10 Rekomendasi Headset Bluetooth Terbaik [Bagus & Tahan Lama] (Terbaru Tahun 2026)
Saat ini headset Bluetooth menjadi perangkat audio andalan berbagai kalangan. Bagi penikmat musik, mereka kerap mencari rekomendasi headset Bluetooth full bass. Ada juga yang mencari headset Bluetooth gaming hingga headset Bluetooth untuk lari dengan baterai awet. Namun, banyaknya merek headset Bluetooth yang bagus dan tahan lama, seperti SONY, Anker, dan Logitech, bisa membuat Anda bingung saat memiilh.
Untuk membantu Anda, kami akan menjelaskan cara memilih headset Bluetooth bersama sound engineer & music producer, Dennis Novriandi, serta music and audio professional, Glenn Paul Dirk Latuheru. Kami juga akan memberikan rekomendasi headset Bluetooth terbaik. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak dengan saksama untuk mendapatkan Bluetooth headset terbaik untuk Anda!
Highlight Headset Bluetooth Teratas
Kiip Kiip Indonesia

Memiliki kualitas suara yang kuat tanpa menyakiti telinga
Xiaomi Communication Technology

Bisa menyesuaikan 5 mode equalizer dan mendengarkan musik favorit lebih lama

Dennis adalah seorang bassist dari band SASVRITA yang juga aktif sebagai sound engineer dan music producer untuk berbagai band dalam negeri. Selain mengelola Eastneptune Studio, sebuah recording studio dan production house miliknya, Dennis juga terlibat dalam berbagai proyek kreatif di bidang animasi dan teknologi digital. Ia berpengalaman sebagai front end developer, freelance UI/UX designer, serta 2D dan 3D animator lepas.

Glenn Paul Dirk Latuheru adalah pendiri Sinfonia Music School, Sinfonia Music Entertainment, dan Sinfonia Music Shop dengan sertifikasi ABRSM (Associated Board of the Royal Schools of Music) untuk biola dan vokal. Ia aktif mengajar biola sejak 2008 dan telah membimbing banyak murid meraih prestasi nasional maupun internasional. Glenn juga menghadirkan ulasan audio portable yang berdasar pada keahlian teknis mendalam pada kanal YouTube "Sinfonia Music" dengan 100.000 subscriber. Sebagai sound engineer dan juri audio portable bersertifikasi, ia menjadi rujukan tepercaya di bidang audio.

Gigih Prayitno adalah content planner di mybest Indonesia sejak 2024 yang berfokus pada segmen perangkat elektronik, travel, dan DIY tools. Sebelumnya, Gigih bekerja sebagai reporter online di Tribun Travel selama 2 tahun+ serta pernah menjadi kontributor di Kompasiana dan IDN Community. Berbekal pengalamannya meriset informasi yang tepercaya, saat ini Gigih aktif menyusun cara memilih dalam artikel serta melakukan riset produk yang dibutuhkan user agar pembaca mendapatkan informasi yang akurat dan relevan.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa bedanya headset Bluetooth dengan earphone Bluetooth?

Headset Bluetooth adalah perangkat audio nirkabel yang dipakai di kepala dan biasanya dilengkapi mikrofon untuk komunikasi. Earphone Bluetooth berukuran lebih kecil, dipakai langsung di telinga, dan lebih praktis untuk dibawa bepergian.

Sementara itu, earphone Bluetooth berukuran kecil dan langsung dimasukkan ke liang telinga. Desainnya ringkas sehingga mudah dibawa ke mana saja. Bobotnya ringan dan praktis digunakan saat beraktivitas. Earphone cocok untuk olahraga, perjalanan, atau penggunaan kasual harian. Dari segi daya tahan baterai, headset biasanya lebih unggul. Namun, earphone menawarkan kepraktisan dan kemudahan penyimpanan.

