10 Rekomendasi Biskuit Bayi Terbaik [Ditinjau Clinical Nutrition Specialist] (Terbaru Tahun 2026)
Dalam masa MPASI, bayi sudah dapat mengonsumsi makanan atau camilan sebagai pendampingnya. Biskuit adalah salah satu snack yang kerap kali dijadikan camilan favorit untuk si kecil. Namun, banyaknya produk di pasaran mungkin saja akan membuat Anda bingung dalam memihnya.
Kali ini, kami bersama clinical nutrition specialist, dr. Maretha Primariayu, akan membahas cara memilih biskuit bayi terbaik. Kami juga telah menyiapkan beberapa rekomendasi produk dari berbagai merek yang bagus, seperti Milna, Promina, dan Yummy Bites. Rekomendasi produk ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan berdasarkan cara memilih mybest. Simak hingga tuntas, ya!
Highlight Biskuit Bayi Teratas
Indofood CBP Sukses Makmur

Bisa diseduh atau disantap langsung, camilan praktis untuk si kecil
Leon Boga Sentosa

Senangkan si kecil dengan snack wafer enak dari bahan alami bebas GMO
Alamii Natura Sejahtera

Bantu lengkapi nutrisi anak dengan biskuit bayi yang tinggi serat

dr. Maretha Primariayu, M.Gizi, SpGK, adalah dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga serta berpraktik di RS Universitas Airlangga, Prossi Clinic Malang, dan MS Glow Aesthetic Clinic Malang. Beliau merupakan lulusan S1 fakultas kedokteran Universitas Brawijaya pada 2011 dan dilanjutkan dengan pendidikan S2 serta program pendidikan spesialis gizi klinik di fakultas kedokteran Universitas Indonesia. Dokter Maretha kerap menjadi narasumber dan health speaker di berbagai seminar kesehatan, baik untuk kalangan medis maupun masyarakat umum.

Sonya Kovaleswani adalah content planner di mybest Indonesia yang berfokus pada informasi seputar kesehatan, kecantikan, serta ibu dan anak. Dengan lebih dari 5 tahun pengalaman mengelola blog fashion dan beauty, ia telah berkolaborasi dengan brand ternama seperti Emina dan Sociolla. Saat ini, ia aktif meriset pasar, menganalisis tren, dan mewawancarai pakar, seperti Dokter Kulit sampai Dokter Anak untuk menghadirkan konten informatif dan tepercaya.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Kapan bayi boleh mulai makan biskuit?

Bayi boleh mengonsumsi biskuit mulai dari usia 8 bulan atau 9 bulan. Alasannya, pada usia tersebut bayi sudah mulai bisa menggenggam benda-benda di sekitarnya.

Pemberian biskuit bayi bisa memberikan beberapa manfaat untuk bayi, antara lain:
- Melatih motorik bayi untuk menggenggam.
- Membantu menguatkan rahang dengan proses mengunyah.
- Melatih kemandirian bayi untuk memegang benda-benda.
Perlu diingat, biskuit bayi berfungsi sebagai snack. Jadi, pemberiannya harus disesuaikan dengan jam makan utamanya. Idealnya, biskuit diberikan pada 2 jam sebelum atau sesudah bayi mengonsumsi makanan utama. Jika diberikan sembarangan, justru akan berdampak pada pola makan si kecil yang jadi tidak teratur.
Cara memilih Biskuit Bayi
Mengingat organ pencernaan bayi masih rentan dibandingkan orang dewasa, Anda sebaiknya tak sembarangan saat memilih biskuit bayi. Dalam hal ini, Anda bisa memilih biskuit bayi berdasarkan usia atau keadaan tubuhnya. Pada saat memilih biskuit bayi, penting juga untuk memperhatikan kandungan gula dan garamnya. Penjelasan lebih lengkapnya dapat disimak melalui poin-poin berikut ini.
Biskuit bayi yang aman sudah pasti memiliki label BPOM dan MPASI atau "untuk bayi"; Pastikan kandungan gula dan garamnya tidak melebihi ambang batas konsumsi harian bayi
Poin pertama yang perlu Anda perhatikan saat memilih biskuit bayi adalah soal keamanan produknya. Dalam hal ini, pastikan produk telah tersertifikasi BPOM atau memiliki label "untuk bayi". Selain itu, penting juga untuk memperhatikan kandungan gula dan garam pada biskuit bayi. Pastikan kadar gula dan garam dalam biskuit bayi tidak melebihi ambang batas konsumsi harian. Jadi, Anda sebaiknya memilih biskuit rendah gula dan garam atau tidak mengandung gula dan garam sama sekali. Untuk lebih jelasnya, silakan simak uraiannya berikut ini.
Batas konsumsi natrium atau garam bayi: Untuk bayi 6-11 bulan yakni 400 mg/hari, sedangkan anak usia 1-3 tahun adalah 800 mg/hari

