57 Rekomendasi Mic Terbaik [Merk Microphone yang Bagus dan Jernih, Ada yang Wireless] (Terbaru Tahun 2026)
Mic atau microphone merupakan perangkat penting untuk menangkap suara dengan jelas dalam berbagai aktivitas. Kini tersedia beragam jenis mic yang dirancang untuk kebutuhan berbeda, seperti mic untuk vokal, karaoke, maupun konten atau vlog. Namun, banyaknya merek mic yang bagus, seperti Advance, Ashley, Shure, dan Hollyland, tentu bisa membuat Anda bingung saat memilih.
Untuk membantu Anda, kami akan menjelaskan cara memilih mic, lengkap dengan rincian harga mic wireless terbaik untuk vokal dan lainnya. Kami juga akan memberikan rekomendasi mic terbaik Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak ulasannya sampai akhir!

Ratih adalah content planner mybest Indonesia yang bergabung sejak 2020 dan berpengalaman lebih dari 5 tahun meriset produk. Topik yang ia kuasai, seperti perlengkapan elektronik, perangkat audio, hingga skincare dan perawatan tubuh. Sebagai writer yang aktif sejak kuliah, lulusan Ilmu Komunikasi, Universitas Pendidikan Indonesia ini telah banyak membantu mybest dalam pembuatan artikel, melakukan riset pasar, dan bekolaborasi dengan pakar untuk membuat artikel yang menjawab kebutuhan pembaca.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Cara memilih Mic
Mic wireless terbaik maupun mic kabel terbaik tidak hanya ditentukan oleh kualitas suaranya, tetapi juga harus sesuai dengan kebutuhan penggunaan. Ada mic terbaik untuk karaoke atau vokal dan ada pula mic terbaik untuk vlog. Tiap kebutuhan ini bisa memerlukan mic yang berbeda, seperti mic condenser ataupun mic wireless clip on.
Jika Anda mencari mic yang bagus untuk karaoke dan vokal, utamakan mic cardioid dari merek Advance, Ashley, dan Shure
Mic cardioid dirancang untuk menangkap suara dari bagian depan sekaligus mengurangi suara yang datang dari samping dan belakang. Hasilnya, suara vokal terdengar lebih jelas dan gangguan dari lingkungan sekitar dapat diminimalkan. Untuk kebutuhan karaoke atau vokal, merek Advance, Ashley, dan Shure dikenal berkualitas baik.
Advance: Menyediakan banyak pilihan mic karaoke dynamic dengan harga mulai dari 50 ribuan

Mic Advance sangat populer untuk kebutuhan karaoke rumahan karena menawarkan banyak pilihan mic dynamic. Produknya tersedia dalam paket satuan maupun sepasang sehingga cocok digunakan sendiri maupun untuk karaoke bersama keluarga atau teman. Harga mic Advance juga sangat ramah di kantong, mulai sekitar Rp50 ribuan. Dengan karakter suara yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari, merek ini menjadi pilihan menarik bagi Anda yang memiliki anggaran terbatas.
Ashley: Menghasilkan karakter suara yang jernih dan bertenaga

Ashley dikenal sebagai merek mic dynamic yang banyak digunakan untuk karaoke, bernyanyi, hingga acara panggung skala kecil. Karakter suaranya cenderung jernih, natural, dan bertenaga, dengan respons bass yang cukup baik sehingga vokal terdengar lebih hidup. Dibandingkan merek entry-level, Ashley umumnya menawarkan kualitas audio dan material yang lebih baik. Mic Ashley bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp150 ribu hingga Rp300 ribuan.
Shure: Menawarkan mic berkualitas profesional untuk vokal hingga home recording

