10 Rekomendasi Kamera LUMIX Terbaik (Terbaru Tahun 2026)
LUMIX merupakan merek kamera dari Panasonic yang banyak diminati fotografer. Anda bisa menemukan kamera LUMIX tipe mirrorless dan compact camera yang praktis. Untuk pilihan sensornya, ada kamera full frame dan ada juga kamera Micro Four Thirds (MFT).
Kali ini kami akan berbagi rekomendasi kamera LUMIX yang bagus, seperti LUMIX TZ99, LUMIX S9, dan LUMIX G85. Produknya tidak hanya mampu merekam video Full HD, tetapi juga 4K. Kami akan lebih dahulu menjelaskan cara memilih kamera LUMIX terbaik untuk Anda dengan membandingkan harga dan fiturnya. Rekomendasi produk ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan berdasarkan cara memilih mybest. Mari simak ulasannya sampai akhir!

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Cara memilih Kamera LUMIX
LUMIX menawarkan beragam jenis kamera dengan spesifikasi dan fitur yang bervariasi. Agar tidak salah memilih, ada baiknya Anda memahami tips memilih yang akan kami jelaskan berikut.
Tentukan seri kamera LUMIX yang sesuai dengan keterampilan Anda
Akan lebih baik jika Anda membeli kamera LUMIX yang sesuai dengan level Anda. Agar Anda tidak salah memilih, kami akan memperkenalkan tipe-tipe kamera LUMIX menurut keterampilan penggunaannya. Mari simak uraiannya di bawah ini.
Kamera digital: Untuk pemula yang masih belajar

Jika Anda butuh kepraktisan saat memotret dan merekam, pilih kamera digital. Tipe ini merupakan kamera yang compact sehingga praktis untuk dibawa. Lensanya pun tidak bisa dilepas atau diganti. Biasanya tiap kamera sudah diberi tiga tipe lensa, yakni lensa tele, macro, dan wide. Jadi, Anda dapat memilih akan memakai lensa yang mana.
Kamera digital sudah mampu merekam dan memotret dengan resolusi 4K yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konten media sosial. Tipe ini juga dilengkapi image stabilization sehingga hasil gambarnya stabil dan minim blur. LUMIX menyediakan beberapa seri kamera digital, seperti DC-TZ220, DMC-LX10, dan DMC-FZ300.
LUMIX G: Kamera mirrorless untuk level menengah

Anda yang mulai mahir dalam fotografi biasanya sudah memahami teknik memotret dan komposisi foto. Saat sudah menguasai keduanya, Anda akan membutuhkan kamera dengan fitur yang lebih canggih. Karena itu, pertimbangkanlah seri LUMIX G. LUMIX DMX-G7, DMC-G85, DC-GF10, dan DMC-G100 adalah contohnya.
Lensa kamera ini dapat dilepas dan diganti. Anda bisa bereksplorasi menggunakan beragam jenis lensa sesuai dengan kebutuhan. Sensor LUMIX G juga mampu menghasilkan gambar yang detail dan tajam. Selain itu, tipe ini umumnya menawarkan kecepatan yang tinggi, presisi autofokus yang tinggi, hingga perekaman video 4K.
LUMIX S, BS, dan GH: Mumpuni untuk fotografer profesional

Untuk kebutuhan profesional, Anda bisa mempertimbangkan LUMIX DC-BS1H, DC-GH5, DC-S5, dan seri sejenisnya. Kamera full frame ini memiliki piksel lensa yang lebih besar. Kualitas gambar yang ditangkapnya pun lebih jernih dan detail. Beberapa produknya juga mampu merekam dengan resolusi 6K.
Seri ini memiliki port HDMI agar dapat diintegrasikan dengan perangkat lain, seperti monitor tambahan. Selain itu, stabilisasi gambar yang dimilikinya mumpuni agar proses pengeditan jadi lebih mudah. Di sisi lain, harga kamera LUMIX ini cukup tinggi. Silakan dipertimbangkan dengan baik, ya!
Kenali jenis sensor yang memengaruhi performa kamera
Jenis sensor yang digunakan pada kamera LUMIX hanya dua, yakni full frame dan Micro Four Thirds. Tiap jenis sensor memiliki karakteristik dan keunggulannya masing-masing. Untuk lebih jelasnya, silakan simak penjabaran di bawah ini.
Full frame, mampu menghasilkan gambar yang tajam dan lebar

Kamera full frame memiliki area sensor yang berukuran besar, yakni 36 mm x 24 mm. Sensor ini mampu menangkap lebih banyak cahaya sehingga Anda makin mudah menentukan fokus. Berkat kemampuan ini, Anda dapat lebih mudah memotret gambar dalam kondisi gelap (low light).
Kamera LUMIX full frame memiliki keunggulan pada ketajaman, kedalaman warna, dan lebar gambar. Tak heran jika kamera full frame banyak disukai fotografer dan videografer profesional. Di sisi lain, harganya lebih tinggi. Kamera ini juga memiliki ukuran yang lebih besar dan bobot yang lebih berat.
Micro Four Thirds, sistem ringkas dengan bodi yang ringan

