10 Rekomendasi Jamu Tradisional Terbaik [Ditinjau oleh Praktisi Herbal](Terbaru Tahun 2026)
Jamu merupakan ramuan tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Campuran bahan herbal, seperti akar-akaran, rimpang, atau rempah ini dipercaya memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Bersama praktisi herbal kami, Nurrahma Asri Saraswati, kami telah menyusun tips memilih jamu tradisional yang bagus untuk Anda.
Ada rekomendasi merek jamu untuk asam urat, kolesterol, juga untuk melancarkan haid dari Sido Muncul, JSR, dan Jamu Jago. Rekomendasi ini dipilih berdasarkan cara memilih mybest dan produk-produk terlaris di marketplace. Ada jamu untuk asam urat, jamu untuk kolesterol, juga jamu untuk melancarkan haid. Yuk, disimak!

Nurrahma Asri adalah praktisi herbal dan founder UMKM Agradaya sejak 2015. Lulusan Bioprocess Chemical Engineering University Technology of Malaysia ini menyelesaikan short course Mastering Herbal Formulation dari The Herbal Academy United States. Kini, peraih penghargaan Perempuan Penjaga Bumi Majalah Tempo 2018 ini fokus memproduksi minuman rempah kering berstandar BPOM obat tradisional melalui Agradaya. Kombinasi keahlian teknik kimia dan herbal menjadikan Agradaya pionir jamu modern yang mengedepankan standar ilmiah serta kearifan lokal.

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Cara memilih Jamu Tradisional
Jamu memang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Bahan herbal yang digunakan pun sangat beragam. Kami akan menjelaskan cara pemilihan produknya dalam beberapa poin berikut ini. Yuk, simak penjelasannya agar Anda menemukan jamu yang paling tepat untuk kebutuhan Anda!
Pilih jamu berdasarkan bentuknya
Ada dua bentuk jamu tradisional yang dijual di pasaran, yaitu bubuk dan ready-to-drink. Kami akan menjelaskan kelebihan setiap bentuk jamu tersebut.
Ready-to-drink: Lebih fresh untuk dikonsumsi

Salah satu contoh jamu tradisional siap minum atau ready-to-drink adalah yang dijajakan keliling oleh "mbok jamu". Rasanya biasanya lebih segar untuk dikonsumsi. Sayangnya, bentuk seperti ini tidak terlalu tahan lama. Anda perlu menyimpannya di dalam kulkas agar lebih awet.
Seiring berkembangnya teknologi, banyak produsen memproduksi jamu ready-to-drink yang dikemas dengan lebih steril. Selain itu, ada juga jamu ready-to-drink yang dijual dalam bentuk konsentrat. Anda perlu mencampurkannya dengan air untuk mengonsumsinya.
Jamu bubuk: Lebih tahan lama

Bentuk jamu tradisional lain yang juga banyak dijual adalah bubuk. Bentuk seperti ini tentu akan tahan lebih lama untuk disimpan. Bila Anda membeli secara online, proses pengirimannya pun lebih mudah dilakukan.
Memang rasanya tidak sesegar jamu tradisional dalam bentuk ready-to-drink. Anda juga perlu menyeduh bubuknya terlebih dahulu sehingga lebih merepotkan. Namun, jangan khawatir karena ada juga jamu bubuk yang dapat larut dalam air bersuhu ruang.
Perhatikan komposisi jamu untuk mengetahui manfaatnya
Jamu merupakan racikan herbal. Ada beberapa bahan herbal yang biasa Anda temui di dalamnya. Kami akan jelaskan manfaat beberapa bahan herbal yang lazim Anda temui. Namun, tentu masih ada banyak bahan herbal lainnya di luar bahan yang kami informasikan, ya.
Jahe: Menghangatkan tubuh dan mengurangi mual

Jahe merupakan bahan herbal yang dapat Anda temui hampir di seluruh ramuan jamu tradisional. Jahe memberikan efek hangat bagi tubuh sehingga nyaman sekali dikonsumsi oleh Anda yang sedang pilek.
Gingerol merupakan bahan aktif di dalam jahe yang memberikan rasa unik. Rasa dari jahe dapat membantu mengurangi rasa mual, terutama untuk ibu hamil. Selain itu, gingerol juga berperan sebagai anti-inflamasi, meredakan masalah pencernaan, serta mencegah kanker.
Anda tertarik untuk mencoba minuman berbahan utama jahe? Kami juga punya artikelnya. Klik link di bawah ini untuk membaca artikelnya!
Kunyit: Meredakan nyeri saat haid

