10 Rekomendasi Susu Hypoallergenic Terbaik [Untuk Bayi 0-6+ Bulan] (Terbaru Tahun 2026)
Susu hypoallergenic dirancang khusus untuk bayi yang memiliki risiko alergi atau intoleransi terhadap protein susu sapi. Produk ini melalui proses hidrolisis untuk memecah protein menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna dan lebih kecil kemungkinannya menimbulkan reaksi alergi. Di pasaran, tersedia berbagai pilihan susu hypoallergenic dari merek ternama, seperti Neocate, Lactogen, dan SGM. Dengan banyaknya pilihan tersebut, para orang tua bisa saja bingung saat akan membeli.
Simak artikel kali ini tentang cara memilih susu formula hypoallergenic untuk bayi yang kami susun bersama dokter spesialis gizi, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK. Kami juga akan memberikan rekomendasi susu hypoallergenic terbaik. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak panduannya!
Highlight Susu Hypoallergenic Teratas
Nutricia Indonesia Sejahtera

Mengandung asam amino non-allergenic untuk bayi yang intoleransi protein susu sapi
Sarihusada Generasi Mahardhika

Mengandung protein kedelai dengan nutrisi setara susu sapi
Nutricia Indonesia Sejahtera

Pilihan susu soya yang lebih mudah dicerna oleh bayi
Wyeth Nutrition Sduaenam

Didukung AA dan DHA untuk memaksimalkan perkembangan otak bayi

dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK adalah Clinical Nutrition Specialist di RSPI Bintaro Jaya dan BWCC Bintaro. Beliau telah berkiprah dalam dunia gizi dan nutrisi profesional sejak 2007. Pengalaman panjang sebagai konsultan nutrisi membuatnya dipercaya sebagai narasumber dan pembicara kesehatan di berbagai acara, termasuk program televisi seperti dr. Oz Indonesia (Trans TV), Hidup Sehat (TV One), dan Ayo Sehat (Kompas TV). Beliau juga menulis artikel kesehatan yang dimuat di Harper’s Bazaar Indonesia serta Clara dan kerap membagikankan konten #tipsgizidokterdiana di instagramnya yang memiliki 49K followers.

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apa ciri-ciri alergi susu pada bayi?

Bayi yang alergi susu bisa mengalami kembung atau diare, bahkan kotorannya mungkin berdarah. Mungkin juga muncul gejala batuk dan bersin pada bayi yang mengalami alergi susu.

- Pada saluran cerna: kembung, sendawa, kentut, BAB lebih cair, diare, sampai BAB berdarah.
- Pada saluran pernapasan: batuk dan bersin.
- Pada kulit: gatal, ruam (rash), serta kemerahan.
Kondisi alergi ini bisa dipicu oleh susu secara spesifik atau protein secara umum. Bila bayi alergi protein, artinya sumber makanan berprotein apa pun akan membuatnya alergi. Namun, bila bayi hanya alergi susu, gejala alergi hanya muncul saat bayi mengonsumsi susu tersebut.
Bayi juga mungkin saja alergi dengan susu formula merek tertentu. Meskipun kandungan nutrien susu sama antara beberapa merek, bahan pencampurnya bisa berbeda-beda. Maka dari itu, bayi mungkin alergi dengan merek A, tetapi begitu berganti susu merek lain, alerginya sembuh. Ketika anak Anda menunjukkan ciri-ciri alergi, orang tua perlu memantau kondisinya dan hentikan pemberian susu yang diduga memicu alergi.

Alergi juga bisa terjadi karena kondisi bayi sedang drop atau tidak sehat. Jika bayi batuk karena alergi susu, kondisi ini tidak perlu tindakan karena begitu sumber alergi dihindari, batuk akan sembuh. Namun, bila alergi menyebabkan diare, lalu setelah susu dihentikan anak masih diare, Anda perlu membawa anak ke IGD.
Cara memilih Susu Hypoallergenic
Ada beberapa poin yang bisa Anda pertimbangkan dalam memilih susu formula hypoallergenic untuk bayi. Simak penjelasan kami selengkapnya agar Anda bisa menemukan susu yang tepat untuk sang buah hati!
Jika anak Anda alergi protein dalam susu, pertimbangkan susu hypoallergenic (hydrolyzed protein)

Susu partially hydrolyzed atau full hydrolyzed adalah susu dengan kandungan protein yang 'dipotong' menjadi rantai pendek sehingga lebih siap serap.

