa keunggulan lensa Sigma:
- Produk lensa fix atau prime-nya menawarkan aperture besar sehingga mampu menghasilkan gambar yang tajam dan bokeh.
- Desain konstruksi lensa Sigma lebih kokoh sehingga lebih awet.
- Pilihan focal length-nya beragam, baik untuk kebutuhan landscape, portrait, hingga jarak jauh.
Cara memilih lensa Sigma
Salah satu alasan menambah koleksi lensa adalah untuk memenuhi kebutuhan memotret. Namun, bagaimana cara menentukan dan memilih lensa Sigma yang tepat? Nah, mari simak lebih jauh agar tidak salah memilih.
Perhatikan tipe lensanya
Contemporary: Lensa standar untuk penggunaan harian

Lensa tipe Contemporary merupakan jenis lensa Sigma dengan harga yang terjangkau. Lensa Sigma Contemporary dapat dijumpai pada lensa-lensa zoom dan prime standar, seperti 16 mm, 30 mm, atau 18–50 mm. Jenis lensa ini juga kerap digunakan untuk penggunaan harian atau sekadar memenuhi hobi.
Jika dibandingkan tipe Art dan Sport, bodi lensa Sigma Contemporary didesain lebih compact dan ringan. Di samping itu, meski harga yang ditawarkan terjangkau, kualitas hasil lensa Sigma Contemporary tentu tidak diragukan. Anda dapat dengan mudah menghasilkan gambar terang, tajam, dan minim blur.
Art: Lensa fix dengan autofokus tinggi

Lensa Sigma tipe Art didesain dengan teknologi autofokus yang cepat dan kinerja optik yang canggih. Focal length yang ditawarkan oleh lensa Sigma tipe Art umumnya adalah tunggal atau prime. Untuk itu, fungsi lensa Sigma ini lebih banyak digunakan untuk foto portrait dan dokumentasi video.
Dari sisi desain, bagian bodinya dilengkapi material yang kokoh dan sedikit lebih berat dibanding lensa Sigma Contemporary. Tak heran, pengguna lensa ini rata-rata adalah fotografer profesional yang sudah menjadikan fotografi sebagai pekerjaan.
Sport: Lensa tele untuk kebutuhan memotret jarak jauh

Sport merupakan tipe lensa Sigma yang difungsikan untuk memotret objek jarak jauh. Lensa Sigma tipe Sport juga biasa disebut sebagai lensa telephoto karena memiliki focal length minimal 135 mm. Sesuai namanya, lensa ini juga dikhususkan untuk Anda yang ingin mendokumentasikan aktivitas sport ataupun kehidupan satwa liar.
Dari segi ukuran, lensa Sigma tipe Sport tentunya lebih besar dibandingkan lensa Sigma Contemporary ataupun Art. Di samping itu, lensa ini memang cukup andal untuk memotret gambar yang membutuhkan fokus cepat.
Periksa panjang focal length lensa

Kebutuhan fotografi setiap orang tentunya berbeda-beda. Hal inilah yang membuat fotografer lebih memilih membeli banyak lensa dibanding memiliki banyak kamera. Saat ingin membeli lensa baru, pilihlah produk dengan focal length yang sesuai kebutuhan Anda.
Focal length merupakan kemampuan seberapa jauh lensa dalam merekam objek gambar. Ukuran focal length pada lensa ditulis dalam satuan milimeter (mm). Makin pendek angka focal length pada lensa, makin jauh jarak objek gambar yang dapat terekam. Sebaliknya, makin panjang focal length, jarak objek gambar yang dapat Anda lihat tentu makin dekat.
Sebagai panduan saat memilih focal length lensa Sigma, silakan simak penjelasan berikut ini.
- 8 mm–16 mm: Untuk mode foto panorama, skyscapes, interior, dan artistik.
- 24–35 mm: Dapat difungsikan untuk memotret pemandangan alam.
- 50–135 mm: Ideal untuk fotografi portrait atau candid.
