10 Rekomendasi Headset Bone Conduction Terbaik [Ditinjau Sound Engineer] (Terbaru Tahun 2026)
Mencari headset tanpa menutup telinga sepenuhnya? Headset bone conduction atau yang populer disebut headset open air bisa menjadi solusi. Headset ini memungkinkan suara ditransmisikan melalui tulang tengkorak langsung ke koklea. Anda pun tetap bisa mendengar, baik musik maupun suara sekitar tanpa mengurangi keamanan saat olahraga atau bekerja di lingkungan terbuka.
Untuk membantu Anda memilih, bersama sound engineer, Dennis Novriandi, kami telah menyusun cara memilih headset bone conduction sebagai panduan. Review produk terbaiknya dari berbagai merek, seperti Nakamichi, Audio-Technica, dan JBL juga akan kami bagikan. Semua produk tersebut sudah dikurasi berdasarkan cara memilih mybest dan tingkat penjualan di marketplace.
Highlight Headset Bone Conduction Teratas
Nakamichi

Suara bass yang kaya dengan koneksi dua perangkat sekaligus
Doran Sukses Indonesia

Bisa dipakai berenang berkat fitur tahan air rating IPX8

Dennis adalah seorang bassist dari band SASVRITA yang juga aktif sebagai sound engineer dan music producer untuk berbagai band dalam negeri. Selain mengelola Eastneptune Studio, sebuah recording studio dan production house miliknya, Dennis juga terlibat dalam berbagai proyek kreatif di bidang animasi dan teknologi digital. Ia berpengalaman sebagai front end developer, freelance UI/UX designer, serta 2D dan 3D animator lepas.

Gigih Prayitno adalah content planner di mybest Indonesia sejak 2024 yang berfokus pada segmen perangkat elektronik, travel, dan DIY tools. Sebelumnya, Gigih bekerja sebagai reporter online di Tribun Travel selama 2 tahun+ serta pernah menjadi kontributor di Kompasiana dan IDN Community. Berbekal pengalamannya meriset informasi yang tepercaya, saat ini Gigih aktif menyusun cara memilih dalam artikel serta melakukan riset produk yang dibutuhkan user agar pembaca mendapatkan informasi yang akurat dan relevan.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa perbedaan headset bone conduction dengan perangkat audio lain?

Earcups headset bone conduction diletakkan di tulang rahang dan pipi agar Anda bisa mendengar suara di sekitar. Sementara, headset atau earphone lain menutupi lubang telinga sehingga menghalangi suara dari luar.

Headset bone conduction cocok untuk aktivitas seperti berlari, bersepeda, atau commuting di transportasi umum. Anda dapat menikmati musik sambil mendengar suara sekitar. Bobotnya pun ringan dan nyaman digunakan dalam waktu lama. Namun, perangkat ini tidak memiliki fitur noise cancelling. Akibatnya, suara luar lebih mudah masuk dan kualitas audionya tidak sebaik headset konvensional. Selain itu, untuk kualitas audio yang sama, harga headset bone conduction relatif lebih mahal.
Cara memilih Headset Bone Conduction
Saat memilih headset bone conduction, Anda bisa memperhatikan rentang frekuensi, fitur Bluetooth, dan codec pada spesifikasi produk. Jika digunakan untuk olahraga, pilihlah headset dengan sertifikasi IPX5 ke atas. Selain itu, cek juga fitur tambahan lainnya, seperti pengaturan EQ dan memory slot. Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya.
Untuk kualitas suara, cek rentang frekuensi, versi Bluetooth, serta codec yang kompatibel
Ada beberapa hal yang memengaruhi kualitas audio saat menggunakan headset bone conduction. Untuk itu, Anda perlu mengecek rentang frekuensi, versi Bluetooth, serta codec-nya. Mari kita bahas lebih lanjut!
Rentang suara 20 Hz-20 kHz: Mampu menangkap lebih banyak detail suara


Sementara itu, frekuensi 20 kHz bisa menangkap suara treble yang tinggi. Misalnya, Anda bisa mendengar suara dentingan lonceng atau teriakan wanita. Jadi, suara rendah atau bass hingga suara tinggi, seperti lengkingan, bisa terdengar dengan headset ini.

