10 Rekomendasi Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi]
Agar lebih sehat, minyak goreng non kolesterol kerap dipilih untuk mengolah berbagai makanan. Sebetulnya, minyak goreng seperti apa yang dikategorikan sebagai minyak goreng bebas kolesterol? Di antara minyak goreng non kolesterol, minyak goreng dari bahan apakah yang juga rendah lemak jenuh atau baik dipilih?
Bersama clinical nutrition specialist, dr. Diana F. Suganda, kami telah menyusun cara memilih minyak goreng non kolesterol. Minyak goreng yang bagus untuk kesehatan kardiovaskular atau penderita kolesterol akan kami bahas. Simak juga ulasan minyak rendah kolesterol dari berbagai merek, seperti Tropicana Slim, Sania, dan Barco. Rekomendasi produk ini diurutkan berdasarkan produk terlaris di marketplace dan cara memilih dari mybest. Selamat membaca!
Highlight Minyak Goreng Non Kolesterol Teratas
Nutrifarm Prima Indonesia

Extra virgin olive oil murni yang diproses dengan metode cold pressed
Nutrifood

Diperkaya kandungan vitamin E yang baik untuk kesehatan jantung
Dari Bumi Nusantara

Diproses secara alami tanpa bahan kimia, bisa juga untuk perawatan kulit
Trivico

Gorengan lebih gurih, minyak tetap bening hingga lima kali pakai

dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK adalah Clinical Nutrition Specialist di RSPI Bintaro Jaya dan BWCC Bintaro. Beliau telah berkiprah dalam dunia gizi dan nutrisi profesional sejak 2007. Pengalaman panjang sebagai konsultan nutrisi membuatnya dipercaya sebagai narasumber dan pembicara kesehatan di berbagai acara, termasuk program televisi seperti dr. Oz Indonesia (Trans TV), Hidup Sehat (TV One), dan Ayo Sehat (Kompas TV). Beliau juga menulis artikel kesehatan yang dimuat di Harper’s Bazaar Indonesia serta Clara dan kerap membagikankan konten #tipsgizidokterdiana di instagramnya yang memiliki 49K followers.

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Minyak goreng apa yang tidak mengandung kolesterol?

Semua minyak goreng nabati tidak mengandung kolesterol sebab kolesterol hanya terkandung di dalam sumber makanan hewani. Namun, perlu diingat, minyak goreng nabati bebas kolesterol, tetapi tidak rendah lemak. Hal ini yang akan berpengaruh pada kadar kolesterol tubuh.

Kolesterol adalah zat lilin seperti lemak yang dibuat di hati dan ditemukan di darah serta sel-sel tubuh. Kolesterol dibutuhkan untuk membuat dinding sel, jaringan, hormon, vitamin D, dan asam empedu. Dalam jumlah tertentu, kolesterol penting bagi kesehatan tubuh. Sayangnya, kolesterol yang terlalu banyak dapat menumpuk di dinding pembuluh darah. Jumlah kolesterol bisa terlalu banyak karena kolesterol juga dapat diperoleh dari bahan makanan hewani, seperti kuning telur, daging, dan susu.
Berhubung rata-rata minyak goreng dibuat dari bahan nabati, mulai dari kelapa hingga zaitun, tidak ada kolesterol dalam minyak goreng. Jadi, jangan tertipu dengan istilah 'minyak nonkolesterol' karena semua minyak nabati pasti nonkolesterol. Kesimpulannya, semua minyak goreng nabati aman untuk penderita kolesterol karena tidak akan menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Meskipun begitu, penggunaan minyak goreng tetap akan menambah jumlah lemak, baik lemak jenuh maupun lemak tidak jenuh.
Tingginya lemak jenuh di dalam tubuh bisa memicu peradangan pada pembuluh darah dan membuat pembuluh darah menjadi kaku. Hal ini akan memperburuk kondisi individu dengan kolesterol tinggi yang pembuluh darahnya kaku karena banyak tumpukan plak kolesterol. Jika dibiarkan, risiko penyakit jantung dan kardiovaskular pun meningkat. Karena itu, usahakan memilih jenis minyak yang kandungan lemak jenuhnya lebih rendah.

