10 Rekomendasi Sayur Kaleng Terbaik (Terbaru Tahun 2026)
Sayur tidak mudah busuk serta dapat disimpan lama. Karena itu, sayur kaleng sering jadi andalan pada saat-saat darurat, seperti ketika Anda harus masak dengan cepat atau saat terjadi bencana. Membahas soal sayur kaleng, tahukah Anda bahwa ada banyak variasi sayuran kaleng di pasaran?
Nah, melalui artikel ini, kami akan menjelaskan cara memilih sayur kalengan yang bagus dan juga merekomendasikan beberapa produk terbaiknya. Ada sayuran kalengan merek Red Boat Brand, Pronas, dan Ayam Brand yang dapat menjadi pilihan. Rekomendasi produk ini disusun dan diurutkan berdasarkan cara memilih mybest dan hasil riset kelarisan produk di marketplace. Penasaran? Yuk, simak artikelnya sampai tuntas dan dapatkan sayur kaleng terbaik kesukaan Anda!

Noni adalah content writer di mybest dengan pengalaman 14 tahun di bidang penulisan dan penyuntingan. Kariernya dimulai sebagai editor buku, khususnya buku anak, parenting, dan nonfiksi, yang ia lengkapi dengan aktivitas blogging di waktu senggang. Spesialisasinya terletak pada ulasan produk kebutuhan wanita, anak, dan keluarga. Pengalaman panjangnya meningkatkan kedalaman serta keakuratan rekomendasi yang dibagikan Noni untuk membantu pembaca mybest dalam memilih produk terbaik.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apakah sayur kaleng sehat?

Salah satu kelebihan sayur kaleng dibandingkan dengan sayur segar adalah kepraktisannya. Sayur kaleng tahan lama, tidak mudah busuk, mudah disimpan serta disajikan, dan hal yang paling penting adalah higienis. Karena itu, sayur kaleng bisa disimpan sebagai persediaan di kala Anda tidak bisa keluar untuk berbelanja. Sayur kaleng juga dapat menjadi penolong pada saat darurat, seperti terjadinya bencana dan pandemi.
Lantas, bagaimana dengan kandungan gizi dan nutrisinya? Apakah sayur kaleng sehat? Setelah ditelusuri lebih lanjut, sayur kaleng mempunyai nutrisi yang sama dengan sayuran segar. Beberapa merek bahkan memakai sayur yang baru saja dipetik sebelum dikalengkan. Jika masih ragu, Anda bisa mengecek detail kandungan nutrisi di bagian informasi produk.
Sayur kaleng pun dapat digunakan sebagai bahan makanan alternatif bahkan untuk yang sedang menjalankan diet sehat. Satu hal yang membedakan sayur kaleng dengan sayur biasa adalah jumlah kandungan garam dan natrium. Kandungan garam dan natrium dalam sayur kaleng cenderung lebih tinggi daripada sayur segar. Umumnya, garam digunakan sebagai pengawet sayur kaleng. Karena itu, kandungan garam di dalam sayur kaleng cenderung tinggi.
Cara memilih sayur kaleng
Varian sayur kaleng yang ada di online shop sangatlah banyak! Akan tetapi, saat memilih sayur kaleng, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan.
Pertimbangkan produk yang rendah garam dan natrium