Earphone pada awalnya hanya bisa dipakai untuk mendengarkan suara, sedangkan headset dibekali mikrofon untuk berkomunikasi dua arah. Kini, earphone umumnya sudah dibekali mic sehingga dapat disebut headset. Seiring waktu, istilah earphone dan headset sering digunakan secara bergantian. Sementara itu, istilah headphone tetap merujuk pada model berbentuk bando. Model ini memiliki earcup yang sepenuhnya menutupi telinga.
Cara memilih Headset Bluetooth
TWS dan headphone merupakan dua tipe headset Bluetooth yang paling umum digunakan saat ini. Masing-masing tipe memiliki desain dan karakter penggunaan yang berbeda sehingga penting untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan serta gaya penggunaan Anda. Dengan memahami perbedaannya, Anda dapat memilih headset Bluetooth yang paling nyaman dan sesuai untuk aktivitas sehari-hari.
Pilih TWS atau headphone sesuai dengan kebutuhan dan gaya penggunaan Anda
Kebutuhan pemakaian headset bisa berbeda tergantung aktivitas Anda sehari-hari. Faktor kenyamanan, kualitas suara, dan mobilitas perlu dipertimbangkan sebelum membeli headset Bluetooth. Oleh sebab itu, pilih TWS atau headphone Bluetooth yang paling sesuai dengan preferensi dan gaya penggunaan Anda.
TWS atau wireless earbuds: Lebih ringkas dan portabel

TWS atau wireless earbuds memiliki bentuk yang ringkas dengan case charging yang seukuran kotak korek api. Hal ini membuat TWS jadi lebih mudah dibawa ke mana saja tanpa kabel kusut saat traveling atau olahraga.

Sebagian besar TWS kini dilengkapi fitur Active Noise Cancelling atau ANC. Fitur ini membantu meredam kebisingan di tempat ramai. Cocok untuk penggunaan di transportasi umum atau kafe. Beberapa model juga menawarkan mode gaming dengan latency rendah. Mode tersebut menjaga sinkronisasi suara dan tampilan saat gaming atau streaming.

Jika Anda memilih wireless earbuds, sebaiknya pertimbangkan merek yang sama dengan ponsel Anda. Keunggulannya, perangkat dapat langsung terhubung otomatis saat dikeluarkan dari casing. Contohnya, AirPods dengan iPhone, Galaxy Buds dengan Samsung, dan Redmi Buds dengan Xiaomi.

Tipe headphone: Cocok untuk menikmati musik kompleks dengan detail suara yang lebih kaya

Headphone over-ear unggul dengan driver besar sekitar 30-40 mm sehingga mampu menghasilkan bass yang dalam dan treble yang jernih. Hal ini membuatnya lebih ideal untuk menikmati musik yang kompleks.

Selain itu, earcup besar dengan bantalan yang empuk membuat headphone tetap nyaman saat dipakai lama. Banyak model juga dilengkapi Active Noise Cancelling atau ANC. Selain itu, daya tahan baterainya umumnya lebih lama dibanding TWS. Headphone ini juga sering dipakai pekerja, gamer, dan pencinta musik.
Pertimbangkan headset Bluetooth dengan fitur noise cancelling untuk pengalaman audio lebih imersif

Noise cancelling adalah teknologi untuk mengeblok suara-suara yang ada di sekitar earphone. Anda pun hanya mendengar suara dari perangkat musik yang tersambung dengan earphone.

Teknologi noise cancelling berfungsi mengurangi suara bising dari lingkungan sekitar. Anda pun dapat menikmati musik atau panggilan telepon secara lebih jernih. Meski di tempat bising, seperti mall, terminal, atau stasiun kereta api, suara dari headset akan tetap terdengar jelas. Adanya teknologi ini pengalaman mendengarkan musik, podcast, atau menonton film jadi lebih menyenangkan. Selain itu, Anda juga bisa mengandalkan fitur noise cancelling agar lebih fokus saat bekerja atau belajar.

Pilih headset Bluetooth 5.0–5.4 dengan codec minimal AAC agar koneksi dan suara lebih stabil

Selain koneksi yang stabil, Bluetooth versi 5.0 ke atas memiliki latensi lebih rendah dan efisiensi daya yang lebih baik. Ditambah codec minimal AAC, Anda bisa mendapatkan kualitas suara yang lebih jernih, terutama saat mendengarkan musik atau menonton video.

