10 Rekomendasi Termometer Masak Terbaik
Memasak dengan tingkat kematangan yang pas tentu membutuhkan ketepatan suhu, di sinilah peran termometer masak sangat penting. Alat ini membantu memastikan daging, kue, hingga minuman matang dengan sempurna. Saat ini, ada banyak termometer masak bagus di pasaran, seperti Joil, NANKAI, dan SORU. Ada termometer digital dan analog yang tahan suhu tinggi. Bingung memilih termometer yang tepat?
Untuk membantu Anda, kami akan menjelaskan cara memilih termometer masak. Kami juga akan memberikan rekomendasi termometer masak terbaik. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak dengan saksama agar Anda menemukan termometer masak paling pas untuk kebutuhan dapur Anda!

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa perlunya menggunakan termometer masak?

Suhu masakan adalah salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat mengolah bahan mentah hingga siap saji. Mengukur suhu makanan dengan baik dan benar dapat menjaga kualitas masakan dan mempertahankan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Selain itu, Anda juga bisa menghasilkan masakan yang sesuai dengan keinginan.
Penggunaan termometer untuk memasak bukanlah hal baru. Termometer masak akan membantu Anda mendapatkan suhu yang tepat untuk membuat masakan yang sehat dan lezat. Alat ini dapat digunakan ketika Anda memanggang hingga merebus makanan. Namun, alat masak yang satu ini mungkin belum terlalu banyak digunakan di dapur rumahan di Indonesia.
Cara memilih Termometer Masak
Termometer yang digunakan untuk memanggang roti di oven tentunya berbeda dengan termometer untuk mengukur suhu daging panggang. Untuk mendapatkan hasil terbaik, gunakanlah termometer yang sesuai dengan masakan yang akan Anda olah. Sebelum memilih, silakan simak ulasan kami berikut ini.
Pilih sesuai cara kerjanya
Berdasarkan cara kerjanya dalam mengukur suhu, termometer masak secara umum bisa dibagi menjadi tipe bimetal, termistor, dan termokopel. Apa perbedaan antara ketiganya? Simak pembahasannya berikut ini!
Termometer bimetal: Tahan lama dengan harga relatif terjangkau

Termometer tipe bimetal mengukur perubahan suhu berdasarkan perbedaan pemuaian antara dua logam yang digunakan pada coil-nya. Pada termometer ini, dua kepingan logam dengan koefisien muai berbeda dilekatkan menjadi satu. Ketika terjadi perubahan suhu, salah satu logam akan memuai lebih panjang sehingga coil-nya melengkung dan menggerakkan jarum penunjuk suhu.
Salah satu contoh termometer ini adalah termometer oven. Anda bisa memasukkannya ke dalam oven untuk memantau suhu selama proses memasak. Apabila oven Anda tidak memiliki pengatur suhu, termometer ini akan membantu memastikan makanan diproses sesuai suhu yang diinginkan. Hanya saja, respons termometer bimetal tipe ini sedikit lambat terhadap perubahan suhu.
Meskipun demikian, ada juga termometer bimetal yang mampu memberikan hasil pengukuran suhu lebih cepat. Namun, tipe ini tidak bisa dibiarkan untuk mengukur suhu saat proses memasak masih berlangsung. Jadi, pastikan Anda memilihnya sesuai kebutuhan.
Termometer termistor: Memiliki stabilitas dan sensitivitas yang tinggi

Sesuai namanya, termometer tipe ini memanfaatkan perubahan hambatan pada resistor yang terpasang di dalamnya untuk mengukur suhu. Secara keseluruhan, sistem pengukurannya lebih stabil dan memiliki sensitivitas lebih tinggi terhadap perubahan suhu.
Termometer tipe ini cocok digunakan jika Anda ingin mengetahui tingkat kematangan masakan, misalnya ayam atau daging panggang, dengan akurat. Namun, jangan meninggalkan alat ini di dalam makanan selama proses memasak. Selain itu, jangkauan suhu pada termometer tipe ini juga relatif lebih terbatas.
Termometer termokopel: Hasil pengukuran lebih cepat dan akurat