Cara memilih Minyak Goreng Non Kolesterol
Anda kini sudah mengetahui bahwa semua minyak goreng nabati adalah minyak goreng nonkolesterol. Kalau begitu, adakah hal-hal yang perlu tetap diperhatikan saat memilih minyak goreng nabati? Simak penjelasan kami dalam poin-poin di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. Kami akan menjelaskan mana saja minyak goreng yang direkomendasikan untuk menumis, memanggang, hingga menggoreng, serta memiliki lemak jenuh rendah.
Untuk pilihan yang sehat, utamakan olive oil dan safflower oil untuk menumis atau memanggang

Kandungan lemak jenuh dan pro-inflammatory dalam olive oil dan safflower oil lebih sedikit daripada minyak goreng nabati lain. Jika tidak dipanaskan secara berlebihan dan digunakan dalam jumlah sedikit, kedua minyak ini bisa jadi pilihan yang lebih baik.

Saturated fat cenderung berbentuk padat pada suhu ruang sehingga berisiko membentuk fatty deposit dan menyebabkan pembuluh darah kaku. Bagi seseorang yang sehat, kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Sementara itu, bagi individu dengan kolesterol tinggi, banyaknya asupan lemak jenuh akan membahayakan kesehatan. Hal ini karena tumpukan lemak pada dinding pembuluh darah jadi makin banyak, yaitu dari lemak jenuh dan kolesterol.
Maka dari itu, walaupun semua minyak goreng nabati tidak mengandung kolesterol, utamakan minyak yang kandungan saturated fat-nya rendah. Secara alami, komposisi saturated fat, polyunsaturated fat, dan monounsaturated fat dalam setiap jenis minyak berbeda-beda. Berikut ini kandungan saturated fat dan omega-6 per 100 g beberapa jenis minyak, termasuk minyak sawit dan minyak kelapa.
Saturated fat atau lemak jenuh
- Canola oil: 7
- Olive oil: 14
- Safflower oil: 8
- Minyak kelapa sawit: 49
- Minyak kelapa: 87
Omega-6 (termasuk polyunsaturated fat)
- Canola oil: 19
- Olive oil: 10
- Safflower oil: 13
- Minyak kelapa sawit: 9
- Minyak kelapa: 2
Sebetulnya, canola oil merupakan minyak yang kandungan lemak jenuh atau saturated fat-nya paling rendah. Akan tetapi, kandungan omega-6 dalam canola oil cukup tinggi. Walau dibutuhkan oleh tubuh, asupan omega-6 tidak boleh terlalu banyak sebab bersifat pro-inflammatory atau bisa memicu peradangan. Karena itu, olive oil dan safflower oil menjadi pilihan lebih ideal sebab mengandung saturated fat dan omega-6 yang relatif rendah.

- Karbohidrat: 50%-55%
- Protein: 10%-20%
- Lemak: 30%
Dari 30% jatah lemak, asupan saturated fat maksimal 5% saja. Jatah 5% saturated fat tersebut sudah tercukupi oleh bahan makanan hewani yang kadar lemak jenuhnya tidak bisa Anda kurangi. Di sisi lain, minyak goreng masih bisa dikontrol dengan memilih produk yang lemak jenuhnya rendah.
[Untuk menumis atau memanggang] Gunakan olive oil dan safflower oil

Supaya tidak banyak terbentuk lemak jenuh akibat pemanasan, olive oil dan safflower oil sebaiknya dipakai untuk menumis atau memanggang. Jika minyak dipanaskan, apalagi melampui titik didihnya, sebagian besar lemak tidak jenuh akan berubah jadi lemak jenuh.
![[Untuk menumis atau memanggang] Gunakan olive oil dan safflower oil](https://assets.id.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
Komposisi lemak dalam olive oil, safflower oil, canola oil, minyak kelapa sawit, dan minyak kelapa telah dibahas di atas. Perlu dipahami, komposisi lemak tersebut merupakan komposisi saat minyak tidak dipanaskan. Jika minyak dipanaskan, komposisi lemak tersebut berubah. Suhu tinggi, misalnya saat menggoreng, akan mengubah unsaturated fat (lemak tidak jenuh) menjadi saturated fat (lemak jenuh).
Olive oil dan safflower oil baru dapat menjadi pilihan yang lebih baik jika penggunaannya hanya untuk menumis atau memanggang. Alasannya, suhu untuk menumis dan memanggang tidak terlalu tinggi. Sayangnya, safflower oil masih jarang di pasaran Indonesia sehingga pilihan Anda mungkin terbatas pada olive oil.
Bila olive oil digunakan untuk menggoreng (deep fry), kandungan lemak jenuhnya jadi tinggi dan nutriennya hilang. Anda hanya akan membayar lebih mahal tanpa memperoleh manfaat minyak zaitun jika menggunakannya untuk menggoreng.

