10 Rekomendasi Gula Rendah Kalori Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026)
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami telah berkolaborasi dengan dr. Diana F. Suganda, seorang clinical nutrition specialist. Cara memilih gula rendah kalori untuk penderita diabetes dan obesitas kami bahas dengan lengkap. Simak juga ulasan gula rendah kalori yang bagus dari berbagai merek, seperti Tropicana Slim, Diabetamil, dan Diabetasol.

dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK adalah Clinical Nutrition Specialist di RSPI Bintaro Jaya dan BWCC Bintaro. Beliau telah berkiprah dalam dunia gizi dan nutrisi profesional sejak 2007. Pengalaman panjang sebagai konsultan nutrisi membuatnya dipercaya sebagai narasumber dan pembicara kesehatan di berbagai acara, termasuk program televisi seperti dr. Oz Indonesia (Trans TV), Hidup Sehat (TV One), dan Ayo Sehat (Kompas TV). Beliau juga menulis artikel kesehatan yang dimuat di Harper’s Bazaar Indonesia serta Clara dan kerap membagikankan konten #tipsgizidokterdiana di instagramnya yang memiliki 49K followers.

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Gula apa yang rendah kalori?
Pilihan 'gula' rendah kalori ialah pemanis buatan atau artificial sweetener dengan nilai kalori rata-rata nol koma sekian. Tidak ada gula alami yang benar-benar rendah kalori. Satu sendok makan gula pasir kurang lebih 62 kkal; gula aren berkisar 58 kkal; dan gula merah 56,55 kkal. Perbedaannya tidak signifikan serta masih sama-sama tinggi.

Dalam pengelompokkan kalori pada gula, gula pasir dijadikan sebagai benchmark. Jadi, kalori berbagai jenis gula akan diperbandingkan dengan kalori gula pasir untuk mengetahui kalori gula tersebut tinggi atau rendah. Dengan demikian, gula rendah kalori adalah gula yang kalorinya jauh lebih rendah daripada gula pasir (gula tebu). Menurut USDA, berikut perkiraan jumlah kalori per 100 gram (sekitar 8 sendok makan) untuk beberapa jenis gula dan pemanis:
- Gula pasir: Sekitar 387 kalori
- Gula aren/palm sugar: Sekitar 337 kalori
- Gula jagung: Sekitar 286 kalori
- Pemanis buatan atau artificial sweetener (misalnya aspartam, sukralosa, atau stevia): Biasanya memiliki nilai kalori yang sangat rendah atau bahkan nol kalori. Namun, ini dapat bervariasi tergantung pada merek dan jenis pemanis buatan yang digunakan.
Dari daftar di atas, 'gula' yang kalorinya benar-benar rendah dibandingkan gula pasir adalah gula artificial atau pemanis buatan. Tidak ada gula alami yang kalorinya jauh di bawah gula pasir. Penggunaan gula alami lain, misal gula aren tidak lebih baik daripada gula pasir sebab kalorinya tidak berbeda secara signifikan. Persepsi gula alami lain lebih sehat daripada gula pasir merupakan cara pandang keliru. Pandangan seperti itu akhirnya membuat Anda mengonsumsi gula tersebut dalam jumlah lebih banyak.
Berapa gram gula yang aman dikonsumsi setiap hari?