Alergi akan reda bila paparan antigen penyebab alergi dihilangkan. Jadi, gejala alergi pada bayi yang alergi protein susu sapi akan hilang saat bayi tidak minum susu tersebut. Namun, beberapa bayi mungkin perlu minum susu formula, misalnya karena jumlah ASI tidak memadai. Maka dari itu, Anda mungkin perlu mencari solusi atas masalah tersebut.
Karena banyak kasus alergi diawali ketidakmampuan bayi memecah protein menjadi asam amino, susu partially hydrolyzed atau full hydrolyzed solusinya. Susu partially hydrolyzed atau full hydrolyzed adalah susu dengan kandungan protein yang 'dipotong' menjadi rantai pendek sehingga lebih siap serap. Harapannya, protein tidak berubah menjadi alergen sebab sudah masuk dalam bentuk yang lebih sederhana.
Dalam proses pembelian susu, silakan cek kemasan produk. Produsen umumnya menuliskan beberapa macam label yang merujuk pada satu kesamaan, yaitu protein telah dibuat dalam bentuk siap serap. Beberapa label yang bisa Anda pertimbangkan:
- Formula bayi hypoallergenic
- Dengan protein kasein dan partial hydrolyzed whey
- Untuk bayi alergi protein susu sapi
- Susu dengan protein terhidrolisa/hydrolyzed protein

Dalam keputusan pemberian susu ini, sebaiknya orang tua tidak self diagnosed dan self treatment. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis anak untuk mengetahui gejala yang dialami bayi, apakah merupakan gejala alergi atau bukan.
Untuk bayi yang menunjukkan gangguan pencernaan karena intoleransi laktosa, cari produk yang mengandung laktosa <1 g per 100 g susu

Susu rendah laktosa mengandung jumlah laktosa di bawah susu formula pada umumnya, yaitu 1 gram per 100 g susu. Kandungan laktosa susu formula pada umumnya berkisar antara 40-60 g per 100 g susu.

Perlu diketahui, bayi belum bisa sendawa atau buang angin dengan mudah layaknya orang dewasa. Jika bayi menunjukkan tanda-tanda perut kembung/sakit, tetapi terkonfirmasi tidak alergi protein, mungkin bayi Anda mengalami intoleransi laktosa. Sebagai informasi, laktosa adalah jenis karbohidrat yang secara alami terdapat dalam susu hewani, termasuk ASI.
Jika bayi hanya mengonsumsi ASI, reaksi intoleransi laktosa tidak akan terjadi sebab kandungan laktosa dalam ASI sangat kecil. Meski begitu, beberapa kondisi mungkin membuat Anda perlu memberikan susu formula kepada si kecil. Dalam kondisi demikian, susu formula rendah/bebas laktosa dapat dipertimbangkan untuk mencegah timbulnya gejala intoleransi laktosa.
Susu formula rendah/bebas laktosa dibuat dengan kandungan laktosa yang lebih sedikit daripada susu formula pada umumnya. Berikut ini perbedaan antara susu yang bebas laktosa dan susu rendah laktosa.
- Susu rendah laktosa: mengandung laktosa 1 g per 100 g susu.
- Susu bebas laktosa: hanya mengandung 0,01 g laktosa dalam setiap 100 g susu.
Bila anak Anda intoleransi laktosa karena enzim laktase belum optimal, Anda bisa memilih susu 'low lactose' atau 'lactose free'. Agar lebih yakin, sebaiknya Anda memeriksa kandungan laktosa dalam informasi nilai gizi seperti di bawah ini. Lalu, pastikan kadar laktosanya ≤1 g per 100 g susu.
Berikut ini contoh kadar laktosa pada komposisi kemasan susu:
Informasi Nilai Gizi Satuan Per 100 g
Energi total kkal 505,8
Protein g 10,4
Lemak total g 26
Karbohidrat g 58,5
Laktosa g 0,05

Kondisi intoleransi laktosa bisa saja tidak terjadi lagi. Jika setelah usia 6 bulan produksi enzim laktase pada bayi sudah optimal, bayi sudah bisa mengonsumsi susu biasa. Tidak ada salahnya untuk mencoba memberikan susu full lactose saat anak mulai beranjak besar.
Namun, jika si kecil didiangonis tidak bisa memproduksi enzim laktase, pilih susu soya

Pada anak yang tidak dapat memproduksi enzim laktase, susu hewani tidak bisa diberikan. Susu nabati bisa dipilih karena tidak ada kandungan laktosa.

Jika hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa pencernaan anak Anda tidak dapat memproduksi enzim laktase, jangan berikan susu hewani. Anda perlu beralih ke susu formula nabati seperti soya. Hal ini karena susu nabati secara alami tidak memiliki kandungan laktosa sama sekali.

Kelemahan konsumsi susu nabati ialah kandungan gizinya tidak sama dengan susu hewani. Protein dalam susu nabati lebih rendah dibandingkan susu hewani. Selain itu, penyerapan nutrien dari susu hewani lebih baik daripada susu nabati.
Pastikan untuk memilih susu formula hypoallergenic yang sesuai dengan usia bayi
Dalam memilih susu formula, termasuk susu formula hypoallergenic, usia bayi menjadi faktor yang penting. Setiap tahap perkembangan bayi memerlukan komposisi nutrisi yang berbeda. Memilih susu formula sesuai dengan usia bayi akan memastikan bayi menerima nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang yang optimal. Ikuti penjelasannya di bawah ini.
Untuk bayi baru lahir berusia <6 bulan, temukan susu formula pada rentang usia tersebut untuk memenuhi kebutuhan dasar bayi

Bayi baru lahir sampai usia 6 bulan hanya membutuhkan nutrien dasar. Dengan kata lain, bayi <6 bulan tidak harus dan tidak boleh mengonsumsi terlalu banyak nutrien tambahan.