Shure merupakan salah satu merek mic yang sudah lama dikenal di industri audio profesional. Produknya mencakup mic dynamic untuk vokal dan pertunjukan langsung, serta mic condenser yang bisa digunakan untuk home recording dan voice over. Shure juga menawarkan pilihan multi-pattern microphone yang lebih fleksibel untuk berbagai skenario perekaman. Harga mic Shure cukup bervariasi, yakni mulai dari Rp400 ribuan hingga Rp40 jutaan.
Untuk membuat konten, pertimbangkan mic dari merek TNW, Hollyland, atau Fifine
Jenis mic perlu disesuaikan dengan konten yang dibuat. Untuk konten yang banyak bergerak, seperti wawancara, vlog, atau video outdoor, mic clip-on wireless dari TNW dan Hollyland lebih praktis. Di sisi lain, untuk perekaman indoor, seperti podcast, voice over, atau live streaming game, mic condenser dari Fifine lebih direkomendasikan.
TNW: Mic clip-on praktis dengan aksesori lengkap

TNW menawarkan berbagai pilihan mic clip-on wireless yang cocok untuk membuat konten, live streaming, wawancara, maupun merekam video menggunakan smartphone. Harganya cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp120 ribuan sehingga cocok bagi content creator pemula. Beberapa mic TNW juga dilengkapi clip magnet supaya pemasangannya lebih praktis. Tersedia pula varian yang menyertakan bulu kucing untuk membantu mengurangi gangguan suara angin saat digunakan di luar ruangan.
Hollyland: Merek premium dengan transmisi hingga 300 meter

Hollyland dikenal sebagai merek mic clip-on premium yang banyak digunakan oleh content creator dan videografer profesional. Beberapa serinya diklaim memiliki ukuran transmitter yang sangat ringkas dan didukung jangkauan transmisi stabil hingga sekitar 300 meter. Mic Hollyland juga dibekali fitur environmental noise cancellation (ENC) untuk membantu mengurangi kebisingan di sekitar. Produk mic wireless terbaik untuk vlog ini dijual dengan kisaran harga sekitar Rp1,8 juta hingga Rp2 jutaan.
Fifine: Mic condenser serbaguna yang sudah dilengkapi adjustable arm stand

Fifine merupakan salah satu merek favorit content creator karena menawarkan mic condenser dengan kualitas suara yang baik. Beberapa produknya bahkan sudah dilengkapi adjustable arm stand sehingga Anda tidak perlu membeli penyangga secara terpisah. Selain itu, kebanyakan mic Fifine telah mendukung dual output berupa USB Type-C dan XLR sehingga penggunaannya lebih fleksibel. Kisaran harganya pun cukup beragam, yaitu mulai dari Rp300 ribuan hingga Rp2 jutaan.
Sesuaikan juga jenis koneksi mic dengan kebutuhan Anda: Wireless atau kabel

Sementara itu, mic wireless memberikan kebebasan bergerak karena tidak terhubung dengan kabel. Jenis ini sangat cocok untuk pembuatan konten, presentasi, wawancara, atau aktivitas lain yang mengharuskan pengguna berpindah tempat saat berbicara. Mic wireless menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi dan tampilan yang lebih rapi saat digunakan di depan kamera.
Klik di sini untuk mencari Mic berdasarkan tipenya