Indvidu yang obesitas dan memiliki masalah kolesterol tinggi tidak boleh mengonsumsi minyak yang digunakan untuk deep fry. Untuk menumis dan memanggang pun, jumlah minyak yang digunakan cukup sedikit saja. Semprotkan secukupnya untuk mencegah makanan lengket.
[Pilihan untuk salad dressing] Gunakan extra virgin olive oil

Semua jenis olive oil sebetulnya dapat digunakan untuk salad dressing. Namun, jika Anda memilih extra virgin olive oil, gunakan untuk salad dressing saja, tidak untuk makanan yang dipanaskan. Sebagai hasil perasan pertama, extra virgin olive oil dikenal lebih tidak stabil bila dipanaskan.
![[Pilihan untuk salad dressing] Gunakan extra virgin olive oil](https://assets.id.my-best.com/_next/static/media/loading-rectangle.dbd06764.png)
Untuk kebutuhan salad dressing, minyak digunakan tanpa dipanaskan sehingga komposisi lemak dalam minyak akan sesuai dengan pembahasan di atas. Berhubung kandungan lemak jenuhnya rendah, olive oil menjadi pilihan ideal untuk salad dressing. Walaupun demikian, olive oil juga dapat Anda gunakan untuk menumis atau memanggang. Kedua proses memasak ini tidak melibatkan suhu yang terlalu panas sehingga komposisi dalam olive oil diharapkan tidak terlalu berubah.
Namun, extra virgin olive oil (EVOO) sebaiknya hanya digunakan untuk salad dressing sebab jenis ini dikenal tidak stabil. EVOO adalah jenis olive oil yang tidak melalui banyak proses dan tidak ada penambahan bahan kimia. Sebagian menyebutkan, EVOO ialah minyak hasil perasan pertama dari zaitun. Maka dari itu, EVOO diketahui lebih tidak stabil dibandingkan olive oil bila dipanaskan.
Jika Anda memiliki masalah kardiovaskular, utamakan minyak yang difortifikasi omega-3 atau mengandung omega-3 lebih tinggi; Pastikan lemak jenuhnya tetap rendah

Omega-3 berperan sebagai anti-inflamasi sehingga bermanfaat bagi penderita kolesterol tinggi yang rata-rata pembuluh darahnya memang meradang. Meskipun begitu, asupan omega-3 melalui suplementasi kapsul omega-3 tentu lebih efektif daripada mencari omega-3 dari minyak.

Jika ada peradangan di pembuluh darah, asupan yang bersifat anti-inflamasi atau meredakan peradangan seperti omega-3 tentu bermanfaat. Karena itu, minyak yang difortifikasi omega-3 atau mengandung omega-3 lebih tinggi jadi pilihan baik. Namun, selain kandungan omega-3, Anda tetap perlu memperhatikan kandungan lainnya. Contoh, suatu merek menyediakan corn oil dan sunflower oil. Setiap 10 ml dari minyak-minyak tersebut mengandung omega-3 seperti di bawah ini:
- Corn oil: 82 mg
- Sunflower oil: 12 mg
Jika hanya memperhatikan kandungan omega-3, corn oil tentu bisa jadi pilihan lebih baik bila Anda berupaya meredakan peradangan. Akan tetapi, minyak tersebut tak hanya mengandung omega-3, tetapi juga lemak jenuh serta kalori. Berikut ini urutan kandungan lemak jenuh di dalam berbagai jenis minyak dari yang paling rendah ke yang paling tinggi:
- Canola oil
- Safflower oil
- Flaxseed oil
- Sunflower oil
- Corn oil
- Olive oil
- Soybean oil
- Peanut oil
- Palm oil (minyak kelapa sawit/minyak goreng biasa)
- Butter
- Coconut oil
Jadi, jika Anda mengandalkan tambahan omega-3 dari minyak, ada risiko asupan lemak jenuh juga bersamaan dengan asupan omega-3 tersebut. Karena itu, tetap utamakan asupan omega-3 melalui suplementasi kapsul omega-3 daripada minyak.

Lagi pula, tak hanya lemak yang memicu peradangan atau inflamasi. Gula dan garam pun termasuk pro-inflammatory food. Jadi, kunci untuk menurunkan kolesterol dan memperbaiki penyakit kardiovaskular adalah perbaikan pola makan secara keseluruhan. Contohnya dengan membatasi asupan lemak, gula, dan garam.
Untuk MPASI, coconut oil atau minyak kelapa dapat menjadi pilihan

Minyak kelapa disukai karena memberikan rasa yang khas. Walaupun kandungan lemaknya tinggi, penggunaan coconut oil untuk MPASI masih tidak masalah. Hal ini karena kebutuhan lemak pada anak-anak juga cukup tinggi, yaitu mencapai 40%.