Kualitas suatu perangkat audio, termasuk headphone bone conduction dapat dilihat dari caranya mengirim atau menerjemahkan frekuensi suara. Kualitas suara yang kita dengar dari perangkat satu dengan perangkat lain dapat berbeda akibat frekuensi suara yang didukungnya.
Bluetooth 5.0 atau terbaru: Menawarkan suara berkualitas yang minim latency

Bluetooth versi terbaru memiliki latency yang rendah sehingga audio yang ditransmisikan minim delay.

Utamakanlah headset bone conduction dengan koneksi Bluetooth 5.0 yang tergolong baru sehingga koneksinya lebih stabil. Gangguan dalam mendengarkan musik, menonton, atau gaming saat memakai headset pun bisa diminimalkan. Selain itu, Bluetooth terbaru juga memungkinkan headset untuk multi-pairing, yakni menyambungkan dengan beberapa perangkat sekaligus.

Codec SBC, AAC, atau LDAC: Mampu mentransmisikan audio beresolusi tinggi dengan kompresi rendah

Codec SBC, AAC, dan LDAC memungkinkan transmisi audio dengan kompresi yang kecil. Hal ini membuat suara yang terdengar di earphone jadi lebih jernih dan detail.

- SBC (Subband Coding): Codec ini mendukung hampir semua perangkat Bluetooth. Codec SBC bisa dibilang memiliki kualitas audio yang cukup baik meski kualitas suaranya tidak setinggi codec lainnya.
- AAC (Advanced Audio Codec): Kualitas codec ini lebih baik daripada SBC. AAC umum digunakan pada perangkat Apple, seperti iPhone dan iPad, tetapi ada beberapa perangkat lain yang kompatibel. AAC menghasilkan audio berkualitas tinggi dengan kompresi efisien, meski pada bitrate rendah.
- LDAC (Low Latency Audio Codec): Dikembangkan oleh Sony, codec ini menyediakan kualitas suara hi-res melalui Bluetooth. LDAC mendukung audio dengan kualitas lebih tinggi (hingga 990 kbps) dan menawarkan fleksibilitas bitrate. Hasil suaranya sangat baik, terutama untuk musik berkualitas tinggi.

Untuk codec, baiknya minimal adalah AAC. Namun, jika codec ini tidak ada di perangkat audio entry level, codec SBC juga sudah cukup mumpuni. Hanya saja, audio pada headset bone conduction dengan codec SBC mungkin agak terdistorsi atau terkompres. Hal ini karena nilai bit-rate-nya rendah.
Jika digunakan untuk olahraga atau beraktivitas outdoor, pilih headset dengan rating IPX5 ke atas

Karena sering dibawa bepergian dan berolahraga, headset tahan air lebih aman saat terkena keringat ataupun hujan.

Jika mencari yang lebih, produk yang paling aman dari air adalah headset yang telah tersertifikasi dengan rating IPX8. Tipe headset IPX8 mampu bertahan meski terendam air sedalam 1,5 meter selama 30 menit. Tipe headset bone conduction yang didesain untuk berenang biasanya memiliki rating IP68.
Prioritaskan headset dengan playtime minimal 6 jam dan waktu charging di bawah 2 jam

Playtime yang lama memungkinkan Anda mendengarkan lagu lebih lama tanpa harus sering melakukan charging.

Jadi, Anda dapat menggunakan headset untuk berolahraga tanpa khawatir daya baterainya cepat habis. Selain itu, perhatikan juga waktu pengisian dayanya. Beberapa produk membutuhkan waktu lama untuk terisi penuh karena pengisian baterainya lambat. Sesuai dengan riset produk di pasaran, rata-rata waktu headset bone conduction untuk bisa full charged adalah 2 jam. Untuk efisiensi waktu, produk dengan waktu charging kurang dari 2 jam lebih direkomendasikan.
Untuk kepraktisan, cek juga fitur lain yang ada di headset bone conduction

Adanya fitur lain di headset bone conduction membuat pemakaiannya lebih praktis dan nyaman. Anda dapat mengatur equalizer sesuai selera, mendengarkan musik tanpa pairing dengan smartphone, atau menikmati audio minim delay saat bermain game.