Micro Four Thirds merupakan sistem pada kamera digital yang tidak menggunakan cermin pada bodinya. Komponen cermin digantikan dengan electronic viewfinder seperti yang digunakan pada kamera compact. Anda tidak perlu lagi membidik gambar melalui viewfinder, melainkan lewat layar LCD.
Lewat kamera LUMIX bersensor MFT, Anda akan mendapatkan gambar dengan crop factor sebesar dua kali. Meskipun demikian, kualitas gambar kamera ini sudah cukup untuk keperluan komersial. Hal ini terlebih jika Anda memiliki kemampuan memotret yang sangat baik. Keunggulan lain tipe kamera ini adalah bodi yang ringkas dan tidak berat.
Sesuaikan fitur kamera LUMIX dengan kebutuhan penggunaan
Selain disesuaikan dengan keterampilan, kebutuhan penggunaan perlu dipertimbangkan saat Anda ingin membeli kamera LUMIX. Berikut penjelasan selengkapnya.
Untuk traveling, kamera yang praktis dan mudah dibawa

LUMIX memiliki deretan kamera saku yang ringkas dibawa saat traveling, seperti LUMIX DMC-LX10 dan LUMIX DC-TZ220. Tidak hanya nyaman dibawa, produknya menunjang Anda dalam menekuni dunia fotografi lanskap, portrait, ataupun jalanan. Meski ringkas, kamera ini sudah diberi image stabilizer dan nilai ISO yang tinggi.
- Image stabilizer
Fitur ini berfungsi untuk meminimalkan gambar yang blur akibat guncangan dari tangan. Saat ini sudah banyak kamera LUMIX yang dibekali fitur 5-axis stabilizer atau stabilisasi gambar pada 5 sumbu. Adanya fitur tersebut memungkinkan Anda memotret dan merekam dengan lebih stabil.
- ISO
Sensitivitas ISO yang tinggi memungkinkan Anda melakukan pemotretan di tempat yang minim cahaya. Misalnya, saat Anda ingin memotret Milky Way pada malam hari atau subjek di ruangan yang gelap. Dalam kasus ini, Anda dapat memakai ISO pada angka 1.000 atau lebih.
Untuk komersial, makin profesional dengan resolusi video 4K

Saat ini industri perfilman dan periklanan mulai menggunakan video dengan resolusi 4K. Nah, sebagian besar kamera LUMIX sudah dapat merekam video 4K, bahkan hingga 6K. Teknologinya juga dikembangkan untuk kebutuhan fotografi profesional, seperti 4K photos, post focus, dan focus stacking.
Bagi Anda yang berprofesi sebagai fotografer atau filmmaker, sebaiknya pilih kamera LUMIX bersensor full frame. Hasil gambar kamera ini akan lebih luas, tajam, dan jernih dibandingkan kamera bersensor Micro Four Thirds. Adapun seri kamera LUMIX untuk video, Anda bisa mempertimbangkan LUMIX DC-BS1H atau LUMIX DC-S5.
Periksa keberadaan fitur tahan debu dan tahan percikan agar aman untuk penggunaan outdoor