Peringkat Rekomendasi Mic Karaoke Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Polar pattern | Frekuensi (minimal) | Frekuensi (maksimal) | SNR | Sensitivitas | Wireless | Output | |||||
1 | Sennheiser Wireless Vocal Set|SKM9000 Sennheiser Electronic | ![]() | No.1 | Tidak tercantum | 80 Hz | 20 Hz | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Digital receiver | ||
2 | SHURE Wireless Microphone|URD-11 Shure Electronics | ![]() | No.2 | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Digital recevier | ||
3 | JBL Wireless Microphone Set Harman International Industries | ![]() | No.3 | Cardioid | 65 Hz | 15.000 Hz | 60 dB | Tidak tercantum | Audio jack 6.3 mm | ||
4 | Sony|Condenser Microphone|VR-920 SONY Group | ![]() | No.4 | Tidak tercantum | 20 Hz | 20 Hz | >76 dB | Tidak tercantum | Audio jack 6.5 mm | ||
5 | Nakamichi Portable Wireless Microphone|N30xR Nakamichi | ![]() | No.5 | Tidak tercantum | 40 Hz | 20 Hz | >80 dB | >90 dB | Digital receiver | ||
6 | Samson Dynamic Microphone|R21S SCR21S Samson Technologies | ![]() | No.6 | Cardioid | 80 Hz | 12 Hz | Tidak tercantum | -53 dB | 3-pin gold plated balanced XLR male | ||
7 | KREZT Cardioid Condenser Microphone|ECM-2199 Krezt Audio | ![]() | No.7 | Cardioid | 100 Hz | 5 Hz | >58 dB | -42 dB ± 3 dB | Audio jack 6.5 mm to XLR | ||
8 | Advance Professional Microphone|MIC-909 Advance Digitals | ![]() | No.8 | Cardioid | 50 Hz | 15 Hz | Tidak tercantum | -71 dB ± 3 dB | Audio jack 6.5 mm | ||
9 | TOA Dynamic Microphone|ZM-520 TOA GALVA Prima Karya | ![]() | No.9 | Cardioid | 50 Hz | 16 Hz | Tidak tercantum | -70 dB ± 3 dB | 3P XLR type connector | ||

Sennheiser ElectronicSennheiser Wireless Vocal Set | SKM9000
| Frekuensi (minimal) | 80 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 20 Hz |
- Polar pattern
- Tidak tercantum
- Wireless
| SNR | Tidak tercantum |
|---|---|
| Sensitivitas | Tidak tercantum |
| Output | Digital receiver |
Shure ElectronicsSHURE Wireless Microphone | URD-11
| Frekuensi (minimal) | Tidak tercantum |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | Tidak tercantum |
- Polar pattern
- Tidak tercantum
- Wireless
| SNR | Tidak tercantum |
|---|---|
| Sensitivitas | Tidak tercantum |
| Output | Digital recevier |
Harman International IndustriesJBL Wireless Microphone Set
| Frekuensi (minimal) | 65 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 15.000 Hz |
- Polar pattern
- Cardioid
- Wireless
Dilengkapi receiver untuk jangkauan lebih luas dan koneksi yang lebih stabil
Sistem wireless memungkinkan mobilitas bebas, cocok untuk indoor ataupun outdoor
Terdapat port Type-C pada transmitter untuk pengisian daya yang praktis
Satu set berisi dua mic dengan suara jernih, ideal untuk karaoke duet
| SNR | 60 dB |
|---|---|
| Sensitivitas | Tidak tercantum |
| Output | Audio jack 6.3 mm |
Peringkat Rekomendasi Mic Condenser Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Polar pattern | Frekuensi (minimal) | Frekuensi (maksimal) | SNR | Sensitivitas | Wireless | Output | |||||
1 | Soundtech 2.1 USB Condenser Microphone Soundtech Manufacturing Company Limited | ![]() | No.1 | Cardioid, omnidirectional | 50 Hz | 20000 Hz | 80 dB | -43 dB ±3 dB | USB-C | ||
2 | Noir Gear Noir Voix Condenser Microphone Perangkat Karya Bangsa | ![]() | No.2 | Cardioid, Omnidirectional | 80 Hz | 20.000 Hz | ≥96 dB | -33 dB ± 2 dB | USB-C | ||
3 | TaffSTUDIO Mikrofon Kondenser Studio |BM-800 Jakarta Digital Nusantara | ![]() | No.3 | Cardioid | 20 Hz | 20000 Hz | 78 dB | -34 dB ± 2 dB | Konektor XLR to 3,5 mm | ||
4 | Ashley® Shotgun Pro Professional Condenser Microphone Sinceremusic | ![]() | No.4 | Cardioid | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Audio jack 3.5 mm TRS | ||
5 | Razer|Seiren Mini Razer | ![]() | No.5 | Super-cardioid | 20 Hz | 20.000 Hz | 110 dB | 17,8 mV/Pa | Micro-USB | ||
6 | Samson Multi-Pattern Condenser Microphone |C03 Samson Technologies | ![]() | No.6 | Super-cardioid, omnidirectional, figure-8 | 40 Hz | 18.000 Hz | Tidak tercantum | -40 dB | Konektor XLR | ||
7 | AKG® Small Diaphragm Condenser Microphone Cable |C1000 S Harman International Industries | ![]() | No.7 | Cardioid, Hyper-cardioid | 50 Hz | 20.000 Hz | 73 dB | -44 dB | 3-pin male XLR connector | ||
8 | TOA Microphone Condensor |ZM-300-AS TOA GALVA Prima Karya | ![]() | No.8 | Super-cardioid | 50 Hz | 18.000 Hz | Tidak tercantum | -49 dB | Konektor XLR female to 6,3 mm (1/4 inch) | ||
9 | Audio-Technica Cardioid Condenser USB Microphone |AT2020USB-X Audio-Technica Corporation | ![]() | No.9 | Cardioid | 20 Hz | 20.000 Hz | Tidak tercantum | Tidak tercantum | USB type C | ||
10 | HyperX QuadCast 2 USB Microphone HP | ![]() | No.10 | Cardioid, omnidirectional, stereo, bidirectional | 20 Hz | 20.000 Hz | Tidak tercantum | -7.5 dB | USB type C | ||