Keberadaan natrium atau garam memang membuat biskuit bayi terasa lebih gurih dan nikmat. Namun, asupan natrium bayi melebihi ambang batas hariannya berpotensi untuk menurunkan kemampuan indra perasa bayi.

- Dapat mengacaukan indra perasa bayi sehingga bayi tak mau mengonsumsi makanan hambar atau rasanya light.
- Meningkatkan risiko munculnya penyakit kronis di masa depan, seperti hipertensi, penyakit jantung, dan lainnya.
Beberapa produk biskuit bayi ada yang sama sekali tidak mengandung garam alias kadar garamnya 0 g. Jika memungkinkan, akan lebih baik bila Anda mencari produk dengan kandungan garam 0 g. Namun, bisa jadi Anda kesulitan mencari biskuit bayi dengan garam 0 g di pasaran. Jika demikian, ketahui ambang batas konsumsi garam harian berdasarkan usia bayi. Berikut panduannya:
- Usia 6-11 bulan: 400 mg/hari.
- Usia 1-3 tahun: 800 mg/hari.
Informasi mengenai jumlah natrium yang terkandung pada biskuit bayi biasanya tertulis pada tabel "informasi nilai gizi" atau "nutrition facts". Perlu diketahui, nilai ambang batas konsumsi natrium di atas tidak hanya berlaku untuk biskuit bayi. Nilai ambang tersebut berlaku untuk semua menu makanan yang dikonsumsi bayi dalam 1 hari. Jadi, Anda perlu bijak dalam membagi proporsi konsumsi natrium pada makanan bayi supaya tidak melebihi ambang batas harian.
Batas konsumsi gula bayi: Untuk bayi 6-8 bulan adalah 4,8 g/hari, sedangkan untuk bayi 8-12 bulan yaitu 7,2 g/hari

Konsumsi gula yang melebihi ambang batas harian akan membuat bayi memiliki preferensi rasa manis terlalu dini. Akibatnya, bayi akan menolak mengonsumsi makanan gurih atau yang memiliki rasa lebih ringan.

- Kegemukan atau obesitas.
- Membuat bayi memiliki preferensi rasa manis terlalu dini.
- Meningkatkan risiko munculnya penyakit kronis di masa depan, seperti diabetes, penyakit jantung, dan lainnya.
Namun, biskuit bayi umumnya memang mengandung gula untuk menambah cita rasa manis. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memperhatikan kadar gula yang masuk ke tubuh bayi. Berikut adalah panduan ambang batas konsumsi gula sesuai usia bayi:
- Usia 6-8 bulan: ½-1 sdt/hari atau 2,4-4,8 g/hari.
- Usia 8-12 bulan: ½- 1½ sdt/hari atau 2,4-7,2 g/hari.
Informasi mengenai jumlah gula yang terkandung pada biskuit bayi biasanya tertulis pada tabel "informasi nilai gizi" atau "nutrition facts". Angka di atas adalah batas maksimal konsumsi gula dari seluruh makanan yang dikonsumsi dalam sehari, bukan dari biskuit saja. Jadi, Anda perlu bijak dalam membagi proporsi konsumsi gula pada makanan bayi supaya tidak melebihi ambang batas harian.
Perhatikan informasi label usia agar Anda bisa mendapatkan biskuit yang sesuai usia bayi

Informasi label usia akan memengaruhi tekstur biskuit bayi. Informasi tersebut menunjukkan bahwa biskuit bayi bisa dikonsumsi sesuai kemampuan bayi dalam mengunyah serta mencerna makanan.