Termometer termokopel bekerja dengan mengukur arus listrik dari beda potensial yang muncul akibat perubahan suhu pada logam di dalamnya. Termometer ini biasanya terdiri atas dua kawat dari logam berbeda yang dihubungkan ke sebuah amperemeter.
Berkat akurasinya yang tinggi untuk pengukuran suhu dengan rentang yang lebar, termometer tipe ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Termometer termokopel juga mampu merespons perubahan suhu yang kecil sekalipun dengan sangat cepat. Anda jadi bisa mengukur suhu makanan di beberapa titik dalam waktu singkat untuk memastikan seluruh bagiannya matang secara merata.
Termometer tipe ini tersedia dalam berbagai desain, salah satunya dengan probe dan reader yang terpisah. Penggunaan termometer termokopel seperti ini lebih fleksibel dan memudahkan Anda saat membaca hasil pengukuran suhu. Namun, perlu diperhatikan bahwa termometer termokopel juga tidak disarankan untuk digunakan selama proses memasak. Selain itu, harganya juga relatif lebih tinggi.
Pilih berdasarkan tekstur makanan yang akan diukur suhunya
Termometer yang tersedia di pasaran memiliki fungsi yang berbeda-beda. Tidak hanya makanan padat, terkadang bahan makanan dengan tekstur lainnya juga perlu diukur suhunya. Pilihlah tipe termometer yang sesuai dengan kebutuhan dapur Anda.
Termometer tusuk: Didesain untuk makanan bertekstur padat

Termometer yang juga dikenal sebagai stick thermometer ini cocok Anda gunakan untuk masakan padat atau ketika membuat adonan. Bahan yang umumnya digunakan pada termometer tusuk adalah stainless steel dengan ujung yang tajam sehingga mudah ditancapkan. Memasak daging dan membuat roti akan lebih mudah jika Anda memiliki termometer bentuk ini.
Termometer celup: Untuk mengukur suhu cairan

Anda suka memasak yoghurt, karamel, atau makanan lain yang berbentuk cairan? Termometer celup dapat dipilih untuk memastikan masakan matang sempurna sesuai yang diinginkan. Di antara termometer tipe ini, ada juga yang sekilas terlihat mirip dengan termometer tusuk. Namun, tipe ini umumnya dikhususkan untuk cairan.
Cara menggunakan termometer masak ini tidaklah sulit. Anda hanya perlu mencelupkannya ke dalam masakan dan tunggu beberapa saat hingga suhu tertera pada termometer. Anda juga bisa memilih termometer celup untuk mengukur suhu minyak goreng agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Saat menggunakan termometer tipe ini, jangan mencelupkannya terlalu dalam karena bisa mengakibatkan temperatur yang terukur menjadi tidak akurat. Hindari kontak langsung antara termometer dengan dasar alat masak yang suhunya lebih panas.
Termometer tembak: Praktis untuk berbagai tekstur makanan

Termometer yang bentuknya seperti pistol ini sangat praktis untuk mengukur suhu berbagai tekstur makanan, baik padat maupun cair. Anda cukup menekan tombol yang ada, kemudian mengarahkan termometer ke makanan. Termometer akan mengeluarkan sinar inframerah, lalu dalam beberapa detik suhu yang terukur akan muncul pada layar.
Penggunaannya sangat praktis karena Anda tidak perlu menyentuh makanan secara langsung. Bentuk makanan pun tidak akan rusak dan lebih terjaga kehigienisannya. Anda juga bisa mengarahkan termometer infrared langsung ke tempat pemanggangan agar bisa mengetahui apakah suhu untuk memasak sudah ideal.
Namun, jika ingin mengukur suhu makanannya saja, jangan mengarahkan termometer ke oven, kompor, atau dekat sumber api. Suhu makanan yang terdeteksi bisa menjadi tidak akurat karena pengaruh panasnya.
Periksa kecepatan pengukuran serta rentang suhunya

Termometer masak bisa digunakan untuk mengukur suhu makanan, minyak goreng, panas oven, susu bayi, dan sebagainya. Saat memilihnya, Anda bisa mempertimbangkan dua hal di bawah ini.
- Pastikan Anda memilih produk yang rentang pengukuran suhunya sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda ingin mengukur suhu panggangan, tentunya dibutuhkan termometer dengan batas maksimum suhu lebih tinggi dibandingkan untuk minuman biasa.
- Kecepatan pengukuran suhu juga perlu dipertimbangkan. Jika termometer memerlukan waktu lama untuk menentukan suhu masakan, Anda akan kesulitan mendapatkan tingkat kematangan yang diinginkan.
Namun, perlu diperhatikan juga bahwa kecepatan yang diklaim produsen biasanya diperoleh dari uji coba laboratorium. Kondisinya bisa berbeda dengan penggunaan sebenarnya di dapur.
Sebagai tambahan, Anda juga bisa memilih termometer masak dari tampilan suhunya. Cara baca termometer digital lebih mudah dibandingkan termometer analog karena angkanya langsung tertera di layar. Anda jadi bisa mengetahui suhu dengan cepat. Selain itu, bagi Anda yang mementingkan presisi pengukuran suhu, termometer dengan resolusi 0,1 °C juga bisa dijadikan pertimbangan.
Perhatikan juga fitur tambahan yang tersedia