Kunyit mengandung curcumin yang kaya akan antioksidan, serta sanggup berperan sebagai anti-inflamasi. Jika Anda memiliki permasalahan pencernaan, Anda dapat rutin mengonsumsi kunyit agar pencernaan tetap sehat.
Saat disajikan sebagai jamu, kunyit sering kali dikombinasikan dengan asam Jawa. Campuran kedua bahan tersebut biasa disebut kunyit asam. Kunyit asam termasuk salah satu campuran jamu favorit para wanita.
Curcumin dapat berfungsi sebagai pereda nyeri. Sementara itu, asam Jawa mampu menenangkan ketegangan di rahim saat periode datang bulan. Nah, perpaduan keduanya akan membuat tubuh wanita jadi lebih nyaman saat sedang menstruasi.
Selain itu, kunyit asam juga membantu menjaga berat badan Anda tetap stabil. Anda bisa memanfaatkannya sebagai jamu pelangsing. Kami sudah membahas minuman kunyit asam secara khusus, lho. Klik link di bawah ini untuk membaca ulasannya!
Kencur: Membantu meredakan sakit tenggorokan dan pilek

Kencur merupakan bahan herbal yang kaya manfaat. Anda dapat menggunakannya untuk meredakan sakit tenggorokan, batuk, dan pilek. Kencur juga sanggup meringankan gejala sakit mag serta membuat tubuh lebih bugar.
Kencur kerap dicampurkan dengan beras untuk dijadikan jamu beras kencur. Berdasarkan penelitian, beras kencur bermanfaat untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti diare. Beras kencur juga bermanfaat untuk membantu meredakan batuk pilek, membantu mengeluarkan dahak, dan membantu meredakan demam.
Temu lawak: Meningkatkan nafsu makan sekaligus menjaga organ hati

Temu lawak atau Curcuma xanthorrhiza memiliki kemiripan dengan kunyit. Namun, temu lawak memiliki warna kuning yang lebih lembut, tidak secerah kunyit. Sejak dahulu, temu lawak dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan.
Sebenarnya, temu lawak membantu merangsang empedu sehingga sistem pencernaan menjadi lebih lancar. Metabolisme tubuh juga dapat meningkat berkat rutin mengonsumsi temu lawak.
Selain masalah pencernaan, temu lawak juga telah diklaim dapat melindungi organ hati dari zat kimia yang bersifat merusak. Meski begitu, Anda sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan karena berisiko menyebabkan mual dan iritasi perut.
Brotowali: Rasanya pahit, tetapi kaya manfaat

Mungkin Anda termasuk tidak suka dengan rasa brotowali yang pahit. Warna air rebusannya pun hitam pekat. Akan tetapi, bahan herbal dengan nama Latin Tinospora cordifolia ini memiliki banyak manfaat baik untuk tubuh.
Brotowali kaya akan zat fitokimia, seperti alkaloid, flavonoid, flavon glikosida, triterpen, diterpen, diterpen glikosida, firoditerpen, lakton, sterol, dan lignan. Tanaman ini dipercaya dapat menjaga kadar gula darah, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah aterosklerosis, juga mengatasi beberapa permasalahan kulit. Hanya saja, konsumsi brotowali secara berlebihan dapat mengganggu fungsi hati dan ginjal.
Agar lebih sehat, hindari tambahan pemanis dan pengawet buatan

Ada beberapa produsen yang menambahkan pengawet buatan agar jamu produksinya tahan lama. Di sisi lain, sejumlah produk jamu juga ditambahkan bahan kimia obat yang berisiko berbahaya.
Kami menyarankan Anda untuk menghindari jamu tradisional yang diberi tambahan bahan tersebut. Tambahan bahan tersebut tentu memiliki dampak kurang baik untuk tubuh, terutama bila sering dikonsumsi.
Sebagian besar jamu yang dijual di pasaran juga mengandung gula tambahan. Pilihlah produk yang menggunakan gula alami, seperti gula aren, gula kelapa, atau madu. Jika Anda sedang dalam program diet atau menderita diabetes, hindari jamu dengan pemanis, ya.
Pilih produk yang aman dikonsumsi