Di sisi lain, coconut oil diketahui mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Pada anak-anak, komposisi tersebut belum terlalu masalah sebab anak-anak memang membutuhkan banyak lemak untuk pertumbuhan otaknya. Konsumsi minyak hewani, seperti minyak ayam, pun masih baik bagi anak-anak usia 6 bulan sampai 5 tahun. Pada rentang usia tersebut, terjadi 80% perkembangan otak yang disusun atas lemak. Untuk takaran penggunaannya, silakan sesuaikan dengan kondisi anak masing-masing.
- Jika berat badan anak di atas kurva pertumbuhan (over weight), silakan batasi konsumsi minyak kelapa sebab kalorinya cukup tinggi.
- Bila anak kekurangan berat badan, berikan coconut oil lebih banyak untuk menyumbang kalori dan mengejar ketertinggalan berat badan anak.
Contoh, dalam 14 ml (sekitar satu sendok makan) coconut oil merek A, terdapat 110 kkal. Sementara itu, anak Anda berusia 1 tahun dengan berat 10 kg. Idealnya, anak memiliki berat 13 kg pada usia tersebut. Merujuk pada angka kecukupan gizi yang dirilis Kemenkes, jumlah kalori yang perlu dipenuhi ialah 1350 kkal.
Dengan menambahkan satu sendok makan tiap pemberian MPASI sebanyak tiga kali makan, anak sudah mendapatkan sekitar 330 kkal. Dengan kondisi yang sama, jika Anda menambahkan dua sendok makan minyak kelapa, kalori yang didapatkan anak menjadi 660 kkal. Angka tersebut sangat signifikan untuk kebutuhan pemenuhan kalori agar berat badan anak bertambah.

Meski begitu, variasikan penggunaannya dengan minyak nabati lain

MPASI merupakan ajang memperkenalkan aneka makanan ke anak. Variasi makanan bukan hanya membuat anak mengenal beragam makanan, tetapi juga memastikan kebutuhan nutrien tercukupi serta mendukung tumbuh kembangnya. Alih-alih memilih satu jenis minyak untuk MPASI, lebih baik gunakan beberapa jenis minyak nabati secara bergantian.

Penggunaan minyak kelapa untuk MPASI boleh dan bagus saja. Akan tetapi, penggunaan minyak kelapa untuk sepanjang fase MPASI kurang disarankan. Lebih baik Anda variasikan dengan beberapa minyak nabati lain, misalnya:
- Minyak jagung
- Minyak kedelai
- Canola oil
Tak seperti minyak kelapa, minyak-minyak tersebut cenderung netral dan tidak memberikan rasa yang kuat pada makanan. Apabila si kecil kurang cocok dengan rasa makanan yang diolah dengan minyak kelapa, minyak nabati di atas dapat dipertimbangkan.