- Pengaturan EQ: Fitur ini memungkinkan penyesuaian volume, bass, mid, dan treble sesuai selera, seperti lebih rock atau jazzy. Ada juga headset yang mendukung penyimpanan beberapa (2-3) pengaturan EQ favorit Anda.
- Memori internal/slot microSD: Fitur ini memungkinkan penyimpanan file musik langsung pada perangkat headset.
- Multipoint pairing: Fitur ini memungkinkan headset terhubung ke dua perangkat atau lebih secara bersamaan, seperti smartphone dan laptop sekaligus.
- Gaming mode: Fitur untuk meningkatkan pengalaman Anda saat bermain game. Fungsinya adalah mengurangi latency audio agar responsnya lebih cepat. Selain itu, gaming mode dapat mengoptimalkan EQ agar audio dalam game terdengar lebih jelas.
Peringkat Headset Bone Conduction Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Versi Bluetooth | Codec | Daya tahan baterai | Waktu pengisian daya | Wireless charging | Tipe konektor pengisi daya | Waterproof | Frekuensi (min) | Frekuensi (max) | |||||
1 | Nakamichi Nakamichi Open Ear Air Conduction Earphones|OP-SP901 | ![]() | Suara bass yang kaya dengan koneksi dua perangkat sekaligus | Bluetooth 5.3 | SBC, AAC | 6 jam | 1.5 jam | USB Type-C | 20 Hz | 20 kHz | |||
2 | Doran Sukses Indonesia JETE Open Fast Bone Conduction Technology | ![]() | Bisa dipakai berenang berkat fitur tahan air rating IPX8 | Bluetooth 5.3 | SBC | 8 jam | 2 jam | Magnetic | 20 Hz | 20 kHz | |||
3 | Shenzhen Shokz Shokz OpenRun Pro 2 | ![]() | Hanya dalam 5 menit daya baterai sudah terisi penuh! | Bluetooth 5.3 | SBC | 12 jam | 5 menit untuk 2,5 jam pemakaian | USB Type-C | 20 Hz | 20 kHz | |||
4 | Wook Global Technology Vivan Sport S | ![]() | Panggilan suara terdengar jernih dengan fitur dual ENC | Bluetooth 5.4 | SBC | 10 jam | 1 jam | USB Type-C | 20 Hz | 20 kHz | |||
5 | Kiip Kiip Indonesia KiiP Bone Conduction|DTS11 | ![]() | Nikmati audio berkualitas dengan codec AAC | Bluetooth 5.2 | SBC, AAC | 10 jam | 2 jam | USB Type-C | 20 Hz | 20 kHz | |||
6 | VOU JustRun Pro | ![]() | Tetap aware saat berolahraga berkat teknologi bone conduction | Bluetooth 5.3 | SBC | 8 jam | 2 jam | USB Type-C | 10 Hz | 20 kHz | |||
7 | Soul Electronics SOUL Openear Pop | ![]() | Ultraringan dan praktis berkat dukungan multipoint connection | Bluetooth 5.0 | SBC, AAC | 10 jam | 1.5 jam | USB Type-C | 20 Hz | 20 kHz | |||
8 | Transsion Holdings oraimo OpenCirclet 2|OPN-672 | ![]() | Lebih bebas beraktivitas berkat pemakaian hingga 16 jam | Bluetooth 5.4 | SBC | 16 jam | 1.5 jam | USB Type-C | 20 Hz | 20 kHz | |||
9 | Audio-Technica Audio-Technica Cartilage Conduction Headphones|ATH-CC500BT2 | ![]() | Kualitas audio clean dan stabil dari driver generasi terbaru | Bluetooth 5.3 | SBC, AAC | 20 jam | 2 jam | USB Type-C | 20 Hz | 20 kHz | |||
10 | Harman International Industries JBL Endurance Pace | ![]() | Buat suara sesuai selera langsung dari aplikasi JBL Headphones | Bluetooth 5.4 | SBC | 10 jam | 2 jam | Tidak tercantum | 20 Hz | 20 kHz | |||
NakamichiNakamichi Open Ear Air Conduction Earphones | OP-SP901
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IPX4)
Suara bass yang kaya dengan koneksi dua perangkat sekaligus
- Teknologi multi-point memungkinkan koneksi ke dua perangkat secara bersamaan untuk fleksibilitas lebih tinggi
- Didesain dengan fit yang stabil agar tetap nyaman dan tidak mudah lepas saat digunakan dalam berbagai aktivitas
- Kualitas suara dengan bass yang kaya memberikan pengalaman audio lebih mendalam dan imersif
- Teknologi open-ear air conduction menjaga kesadaran lingkungan sekitar tanpa mengorbankan kualitas suara
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 6 jam |