Biskuit bayi memiliki tekstur yang berbeda-beda, disesuaikan dengan usia atau kemampuan mengunyahnya. Tekstur biskuit yang ditujukan untuk bayi usia 6 bulan umumnya lebih mudah lumer ketika terkena air liur bayi. Hal tersebut karena bayi berusia 6 bulan baru belajar menggunakan mulutnya untuk menelan makanan.
Sementara itu, biskuit untuk bayi yang sudah mulai tumbuh gigi, seperti 8 bulan, biasanya memiliki tekstur lebih crunchy. Keberadaan tekstur crunchy ini akan merangsang kemampuan bayi untuk mengunyah. Oleh karena itu, label usia pada kemasan biskuit bayi sangat penting untuk diketahui. Ketidaksesuaian antara saran usia konsumsi dengan usia bayi akan menimbulkan masalah seperti berikut:
- Bayi usia 6 bulan atau yang baru belajar MPASI berpotensi untuk tersedak bila mengonsumsi biskuit dengan tekstur crunchy.
- Pengenalan tekstur crunchy yang terlalu dini akan membuat bayi enggan mengonsumsi makanan asli (real food). Akibatnya, bayi jadi lebih mudah mogok makan atau GTM.
- Bayi yang sudah mulai tumbuh gigi (8 bulan ke atas) tidak akan berkembang kemampuan mengunyahnya bila biskuitnya mudah lumer.
Jadi, sebaiknya Anda mencari produk dengan label usia yang sesuai dengan usia bayi. Informasi mengenai usia konsumsi biskuit umumnya tercantum secara jelas pada kemasan atau deskripsi produk.
Kalori dalam biskuit bayi umumnya belum mampu meningkatkan berat badan bayi; Anda bisa beralih ke susu bayi tinggi kalori bila bayi perlu meningkatkan berat badannya

Biskuit bayi hanya ditujukan sebagai snack. Otomatis, kandungan nutrisi penghasil kalorinya, yakni karbohidrat dan lemak, sangat kecil. Supaya berat badan bayi meningkat secara signifikan, penambahan konsumsi susu formula tinggi kalori lebih disarankan.

Tidak seperti biskuit, susu formula untuk bayi ada yang ditujukan untuk menambah berat badan. Susu tersebut lebih efektif dalam menambah berat badan bayi berkat kandungan kalorinya yang tinggi. Sesuai prinsip dasar, penambahan berat badan akan terjadi jika jumlah kalori yang masuk lebih besar daripada kalori yang dikeluarkan.
Susu tinggi kalori juga lebih cocok untuk mengatasi kekurangan berat badan bayi karena lebih mudah dikonsumsi. Lain halnya dengan biskuit, susu tak perlu dikunyah sehingga kemungkinan bayi muntah atau menolak mengonsumsinya lebih sedikit. Dengan begitu, asupan nutrisi susu bisa lebih banyak terserap oleh tubuh bayi.
Apakah Anda sedang mencari produk untuk menambah berat badan bayi? Silakan cek artikel susu penambah berat badan bayi di bawah ini. Kami telah menyediakan informasi lengkap tentang cara memilih beserta rekomendasi produknya.
Bayi Anda memiliki alergi tertentu? Hindari biskuit dengan kandungan bahan alergen sesuai pemicu alergi bayi, misalnya susu, telur, gluten, atau kacang-kacangan

Anda perlu mengetahui bahan makanan yang dapat memicu alergi pada bayi agar dapat menghindari produk yang mengandung alergen tersebut. Dengan begitu, bayi bisa mengonsumsi biskuit tanpa khawatir akan efek yang ditimbulkan oleh bahan alergen.