Untuk anak-anak, Anda juga boleh menggunakan minyak nabati dan hewani secara bergiliran untuk variasi. Jenisnya bebas dan bisa dipilih sesuai dengan selera masing-masing, misalnya minyak ayam, minyak ikan, dan lain-lain.
Peringkat Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | |||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Berat bersih | Sertifikasi | Jenis minyak | |||||
1 | Nutrifarm Prima Indonesia Nutrifarm|Extra Virgin Olive Oil | ![]() | Extra virgin olive oil murni yang diproses dengan metode cold pressed | 500 ml | Halal, P-IRT: 2063172141028-28 | Extra virgin olive oil | |
2 | Nutrifood Tropicana Slim|Minyak Kanola | ![]() | Diperkaya kandungan vitamin E yang baik untuk kesehatan jantung | 946 ml | BPOM: ML 210209008019 | Minyak bunga kanola | |
3 | Dari Bumi Nusantara Dari Bumi Pure VCO Virgin Coconut Oil | ![]() | Diproses secara alami tanpa bahan kimia, bisa juga untuk perawatan kulit | 500 ml | BPOM: MD 023119001300520 | Virgin coconut oil | |
4 | Trivico Trivico Minyak Goreng Kelapa | ![]() | Gorengan lebih gurih, minyak tetap bening hingga lima kali pakai | 1000 ml | PIRT: 2123310011766-26 | Minyak kelapa | |
5 | Barco Barco|Minyak Goreng Kelapa | ![]() | Melalui enam tahap penyaringan, menjadikan minyak lebih jernih, bersih, dan ringan | 1 L | BPOM: MD 209109004266 | Minyak kelapa | |
6 | Natura Indoland Bumbu Bunda Elia|Organic Virgin Coconut Cooking Oil | ![]() | Tinggi lemak baik yang bisa tingkatkan berat badan anak | 500 ml | P-IRT: 2073402012522-25 | Minyak kelapa | |
7 | Wilmar Sania|Royale Soya Oil | ![]() | Memberikan manfaat kesehatan berkat kandungan omega-3, omega-6, vitamin E, vitamin K, dan isoflavon | 1000 ml | MD 209531081157 | Minyak kedelai | |
8 | Borges Borges|Sunflower Oil | ![]() | Makan gorengan jadi less worry berkat minyak sunflower yang kaya omega-6 dan vitamin E | 1000 ml | BPOM: ML 209909259134 | Sunflower oil | |
9 | Daesang Agung Indonesia MamaSuka Minyak Jagung | ![]() | Pilihan minyak goreng sehat untuk menjaga tubuh dari risiko penyakit degeneratif | 900 ml | BPOM: ML 209309053028 | Minyak jagung | |
10 | ACH Food Mazola Sunflower Oil | ![]() | Aromanya netral, tambahan lemak sehat yang pas untuk bayi | 900 ml | BPOM: ML 220919000300287 | Sunflower oil | |
Nutrifarm Prima IndonesiaNutrifarm | Extra Virgin Olive Oil
| Jenis minyak | Extra virgin olive oil |
|---|
Extra virgin olive oil murni yang diproses dengan metode cold pressed
- Extra virgin olive oil berkualitas tinggi, diolah dengan metode cold pressed tanpa campuran
- Kaya akan antioksidan dan lemak sehat untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol
- Dapat dikonsumsi langsung, dicampurkan dalam makanan, atau digunakan untuk perawatan kulit
| Berat bersih | 500 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | Halal, P-IRT: 2063172141028-28 |
NutrifoodTropicana Slim | Minyak Kanola
| Jenis minyak | Minyak bunga kanola |
|---|
Diperkaya kandungan vitamin E yang baik untuk kesehatan jantung
- Terbuat dari 100% canola oil, memiliki kandungan vitamin E (antioksidan) yang baik untuk kesehatan jantung
- Diperkaya omega-3 yang membantu menurunkan tekanan darah
- Cocok untuk salad dressing, menumis, menggoreng, dan memanggang
| Berat bersih | 946 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: ML 210209008019 |
Dari Bumi NusantaraDari Bumi Pure VCO Virgin Coconut Oil
| Jenis minyak | Virgin coconut oil |
|---|
Diproses secara alami tanpa bahan kimia, bisa juga untuk perawatan kulit
- Merupakan minyak kelapa murni yang diproses secara alami tanpa campuran bahan kimia
- Membantu mengontrol kolesterol dan tekanan darah
- Dapat digunakan untuk melembapkan kulit serta menenangkan kulit iritasi dan kering
- Bisa dipakai di rambut, memberikan kilau alami pada rambut sekaligus melembutkannya
| Berat bersih | 500 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: MD 023119001300520 |
TrivicoTrivico Minyak Goreng Kelapa
| Jenis minyak | Minyak kelapa |
|---|
Gorengan lebih gurih, minyak tetap bening hingga lima kali pakai
Terbuat dari 100% minyak kelapa asli, menghasilkan rasa gurih dan lezat alami
- Tidak mudah terserap ke makanan, membuat hasil masakan lebih sehat dan tidak berminyak
Tetap jernih hingga lima kali pemakaian, hasil gorengan lebih bersih dan menggugah selera
Bebas kolesterol dan mengandung lemak jenuh sehat yang mudah diserap tubuh