Jika Anda sering menggunakan kamera di luar ruangan, periksalah apakah ada fitur dustproof dan splashproof atau tidak. Fitur ini memberi perlindungan pada kamera terhadap debu dan percikan air agar lebih aman saat digunakan di luar ruangan.
Adanya dua fitur ini membuat Anda tidak perlu memasangkan case pelindung tambahan yang merepotkan untuk fotografi outdoor. Meskipun demikian, kamera tetap tidak boleh terpapar air dalam volume yang besar, ya. Masih ada risiko kamera rusak jika masuk ke dalam air atau terpapar hujan deras.
Peringkat Kamera LUMIX Terbaik
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tipe kamera | Ukuran sensor | ISO minimum | ISO maksimum | Jumlah piksel | Resolusi video (maks) | Stabilisasi gambar | Shutter speed | Continuous shoot | Titik autofokus | Sistem koneksi | Bobot | |||||
1 | Lumix TZ99 Compact Camera |DC-TZ99 Panasonic | ![]() | No.1 | 1/2.3-inch | 80 | 6400 | 20.3 MP | 4K (3.840 x 2.160) | 1/16000 to 1 s | Auto-select AF (AF-A), Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | Wi-Fi, Bluetooth, USB-C | 280 gram | ||||
2 | Lumix S9 Kit S 18-40mm F4.5-6.3 |DC-S9N Panasonic | ![]() | No.2 | Mirrorless | Full-frame | 100 | 51200 | 25.3 MP | FHD (1.920 x 1.080), 4K (3.840 x 2.160) | 1/8000 to 60 sec | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | USB, Wi-Fi, Bluetooth | 486 gram | |||
3 | Lumix S5 Body Only |DC-S5K Panasonic | ![]() | No.3 | Mirrorless | Full-frame | 50 | 204800 | 24.2 MP | 6K (5.952 x 3.968) | 1/8000 to 60 s | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | Wi-Fi, Bluetooth, USB | 630 gram | |||
4 | Lumix G85 Kit G VARIO 14-42mm F3.5-5.6 II ASPH MEGA O.I.S |DMC-G85KGC-K Panasonic | ![]() | No.4 | Mirrorless | Micro Four Thirds | 100 | 25600 | 16 MP | 4K (3.840 x 2.160) | 1/16000 to 60 s | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | Wi-Fi, USB | 110 gram | |||
5 | Lumix S5 IIX Body Only |DC-S5M2X Panasonic | ![]() | No.5 | Mirrorless | Full-frame | 50 | 204800 | 24.2 MP | 6K (5.952 x 3.968) | 1/8000 to 60 s | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | USB-C, Wi-Fi, Bluetooth | 657 gram | |||
6 | Lumix GH7 Body Only DC-GH7GA Panasonic | ![]() | No.6 | Mirrorless | Micro Four Thirds | 50 | 25600 | 25.2 MP | 5.8K (5.760 x 4.320) | 1/8000 to 60 s | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | Wi-Fi, Bluetooth, USB-C | 721 gram | |||
7 | Lumix G95 Kit G VARIO 12-60mm F3.5-5.6 ASPH POWER O.I.S. |DC-G95GC-K Panasonic | ![]() | No.7 | Mirrorless | Micro Four Thirds | 100 | 25.600 | 20.3 MP | 4K (3.840 x 2.160) | 1/6000 hingga 60 detik | Auto-select AF (AF-A), Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | Wi-Fi, Bluetooth | 536 gram | |||
8 | Lumix G9 II Body Only |DC-G9M2GA Panasonic | ![]() | No.8 | Mirrorless | Micro Four Thirds | 50 | 25600 | 25.21 MP | 5.8K (5.760 x 4.320) | 1/8000 to 60 s | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | Wi-Fi, Bluetooth, USB-C | 575 gram | |||
9 | Lumix S1R II Body Only |DC-S1RM2 Panasonic | ![]() | No.9 | Mirrorless | Full-frame | 80 | 51200 | 44.3 MP | 8K (7.680 x 4.320) | 1/8000 to 60 s | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | Wi-Fi, Bluetooth, USB-C | 712 gram | |||
10 | Lumix BS1H Box Cinema Camera |DC-BS1H Panasonic | ![]() | No.10 | Mirrorless | Full-frame | 50 | 204800 | 24.2 MP | 6K (5.952 x 3.968) | 1/8000 to 1 s | Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) | Wi-Fi, Bluetooth, USB | 585 gram | |||