Soundtech Manufacturing Company LimitedSoundtech 2.1 USB Condenser Microphone
| Polar pattern | Cardioid, omnidirectional |
|---|
- Sensitivitas
- -43 dB ±3 dB
- Wireless
Mikrofon kondensor dengan dua pola polar, yaitu cardioid untuk podcast dan streaming serta omnidirectional untuk conference call
Ada headphone jack dan mendukung mode mute untuk memudahkan kontrol selama rapat
Plug & play dengan koneksi USB, kompatibel dengan Windows dan MacOS
Dilengkapi dengan stand mikrofon dan kabel USB ke type-C sepanjang 2 meter
| Frekuensi (minimal) | 50 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 20000 Hz |
| SNR | 80 dB |
| Output | USB-C |
Perangkat Karya BangsaNoir Gear Noir Voix Condenser Microphone
| Polar pattern | Cardioid, Omnidirectional |
|---|
- Sensitivitas
- -33 dB ± 2 dB
- Wireless
| Frekuensi (minimal) | 80 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 20.000 Hz |
| SNR | ≥96 dB |
| Output | USB-C |
Jakarta Digital NusantaraTaffSTUDIO Mikrofon Kondenser Studio | BM-800
| Polar pattern | Cardioid |
|---|
- Sensitivitas
- -34 dB ± 2 dB
- Wireless
| Frekuensi (minimal) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 20000 Hz |
| SNR | 78 dB |
| Output | Konektor XLR to 3,5 mm |
Peringkat Rekomendasi Mic Clip On Wireless Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Output receiver | Noise reduction | Windscreen | SNR | Frekuensi (max.) | Jangkauan | Ketahanan baterai | Charging case | |||||
1 | TNW 2-In-1 Wireless Microphone|A37 TNW Indonesia | ![]() | No.1 | USB-C | Tidak tercantum | Tidak tercantum | 80 m | 48 jam | ||||
2 | MIXIO Mic Wireless Clip On|W14 MIXIO | ![]() | No.2 | Lightning, USB-C (dua varian) | Tidak tercantum | 20 kHz | 20 m | 5 jam | ||||
3 | INBEX Microphone Bluetooth Wireless Lavalier Mic|IM4 | ![]() | No.3 | USB-C | 75 dB | Tidak tercantum | 50 m | 56 jam | ||||
4 | Hollyland Lark M2 Combo Shenzhen Hollyland Technology | ![]() | No.4 | Jack 3.5 mm, USB-C, lightning | 70 dB | 48 kHz | 300 m | 40 jam | ||||
5 | Taffware Wireless Lavalier Lapel Portable Microphone Jakarta Digital Nusantara | ![]() | No.5 | USB-C | 64 dB | 2.4 GHz | 20 m | Tidak tercantum | ||||
6 | Shorush IM 1 Mic Wireless Imam Masjid Bando Shorush Multi Teknologi | ![]() | No.6 | Jack 3.5 mm | Tidak tercantum | 2483 MHz | 30 m | 8 jam | ||||
7 | Saramonic Air-01 Denka Pratama Indonesia | ![]() | No.7 | Jack 3.5 mm, USB-C, Lightning | 90 dB | 20 kHz | 300 m | Transmitter 10 jam & Receiver 6.5 jam | ||||
8 | Krezt Pro Condenser Mic Krezt Audio | ![]() | No.8 | Jack 3.5 mm | 74 dB | 20 kHz | Tidak tercantum | Tidak tercantum | ||||
9 | Ashley Voice1 Professional Wireless Microphone System Sinceremusic | ![]() | No.9 | Jack 3.5 mm | Tidak tercantum | Tidak tercantum | 40 m | Tidak tercantum | ||||
10 | Senheiser Mic Clip On Wireless | ![]() | No.10 | Jack 3.5 mm | Tidak tercantum | Tidak tercantum | 100 m | Tidak tercantum | ||||