Gula termasuk pro-inflammatory food yang bisa memicu peradangan sistemik. Jadi, radang yang terjadi bukan hanya yang sudah lazim Anda ketahui, seperti radang tenggorokan atau radang sendi. Akan tetapi, radang tersebut terjadi di seluruh tubuh, terutama saluran pencernaan. Oleh karena alasan di atas, konsumsi gula harian perlu dibatasi sebagai berikut:
- Dewasa: 50 gram/hari (4 sendok makan)
- Anak: 30 gram/hari (2,5 sendok makan)
Seseorang yang mengonsumsi pro-inflammatory food dalam jumlah banyak dan jangka waktu panjang bisa mengalami peradangan sistemik yang kronis. Akhirnya, metabolic syndrome bisa terjadi. Sindrom metabolik adalah kumpulan gejala penyakit yang termasuk NCD (non-communicable disease) atau penyakit tidak menular. Sindrom ini disebabkan oleh pola hidup yang tidak tepat.
Tanda-tanda sindrom metabolik tersebut, antara lain:
- Kenaikan gula darah
- Kenaikan tekanan darah
- LDL naik, HDL turun
- Lingkar perut >90 (pria), >80 (wanita)
- Kenaikan trigliserida
Selain gula, garam dan lemak juga merupakan pro-inflammatory food yang bisa menyebabkan peradangan di seluruh tubuh. Jadi, selain membatasi konsumsi gula, batasi juga asupan garam dan lemak untuk mencegah munculnya sindrom metabolik.
Cara memilih Gula Rendah Kalori
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli gula rendah kalori. Hal ini khususnya untuk Anda yang memiliki riwayat gula darah tinggi/diabetes atau obesitas. Ketahui juga kriteria gula rendah kalori yang pas untuk menurunkan berat badan. Simak poin-poinnya di bawah ini dan temukan gula rendah kalori yang bagus untuk kesehatan.
Ganti gula dengan pemanis buatan atau artificial sweetener
Pemanis buatan lebih aman untuk penderita diabetes karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Selain itu, kalorinya sangat rendah sehingga tidak berkontribusi pada terjadinya risiko munculnya metabolic syndrome yang memperburuk kondisi diabetes.

Saat ada asupan gula alami, kadar gula darah meningkat secara signifikan dan cepat. Untuk memasukkan gula ke dalam sel, tubuh akan mengeluarkan insulin. Jika Anda sering mengonsumsi gula, tubuh akan terus mengeluarkan insulin sehingga terjadi resistensi insulin. Pada kondisi ini, sel (otot, lemak, dan hati) tidak merespons insulin dengan baik dan kesulitan 'mengambil' gula dari darah. Akibatnya, kadar gula di darah jadi tinggi dan individu tersebut mengalami diabetes tipe 2.
Sementara itu, artificial sweetener disebut tidak memengaruhi kadar gula darah sebab hanya menimbulkan rasa manis dan bukan 'gula' sungguhan. Meskipun begitu, sebetulnya artificial sweetener tetap meningkatkan kadar gula. Akan tetapi, peningkatannya tidak drastis dan prosesnya lambat sehingga insulin tidak dikeluarkan secara berlebihan.
Bagi seorang diabetesi, artificial sweetener tentu jadi pilihan yang cukup baik jika individu terkait masih ingin mengonsumsi manis. Berikut ini beberapa jenis artificial sweetener yang bisa Anda pertimbangkan:
- Sorbitol
- Stevia
- Sukralosa
- Aspartam
- Erythritol
- Xylitol
Sayangnya, harga pemanis buatan relatif lebih tinggi daripada gula-gula alami (gula tebu, gula aren, dan lain-lain). Maka dari itu, silakan Anda sesuaikan dengan bujet dan pilih yang paling mudah ditemukan di daerah Anda. Beberapa jenis pemanis buatan, seperti erythritol, memang relatif sulit ditemukan di Indonesia.
Solusi agar terhindar dari diabetes adalah Anda harus benar-benar mengurangi asupan makanan atau minuman manis. Artifical sweetener dapat dijadikan sebagai sarana transisi dari kebiasaan mengonsumsi minuman manis bergula. Setelah beralih ke artificial sweetener, kebiasaan minum minuman manis perlahan-lahan tetap perlu dilepaskan. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah menghindari keinginan makan makanan manis lainnya.
Untuk penderita diabetes, pastikan pemanis tersebut memiliki glycemic index dan glycemic load rendah