Codec audio juga berperan penting dalam kualitas suara. Codec AAC memungkinkan Anda menikmati audio yang jernih dan detail dengan rentang lebih luas. Pengguna Android juga bisa memilih codec aptX, aptX Adaptive, atau LDAC untuk resolusi lebih tinggi dan low latency. Jika jenis codec tidak tercantum di spesifikasi produk, silakan periksa bit-rate, bit-depth, dan sample rate. Standar idealnya Anda dapat memilih bit-rate 320 kbps, bit-depth 16 bit, dan sample rate 44,1 kHz.

Selain memengaruhi kualitas suara dan kecepatan transmisi, versi Bluetooth menentukan latensi, jarak jangkauan, dan kemampuan multidevice (koneksi multipoint). Bluetooth 5.4 menawarkan efisiensi daya lebih baik sehingga memperpanjang masa pakai baterai perangkat seperti earphone wireless. Versi Bluetooth ini juga meningkatkan koneksi yang lebih stabil dan mendukung Encrypted Advertising Data untuk keamanan perangkat IoT dan komunikasi nirkabel.
Utamakan headset Bluetooth dengan playtime 6 jam ke atas

Earphone dengan baterai minimal 6 jam memastikan pengalaman mendengarkan yang lebih lama dan nyaman tanpa harus sering mengisi daya.

Playtime headset Bluetooth menjadi hal penting yang perlu Anda cek karena berpengaruh seberapa lama headphone bisa menyala. Oleh karena itu, carilah headset dengan playtime 6 jam ke atas agar dapat digunakan terus-menerus hanya dalam sekali full charging. Dengan daya tahan baterai yang baik, Anda dapat mendengarkan musik atau menerima panggilan tanpa perlu khawatir baterai headset akan habis. Untuk memastikannya, cari keterangan daya tahan headset pada spesifikasi atau deskripsi produk.


