10 Rekomendasi Sambal Matah Kemasan Terbaik (Terbaru Tahun 2026)
Indonesia terkenal dengan berbagai sambal Nusantara yang sedap. Salah satu sambal yang tidak boleh dilewatkan adalah sambal matah yang dalam bahasa Bali artinya mentah. Rasa sambal matah adalah perpaduan gurih, pedas, dan juga segar. Sambal ini tidak digoreng atau ditumis, tetapi bahan-bahannya hanya disiram minyak panas.
Jika Anda pencinta sambal matah, artikel rekomendasi kali ini akan pas untuk Anda. Kami akan mengulas beberapa varian sambal matah kemasan dari berbagai merek, seperti Chili Chila, Mak Doewer, atau Bawangkeun. Tidak lupa, ada pula tips memilih sambal matah terenak dan terbaik. Yuk, disimak!

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Cara memilih sambal matah kemasan
Meroketnya popularitas sambal matah membuat banyak inovasi baru muncul, misalnya sambal matah kecombrang atau sambal matah cumi. Selain campuran bahannya, Anda juga perlu memperhatikan kemasannya serta kesegaran bahannya. Jadi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih sambal matah. Silakan simak rinciannya di bawah ini.
Pilih berdasarkan jenis sambal matahnya
Meskipun aslinya dari Bali, ada beberapa sambal matah khas daerah lain yang bisa juga Anda temukan. Selain itu, beberapa varian sambal matah juga dikombinasikan dengan irisan daging atau ikan sehingga membuatnya makin lezat. Yuk, ketahui beberapa varian sambal matah yang ada di pasaran.
Sambal matah Bali: Cita rasanya khas dengan bahan-bahan yang segar

Sambal matah berasal dari bahasa Bali yang artinya mentah. Keunikan sambal matah ini adalah bahan-bahannya tidak digoreng atau ditumis, tetapi hanya disiram dengan minyak panas. Minyak panas membuat aroma dan cita rasa bahan-bahan segar yang sudah dicampurkan sebelumnya makin keluar.
Bahan utama sambal matah Bali adalah bawang merah, bawang putih, terasi, garam, dan lain-lain. Bawang merah dan bawang putih pada sambal matah akan diiris setipis mungkin. Terasi yang sudah dibakar pun akan dicampurkan. Setelah itu, semua bahan dicampurkan menjadi satu dan diaduk hingga rasanya menyatu.
Bawang merah dan bawang putih dengan tekstur crunchy-nya makin menambah kenikmatan sambal matah Bali. Saking nikmatnya sambal matah Bali, Anda bisa memakannya hanya dengan nasi putih. Akan lebih mantap lagi jika Anda menyantap sambal matah bersama ayam betutu atau bebek goreng.
Sambal matah Padang: Menggunakan bumbu rendang sebagai pelengkap

Sambal matah Padang mungkin menjadi salah satu inovasi sambal yang terunik. Secara garis besar, bahan-bahan dan cara pembuatannya sama persis dengan sambal matah Bali. Hal yang membuat unik adalah bumbu rendang ditambahkan ke dalam sambal matah Padang. Berbeda dengan sambal matah Bali yang rasanya dominan rasa bawang, sambal matang Padang cenderung lebih pedas.
Rasa pedas sambal matah Padang tidak berlebihan karena berasal dari bumbu rendang yang kaya rempah. Sambal matah Padang mungkin belum banyak dijual di pasar. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa membuatnya sendiri di rumah. Agar tidak hilang cita rasa khas sambal matahnya, komposisi bumbu rendang jangan terlalu banyak, ya.
Sambal matah cumi atau teri: Dapat dijadikan lauk yang lezat