- Indeks glikemik rendah: <55
- Indeks glikemik sedang: <56-69
- Indeks glikemik tinggi: >70
Namun, glycemic index (GI) bukan parameter tunggal terkait pengaruh makanan terhadap kenaikan gula darah. Agar lebih akurat, penilaian terhadap makanan sebaiknya melibatkan glycemic load (beban glikemik). Glycemic load (GL) yaitu seberapa besar karbohidrat dalam seporsi makanan meningkatkan kadar gula darah. Cara menghitung GL adalah sebagai berikut:
- GL = GI x gram karbohidrat dalam makanan ÷ 100
Mari bandingkan GL 100 gram gula pasir dan artificial sweetener yang telah disebutkan di atas.
- GL gula pasir = 100 x 100 gram ÷ 100 = 100
- GL xylitol = 13 x 99,8 gram ÷ 100 = 12,9
- GL sorbitol = 9 x 99,8 gram ÷ 100 = 8,9
- GL stevia = 0 x 100 gram ÷ 100 = 0
- GL sukralosa = 0 x 91,2 gram ÷ 100 = 0
- GL aspartam = 0 x 89,08 gram ÷ 100 = 0
- GL erythritol = 0 x 100 gram ÷ 100 = 0
Dari perhitungan di atas, terlihat bahwa artificial sweetener memiliki glycemic load rendah sehingga lambat sekali menaikkan gula darah. Pengecualian bagi xylitol yang memiliki beban glikemik sedang. Sebagai informasi, berikut ini pengelompokkan beban glikemik untuk menilai makanan tertentu memiliki GL yang tinggi atau rendah.
- Beban glikemik rendah: ≤10
- Beban glikemik sedang: >10 sampai <20
- Beban glikemik tinggi: ≥20
Jadi, gula memiliki GL yang tinggi sekali dan artificial sweetener relatif sangat rendah sehingga dapat digunakan oleh penderita diabetes. Meski begitu, tergantung dari produsen, angka ini bisa berbeda-beda karena produk bisa mengombinasikan dua atau lebih jenis pemanis. Untuk pemilihannya Anda bisa membandingkan produk pilihan Anda dan utamakan yang paling rendah angka GI dan GL-nya.
Makanan yang tekstur atau bentuknya lebih hancur juga lebih cepat diserap sehingga gula darah cenderung lebih cepat naik. Sebagai contoh, bubur cenderung lebih cepat menaikkan gula darah daripada nasi. Lalu, mashed potato relatif lebih cepat menaikkan gula darah jika dibandingkan kentang potong.
Jika Anda memiliki masalah diabetes yang disertai kolesterol atau obesitas, artificial sweetener juga bisa dipilih

Bila Anda memiliki masalah kolesterol tinggi, obesitas, dan diabetes, artificial sweetener berfungsi sebagai sarana transisi sebelum Anda bisa mengonsumsi minuman tawar dan makanan yang tidak manis. Obesitas dan sindrom metabolik juga biasanya berkaitan dengan kadar trigliserida yang tinggi di dalam darah.
Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang mengalir di darah dan berfungsi menyimpan kalori serta menyediakan energi untuk badan. Jika kadar trigliserida darah tinggi, Anda perlu mengurangi asupan karbohidrat dan gula. Alasannya, asupan karbohidrat yang terlalu banyak akan diubah oleh tubuh menjadi lemak dan menyebabkan trigliserida menjadi tinggi.
Untuk Anda yang sedang diet, utamakan artificial sweetener yang kalorinya paling rendah
Penggunaan artificial sweetener dapat menjadi langkah tepat saat sedang weight loss diet sebab kalorinya sangat rendah, bahkan hampir nol. Kalori yang rendah akan menyumbang total calorie intake yang kecil sehingga lebih mudah mencapai defisit kalori.