TNW IndonesiaTNW 2-In-1 Wireless Microphone | A37
| Output receiver | USB-C |
|---|---|
| Ketahanan baterai | 48 jam |
- Noise reduction
- Windscreen
| SNR | Tidak tercantum |
|---|---|
| Frekuensi (max.) | Tidak tercantum |
| Jangkauan | 80 m |
| Charging case |
MIXIOMIXIO Mic Wireless Clip On | W14
| Output receiver | Lightning, USB-C (dua varian) |
|---|---|
| Ketahanan baterai | 5 jam |
- Noise reduction
- Windscreen
| SNR | Tidak tercantum |
|---|---|
| Frekuensi (max.) | 20 kHz |
| Jangkauan | 20 m |
| Charging case |
INBEX Microphone Bluetooth Wireless Lavalier Mic | IM4
| Output receiver | USB-C |
|---|---|
| Ketahanan baterai | 56 jam |
- Noise reduction
- Windscreen
| SNR | 75 dB |
|---|---|
| Frekuensi (max.) | Tidak tercantum |
| Jangkauan | 50 m |
| Charging case |
Peringkat Rekomendasi Mic untuk Vlog Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Jenis | Polar pattern | Frekuensi (minimal) | Frekuensi (maksimal) | SNR | Tingkat sensitivitas | Fitur peredam noise | Output | |||||
1 | MIXIO Mic Wireless Clip On|W14 MIXIO | ![]() | No.1 | Lavalier | Omnidirectional | 20 Hz | 20 kHz | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Noise cancellation | Lightning | |
2 | Hollyland Lark M2 Combo Shenzhen Hollyland Technology | ![]() | No.2 | Lavalier | Omnidirectional | 20 Hz | 20 kHz | 70 dB | -37 dB | Noise cancellation | Audio jack 3.5 mm TRS, USB-C, Lightning | |
3 | TNW K18 TNW | ![]() | No.3 | Condenser | Cardioid | 20 Hz | 20 kHz | >70 dB | -40 dB | Noise cancellation | USB-C, USB | |
4 | TaffSTUDIO Mikrofon Kondenser Studio |BM-800 Jakarta Digital Nusantara | ![]() | No.4 | Condenser | Cardioid | 20 Hz | 20 kHz | 78 dB | -34 ± 2 dB | Shock mount | Audio jack 3.5 mm TRS | |
5 | BOYA BY-MM1 BOYA | ![]() | No.5 | Shotgun | Cardioid | 35 Hz | 18.000 Hz | 76 dB | -42 dB | Windscreen, Shock mount | Audio jack 3.5 mm TRS, Audio jack 3.5 mm TRRS | |
6 | KiiP Wireless M8 Microphone Portable Dual Mic Wireless Clip On 2 In 1 Podcast Vlog Youtuber|KP-UV-M8C-BK Kiip Kiip Indonesia | ![]() | No.6 | Lavalier | Omnidirectional | 20 Hz | 20 kHz | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Noise cancellation | USB-C | |
7 | KINYO Wireless Microphone 2-in-1|J36 KINYO | ![]() | No.7 | Lavalier | Omnidirectional | 20 Hz | 20 kHz | 80 dB | -36 dB ± 2 dB | Noise cancellation | USB-C, Lightning | |
8 | JETE Wireless Microphone|MX2 Doran Sukses Indonesia | ![]() | No.8 | Lavalier | Omnidirectional | 20 Hz | 20 kHz | ≥75 dB | -38 dB ± 3 dB | Noise cancellation | Audio jack 3.5 mm TRS, USB-C | |
9 | Saramonic On-Camera Supercardioid Shotgun|Vmic5 Saramonic International | ![]() | No.9 | Shotgun | Super-cardioid | 20 Hz | 20.000 Hz | 85 dB | -26 dB | Fur windscreen, Foam windshield, Low-cut filter (150 Hz), Integrated shoe shock mount | Audio jack 3.5 mm TRS, Audio jack 3.5 mm TRRS, USB-C, Lightning | |
10 | G-POWER AIRPRO Streaming Wireless Microphone Graha Makmur Korporindo | ![]() | No.10 | Lavalier | Omnidirectional | 20 Hz | 20 kHz | Tidak tercantum | -42 dB ± 2 dB | Noise cancellation | USB-C | |