- 135–300 mm: Untuk genre fotografi action dan sports.
- >300 mm: Cocok untuk sport jarak jauh, wildlife, nature, dan astronomy.
Sesuaikan dengan merek dan mount kamera Anda

Hal yang tak boleh terlewatkan saat ingin membeli lensa Sigma adalah menyesuaikan dengan bodi kamera yang saat ini Anda gunakan. Selain itu, pastikan lensa Sigma yang Anda pilih kompatibel dengan ukuran sensor dan dudukan mount kamera. Untuk memudahkan Anda dalam memilih lensa Sigma, silakan simak ulasan berikut ini.
- E-Mount: Merupakan dudukan lensa pada kamera mirrorless Sony.
- X-Mount: Merupakan dudukan lensa untuk kamera mirrorless Fujifilm.
- EF-Mount: Dudukan lensa untuk kamera DSLR Canon.
- F-mount: Dudukan lensa untuk kamera DSLR Nikon.
Lantas, bagaimana jika Anda terpaksa menggunakan lensa Sigma dengan jenis mount yang berbeda? Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan converter lensa. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, silakan klik tautan di bawah ini.
Cek nilai aperture-nya

Aperture atau bukaan lubang diafragma pada sebuah lensa sangat memengaruhi kualitas gambar yang Anda hasilkan. Aperture pada lensa berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam sensor. Nilai aperture sendiri ditandai dengan kode huruf F. Makin kecil angka yang mengikuti aperture, makin banyak cahaya yang dapat ditangkap lensa.
Selain itu, nilai aperture yang kecil dapat memberikan efek bokeh pada gambar. Sebagai contoh, lensa dengan aperture F1.4 dapat menangkap cahaya lebih banyak dibanding lensa dengan aperture F2.2. Hal ini tentunya sangat menguntungkan Anda saat memotret di lokasi yang minim cahaya.
Pertimbangkan lensa yang dilengkapi fitur autofokus

Umumnya terdapat dua jenis pengaturan fokus pada sebuah lensa, yakni manual dan otomatis. Fungsi ini dapat Anda pilih melalui pengaturan pada kamera ataupun pada sakelar yang ada di lensa.
Saat Anda ingin memotret objek gambar yang bergerak, seperti sebuah peristiwa, olahraga, ataupun hewan, fitur autofocus sangat dibutuhkan. Dengan fitur autofocus, lensa dapat secara otomatis mengunci objek gambar dengan cepat sehingga dapat meminimalkan blur.
10 Rekomendasi lensa Sigma terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | |
|---|---|---|---|---|
1 | Sigma 30mm F1.4 DC DN | Contemporary Sony E-Mount | ![]() | Compact dan ramping, kualitasnya pun mumpuni | |
2 | Sigma 16mm F1.4 DC DN | Contemporary Sony E-Mount | ![]() | Perspektif lebih luas dengan hasil yang terang | |
3 | Sigma 35mm F1.4 DG HSM | Art Canon EF Mount | ![]() | Cegah chromatic aberration dengan kaca FLD dan SLD | |
4 | Sigma 150-600mm F5-6.3 DG OS HSM | Contemporary Nikon F Mount | ![]() | Lensa telephoto dengan ketahanan luar biasa | |
5 | Sigma 50mm F1.4 DG HSM | Art Sony E-Mount | ![]() | Lensa supertajam dengan performa wide-open F1.4 | |
6 | Sigma 56mm F1.4 DC DN | Contemporary FUJIFILM X Mount | ![]() | Kinerja low-light dengan efek bokeh maksimal | |
7 | Sigma 85mm F1.4 DG HSM | Art Canon EF Mount | ![]() | Hasilkan background bokeh natural dan memukau | |
8 | Sigma 24-70mm F2.8 DG DN | Art Sony E-Mount | ![]() | Focal length tak mudah bergeser berkat zoom lock | |
9 | Sigma 15mm F2.8 EX DG DIAGONAL FISHEYE Canon EF Mount | ![]() | Hasilkan foto 180 derajat yang kreatif | |
10 | Sigma 150–600mm F5–6.3 DG OS HSM | Sports | ![]() | Menangkap gerakan cepat dan lincah dengan sempurna |
Sigma30mm F1.4 DC DN | Contemporary Sony E-Mount
Compact dan ramping, kualitasnya pun mumpuni
Kelebihan:
- Bukaan atau aperture sangat besar sehingga bisa menghasilkan foto yang tajam dan bokeh
Kekurangan:
- Lensa belum dibekali Image Stabilization sehingga saat proses pengambilan video disarankan menggunakan gimbal
Produk ini dibekali dengan aperture F1.4 yang dapat menangkap gambar dengan terang meskipun dalam keadaan low light. Efek bokeh yang dihasilkan pada gambar mode portrait tak kalah bagus dari lensa profesional. Lensa ini juga memiliki AF motor sehingga autofocus-nya dapat bekerja dengan tenang tanpa suara.