Saat ini, termometer masak yang tersedia di pasaran sudah dilengkapi berbagai fitur tambahan yang bisa mempermudah Anda di dapur. Sejumlah termometer memiliki fitur alarm yang bisa diatur agar berbunyi ketika suhu yang diinginkan sudah tercapai. Dengan demikian, Anda bisa leluasa melakukan pekerjaan lain tanpa harus terus menunggui masakan.
Ada pula termometer yang diprogram agar mati secara otomatis jika tidak Anda gunakan dalam rentang waktu tertentu. Penggunaan baterai pun bisa dihemat meskipun Anda lupa mematikannya. Anda juga bisa mempertimbangkan fitur backlight pada display agar suhu yang terukur mudah dilihat, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Perhatikanlah fitur-fitur praktis seperti ini saat memilih termometer masak.

Peringkat Termometer Masak Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Rentang suhu (min) | Rentang suhu (max) | Cara kerja | Model angka | ||||
1 | Monna Bakeware Thermometer Oven | ![]() | 50 ℃ | 300 ℃ | Kontak | Analog | |
2 | Arta Joil Tappa Joil Termometer Oven Masak Digital|KT2 | ![]() | -50 ℃ | 300 ℃ | Kontak | Digital | |
3 | Nankai Indonesia Nankai Food Termometer|TP101 | ![]() | -50 ℃ | 300 ℃ | Kontak | Digital | |
4 | SORU Digital Food Thermometer |TP300 | ![]() | -50 ℃ | 300 ℃ | Tusuk | Digital | |
5 | Indonesia Utensil Tanica Frying Thermometer 25 cm | ![]() | 0 ℃ | 300 ℃ | Kontak | Analog | |
6 | Wipro Thermometer Payung 3" | ![]() | 0 ℃ | 200 ℃ | Kontak | Analog | |
7 | Vinnatsu Digital Food Termometer | ![]() | -50 ℃ | 300 ℃ | Kontak | Digital | |
8 | Jakarta Digital Nusantara Taffware Thermometer Infrared |GM320 | ![]() | -50 °C | 380 ℃ | Infrared | Digital | |
9 | Anpro Termometer Makanan |HY-270 | ![]() | Tidak diketahui | 300 ℃ | Kontak | Digital | |
10 | Aspirasi Hidup Indonesia AZKO Krischef Termometer Masak | ![]() | 50 ℃ | 350 ℃ | Kontak | Analog | |

| Rentang suhu (min) | 50 ℃ |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 300 ℃ |
| Cara kerja | Kontak |
| Model angka | Analog |
| Rentang suhu (min) | -50 ℃ |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 300 ℃ |
| Cara kerja | Kontak |
| Model angka | Digital |
| Rentang suhu (min) | -50 ℃ |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 300 ℃ |
| Cara kerja | Kontak |
| Model angka | Digital |
| Rentang suhu (min) | -50 ℃ |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 300 ℃ |
| Cara kerja | Tusuk |
| Model angka | Digital |
| Rentang suhu (min) | 0 ℃ |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 300 ℃ |
| Cara kerja | Kontak |
| Model angka | Analog |
| Rentang suhu (min) | 0 ℃ |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 200 ℃ |
| Cara kerja | Kontak |
| Model angka | Analog |
| Rentang suhu (min) | -50 ℃ |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 300 ℃ |
| Cara kerja | Kontak |
| Model angka | Digital |
Jakarta Digital NusantaraTaffware Thermometer Infrared | GM320
| Rentang suhu (min) | -50 °C |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 380 ℃ |
| Cara kerja | Infrared |
| Model angka | Digital |
| Rentang suhu (min) | Tidak diketahui |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 300 ℃ |
| Cara kerja | Kontak |
| Model angka | Digital |
| Rentang suhu (min) | 50 ℃ |
|---|---|
| Rentang suhu (max) | 350 ℃ |
| Cara kerja | Kontak |
| Model angka | Analog |
Baca juga rekomendasi peralatan memasak lainnya di sini
Selain termometer masak, Anda tentunya membutuhkan bermacam peralatan untuk menghasilkan hidangan yang lezat. Temukan rekomendasi berbagai peralatan dapur lainnya untuk mendukung kegiatan memasak Anda lewat artikel-artikel di bawah ini!
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.













