MIXIOMIXIO Mic Wireless Clip On | W14
| Jenis | Lavalier |
|---|---|
| Polar pattern | Omnidirectional |
- SNR
- Tidak tercantum
- Tingkat sensitivitas
- Tidak tercantum
| Frekuensi (minimal) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 20 kHz |
| Fitur peredam noise | Noise cancellation |
| Output | Lightning |
Shenzhen Hollyland TechnologyHollyland Lark M2 Combo
| Jenis | Lavalier |
|---|---|
| Polar pattern | Omnidirectional |
- SNR
- 70 dB
- Tingkat sensitivitas
- -37 dB
| Frekuensi (minimal) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 20 kHz |
| Fitur peredam noise | Noise cancellation |
| Output | Audio jack 3.5 mm TRS, USB-C, Lightning |
TNWTNW K18
| Jenis | Condenser |
|---|---|
| Polar pattern | Cardioid |
- SNR
- >70 dB
- Tingkat sensitivitas
- -40 dB
| Frekuensi (minimal) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 20 kHz |
| Fitur peredam noise | Noise cancellation |
| Output | USB-C, USB |
Peringkat Rekomendasi Mic Wireless Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Polar pattern | Frekuensi (minimal) | Frekuensi (maksimal) | SNR | Sensitivitas | Output | Jangkauan sinyal | Daya tahan baterai | |||||
1 | Advance Duet Microphone Wireless|MIC-206 Advance Digitals | ![]() | No.1 | Tidak diketahui | 40 Hz | 15000 Hz | 92 dB | -85 dB | Audio jack 6.5 mm | 20 m | 3 jam | |
2 | LUXSONA Mic Wireless | ![]() | No.2 | Cardioid | 40 Hz | 15000 Hz | 92 dB | -85 dB | Audio jack 6.5 mm | 50 m | 8 jam | |
3 | Ashley Mic Wireless Voice 1 | ![]() | No.3 | Cardioid | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | XLR | 50 m | Tidak diketahui | |
4 | RAYHAYES Mic Wireless|PG-B39 | ![]() | No.4 | Cardioid | 30 Hz | 20000 Hz | 95 dB | Tidak diketahui | Audio jack 6.5 mm | 150 m | 8 jam | |
5 | NEW BAXS Microphone Wireless|SU601 | ![]() | No.5 | Cardioid | 65 Hz | 15000 Hz | 60 dB | Tidak diketahui | Audio jack 6.5 mm | 50 m | 5 jam | |
6 | Sennheiser Mic Wireless |SKM-9000 MK II Sennheiser Electronic | ![]() | No.6 | Cardioid | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | 90 m | Tidak diketahui | |
7 | MOREFAND Microphone Wireless |X-308B1 | ![]() | No.7 | Cardioid | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Audio jack 6.5 mm | 50 m | 24 jam | |
8 | WISDOM Mic Wireless|U-200 | ![]() | No.8 | Cardioid | 100 Hz | 300 Hz | 50 dB | Tidak diketahui | Audio jack 3.5 mm | 100 m | Tidak diketahui | |
9 | JBL Wireless Microphone Set Harman International Industries | ![]() | No.9 | Cardioid | 65 Hz | 15.000 Hz | 60 dB | Tidak tercantum | Audio jack 6.3 mm | 10 m | 6 jam | |
10 | G-POWER Microphone Wireless |MIC-201 Grahaa Makmur Korporindo | ![]() | No.10 | Cardioid | 20 Hz | 20000 Hz | Tidak diketahui | -72 dB | Audio jack 6.5 mm | 30 m | Tidak diketahui | |