Di samping daya tahan baterai, perhatikan juga kecepatan pengisian dayanya. Sebab, terkadang ada produk yang pengisian baterainya lambat sehingga perlu waktu lama untuk terisi penuh. Namun, ada juga yang pengisiannya cepat sehingga bisa segera digunakan kembali.
Peringkat Headset Bluetooth Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Versi Bluetooth | Codec | Active Noise Cancellation | Daya tahan baterai (earbuds) | Waktu pengisian daya | Wireless charging | Tipe konektor pengisi daya | Waterproof | Tipe | Frekuensi (min) | Frekuensi (max) | |||||
1 | Kiip Kiip Indonesia KiiP Wireless Headphone Bluetooth Bone Conduction|DTS10 | ![]() | Memiliki kualitas suara yang kuat tanpa menyakiti telinga | Bluetooth 5.3 | SBC | 7 jam | 2 jam | USB Type-C | Neckband | 10 Hz | 20 kHz | ||||
2 | Huawei Huawei|FreeBuds ANC |SE 4 | ![]() | Lebih lama menikmati musik dengan total daya tahan 50 jam | Bluetooth 5.4 | SBC, AAC, mSBC | 7 jam dengan ANC on, 10 jam dengan ANC off | 1 jam untuk earbuds, 1 jam 50 menit untuk case | USB Type-C | TWS | 20 Hz | 20 kHz | ||||
3 | Xiaomi Communication Technology Xiaomi|Redmi Buds |6 Play | ![]() | Bisa menyesuaikan 5 mode equalizer dan mendengarkan musik favorit lebih lama | Bluetooth 5.4 | SBC | 36 jam | 7.5 jam | USB Type-C | TWS | 20 Hz | 20 kHz | ||||
4 | Monster X Aitu Wireless Earphone| C6 | ![]() | Lebih leluasa berolahraga berkat earphone ringan 25 gram | Bluetooth 5.0、Bluetooth 5.3 | A2DP, AVRCP, HSP, HFP | 8 jam dengan volume 70% | 2 jam | Micro-USB | Neckband | 10 Hz | 20 kHz | ||||
5 | Wook Global Technology ROBOT Bluetooth Earphone |Talk10 | ![]() | Tetap terhubung di mana saja dengan suara jernih dan koneksi stabil | Bluetooth 5.0 | SBC | 10 jam | 2 jam | USB Type-C | Handsfree | 20 Hz | 20 kHz | ||||
6 | SONY Sony|Noise Cancelling True Wireless Earbuds |WF-1000XM5 | ![]() | Rasakan ketenangan optimal dengan noise canceling adaptif pintar | Bluetooth 5.3 | SBC、AAC、LDAC | 8 jam dengan ANC on, 12 jam dengan ANC off" | 15 jam | USB Type-C | TWS | 20 Hz | 20 kHz | ||||
7 | SOUL Electronics SOUL Air Conduction Earphone |Open Ear Plus | ![]() | Tahan keringat dan cipratan air berkat perlindungan IPX5 | Bluetooth 5.3 | SBC、AAC | 7 jam | 1.5 jam | USB Type-C | Neckband | 20 Hz | 20 kHz | ||||
8 | Nimble Holdings Nakamichi Mono Headset Bluetooth| F6 | ![]() | Jawab panggilan lebih nyaman menggunakan mono wireless | Bluetooth 5.2 | SBC | 40 jam | 4 jam | USB Type-C | Handsfree | 20 Hz | 20 kHz | ||||
9 | Samsung Electronics Samsung|Galaxy Buds| 3 Pro | ![]() | Makin canggih dengan fitur SmartThings Find untuk melacak lokasi earbuds | Bluetooth 5.4 | SBC, AAC, A2DP, AVRCP, HFP, Scalable (Samsung proprietary) | 7.5 jam | Tidak tercantum | USB Type-C | TWS | Tidak tercantum | 96 kHz | ||||
10 | Anker Soundcore AeroFit 2 by Anker |A3874 | ![]() | Audio bertenaga dengan struktur melengkung yang mudah disesuaikan | Bluetooth 5.4 | LDAC | 10 jam untuk earbuds, 42 jam untuk earbuds dengan pengisian case | Tidak tercantum | USB Type-C | TWS | 20 Hz | 20 kHz | ||||
Kiip Kiip IndonesiaKiiP Wireless Headphone Bluetooth Bone Conduction | DTS10
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Tipe | Neckband |
- Codec
- SBC
- Active Noise Cancellation
Memiliki kualitas suara yang kuat tanpa menyakiti telinga
- Menggunakan desain bone conduction untuk mentransmisikan suara ke pendengaran agar tidak merusak gendang telinga
- Desainnya ergonomis yang nyaman digunakan dan berbobot ringan, hanya sekitar 25 gram
- Suaranya HiFi dan latensinya rendah sehingga sangat cocok digunakan untuk bermain game
| Daya tahan baterai (earbuds) | 7 jam |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 10 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
HuaweiHuawei | FreeBuds ANC | SE 4
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Tipe | TWS |
- Codec
- SBC, AAC, mSBC
- Active Noise Cancellation
Lebih lama menikmati musik dengan total daya tahan 50 jam
- Total daya tahan baterai hingga 50 jam pemutaran musik dengan bantuan casing pengisi daya
- Audio terdengar lebih jelas berkat fitur peredaman kebisingan hingga 50 dB