Dari sii desain, lensa ini memiliki bentuk yang compact dan ramping. Untuk urusan perekaman video pun tentu makin memudahkan Anda. Bagi Anda yang gemar mendokumentasikan art installation ataupun kesenian kontemporer, produk ini adalah pilihan tepat.
Sigma16mm F1.4 DC DN | Contemporary Sony E-Mount
Perspektif lebih luas dengan hasil yang terang
Kelebihan:
- Aperture besar dan bisa diandalkan untuk memotret di ruangan minim cahaya
Kekurangan:
- Belum dilengkapi Image Stabilization sehingga saat memotret di shutter speed rendah disarankan menggunakan tripod
Bagi Anda yang menekuni fotografi interior ruangan, pertimbangkanlah untuk memilih produk ini. Dengan perspektif yang luas, Anda dapat mengabadikan seluruh bagian dari ruangan. Hal tersebut didukung pula dengan aperture F1.4 yang superterang.
Selain itu, lensa ini dibekali dengan material bodi yang tahan debu dan percikan air. Dari sisi ukuran, lensa ini didesain memiliki bodi yang compact dan cukup ringan. Saat menggunakan lensa ini, hasil foto Anda akan terhindar dari flare dan ghosting berkat Super Multi-Layer Coating.
Sigma35mm F1.4 DG HSM | Art Canon EF Mount
Cegah chromatic aberration dengan kaca FLD dan SLD
Kelebihan:
- Autofokusnya sudah memakai teknologi HSM sehingga lebih cepat dan tidak berisik
Kekurangan:
- Harga cukup mahal dibanding lensa merek lain dengan focal length yang sama
Persebaran cahaya berlebihan atau chromatic aberration dapat membuat hasil foto tak maksimal. Untuk mencegahnya, produk ini hadir dengan kaca FLD ("F" Low Dispersioan) dan SLD (Special Low Dispersion). Kaca tersebut akan membantu menyebarkan cahaya yang optimal.
Lensa fix Sigma untuk kamera Canon ini juga menggunakan Hyper Sonic Motor Untuk menghasilkan kinerja autofocus yang cepat, halus, dan senyap. Jika Anda bergerak di bidang fotografi wedding, jatuhkanlah pilihan pada produk ini. Anda dapat menghasilkan foto portrait yang tentunya mengagumkan dan tajam.
Sigma150-600mm F5-6.3 DG OS HSM | Contemporary Nikon F Mount
Lensa telephoto dengan ketahanan luar biasa
Kelebihan:
- Dilengkapi teknologi Hyper Sonic Motor yang memastikan kinerja autofokus yang tenang dan cepat
Kekurangan:
- Kemampuan menghasilkan foto bokeh cenderung terbatas
Jika Anda memiliki hobi dalam bidang fotografi alam liar, lensa tele Sigma ini wajib menjadi pilihan Anda. Untuk mendukung wildlife photography, lensa ini dibekali dengan ketahanan yang luar biasa. Bagian coating-nya juga didesain tahan air sehingga tak perlu khawatir dibawa ke mana saja.