| Waktu pengisian daya | 1.5 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
Doran Sukses IndonesiaJETE Open Fast Bone Conduction Technology
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
Bisa dipakai berenang berkat fitur tahan air rating IPX8
- Headphone berdesain open-ear, pengguna tetap bisa mendengar lingkungan sekitar
- Waterproof rating IPX8, dapat digunakan untuk menyelam hingga kedalaman 1,5 m
- Dilengkapi konektivitas Bluetooth versi 5.3 untuk koneksi nirkabel stabil minim latency
- Memiliki rentang frekuensi audio 20 Hz-20 kHz, cocok untuk berbagai jenis musik
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 8 jam |
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | Magnetic |
Shenzhen ShokzShokz OpenRun Pro 2
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IP55)
Hanya dalam 5 menit daya baterai sudah terisi penuh!
- Menggunakan teknologi DirectPitch yang dapat meminimalkan kebocoran suara
- Daya tahan baterainya 12 jam, aman digunakan sepanjang hari
- Proses pengisian daya hanya membutuhkan waktu 5 menit untuk 2,5 jam waktu pemakaian
- Dengan konektivitas Bluetooth 5.3, menjadikan koneksi lebih stabil
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 12 jam |
| Waktu pengisian daya | 5 menit untuk 2,5 jam pemakaian |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
Wook Global TechnologyVivan Sport S
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IPX5)
Panggilan suara terdengar jernih dengan fitur dual ENC
- Berdesain open-ear yang ultra nyaman dan stabil dipakai untuk aktivitas harian
- Bluetooth versi 5.4-nya mampu menghadirkan koneksi lebih cepat dan stabil
- Terdapat fitur dual ENC untuk panggilan telepon yang lebih jernih tanpa distorsi
- Mendukung waktu pemakaian hingga 10 jam, cocok untuk penggunaan panjang
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 10 jam |
| Waktu pengisian daya | 1 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
Kiip Kiip IndonesiaKiiP Bone Conduction | DTS11
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IPX8)
Nikmati audio berkualitas dengan codec AAC
- Headphone bone conduction yang efektif salurkan suara lewat tulang pipi dan rahang
- Produk ini telah mengantongi sertifikasi tahan air IPX8, cocok untuk aktivitas renang atau gym
- Dibekali driver 13 mm dengan decoding audio AAC untuk kualitas suara resolusi tinggi
- Menggunakan pengisian daya magnetik yang dapat terisi penuh hanya dalam satu jam
- Memiliki memori internal 32 GB sehingga bisa memutar musik langsung tanpa ponsel
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.2 |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 10 jam |
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
VOU JustRun Pro
| Frekuensi (min) | 10 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IPX5)
Tetap aware saat berolahraga berkat teknologi bone conduction
- Desain open-ear ergonomis dengan bodi ringan dan material ramah kulit
- Menggunakan teknologi bone conduction untuk mentransmisikan suara tanpa masuk ke gendang telinga secara langsung
- Kualitas suara Hi-Fi dengan latency rendah untuk gaming, musik, dan menonton film
- Memiliki ketahanan air IPX5 serta daya tahan baterai hingga 8 jam pemakaian normal
- Dilengkapi koneksi Bluetooth 5.3 generasi terbaru dengan sinyal stabil dan konsumsi daya lebih efisien
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 8 jam |
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
Soul ElectronicsSOUL Openear Pop
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IPX4)
Ultraringan dan praktis berkat dukungan multipoint connection