Advance DigitalsAdvance Duet Microphone Wireless | MIC-206
| Polar pattern | Tidak diketahui |
|---|---|
| Jangkauan sinyal | 20 m |
- SNR
- 92 dB
- Daya tahan baterai
- 3 jam
| Frekuensi (minimal) | 40 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 15000 Hz |
| Sensitivitas | -85 dB |
| Output | Audio jack 6.5 mm |
LUXSONA Mic Wireless
| Polar pattern | Cardioid |
|---|---|
| Jangkauan sinyal | 50 m |
- SNR
- 92 dB
- Daya tahan baterai
- 8 jam
| Frekuensi (minimal) | 40 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 15000 Hz |
| Sensitivitas | -85 dB |
| Output | Audio jack 6.5 mm |
Ashley Mic Wireless Voice 1
| Polar pattern | Cardioid |
|---|---|
| Jangkauan sinyal | 50 m |
- SNR
- Tidak diketahui
- Daya tahan baterai
- Tidak diketahui
| Frekuensi (minimal) | Tidak diketahui |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | Tidak diketahui |
| Sensitivitas | Tidak diketahui |
| Output | XLR |
Peringkat Rekomendasi Mic Kabel Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Polar pattern | Frekuensi (minimal) | Frekuensi (maksimal) | SNR | Sensitivitas | Wireless | Output | Panjang kabel | |||||
1 | Advance Profesional Dynamic Microphone|MIC-884 Indopintan Sukses Mandiri | ![]() | No.1 | Cardioid | 60 Hz | 10.000 Hz | Tidak tercantum | -63 dB ± 3 dB | Audio jack 6.5 mm | 3 m | ||
2 | Yamaha Legendary Vocal Condensor Microphone|YM-68S Yamaha Musik Indonesia | ![]() | No.2 | Cardioid | 50 Hz | 20.000 Hz | Tidak tercantum | -44 dB ± 2 dB | Audio jack 6.5 mm | 3 m | ||
3 | TOA Dynamic Microphone|ZM-260 TOA GALVA Prima Karya | ![]() | No.3 | Cardioid | 100 Hz | 12.000 Hz | Tidak tercantum | -75 dB ± 3 dB | Audio jack 6.5 mm | 7.5 m | ||
4 | Ashley Professional Dynamic Microphone|i300 Ashley Professional Audio | ![]() | No.4 | Cardioid | 50 Hz | 15.000 Hz | Tidak tercantum | -52 dB ± 3 dB | Audio jack 6.5 mm | 5 m | ||
5 | Noir Gear Noir Voix Condenser Microphone Perangkat Karya Bangsa | ![]() | No.5 | Cardioid, Omnidirectional | 80 Hz | 20.000 Hz | ≥96 dB | -33 dB ± 2 dB | USB-C | Fleksibel (kabel USB-C) | ||
6 | AKG Dynamic Vocal Microphone|D5 Harman International Industries | ![]() | No.6 | Super-cardioid | 70 Hz | 20.000 Hz | 76 dB | -52 dB | XLR | 3-5 m | ||
7 | NOISE Microphone Professional Dynamic Kabel|DS90 Bintang Inovasi Global | ![]() | No.7 | Cardioid | 50 Hz | 15.000 Hz | Tidak tercantum | Tidak tercantum | Audio jack 6.5 mm | 5 m | ||
8 | Shure Podcast Microphone|MV7X Shure | ![]() | No.8 | Cardioid | 50 Hz | 16.000 Hz | Tidak tercantum | -55 dB | XLR | Tidak ada kabel bawaan | ||
9 | Sennheiser Dynamic Supercardioid Microphone|e 845 Sennheiser Electronic | ![]() | No.9 | Super-cardioid | 40 Hz | 16.000 Hz | Tidak tercantum | 1.8 mV/Pa | XLR | Tidak ada kabel bawaan | ||
10 | Fifine XLR Condenser Microphone|K726 Shenzhen Xunweijia Technology Development | ![]() | No.10 | Cardioid | 20 Hz | 20.000 Hz | 75 dB | -34 dB ± 3 dB | XLR | 3 m | ||