| Berat bersih | 1000 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | PIRT: 2123310011766-26 |
BarcoBarco | Minyak Goreng Kelapa
| Jenis minyak | Minyak kelapa |
|---|
Melalui enam tahap penyaringan, menjadikan minyak lebih jernih, bersih, dan ringan
Melalui enam tahap penyaringan dan pemurnian untuk hasil akhir yang bersih dan higienis
Tidak membuat gorengan terasa berminyak atau berat, cocok untuk menu harian
Minyak goreng bebas kolesterol dengan kandungan kalsium, vitamin K, vitamin E, dan zinc
Mendukung sistem imun tubuh agar lebih tahan terhadap infeksi dan penyakit
| Berat bersih | 1 L |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: MD 209109004266 |
Natura IndolandBumbu Bunda Elia | Organic Virgin Coconut Cooking Oil
| Jenis minyak | Minyak kelapa |
|---|
Tinggi lemak baik yang bisa tingkatkan berat badan anak
Terbuat dari 100% minyak kelapa dara yang memberikan rasa gurih dan aroma khas kelapa alami
Mengandung lemak sehat tinggi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan si kecil
Bebas bahan pengawet serta diproduksi tanpa melalui proses RBD
Kaya asam laurat yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak secara alami
Rendah kolesterol sehingga membantu menjaga kesehatan tubuh anak sejak usia dini
| Berat bersih | 500 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | P-IRT: 2073402012522-25 |
WilmarSania | Royale Soya Oil
| Jenis minyak | Minyak kedelai |
|---|
Memberikan manfaat kesehatan berkat kandungan omega-3, omega-6, vitamin E, vitamin K, dan isoflavon
- Terbuat dari minyak kedelai berkualitas yang bagus untuk kesehatan tubuh
- Mengandung omega-3, omega-6, vitamin E, vitamin K, dan isoflavon
- Mengandung lemak tak jenuh yang lebih tinggi sehingga dapat mengontrol kadar kolesterol
- Dapat digunakan untuk menggoreng, menumis, dan salad dressing
| Berat bersih | 1000 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | MD 209531081157 |
Borges Borges | Sunflower Oil
| Jenis minyak | Sunflower oil |
|---|
Makan gorengan jadi less worry berkat minyak sunflower yang kaya omega-6 dan vitamin E
- Berasal dari biji bunga matahari pilihan yang mengandung lemak jenuh lebih rendah
- Mengandung lemak tak jenuh (omega-6) dan vitamin E
- Setiap 15 gram sunflower oil dapat memenuhi kebutuhan vitamin E orang dewasa per hari
- Dapat membantu mengontrol kadar kolesterol, cocok untuk Anda yang sedang berdiet
| Berat bersih | 1000 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: ML 209909259134 |
Daesang Agung IndonesiaMamaSuka Minyak Jagung
| Jenis minyak | Minyak jagung |
|---|
Pilihan minyak goreng sehat untuk menjaga tubuh dari risiko penyakit degeneratif
Terbuat dari minyak jagung berkualitas yang kaya akan fitosterol dan vitamin E, baik untuk kesehatan jantung
Mengandung lemak tak jenuh yang lebih sehat dibandingkan lemak jenuh, membantu menjaga kadar kolesterol
Memiliki titik asap tinggi sehingga stabil digunakan untuk menggoreng
Memberikan hasil gorengan yang lebih renyah dan tidak menyerap minyak berlebihan
Ideal untuk menjaga pola hidup rendah kolesterol dan penyakit degeneratif, seperti hipertensi, jantung, dan stroke
| Berat bersih | 900 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: ML 209309053028 |
ACH Food Mazola Sunflower Oil
| Jenis minyak | Sunflower oil |
|---|
Aromanya netral, tambahan lemak sehat yang pas untuk bayi
- Minyak dari biji bunga matahari yang memiliki titik asap tinggi, makanan pun tidak rusak dengan suhu tinggi
- Aromanya netral dan tidak menyengat, membuat rasa makanan lebih nikmat tanpa ada aroma mengganggu
- Kandungan lemak tak jenuh yang lebih tinggi, bagus untuk penderita kolesterol
- Bisa dijadikan tambahan lemak untuk menu MPASI bayi
| Berat bersih | 900 ml |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: ML 220919000300287 |
Baca juga rekomendasi minyak lainnya di sini
Setelah membaca tips di atas, Anda kini sudah tahu apa saja minyak goreng non kolesterol itu. Nah, untuk mendukung gaya hidup sehat Anda, kami akan menjabarkan secara lebih detail mengenai minyak goreng non kolesterol pada beberapa artikel di bawah ini!
5 Rekomendasi Minyak Goreng Non Kolesterol terbaik
No. 1: Nutrifarm Prima Indonesia|Nutrifarm|Extra Virgin Olive Oil
No. 2: Nutrifood|Tropicana Slim|Minyak Kanola
No. 3: Dari Bumi Nusantara|Dari Bumi Pure VCO Virgin Coconut Oil
No. 4: Trivico|Trivico Minyak Goreng Kelapa
No. 5: Barco|Barco|Minyak Goreng Kelapa
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.