Panasonic Lumix TZ99 Compact Camera | DC-TZ99
| Tipe kamera | |
|---|---|
| Ukuran sensor | 1/2.3-inch |
- Stabilisasi gambar
(5-axis in-body) - Continuous shoot
| ISO minimum | 80 |
|---|---|
| ISO maksimum | 6400 |
| Jumlah piksel | 20.3 MP |
| Resolusi video (maks) | 4K (3.840 x 2.160) |
| Shutter speed | 1/16000 to 1 s |
| Titik autofokus | Auto-select AF (AF-A), Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | Wi-Fi, Bluetooth, USB-C |
| Bobot | 280 gram |
Panasonic Lumix S9 Kit S 18-40mm F4.5-6.3 | DC-S9N
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Full-frame |
- Stabilisasi gambar
- Continuous shoot
Sensor full-frame 24,2MP menghasilkan gambar tajam, bahkan di kondisi low light
Real-Time LUT memungkinkan preset warna langsung di kamera untuk gaya konsisten
Perekaman video hingga 6K 30p dan 4K 60p 10-bit untuk hasil sinematik profesional
Desain ringkas dan stylish tersedia dalam enam pilihan warna menarik
| ISO minimum | 100 |
|---|---|
| ISO maksimum | 51200 |
| Jumlah piksel | 25.3 MP |
| Resolusi video (maks) | FHD (1.920 x 1.080), 4K (3.840 x 2.160) |
| Shutter speed | 1/8000 to 60 sec |
| Titik autofokus | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | USB, Wi-Fi, Bluetooth |
| Bobot | 486 gram |
PanasonicLumix S5 Body Only | DC-S5K
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Full-frame |
- Stabilisasi gambar
(5-axis in-body) - Continuous shoot
| ISO minimum | 50 |
|---|---|
| ISO maksimum | 204800 |
| Jumlah piksel | 24.2 MP |
| Resolusi video (maks) | 6K (5.952 x 3.968) |
| Shutter speed | 1/8000 to 60 s |
| Titik autofokus | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | Wi-Fi, Bluetooth, USB |
| Bobot | 630 gram |
PanasonicLumix G85 Kit G VARIO 14-42mm F3.5-5.6 II ASPH MEGA O.I.S | DMC-G85KGC-K
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Micro Four Thirds |
- Stabilisasi gambar
(5-axis in-body) - Continuous shoot
| ISO minimum | 100 |
|---|---|
| ISO maksimum | 25600 |
| Jumlah piksel | 16 MP |
| Resolusi video (maks) | 4K (3.840 x 2.160) |
| Shutter speed | 1/16000 to 60 s |
| Titik autofokus | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | Wi-Fi, USB |
| Bobot | 110 gram |
PanasonicLumix S5 IIX Body Only | DC-S5M2X
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Full-frame |
- Stabilisasi gambar
(5-axis in-body) - Continuous shoot
| ISO minimum | 50 |
|---|---|
| ISO maksimum | 204800 |
| Jumlah piksel | 24.2 MP |
| Resolusi video (maks) | 6K (5.952 x 3.968) |
| Shutter speed | 1/8000 to 60 s |
| Titik autofokus | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | USB-C, Wi-Fi, Bluetooth |
| Bobot | 657 gram |
Panasonic Lumix GH7 Body Only DC-GH7GA
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Micro Four Thirds |
- Stabilisasi gambar
(5-axis in-body) - Continuous shoot
| ISO minimum | 50 |
|---|---|
| ISO maksimum | 25600 |
| Jumlah piksel | 25.2 MP |
| Resolusi video (maks) | 5.8K (5.760 x 4.320) |
| Shutter speed | 1/8000 to 60 s |
| Titik autofokus | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | Wi-Fi, Bluetooth, USB-C |
| Bobot | 721 gram |
PanasonicLumix G95 Kit G VARIO 12-60mm F3.5-5.6 ASPH POWER O.I.S. | DC-G95GC-K
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Micro Four Thirds |
- Stabilisasi gambar
(5-axis dual I.S.2) - Continuous shoot
| ISO minimum | 100 |
|---|---|
| ISO maksimum | 25.600 |
| Jumlah piksel | 20.3 MP |
| Resolusi video (maks) | 4K (3.840 x 2.160) |
| Shutter speed | 1/6000 hingga 60 detik |
| Titik autofokus | Auto-select AF (AF-A), Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | Wi-Fi, Bluetooth |
| Bobot | 536 gram |
PanasonicLumix G9 II Body Only | DC-G9M2GA
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Micro Four Thirds |
- Stabilisasi gambar
(5-axis in-body) - Continuous shoot
| ISO minimum | 50 |
|---|---|
| ISO maksimum | 25600 |
| Jumlah piksel | 25.21 MP |
| Resolusi video (maks) | 5.8K (5.760 x 4.320) |
| Shutter speed | 1/8000 to 60 s |
| Titik autofokus | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | Wi-Fi, Bluetooth, USB-C |
| Bobot | 575 gram |
PanasonicLumix S1R II Body Only | DC-S1RM2
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Full-frame |
- Stabilisasi gambar
(5-axis in-body) - Continuous shoot
| ISO minimum | 80 |
|---|---|
| ISO maksimum | 51200 |
| Jumlah piksel | 44.3 MP |
| Resolusi video (maks) | 8K (7.680 x 4.320) |
| Shutter speed | 1/8000 to 60 s |
| Titik autofokus | Single AF (AF-S), Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | Wi-Fi, Bluetooth, USB-C |
| Bobot | 712 gram |
PanasonicLumix BS1H Box Cinema Camera | DC-BS1H
| Tipe kamera | Mirrorless |
|---|---|
| Ukuran sensor | Full-frame |
- Stabilisasi gambar
- Continuous shoot
| ISO minimum | 50 |
|---|---|
| ISO maksimum | 204800 |
| Jumlah piksel | 24.2 MP |
| Resolusi video (maks) | 6K (5.952 x 3.968) |
| Shutter speed | 1/8000 to 1 s |
| Titik autofokus | Continuous AF (AF-C), Manual Focus (MF) |
| Sistem koneksi | Wi-Fi, Bluetooth, USB |
| Bobot | 585 gram |
Baca juga rekomendasi lensa kamera di sini
Selain kamera, lensa memengaruhi kualitas dan tipe foto yang Anda potret. Jika Anda juga butuh rekomendasi lensa untuk pasangan kamera Anda, kami telah mengulasnya pada artikel-artikel berikut. Silakan kunjungi tautannya dan temukan lensa untuk Anda!
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.





















