Lensa yang kokoh ini didukung dengan material TSC atau Thermally Stable Composite. Material tersebut dapat dijumpai pada produk-produk bermutu tinggi. Dari segi pengoperasian, zoom lock switch lensa ini dapat digunakan pada semua ukuran atau tipe focal length.
Sigma50mm F1.4 DG HSM | Art Sony E-Mount
Lensa supertajam dengan performa wide-open F1.4
Kelebihan:
- Desain kokoh dan terlihat classy
- Kinerja autofokus sangat cepat sehingga bisa diandalkan saat memotret dalam kondisi bergerak
- Mampu menghasilkan latar bokeh seperti human vision atau penglihatan manusia
Kekurangan:
- Harga cukup pricey dibanding lensa bawaan Sony E-Mount
- Bobotnya cukup berat sehingga membebani bagian depan kamera
Lensa ini dibekali dengan aperture F1.4 dengan performa pemotretan wide-open yang mengagumkan. Hasil foto yang akan Anda dapatkan tentunya tajam dengan latar bokeh yang sempurna. Bagi Anda pengguna kamera Sony mirrorless APS-C yang ingin memiliki lensa performa tinggi, produk ini adalah pilihan pas.
Lensa ini mampu meminimalkan aberration dan menggantinya dengan kinerja optik level tinggi. Aperture F1.4 membuat sudut pandang gambar layaknya penglihatan manusia. Dalam kondisi terang ataupun gelap, lensa ini tentu dapat diandalkan.
Sigma56mm F1.4 DC DN | Contemporary FUJIFILM X Mount
Kinerja low-light dengan efek bokeh maksimal
Kelebihan:
- Dapat menghasilkan foto dan video yang sangat bokeh
Kekurangan:
- Tidak dilengkapi teknologi dan fitur penstabilan gambar optik bawaan
Lensa ini memiliki kemampuan aperture maksimum F1.4 yang dapat bekerja dengan luar biasa meskipun dalam kondisi minim cahaya. Efek bokehnya memperlihatkan objek yang terpisah dengan latar belakang secara jelas. Jika Anda senang mengabadikan video cinematic, produk ini adalah pilihan tepat.
Selain tajam dan jelas, hasil video Anda akan minim dari optical aberration. Lensa ini bekerja secara cepat dan tenang tanpa suara yang mengganggu. Dari segi ketahanan, lensa ini resisten terhadap debu dan percikan air. Jadi, Anda bisa membawanya dengan tenang di segala cuaca.
Sigma85mm F1.4 DG HSM | Art Canon EF Mount
Hasilkan background bokeh natural dan memukau
Kelebihan:
- Dapat diandalkan untuk memotret di tempat yang minim cahaya
Kekurangan:
- Untuk foto portrait, objek gambar harus berada pada jarak minimal 3–5 meter sehingga tidak cocok untuk ruangan sempit
Kami rekomendasikan lensa ini untuk Anda yang suka mengambil gambar portrait. Pada foto portrait, efek bokeh yang ditampilkan begitu smooth sehingga tampak natural. Memotret ekspresi wajah seseorang pun akan terlihat berkualitas dan memukau.
Menariknya lagi, selain autofocus-nya dapat bekerja dengan cepat, kinerja lensa ini juga tak menimbulkan suara berisik. Hal tersebut merupakan fungsi dari Hyper Sonic Motor yang tenang saat dioperasikan. Untuk pencahayaan, hasil jepretan Anda akan minim dari gangguan aberration.