Beberapa bayi mungkin memiliki alergi tertentu sehingga tidak semua produk akan cocok untuk bayi Anda. Bahan makanan yang paling umum menimbulkan reaksi alergi antara lain:
- Susu (dan produk turunannya)
- Telur
- Gluten
- Kacang-kacangan
Bahan-bahan tersebut merupakan bahan yang umum digunakan sebagai bahan baku pembuatan biskuit bayi. Oleh sebab itu, jika bayi Anda memiliki alergi terhadap bahan-bahan tersebut, Anda perlu menghindari produk biskuit bayi tersebut.
Bagaimana cara mengetahui bayi Anda memiliki alergi terhadap bahan tersebut? Anda bisa mengetesnya dengan memberikan sedikit bahan-bahan makanan di atas. Setelah itu, lihat reaksi bayi setelah mengonsumsinya. Jika bayi memiliki alergi terhadap bahan makanan tersebut, biasanya tubuh akan menunjukkan salah satu atau beberapa reaksi. Reaksi alergi bisa berupa:
- Ruam pada kulit
- Kulit menjadi gatal
- Muntah atau diare
- Batuk
- Sesak napas
Informasi mengenai kandungan bahan dalam biskuit bayi umumnya tertulis pada tabel komposisi atau ingredients. Pada beberapa produk, bahan alergen kadang kala tertulis dalam cetak tebal.
Peringkat Biskuit Bayi Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Perincian | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Takaran saji | Kandungan natrium | Kandungan gula | Usia yang disarankan | Kandungan susu | Kandungan telur | Kandungan gluten | Kandungan kacang-kacangan | Isi | Sertifikasi | ||||
1 | Kalbe Nutritionals Milna Biskuit Bayi Finger | ![]() | 20 g | 0 mg per 20 g | 5 g per 20 g | 8 bulan ke atas | 130 g | BPOM: MD 272876019800015 | |||||
2 | Indofood CBP Sukses Makmur Promina Biskuit Rusk Susu | ![]() | 21 g | 20 mg per 21 g | 4 g per 21 g | 6 bulan ke atas | 130 g | BPOM: MD 862210476007 | |||||
3 | Leon Boga Sentosa Yummy Bites Bebewafer Banana | ![]() | 18 g | 25 mg per 18 g | 4 g per 18 g | 9 bulan ke atas | 36 g | BPOM: ML 270939001200609 | |||||
4 | Alamii Natura Sejahtera Alamii Multigrain Biscuits Milk & Cocoa | ![]() | 20 g | 45 mg per 20 g | 4 g per 20 g | 12 bulan ke atas | 60 g | BPOM: MD 243139000800134 | |||||
5 | Indofood CBP Sukses Makmur SUN Biskuit Marie Susu | ![]() | 24 g | 85 mg per 24 g | 4 g per 24 g | 6 bulan ke atas | 80 g | BPOM: MD 262210422007 | |||||
6 | Plum & Blum Plum & Blum Soft Cookies Strawberry | ![]() | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | 9 bulan ke atas | 50 g | P-IRT: 20532752710171-31 | |||||
7 | Monde Mahkota Biscuit Monde Boromon Cookies Milk | ![]() | 20 g | 10 mg per 20 g | 5 g per 20 g | 12 bulan ke atas | 100 g | BPOM: MD 240939000800138 | |||||
8 | Happy Tummy Cheese Biscuit | ![]() | 6 g | 0 mg per 6 g | 1 g per 6 g | 12 bulan ke atas | 30 g | BPOM: ML 835628040623 | |||||
9 | Pureeland Nutritama Prima Pureeland Petite Cookies Apple | ![]() | Tidak diketahui | Tidak diketahui | Tidak diketahui | 6 bulan ke atas | 80 g | BPOM: MD 836209021689 | |||||
10 | Peachy Peachy Multigrain Cookies Mixed Berries with Quinoa and Flaxseed | ![]() | 25 g | 40 mg per 25 g | 4 g per 25 g | 12 bulan ke atas | 50 g | BPOM: ML 242839004000076 | |||||
Kalbe NutritionalsMilna Biskuit Bayi Finger
| Kandungan natrium | 0 mg per 20 g |
|---|---|
| Kandungan gula | 5 g per 20 g |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Finger food untuk bantu tumbuh kembang bayi
- Dirancang sebagai finger food yang mendukung metode baby led weaning, sekaligus menstimulasi koordinasi tangan si kecil
- Teksturnya lembut dan cepat larut, sehingga aman dikonsumsi tanpa khawatir risiko tersedak
- Diformulasikan dengan 10 vitamin dan 5 mineral penting untuk menunjang pertumbuhan dan daya tahan tubuh bayi
- Diperkaya AA, DHA, dan prebiotik FOS guna mendukung perkembangan otak, sistem pencernaan, dan penglihatan
| Takaran saji | 20 g |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 8 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 130 g |
| Sertifikasi | BPOM: MD 272876019800015 |