Rasa sayur kaleng hanyalah asin saja. Hal ini karena sayur dalam kaleng diawetkan menggunakan garam dan air. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan tentang kandungan natrium serta garam dalam produk sayur asin kaleng:
- Bagi penderita hipertensi dan obesitas, hindari sayur asin kaleng yang mengandung garam atau natrium. Selalu cek label "no salt added" atau "low sodium" di kemasan. Hal ini karena sayur kaleng memiliki kandungan garam dan natrium yang lebih tinggi dari pada sayur segar.
- Pilih produk yang rendah natrium dan garam untuk jika sedang menjalani diet sehat. Garam dan natrium dapat meningkatkan tekanan darah dan berat badan sehingga Anda perlu mempertimbangkan kadar garam dan natriumnya. Anda tidak ingin diet Anda menjadi sia-sia, bukan?
- Produk yang rendah natrium dan bebas garam akan mencantumkan label "no salt added" dan "low sodium" secara bersamaan.
Lantas, apakah Anda harus benar-benar mencari produk dengan label ini? Tentu saja tidak. Semua kembali pada kebutuhan dan kondisi masing-masing. Sebenarnya, natrium dan garam juga memiliki khasiat baik untuk tubuh kalau dikonsumsi dalam takaran yang tepat. Amannya, pilih produk dengan jumlah natrium maksimal 250 mg tiap penyajian dan garam maksimalnya adalah sebanyak 6 gram.
Dapatkan sayur kaleng yang sudah dibumbui atau siap saji agar makin praktis

Sayur kaleng sudah makin bervariasi sehingga tidak hanya diawetkan dengan larutan garam. Kini, ada sayur kaleng yang sudah dibumbui saus tomat misalnya pada produk Ayam Brand. Selain itu, ada pula sayur kalengan yang dibumbui cabai jalapenos seperti pada produk S&W. Anda tinggal memanaskan sayur kaleng tersebut, lalu sajikan tanpa harus pusing menakar bumbu.
Produk seperti itu tentu akan sangat membantu Anda yang ingin masak dengan cepat. Selain itu, ada juga produk sayur kaleng yang bisa langsung dimakan tanpa harus dimasak lebih dahulu. Anda bisa menikmati sayur kaleng ini sebagai topping penggugah selera saat menyantap bubur, mi, ayam, nasi goreng, dan sebagainya. Sangat praktis, bukan?
Pertimbangkan produk dengan kandungan bahan aditif yang minimal

Satu prinsip memilih sayur kaleng yang perlu Anda ketahui ialah memilih produk yang mengandung sedikit bahan aditif. Makin sedikit bahan kimia dan pengawet yang digunakan, kualitas produk tersebut makin baik. Kandungan bahan aditif yang sebaiknya dihindari pada produk makanan adalah pengawet kimia, penguat rasa, dan pewarna buatan.
- Pengawet kimia
Salah satu pengawet kimia, contohnya asam sorbat, berfungsi mencegah tumbuhnya jamur dalam makanan dan aman dikonsumsi. Namun, bila terlalu banyak dikonsumsi bisa menimbulkan migrain, menurunkan sistem imun tubuh, dan nyeri lambung. Karena itu, BPOM telah menetapkan batas konsumsi asam sorbat pada sayur kaleng adalah 1.000 mg/kg.
- Penguat rasa
Kandungan lain yang sebaiknya dihindari adalah penguat rasa. Salah satu jenisnya adalah MSG (Monosodium Glutamat). Rasa sayuran kaleng yang mengandung MSG memang akan lebih gurih, tetapi bila berlebihan bisa menyebabkan mual atau sesak napas. Jadi, WHO menetapkan batas konsumsi harian MSG adalah 0–120 mg/kg berat badan per hari.
- Pewarna buatan
Warna sayuran yang hijau atau merah cerah memang sangat menarik dan menggugah nafsu makan. Namun, pastikan sayur kaleng tersebut tidak mengandung pewarna buatan. Misalnya, pewarna karamel (cokelat) yang dikonsumsi dengan amonia atau pewarna allura red bisa memicu kanker. Lalu, ada juga pewarna sunset yellow bisa memicu reaksi alergi, asma, atau kegelisahan.
Maka, FDA telah menetapkan batas konsumsi jenis-jenis pewarna tersebut. Untuk pewarna karamel disarankan tidak lebih dari 200 mg/kg berat badan per hari. Pewarna allura red, tidak lebih dari 7 mg/kg berat badan per hari. Sementara itu, pewarna sunset yellow tidak lebih dari 3,75 mg/kg berat badan hari.