- Kompatibel dengan iOS, Android, serta EMUI untuk kemudahan berpindah perangkat
- Panggilan terdengar lebih bersih karena tiga mikrofon menyaring gangguan di sekitar
- Dirancang tangguh setelah melewati 26 pengujian ekstrem di berbagai situasi
| Daya tahan baterai (earbuds) | 7 jam dengan ANC on, 10 jam dengan ANC off |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | 1 jam untuk earbuds, 1 jam 50 menit untuk case |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Xiaomi Communication TechnologyXiaomi | Redmi Buds | 6 Play
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Tipe | TWS |
- Codec
- SBC
- Active Noise Cancellation
Bisa menyesuaikan 5 mode equalizer dan mendengarkan musik favorit lebih lama
- Ada 5 mode equalizer yang bisa disesuaikan (standar, meningkatkan bass, meningkatkan suara, meningkatkan treble, dan meningkatkan volume)
- Personalisasi pengaturan dan pembaruan firmware melalui aplikasi Xiaomi Earbuds
- Dapat digunakan hingga 36 jam, memungkinkan mendengarkan musik lebih lama
- Pengisian singkat untuk penggunaan berjam-jam
| Daya tahan baterai (earbuds) | 36 jam |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | 7.5 jam |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Monster X Aitu Wireless Earphone | C6
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0、Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Tipe | Neckband |
- Codec
- A2DP, AVRCP, HSP, HFP
- Active Noise Cancellation
Lebih leluasa berolahraga berkat earphone ringan 25 gram
- Neckband bone conduction menyampaikan audio melalui getaran sehingga telinga tetap terbuka
- Dilengkapi Bluetooth versi 5.3 untuk koneksi nirkabel stabil dengan jangkauan hingga 10 meter
- Dengan bobot 25 gram, nyaman dipakai untuk olahraga serta penggunaan lama
- Kapasitas baterai 150 mAh mampu digunakan mendengarkan musik hingga 8 jam pada volume 70%
- Frekuensi 10 Hz hingga 2.000 Hz dipadukan sensitivitas 36 dB menghasilkan suara yang stabil
| Daya tahan baterai (earbuds) | 8 jam dengan volume 70% |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | Micro-USB |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 10 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Wook Global TechnologyROBOT Bluetooth Earphone | Talk10
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.0 |
|---|---|
| Tipe | Handsfree |
- Codec
- SBC
- Active Noise Cancellation
Tetap terhubung di mana saja dengan suara jernih dan koneksi stabil
- Teknologi Bluetooth 5.0 memastikan koneksi lebih cepat dan stabil saat bekerja atau berolahraga
- Desain ergonomis yang nyaman digunakan dalam waktu lama, cocok untuk panggilan telepon
- Kualitas suara jernih dengan bass mendalam, ideal untuk mendengarkan musik saat berkendara
- Daya tahan baterai hingga 10 jam untuk mendengarkan musik seharian
| Daya tahan baterai (earbuds) | 10 jam |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | 2 jam |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
SONYSony | Noise Cancelling True Wireless Earbuds | WF-1000XM5
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Tipe | TWS |
- Codec
- SBC、AAC、LDAC
- Active Noise Cancellation
Rasakan ketenangan optimal dengan noise canceling adaptif pintar
- Menggunakan Dynamic Driver X untuk reproduksi frekuensi lebar dengan bass mendalam dan vokal halus
- Sistem enam mikrofon diproses AI berbasis DNN untuk menjaga kejernihan panggilan
- Dilengkapi teknologi noise canceling adaptif yang otomatis menyesuaikan lingkungan sekitar
- Mendukung Hi-Res Audio Wireless dengan codec LDAC, AAC, dan SBC untuk detail suara lebih jernih
- Penggunaan untuk gaming tetap stabil dengan dukungan Bluetooth versi 5.3
| Daya tahan baterai (earbuds) | 8 jam dengan ANC on, 12 jam dengan ANC off" |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | 15 jam |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
SOUL ElectronicsSOUL Air Conduction Earphone | Open Ear Plus
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
|---|---|
| Tipe | Neckband |
- Codec
- SBC、AAC
- Active Noise Cancellation