Indofood CBP Sukses Makmur Promina Biskuit Rusk Susu
| Kandungan natrium | 20 mg per 21 g |
|---|---|
| Kandungan gula | 4 g per 21 g |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Bisa diseduh atau disantap langsung, camilan praktis untuk si kecil
- Memiliki tekstur berpori yang mudah dilunakkan, bayi lebih nyaman saat belajar makan
- Dapat disantap langsung atau diseduh, menjadikannya praktis untuk disajikan
- Tidak bikin bayi cepat kenyang karena kalori yang ringan, pola makan bayi tetap terjaga
- Kandungan omega-3, omega-6, dan kolinnya mendukung perkembangan otak si kecil
| Takaran saji | 21 g |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 6 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 130 g |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862210476007 |
Leon Boga SentosaYummy Bites Bebewafer Banana
| Kandungan natrium | 25 mg per 18 g |
|---|---|
| Kandungan gula | 4 g per 18 g |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Senangkan si kecil dengan snack wafer enak dari bahan alami bebas GMO
- Dipanggang, bukan digoreng, sehingga camilan terasa lebih ringan saat dinikmati
- Memiliki tekstur lembut dan mudah lumer di mulut, mudah dinikmati oleh si kecil
- Bentuknya persegi panjang dan mudah digenggam, membantu melatih motorik halus anak
- Terbuat dari bahan alami bebas GMO tanpa tambahan buatan, lebih menenangkan orang tua
| Takaran saji | 18 g |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 9 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 36 g |
| Sertifikasi | BPOM: ML 270939001200609 |
Alamii Natura SejahteraAlamii Multigrain Biscuits Milk & Cocoa
| Kandungan natrium | 45 mg per 20 g |
|---|---|
| Kandungan gula | 4 g per 20 g |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Bantu lengkapi nutrisi anak dengan biskuit bayi yang tinggi serat
- Dibuat dari multigrain berkualitas dengan oat Australia, menghadirkan camilan bernutrisi untuk anak
- Biskuit bayi ini tinggi serat, omega-3 dan 6, mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi harian
- Tanpa pengawet, pewarna buatan, dan lemak trans, lebih baik bagi tumbuh kembang anak
- Hadir dalam kemasan single-serving praktis, mudah dibawa untuk camilan kapan saja
| Takaran saji | 20 g |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 12 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 60 g |
| Sertifikasi | BPOM: MD 243139000800134 |
Indofood CBP Sukses MakmurSUN Biskuit Marie Susu
| Kandungan natrium | 85 mg per 24 g |
|---|---|
| Kandungan gula | 4 g per 24 g |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Satu snack yang cocok untuk setiap fase pertumbuhan gigi si kecil
- Teksturnya yang renyah tetapi tetap empuk membantu menstimulasi kemampuan menggigit dan mengunyah bayi
- Mengandung 9 vitamin dan 5 mineral penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan secara optimal
- Diperkaya susu sebagai sumber kalsium alami untuk membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat
- Dapat disajikan dengan susu atau air hangat agar lebih lunak bagi bayi yang belum tumbuh gigi
| Takaran saji | 24 g |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 6 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 80 g |
| Sertifikasi | BPOM: MD 262210422007 |
Plum & Blum Plum & Blum Soft Cookies Strawberry
| Kandungan natrium | Tidak diketahui |
|---|---|
| Kandungan gula | Tidak diketahui |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Soft cookies lembut untuk support asupan harian saat si kecil tak nafsu makan
- Tekstur soft cookies ini sangat lembut, membuatnya mudah dikunyah si kecil
- Memiliki rasa stroberi yang lezat, menjadikan snack time anak terasa lebih menyenangkan
- Camilan ini membantu menambah asupan harian, terutama saat nafsu makan anak sedang menurun
- Ukuran cookies yang pas digenggam mendukung anak belajar makan mandiri
| Takaran saji | Tidak diketahui |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 9 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 50 g |