Peringkat Sayur Kaleng Terbaik
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Sudah dibumbui | Pengawet kimia | MSG | Pewarna buatan | Isi | Sertifikasi | Masa kedaluwarsa | |||||
1 | Cirio 1856|Red Kidney Beans Conserve Italia | ![]() | No.1 | 400 g | BPOM | 24 bulan | |||||
2 | TTS Amoy Salted Black Beans | ![]() | No.2 | 170 g | BPOM | 12 bulan | |||||
3 | Herring Brand Canned Green Peas Global Buana Mandiri | ![]() | No.3 | 400 g | BPOM | 24 bulan | |||||
4 | PRONAS|Champignon Mushroom Bahtera Wiraniaga Internusa | ![]() | No.4 | 425 g | BPOM | 36 bulan | |||||
5 | Ayam Brand|Baked Beans in Tomato Sauce A. Clouet & Co | ![]() | No.5 | 230 g, 425 g | BPOM | 24 bulan | |||||
6 | Red Boat Brand Jamur Merang | ![]() | No.6 | 425 g | BPOM | 36 bulan | |||||
7 | Ciao|Italian Peeled Tomatoes Compagnia Mercantile d'Oltremare | ![]() | No.7 | 400 g, 800 g | BPOM | 12 bulan | |||||
8 | KOKIN Sayur Lodeh Koki Indocan | ![]() | No.8 | 325 g | BPOM | 36 bulan | |||||
9 | Narcissus Pickled Lettuce | ![]() | No.9 | 182 g | BPOM | 24 bulan | |||||
10 | Mutti Polpa Finely Chopped Tomatoes | ![]() | No.10 | 2500 g | BPOM | 36 bulan | |||||

Conserve ItaliaCirio 1856 | Red Kidney Beans
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 400 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 24 bulan |

TTS Amoy Salted Black Beans
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 170 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 12 bulan |
Global Buana MandiriHerring Brand Canned Green Peas
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 400 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 24 bulan |
Bahtera Wiraniaga InternusaPRONAS | Champignon Mushroom
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 425 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 36 bulan |
A. Clouet & CoAyam Brand | Baked Beans in Tomato Sauce
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 230 g, 425 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 24 bulan |
Red Boat Brand Jamur Merang
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 425 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 36 bulan |
Compagnia Mercantile d'OltremareCiao | Italian Peeled Tomatoes
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 400 g, 800 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 12 bulan |
Koki IndocanKOKIN Sayur Lodeh
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 325 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 36 bulan |
Narcissus Pickled Lettuce
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 182 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 24 bulan |
Mutti Polpa Finely Chopped Tomatoes
| Sudah dibumbui | |
|---|---|
| Isi | 2500 g |
- Pengawet kimia
- MSG
- Pewarna buatan
| Sertifikasi | BPOM |
|---|---|
| Masa kedaluwarsa | 36 bulan |
Cara mengurangi kandungan natrium dan garam di sayur kaleng

Meskipun tidak bisa dihilangkan sampai tuntas, Anda bisa mengurangi kandungan natrium dan garam di sayur kaleng dengan cara mencucinya. Cara ini cukup sederhana, Anda hanya perlu mencucinya beberapa kali di air yang mengalir. Setelah itu, sayur harus ditiriskan sampai kering sebelum diolah. Konon, cara ini bisa mengurangi kandungan garam dan natrium hingga 41%!
Selain cara di atas, Anda juga bisa mencoba trik yang kedua. Saat akan mengolahnya, hindarilah mencampurkan air sayur kaleng dalam masakan Anda. Pasalnya, air dalam sayur kaleng pasti memiliki kandungan garam dan natrium yang tinggi. Nah, dengan melakukan kedua cara ini, Anda bisa menghindari kandungan garam dan natrium berlebih dari sayur kaleng.
Baca juga rekomendasi produk makanan kaleng lainnya di sini
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.












