Sambal matah yang dimakan dengan nasi saja rasanya sudah terasa mewah, apalagi jika ditambahkan dengan bahan lainnya. Saat ini banyak penjual sambal matah yang mengombinasikannya dengan daging atau ikan. Salah satu contoh yang terkenal adalah sambal matah cumi.
Daging cumi digoreng atau dibakar terlebih dahulu, lalu diiris tipis-tipis sebelum dicampurkan ke bumbu matah. Alhasil, rasanya jadi lebih nikmat sekaligus bergizi. Tentu saja, sambal matah yang dikombinasikan dengan cumi ini harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan sambal matah biasa.
Jika Anda suka ikan, ada juga sambal matah tongkol atau teri. Sama seperti cumi, ikannya digoreng atau dibakar terlebih dahulu hingga teksturnya agak crispy. Ketika dicampurkan dengan sambal matah, bumbunya akan meresap ke dalam ikannya sehingga rasanya makin menggoyang lidah. Sambal matah ikan atau cumi sudah banyak dijual di pasaran sehingga Anda bisa mencobanya kapan saja.
Sambal matah kecombrang: Aromanya lebih wangi dan rasanya lebih segar

Kecombrang atau honje adalah salah satu tanaman rempah yang bisa digunakan untuk tambahan bumbu. Di Bali sendiri kecombrang disebut juga kecicang atau bongkot. Bagian kecombrang yang bisa digunakan untuk melengkapi sambal matah adalah bunganya.
Bunga kecombrang diiris tipis, lalu dicampurkan dengan bahan lainnya. Sambal matah bunga kecombrang memiliki cita rasa yang lebih segar dan wangi dibandingkan versi sambal matah biasa.
Sesuaikan minyaknya dengan selera Anda

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, minyak goreng panas akan disiramkan ke bahan-bahan yang diiris tipis. Minyak goreng panas ini nantinya berfungsi mengikat dan mengeluarkan cita rasa dari tiap-tiap bahan yang dipakai. Apabila minyak terlalu panas, ada kemungkinan bawang goreng akan gosong sehingga rasa sambalnya sedikit pahit.
Umumnya, minyak yang digunakan adalah virgin coconut oil (VCO) atau minyak kelapa. Namun, jika Anda ingin mencoba membuatnya dengan minyak lain juga diperbolehkan. Sambal matah yang terbuat dari minyak kelapa ataupun VCO dapat memberikan rasa yang lebih harum dan nikmat.
Selain itu, ada juga yang membuat sambal matah dari sisa minyak untuk menggoreng daging ayam atau daging lainnya. Sambal matah jadi memiliki rasa dan aroma daging sehingga lebih menggoda selera. Namun, jika Anda membeli secara online, sebaiknya pilih yang menggunakan minyak kelapa ataupun VCO baru, ya.
Kami juga telah mengulas beberapa rekomendasi minyak kelapa pada artikel berikut ini. Yuk, temukan minyak kelapa yang bisa Anda pakai untuk membuat sambal matah di sini.
Pastikan kesegaran bahan-bahan yang digunakan

Karena dibuat dari bahan alami, umumnya sambal matah hanya bertahan 1–2 hari dalam kondisi terbaiknya. Setelahnya, sambal matah masih bisa dikonsumsi, tetapi tentu ada perubahan rasa ataupun aroma. Sambal matah kemasan biasanya bisa dikonsumsi dalam waktu 1–2 minggu.
Untuk mendapatkan produk yang tahan lama, usahakan sambal matah yang Anda beli baru dibuat dan menggunakan bahan-bahan yang segar. Anda harus menanyakannya kepada penjual saat membeli sambal matah secara online. Kesegaran bahan ini akan menentukan tanggal kedaluwarsa produk yang Anda beli.
Sesuaikan kemasannya dengan tujuan pengiriman Anda

Sambal matah yang dijual secara online umumnya memiliki dua jenis kemasan, yakni stoples kecil atau plastik seal. Kemasan stoples sebenarnya lebih praktis dan stoplesnya bisa digunakan lagi setelah sambalnya habis. Namun, kemasan stoples kurang cocok untuk pengiriman jarak jauh karena berpotensi bocor atau tumpah.
Jika disimpan dalam waktu lama, sambal matah dalam kemasan stoples berpotensi terpapar udara sehingga rasa atau aromanya bisa berubah. Kemasan vacuum pack atau plastik seal bisa menahan aroma dan rasa dengan lebih baik. Karena itu, plastik seal lebih aman untuk pengiriman jarak jauh karena tidak mudah tumpah.
Namun, jika Anda membeli sambal matah di tempat yang dekat atau bisa sampai dalam waktu sehari, pilih kemasan stoples. Sementara itu, untuk pengiriman luar kota, kemasan plastik seal mungkin akan lebih tepat.