Prinsip utama dari weight loss diet adalah memastikan jumlah kalori yang dikonsumsi lebih sedikit daripada yang dikeluarkan. Ketika Anda mengonsumsi kalori lebih sedikit dari yang dibutuhkan tubuh, terjadilah kondisi defisit kalori. Saat defisit kalori, tubuh akan mulai menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi. Hasilnya, tubuh mengalami fat loss dan penurunan berat badan.
Dalam konteks pemanis, gula pasir atau gula alami lainnya tentu bukan pilihan sebab kalorinya tinggi. Sebagai gantinya, Anda bisa memilih artificial sweetener. Menariknya, Anda tidak perlu menggunakan bersendok-sendok artificial sweetener. Sebab, umumnya sebungkus artificial sweetener (0-5 kkal) sudah mampu memberikan rasa manis setara 2 sendok teh gula pasir (32 kkal).
Meski artificial sweetener punya kalori yang rendah, tetap utamakan yang kalorinya paling rendah di antara pilihan yang ada. Karena itu, perhatikan komposisi nutrition fact pada produk dan cek (1) kalori serta (2) jumlah takaran per saji. Ingat, selalu cek dua poin ini. Alasannya, akan kami jabarkan melalui contoh di bawah ini:
- Produk A: 5 kkal / 2,5 g takaran saji
- Produk B: 0 kkal / 2 g takaran saji
- Produk C: 0 kkal / 2,6 g takaran saji
Jika melihat dari contoh tersebut, semua produk tersebut adalah artificial sweetener. Namun, produk A punya kalori yang lebih tinggi dari produk lainnya. Karena itu, Anda bisa mengutamakan produk B dan C yang punya 0 kalori. Bagaimana jika ada dua pilihan dengan kalori yang sama? Jika seperti itu, sesuaikan saja dengan bujet dan preferensi Anda.
10 Rekomendasi Gula Rendah Kalori Terbaik
| Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Jenis gula | Jumlah kalori | Aman untuk penderita diabetes | Direkomendasikan untuk diet | Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi | Isi | Sertifikasi | ||||
Diabetamil|Sweetener — Cocok untuk Diabetes Nutrifood Indonesia | ![]() | Gula artifisial (sukralosa), Gula alkohol (sorbitol) | 0 kkal | 1 gram/sachet | BPOM, Halal MUI | |||||
Tropicana Slim|Sweetener Diabtx — Cocok untuk Diet Nutrifood | ![]() | Gula artifisial (sorbitol dan eritritol), Gula alkohol (sukralosa dan asesulfam-K) | 0 kkal | 2 gram/sachet | BPOM, Halal MUI | |||||
Beeru|Stevia Natural Sweetener Berkat Rezeki Utama | ![]() | Gula alami (stevia) | 0 kkal | 5 ml | BPOM, Halal MUI | |||||
Mahorahora Gula Aren Bubuk Organik — Cocok untuk Masak Mahorahora Bumi Nusantara | ![]() | Gula alami (aren) | 110 kkal per sajian 30 g | 1000 gram | BPOM, Halal MUI, P-IRT, Organik Indonesia | |||||
Diabetasol|Nulife Sweetener Sanghiang Perkasa | ![]() | Gula artifisial (asesulfam-K dan sukralosa), Gula alkohol (sorbitol) | 0 kkal | 1.5 gram/sachet | BPOM, Halal MUI | |||||
Sweet Story Stevia Natural Sweetene Megah Cantika Indonesia | ![]() | Gula alami (stevia) | 0 kkal | 15 ml | BPOM, Halal MUI, HACCP, GMP Quality Award | |||||
Thermolyte|Diet Sugar 25`S Pharos Indonesia | ![]() | Gula artifisial (sukralosa), Gula alkohol (sorbitol) | 0 kkal | 1 gram/sachet | BPOM, Halal MUI | |||||
Greenara Pemanis Erythritol — Cocok untuk Kue Hijau Tumbuh Bersama | ![]() | Gula alkohol (erythritol) | 0 kkal | 1000 gram | Tidak diketahui | |||||
Equal®|Gold Sweetener Sticks Merisant Australia | ![]() | Gula artifisial (sukralosa), Gula alkohol (erythritol) | 0 kkal | 0.8 gram/sticks | BPOM, Halal MUI | |||||
Organa|Stevia Natural Sweetener DARYA PADMA ENOES | ![]() | Gula alami (stevia) | 0 kkal | 1 gram/sachet | BPOM, Halal MUI | |||||