| Sertifikasi | P-IRT: 20532752710171-31 |
Monde Mahkota BiscuitMonde Boromon Cookies Milk
| Kandungan natrium | 10 mg per 20 g |
|---|---|
| Kandungan gula | 5 g per 20 g |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Bebas gluten dan penuh nutrisi, makanan selingan sehat untuk anak
- Bebas gluten, cocok untuk anak dengan sensitivitas terhadap gluten
- Dibuat dari tepung kentang, madu, dan minyak ikan, memberikan nutrisi tambahan
- Tekstur unik dan rasa susunya lezat, menjadikan camilan ini disukai anak
- Kemasannya lucu, praktis sebagai bekal anak usia 1–5 tahun saat bermain atau ke PAUD
| Takaran saji | 20 g |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 12 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 100 g |
| Sertifikasi | BPOM: MD 240939000800138 |
Happy Tummy Cheese Biscuit
| Kandungan natrium | 0 mg per 6 g |
|---|---|
| Kandungan gula | 1 g per 6 g |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Biskuit rasa keju tanpa pengawet dan pewarna buatan, bisa dinikmati anak setiap hari
- Memiliki tekstur yang lembut dan mudah lumer, mengurangi risiko tersedak saat makan
- Rasa kejunya gurih dan lezat, membuat waktu ngemil anak terasa lebih menyenangkan
- Bentuk unik dan ukurannya pas digenggam, membantu melatih motorik halus anak
- Tanpa pengawet dan pewarna buatan, lebih tenang diberikan pada anak setiap hari
| Takaran saji | 6 g |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 12 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 30 g |
| Sertifikasi | BPOM: ML 835628040623 |
Pureeland Nutritama PrimaPureeland Petite Cookies Apple
| Kandungan natrium | Tidak diketahui |
|---|---|
| Kandungan gula | Tidak diketahui |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Camilan biskuit untuk si kecil yang sedang belajar menggigit
- Rasa apel alami dari sari buah apel, menghadirkan camilan lezat yang disukai si kecil
- Tekstur cookies-nya cocok untuk masa teething dan belajar menggigit
- Dibuat tanpa susu dan telur, cocok untuk anak dengan sensitivitas bahan makanan tertentu
- Dapat dimakan langsung atau dilarutkan, penyajiannya jadi lebih fleksibel
| Takaran saji | Tidak diketahui |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 6 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 80 g |
| Sertifikasi | BPOM: MD 836209021689 |
Peachy Peachy Multigrain Cookies Mixed Berries with Quinoa and Flaxseed
| Kandungan natrium | 40 mg per 25 g |
|---|---|
| Kandungan gula | 4 g per 25 g |
- Kandungan susu
- Kandungan telur
Biskuit bayi kaya nutrisi, pilihan yang lebih baik untuk snack si kecil
- Cookies mixed berries ini mengandung buah asli yang menambah cita rasa dan nutrisi
- Dengan quinoa dan flaxseed, menghadirkan sumber protein untuk tumbuh kembang anak
- Mengandung omega-3, 6, dan 9, membantu melengkapi asupan harian
- Dibuat tanpa pewarna, perasa, dan pengawet buatan, pilihan yang lebih baik untuk camilan si kecil
| Takaran saji | 25 g |
|---|---|
| Usia yang disarankan | 12 bulan ke atas |
| Kandungan gluten | |
| Kandungan kacang-kacangan | |
| Isi | 50 g |
| Sertifikasi | BPOM: ML 242839004000076 |
Baca juga rekomendasi bahan makanan MPASI lainnya di sini
Selain biskuit bayi, ada berbagai bahan MPASI lain yang bisa menunjang nutrisi harian si kecil. Misalnya minyak untuk MPASI, santan untuk MPASI, dan bubur bayi organik yang praktis dan bergizi. Yuk, simak rekomendasi serta tips memilih produk MPASI terbaik lewat tautan yang telah kami siapkan.
5 Rekomendasi Biskuit Bayi terbaik
No. 1: Kalbe Nutritionals|Milna Biskuit Bayi Finger
No. 2: Indofood CBP Sukses Makmur |Promina Biskuit Rusk Susu
No. 3: Leon Boga Sentosa|Yummy Bites Bebewafer Banana
No. 4: Alamii Natura Sejahtera|Alamii Multigrain Biscuits Milk & Cocoa
No. 5: Indofood CBP Sukses Makmur|SUN Biskuit Marie Susu
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.