Sigma24-70mm F2.8 DG DN | Art Sony E-Mount
Focal length tak mudah bergeser berkat zoom lock
Kelebihan:
- Dilengkapi motor stepping AF yang membuat fokus otomatisnya lebih cepat
- Dilengkapi sakelar AF/MF khusus pada bodi lensa sehingga pengaturan modenya jadi lebih mudah
Kekurangan:
- Harga lensa cukup pricey
- Bobot cukup berat saat dipasangkan pada kamera mirrorless APS-C
Untuk dipasangkan pada kamera Sony mirrorless fullframe, lensa Sigma ini tentu dapat diandalkan, tetapi akan mengalami penyesuaian ukuran. Dari sisi kualitas, lensa ini dapat menghasilkan gambar yang jernih sekalipun Anda menggunakan fitur zoom.
Untuk pengambilan foto close up ataupun macro, lensa ini dapat melakukannya dengan baik. Selain itu, lensa ini dilengkapi dengan sakelar zoom lock. Fungsinya untuk menjaga lensa tidak tergeser sendiri karena beban lensa yang lumayan berat. Bagi Anda yang mencari opsi lensa standar dengan hasil yang tajam, produk ini dapat diandalkan.
Sigma15mm F2.8 EX DG DIAGONAL FISHEYE Canon EF Mount
Hasilkan foto 180 derajat yang kreatif
Kelebihan:
- Ukuran compact, bobotnya ringan
Kekurangan:
- Adanya potensi noise pada gambar, terlebih lagi jika menggunakan ISO tinggi
Jika Anda ingin memproyeksikan sudut pandang 180 derajat dan menghasilkan gambar melingkar, produk ini pilihannya. Saat sedang menonton pertunjukan band kesayangan Anda, gunakanlah lensa ini untuk mengabadikan momen. Pemain dan penontonnya pun akan berada dalam satu frame.
Di sisi lain, berkat teknologi Multi-layer Coating, hasil foto Anda akan tampak tajam. Untuk pemotretan di cuaca cerah, hasil jepretan Anda tak akan terganggu oleh flare dan ghosting. Selain itu, warna foto juga menjadi lebih akurat.
Sigma150–600mm F5–6.3 DG OS HSM | Sports
Menangkap gerakan cepat dan lincah dengan sempurna
Kelebihan:
- Selain untuk sport, focal length yang panjang dapat diandalkan untuk genre astrofotografi
Kekurangan:
- Lensa sangat berat sehingga disarankan selalu membawa tripod
- Tudung lensa atau hood tidak dapat dibalik
Bagi Anda yang bergerak dalam bidang dokumentasi olahraga dengan gerakan cepat, produk ini adalah pilihan tepat. Mengabadikan momen olahraga, seperti sepak bola, badminton, atletik, hingga balap motor dan mobil dapat ditangkap dengan sempurna. Hal tersebut didukung dengan kehadiran lensa zoom hyper-telephoto pada produk ini.
Lensa jarak jauh ini bahkan dilengkapi dengan 2 FLD dan 3 SLD glass elements untuk pengoptimalan cahayanya. Hasil foto Anda tentunya akan bebas dari ghosting dan flare. Menariknya lagi, lensa ini dapat bertahan pada cuaca sedikit lembap seperti gerimis.
Baca juga rekomendasi lensa lainnya di sini
Lensa menjadi salah satu komponen kamera yang menentukan kualitas hasil bidikan. Nah, jika Anda membutuhkan lensa dengan focal length tertentu, kami telah menyiapkan artikelnya. Silakan klik tautan di bawah ini untuk mendapatkan lensa yang sesuai dengan kebutuhan memotret Anda.
5 Rekomendasi Lensa Sigma terbaik
No. 1: Sigma|30mm F1.4 DC DN | Contemporary Sony E-Mount
No. 2: Sigma|16mm F1.4 DC DN | Contemporary Sony E-Mount
No. 3: Sigma|35mm F1.4 DG HSM | Art Canon EF Mount
No. 4: Sigma|150-600mm F5-6.3 DG OS HSM | Contemporary Nikon F Mount
No. 5: Sigma|50mm F1.4 DG HSM | Art Sony E-Mount
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.