10 Rekomendasi sambal matah kemasan terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
Jenis sambal | Isi | Sertifikasi | ||||
1 | Sambal Nagih Sambal Matah | ![]() | Sambal matah | 120 g | P-IRT | |
2 | Cendana Boga Rasa By NCC Sambal Matah | ![]() | Sambal matah | 160 g | BPOM | |
3 | Setia Makmur Mandiri CAP IBU Sambal Matah | ![]() | Sambal matah | 140 g | BPOM | |
4 | Bawangkeun Sambal Matah | ![]() | Sambal matah | 150 g | P-IRT | |
5 | Mitra Inti Rasa Sambal Pecah Matah Kecombrang | ![]() | Sambal matah | 100 g | P-IRT | |
6 | Chili Chila Sambal Matah | ![]() | Sambal matah | 140 g | P-IRT | |
7 | MSH Rempah Sambal Matah Bumbu Giling Original | ![]() | Sambal matah | 190 g | P-IRT | |
8 | Agro Tama Abadi Pring Mas Sambal Matah | ![]() | Sambal matah | 130 g | P-IRT | |
9 | Mak Doewer Sambal Matah Bali | ![]() | Sambal matah | 20 g | P-IRT | |
10 | NStein Asia Technology NStein Cumi Sambal Matah | ![]() | Sambal matah | 250 g | P-IRT | |

| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 120 g |
| Sertifikasi | P-IRT |

| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 160 g |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 140 g |
| Sertifikasi | BPOM |
| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 150 g |
| Sertifikasi | P-IRT |
| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 100 g |
| Sertifikasi | P-IRT |
| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 140 g |
| Sertifikasi | P-IRT |
| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 190 g |
| Sertifikasi | P-IRT |
| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 130 g |
| Sertifikasi | P-IRT |
| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 20 g |
| Sertifikasi | P-IRT |
| Jenis sambal | Sambal matah |
|---|---|
| Isi | 250 g |
| Sertifikasi | P-IRT |
Pertanyaan umum seputar sambal matah

Anda mungkin masih memiliki beberapa pertanyaan terkait sambal matah. Nah, berikut ini adalah rangkuman penjelasannya secara ringkas.
Sambal matah cocok dimakan dengan apa?
Berbagai jenis lauk bisa dimakan bersama dengan sambal matah. Namun, sambal matah paling sering disantap bersama ikan atau seafood, ayam bakar atau goreng, dan juga ayam betutu. Anda juga bisa menikmati sambal matah dengan sepiring nasi goreng hangat atau lalapan segar.
Apa bedanya sambal matah dan sambal dabu-dabu?
Sambal matah berasal dari Bali, sedangkan sambal dabu-dabu asalnya dari Manado. Bahan utama sambal matah adalah cabai rawit, bawang merah, bawang putih, serai, jeruk purut, terasi, dan perasan jeruk nipis. Sementara itu, sambal dabu-dabu terbuat dari cabai rawit, cabai keriting, tomat, bawang merah, daun bawang, dan perasan jeruk nipis.
Baca juga rekomendasi sambal lainnya di sini
Selain membahas sambal matah, kami juga pernah membahas sambal jenis lainnya. Ada sambal bawang, sambal terasi, hingga sambal geprek. Jika Anda ingin mencari tahu lebih lanjut tentang berbagai jenis sambal tersebut, silakan klik tautan di bawah ini.
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.













