Nutrifood IndonesiaDiabetamil | Sweetener — Cocok untuk Diabetes
| Jenis gula | Gula artifisial (sukralosa), Gula alkohol (sorbitol) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 1 gram/sachet |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI |
NutrifoodTropicana Slim | Sweetener Diabtx — Cocok untuk Diet
| Jenis gula | Gula artifisial (sorbitol dan eritritol), Gula alkohol (sukralosa dan asesulfam-K) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 2 gram/sachet |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI |
Berkat Rezeki UtamaBeeru | Stevia Natural Sweetener
| Jenis gula | Gula alami (stevia) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 5 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI |
Mahorahora Bumi NusantaraMahorahora Gula Aren Bubuk Organik — Cocok untuk Masak
| Jenis gula | Gula alami (aren) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 110 kkal per sajian 30 g |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 1000 gram |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI, P-IRT, Organik Indonesia |
Sanghiang PerkasaDiabetasol | Nulife Sweetener
| Jenis gula | Gula artifisial (asesulfam-K dan sukralosa), Gula alkohol (sorbitol) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 1.5 gram/sachet |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI |
Megah Cantika IndonesiaSweet Story Stevia Natural Sweetene
| Jenis gula | Gula alami (stevia) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 15 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI, HACCP, GMP Quality Award |
Pharos IndonesiaThermolyte | Diet Sugar 25`S
| Jenis gula | Gula artifisial (sukralosa), Gula alkohol (sorbitol) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 1 gram/sachet |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI |
Hijau Tumbuh BersamaGreenara Pemanis Erythritol — Cocok untuk Kue
| Jenis gula | Gula alkohol (erythritol) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 1000 gram |
|---|---|
| Sertifikasi | Tidak diketahui |
Merisant AustraliaEqual® | Gold Sweetener Sticks
| Jenis gula | Gula artifisial (sukralosa), Gula alkohol (erythritol) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 0.8 gram/sticks |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI |
DARYA PADMA ENOESOrgana | Stevia Natural Sweetener
| Jenis gula | Gula alami (stevia) |
|---|---|
| Jumlah kalori | 0 kkal |
- Aman untuk penderita diabetes
- Direkomendasikan untuk diet
- Untuk penderita kolesterol tinggi dengan komplikasi
| Isi | 1 gram/sachet |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM, Halal MUI |
Baca juga rekomendasi produk makanan & minuman kesehatan lainnya di sini
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
![10 Rekomendasi Gula Rendah Kalori Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026) 1](https://img.id.my-best.com/product_images/3720b268b8b6cc10588e2cb1b0c4d786.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=ed5c15641d8a0290462f7037a722e710)
![10 Rekomendasi Gula Rendah Kalori Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026) 2](https://img.id.my-best.com/product_images/2e76d71b8eda9ca0ef1160d78a6e6576.jpg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=5d3baeceaca7449bcd8a043f7b4d0be4)
![10 Rekomendasi Gula Rendah Kalori Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026) 3](https://img.id.my-best.com/product_images/6de2dee98a078e7ee3d7e83ad7913d2a.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=2cf465dbab23336e26b4980bd5862de9)
![10 Rekomendasi Gula Rendah Kalori Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026) 4](https://img.id.my-best.com/product_images/29cdc19d161dbef55788ea13119c4534.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=f986da79f4145bd301f10c0b2989b197)
![10 Rekomendasi Gula Rendah Kalori Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026) 5](https://img.id.my-best.com/product_images/3a5b7f1a5220c4867f599cfc2b38c20c.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=d20d9943301345ed98468d0e8891ca9e)








