Ada kasus yang mencatat bahwa beberapa produk jamu dapat menyebabkan komplikasi bagi yang mengonsumsinya. Produk-produk tersebut mungkin saja produk ilegal dan mengandung bahan yang berbahaya untuk dikonsumsi.
Label jamu tradisional memang menggoda Anda untuk membeli produk tersebut. Terlebih lagi klaim yang ditawarkan terkadang membuat calon pembeli makin tergoda. Namun, Anda perlu memperhatikan keamanan produknya. Pilihlah produk yang ternama atau tepercaya, misalnya dari produsen yang memiliki sertifikasi keamanan tertentu, seperti P-IRT ataupun BPOM.
Sebagai informasi, BPOM membedakan obat tradisional menjadi tiga, yaitu jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka. Produk-produk yang telah terdaftar dan mendapatkan sertifikasi tentu telah diperiksa terlebih dahulu keamanannya.
Jamu Tradisional Terbaiks
| Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
Komposisi | Isi | Sertifikasi | ||||
Djamu BYOR|B1001 | ![]() | Temulawak, Jahe merah, Ginseng, Kunyit, Ekstrak kayu manis, Brotowali | 40 kapsul | BPOM | ||
Tolak Angin|Tolak Angin Cair Herbal Sido Muncul | ![]() | Daun mint, Kayu ules, Jahe, Madu, Adas, Pegagan | 15 ml | BPOM | ||
Kembang Bulan Kapsida Kembang Bulan | ![]() | Ketumbar, Pegagan, Akar alang-alang, Lengkuas, Kunyit | 12 kapsul | BPOM | ||
Tolak Linu Cair Sido Muncul | ![]() | Lengkuas, Cabai Jawa, Meniran, Sembung, Lempuyang | 15 ml | BPOM | ||
Buyung Upik Jamu Jago | ![]() | Temu lawak, Lempuyang wangi, Kunyit, Temu Hitam, Kencur, Sereh, Daun Pandan, Jahe | 5 gram | BPOM | ||
Kiranti Sehat Datang Bulan Ultra Prima | ![]() | Kunyit, Asam Jawa, Kencur, Gula Jawa, | 150 ml | BPOM | ||
Jamkho Herbal Penurun Kolesterol Mahkotadewa Indonesia | ![]() | Mahkota dewa, Mengkudu, Madu, Temulawak, Pegagan | 100 ml | BPOM | ||
Galian Singset Jamu Jago | ![]() | Kayu rapet, Kunyit, Temu putih, Jati belanda, Daun ara | 7 gram | BPOM | ||
Jamu Kuku Bima TL Ginseng Kuda Laut Sido Muncul | ![]() | Tribulus terrestris, Ginseng, Lempuyang, Pasak bumi, Jahe, Madu | 8 gram | BPOM | ||
MSH JSR Asam Urat MSH Rempah | ![]() | Serai bubuk, Pare bubuk, Seledrei bubuk, Kunyit bubuk, Jahe bubuk | 50 gram | SPIRT | ||

| Komposisi | Temulawak, Jahe merah, Ginseng, Kunyit, Ekstrak kayu manis, Brotowali |
|---|---|
| Isi | 40 kapsul |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Daun mint, Kayu ules, Jahe, Madu, Adas, Pegagan |
|---|---|
| Isi | 15 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Ketumbar, Pegagan, Akar alang-alang, Lengkuas, Kunyit |
|---|---|
| Isi | 12 kapsul |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Lengkuas, Cabai Jawa, Meniran, Sembung, Lempuyang |
|---|---|
| Isi | 15 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Temu lawak, Lempuyang wangi, Kunyit, Temu Hitam, Kencur, Sereh, Daun Pandan, Jahe |
|---|---|
| Isi | 5 gram |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Kunyit, Asam Jawa, Kencur, Gula Jawa, |
|---|---|
| Isi | 150 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Mahkota dewa, Mengkudu, Madu, Temulawak, Pegagan |
|---|---|
| Isi | 100 ml |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Kayu rapet, Kunyit, Temu putih, Jati belanda, Daun ara |
|---|---|
| Isi | 7 gram |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Tribulus terrestris, Ginseng, Lempuyang, Pasak bumi, Jahe, Madu |
|---|---|
| Isi | 8 gram |
| Sertifikasi | BPOM |
| Komposisi | Serai bubuk, Pare bubuk, Seledrei bubuk, Kunyit bubuk, Jahe bubuk |
|---|---|
| Isi | 50 gram |
| Sertifikasi | SPIRT |
Tips dari praktisi herbal kami, Nurrahma Asri Saraswati

Jamu tradisional merupakan minuman yang dapat dinikmati hampir semua kalangan, termasuk wanita dan anak-anak. Anda bisa mencoba konsumsi kunyit untuk imunitas. Anda juga bisa mencampurkan jahe dan kencur di saat merasa pilek atau flu. Namun, sebelum minum jamu, sebaiknya sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Jika ingin memberikan jamu tradisional pada anak kecil, sebaiknya berikan pada usia di atas 1 tahun. Anak usia di atas 1 tahun dianggap sudah memiliki sistem pencernaan yang sempurna. Berikan sedikit dahulu lalu observasi reaksi di badan anak. Jika jamu tersebut memberikan efek baik bagi anak, pemberian jamu bisa dilanjutkan.
Deskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.
 1](https://img.id.my-best.com/product_images/6a4e479bd105e991ef9457acfbf1313e.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=8a6620fdbf61fbc12c0092d22e331c0e)
 2](https://img.id.my-best.com/product_images/22dee1c799d886ec57c0f0c14f0eac0f.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=36616c9ca912c2b29cb7d8c012d8ecb7)
 3](https://img.id.my-best.com/product_images/9e50081aa7fa02a7afd894fce4913b88.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=8357e521ab6f6c0bdf3d7f9485b76241)
 4](https://img.id.my-best.com/product_images/69e0b6a7f92d40d305dae2034330c170.png?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=e61a16df215003754be4cc30c09ae5b5)
 5](https://img.id.my-best.com/product_images/bb9bc096292ea210c70cab56e0fc3408.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&q=45&lossless=0&w=160&h=160&fit=clip&s=5e691163d79eb5d515e8175b67fa6df5)







