Tahan keringat dan cipratan air berkat perlindungan IPX5
- Desain open ear memungkinkan mendengarkan musik sambil tetap peka terhadap suara sekitar
- Sertifikasi IPX5 water resistant melindungi earphone dari keringat dan cipratan air saat olahraga
- Dilengkapi mikrofon bawaan untuk mendukung panggilan suara dengan lebih praktis
- Audio terasa lebih hidup melalui driver 14 mm dengan karakter suara kuat
- Menggunakan Bluetooth versi 5.3 untuk koneksi nirkabel stabil hingga jarak 10 meter
| Daya tahan baterai (earbuds) | 7 jam |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | 1.5 jam |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Nimble HoldingsNakamichi Mono Headset Bluetooth | F6
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.2 |
|---|---|
| Tipe | Handsfree |
- Codec
- SBC
- Active Noise Cancellation
Jawab panggilan lebih nyaman menggunakan mono wireless
- Mengusung desain mono wireless earphone yang praktis untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari
- Menggunakan koneksi Bluetooth versi 4.2 dengan dukungan profil HFP, A2DP, dan AVRCP
- Mikrofon dengan noise cancelling menjaga suara tetap jelas saat digunakan di lingkungan ramai
- Dilengkapi driver 10 mm dengan sensitivitas 103 dB untuk keluaran suara yang jelas
- Baterai tahan lama hingga 40 jam dengan proses pengisian sekitar empat jam
| Daya tahan baterai (earbuds) | 40 jam |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | 4 jam |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Samsung ElectronicsSamsung | Galaxy Buds | 3 Pro
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Tipe | TWS |
- Codec
- SBC, AAC, A2DP, AVRCP, HFP, Scalable (Samsung proprietary)
- Active Noise Cancellation
Makin canggih dengan fitur SmartThings Find untuk melacak lokasi earbuds
- Dilengkapi Active Noise Control yang memberikan pengalaman mendengarkan yang imersif
- Didesain untuk kenyamanan sepanjang hari dengan amplifier ganda yang meningkatkan kualitas suara Hi-Fi
- Fitur SmartThings Find melacak lokasi earbuds dengan mudah melalui peta, memutar suara dering, dan menerima notifikasi saat perangkat ditemukan
| Daya tahan baterai (earbuds) | 7.5 jam |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | Tidak tercantum |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | Tidak tercantum |
| Frekuensi (max) | 96 kHz |
AnkerSoundcore AeroFit 2 by Anker | A3874
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.4 |
|---|---|
| Tipe | TWS |
- Codec
- LDAC
- Active Noise Cancellation
Audio bertenaga dengan struktur melengkung yang mudah disesuaikan
- Mendukung audio nirkabel Hi-Res dengan codec LDAC untuk detail suara lebih optimal
- Desain open ear dengan teknologi konduksi udara untuk kenyamanan bebas tekanan sepanjang hari
- Dilengkapi empat mikrofon beam forming dengan algoritma AI untuk panggilan lebih jelas
- Struktur melengkung dengan kait telinga yang empuk mendukung penyesuaian saat dipakai
- Driver racetrack 20 mm x 11,5 mm dengan BassTurbo menghadirkan audio lebih bertenaga
| Daya tahan baterai (earbuds) | 10 jam untuk earbuds, 42 jam untuk earbuds dengan pengisian case |
|---|---|
| Waktu pengisian daya | Tidak tercantum |
| Wireless charging | |
| Tipe konektor pengisi daya | USB Type-C |
| Waterproof | |
| Frekuensi (min) | 20 Hz |
| Frekuensi (max) | 20 kHz |
Baca juga rekomendasi headset lainnya di sini
Selain headset Bluetooth, masih ada beberapa jenis headset lain yang bisa Anda pertimbangkan sesuai kebutuhan. Contohnya adalah neckband, headset Bluetooth magnet, serta TWS untuk olahraga yang dirancang lebih stabil saat digunakan beraktivitas. Silakan buka artikel berikut untuk mengetahui cara memilih dan rekomendasi produknya!
5 Rekomendasi Headset Bluetooth terbaik
No. 1: Kiip Kiip Indonesia|KiiP Wireless Headphone Bluetooth Bone Conduction|DTS10
No. 2: Huawei|Huawei|FreeBuds ANC |SE 4
No. 3: Xiaomi Communication Technology|Xiaomi|Redmi Buds |6 Play
No. 4: |Monster X Aitu Wireless Earphone| C6
No. 5: Wook Global Technology|ROBOT Bluetooth Earphone |Talk10
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.