- Bobot ultraringan hanya 13 gram sehingga nyaman digunakan beraktivitas sepanjang hari
- Waktu pemakaian hingga 10 jam dengan waktu pengisian penuh sekitar 1,5 jam
- Dukungan multipoint memungkinkan koneksi simultan ke dua perangkat dengan lebih efisien
- Dilengkapi safe mode yang menurunkan volume hingga 85 dB melalui lima kali ketukan kontrol sentuh
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0 |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 10 jam |
| Waktu pengisian daya | 1.5 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
Transsion Holdingsoraimo OpenCirclet 2 | OPN-672
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IPX5)
Lebih bebas beraktivitas berkat pemakaian hingga 16 jam
- Model open-ear ergonomis memastikan kenyamanan pemakaian dan keamanan saat olahraga
- Memiliki ketahanan air dan debu IPX5 sehingga aman digunakan saat berkeringat
- Menyediakan waktu pemakaian hingga 16 jam untuk penggunaan seharian
- Dilengkapi mikrofon jernih dengan fitur noise reduction untuk panggilan suara HD
- Aplikasi Oraimo Sound memungkinkan kustomisasi fitur headset sesuai preferensi pengguna
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 16 jam |
| Waktu pengisian daya | 1.5 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
Audio-TechnicaAudio-Technica Cartilage Conduction Headphones | ATH-CC500BT2
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IPX4)
Kualitas audio clean dan stabil dari driver generasi terbaru
- Ditenagai driver generasi terkini dengan A.P.S.S yang menghasilkan audio jernih dan minim distorsi
- Tersedia fitur AI noise reduction AIVC untuk menjaga kejernihan suara saat panggilan telepon
- Mendukung fast charging dengan pengisian 10 menit untuk penggunaan hingga 2 jam
- Memiliki perlindungan IPX4 sehingga tahan terhadap percikan air saat aktivitas luar ruangan
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Codec | SBC, AAC |
| Daya tahan baterai | 20 jam |
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
Harman International IndustriesJBL Endurance Pace
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
|---|---|
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
- Wireless charging
- Waterproof
(IP68)
Buat suara sesuai selera langsung dari aplikasi JBL Headphones
- Desain open-ear dengan memory wire neckband yang stabil saat digunakan bergerak aktif
- Memiliki sertifikasi IP68 yang tahan air dan debu untuk penggunaan luar ruangan ekstrem
- Sesuaikan suara favorit kapan saja melalui aplikasi JBL Headphones yang praktis
- Ditenagai dua mikrofon untuk kualitas panggilan suara yang lebih jelas dan stabil
- Menyediakan waktu pemutaran musik hingga 10 jam dan waktu bicara hingga 8 jam
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Codec | SBC |
| Daya tahan baterai | 10 jam |
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Tipe konektor pengisi daya | Tidak tercantum |
Baca juga rekomendasi earphone wireless lainnya di sini
Anda suka olahraga atau mendengarkan musik di tempat umum? Jika iya, earphone atau headphone tanpa kabel bisa menjadi pilihan yang praktis. Untuk membantu Anda memilih, kami juga telah menyiapkan rekomendasi produk terbaik dari earphone atau headphone di pasaran yang sistem penggunaannya wireless. Cek, ya!
5 Rekomendasi Headset Bone Conduction terbaik
No. 1: Nakamichi|Nakamichi Open Ear Air Conduction Earphones|OP-SP901
No. 2: Doran Sukses Indonesia|JETE Open Fast Bone Conduction Technology
No. 3: Shenzhen Shokz|Shokz OpenRun Pro 2
No. 4: Wook Global Technology|Vivan Sport S
No. 5: Kiip Kiip Indonesia|KiiP Bone Conduction|DTS11
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.