Indopintan Sukses MandiriAdvance Profesional Dynamic Microphone | MIC-884
| Polar pattern | Cardioid |
|---|---|
| Sensitivitas | -63 dB ± 3 dB |
- Output
- Audio jack 6.5 mm
- Panjang kabel
- 3 m
Dilengkapi kabel sepanjang 3 meter, ideal untuk penggunaan dekat dengan amplifier
Menggunakan konektor jack 6,5 mm yang kompatibel dengan berbagai perangkat audio
Bodinya terbuat dari material ABS yang tidak licin dan nyaman digenggam
Mendukung ekspresi bebas tanpa risiko tergelincir dari genggaman, mic dynamic yang cocok untuk karaoke
| Frekuensi (minimal) | 60 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 10.000 Hz |
| SNR | Tidak tercantum |
| Wireless |
Yamaha Musik IndonesiaYamaha Legendary Vocal Condensor Microphone | YM-68S
| Polar pattern | Cardioid |
|---|---|
| Sensitivitas | -44 dB ± 2 dB |
- Output
- Audio jack 6.5 mm
- Panjang kabel
- 3 m
| Frekuensi (minimal) | 50 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 20.000 Hz |
| SNR | Tidak tercantum |
| Wireless |
TOA GALVA Prima KaryaTOA Dynamic Microphone | ZM-260
| Polar pattern | Cardioid |
|---|---|
| Sensitivitas | -75 dB ± 3 dB |
- Output
- Audio jack 6.5 mm
- Panjang kabel
- 7.5 m
| Frekuensi (minimal) | 100 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (maksimal) | 12.000 Hz |
| SNR | Tidak tercantum |
| Wireless |
Baca juga rekomendasi produk mikrofon lainnya di sini
Anda juga bisa mempertimbangkan berbagai jenis mikrofon lainnya di pasaran, seperti mic kamera, microphone tipe dynamic, dan microphone untuk handphone. Tiap jenis mic ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan konten, rekaman, atau pertunjukan. Simak panduan cara memilih serta rekomendasi produknya melalui tautan berikut.




































































