- Protein: 9 g
- Lemak total: 31 g
- Omega-3: 0,5 g
- Omega-6: 4,4 g
- Karbohidrat: 59 g
- Serat: 0 g
- Air: 700 ml
Formula atau komposisi susu untuk bayi <6 bulan umumnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan nutrien pada kelompok umur tersebut. Anda cukup memilih susu hypoallergenic/hydrolyzed protein, susu low/free lactose, dan susu soya untuk bayi usia 0-6 bulan.
Bila usia bayi sudah >6 bulan, pertimbangkan susu yang dilengkapi zinc serta probiotik dan prebiotik untuk bantu memperbaiki pencernaannya

Zinc berperan dalam memperbaiki kondisi mukosa saluran cerna. Sementara itu, probiotik dan prebiotik adalah nutrien penting untuk memaksimalkan kesehatan pencernaan.

- Zinc
Saluran pencernaan memiliki lapisan mukosa dan peradangan mukosa sangat berkaitan dengan intoleransi makanan. Toleransi tidak dapat terbentuk ketika terjadi peradangan pada mukosa usus. Zinc dikenal sebagai mineral yang bisa menyembuhkan mukosa usus bila sedang bermasalah sekaligus melindunginya. Untuk mengetahui susu formula pilihan Anda mengandung zinc atau tidak, silakan cek informasi nilai gizi produk terkait.
- Probiotik dan prebiotik
Masalah pencernaan pada anak memang belum tentu disebabkan oleh kurangnya 'bakteri baik'. Akan tetapi, tak ada salahnya Anda berusaha mencukupi asupan 'bakteri baik' bila si kecil kerap mengalami keluhan berikut:
- Nyeri perut
- Diare
- Kembung
- Sembelit
- Perut tidak nyaman setelah makan
Jika keluhan tak kunjung membaik, segera ajak buah hati Anda berkonsultasi dengan dokter, ya.
Bila bayi alergi susu sapi dan susu kedelai, konsultasikan dengan dokter untuk memperoleh formula WHO

Formula WHO, seperti F-75, F-100, atau F-125 adalah 'produk susu' terapeutik yang dirancang untuk kondisi medis tertentu pada bayi.

Kalau anak Anda alergi susu sapi dan susu soya, segera berkonsultasi dengan dokter. Alergi susu formula tentu tidak terlalu masalah bila produksi ASI ibu lancar dan ibu bisa menyusui secara penuh. Akan tetapi, dalam kondisi tertentu yang membuat bayi perlu susu formula, kondisi alergi sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
Dokter anak atau dokter spesialis gizi akan memberikan asupan nutrien alternatif untuk kondisi tersebut. Sebagai contoh, dokter mungkin memberikan formula WHO, seperti F-75, F-100, atau F-125. Formula WHO adalah terapi diet susu dengan penambahan lemak nabati, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Adapun angka setelah huruf 'F' menunjukkan kepadatan gizinya:
- F-75: 75 kkal/100 ml
- F-100: 100 kkal/100 ml
- F-125: 125 kkal/100 ml
Formula ini umumnya diberikan untuk rehabilitasi gizi atau kebutuhan medis tertentu, jadi pemberiannya harus atas arahan dokter.

Formula WHO bisa dibuat dari tepung, gula, dan minyak. Jika tidak tepat, pemberian susu formula WHO malah bisa menyebabkan alergi. Jadi, penggunaannya hanya bisa dilakukan berdasarkan petunjuk dari dokter.
Peringkat Susu Hypoallergenic Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Target usia (min) | Target usia (max) | Total kalori per takaran saji | Jumlah laktosa | Protein | Total lemak | Karbohidrat | Zinc | Probiotik | Omega-3 | Omega-6 | Sumber susu | Isi | Sertifikasi | |||||
1 | Nutricia Indonesia Sejahtera Neocate LCP | ![]() | Mengandung asam amino non-allergenic untuk bayi yang intoleransi protein susu sapi | 0 bulan | 12 bulan | 67 kkal per 100 ml | 0 gram | 1.8 gram per 100 ml | 3.5 gram per 100 ml | 7.2 gram per 100 ml | 0.73 mg per 100 ml | Nabati | 400 gram | BPOM: ML 562409022738 | ||||
2 | Sarihusada Generasi Mahardhika SGM Eksplor ISOPRO SOY 1+ Vanilla | ![]() | Mengandung protein kedelai dengan nutrisi setara susu sapi | 1 tahun | 36 bulan | 170 kkal per 210 ml | 0 gram | 4 gram per 210 ml | 4 gram per 210 ml | 30 gram per 210 ml | 0.45 mg per 210 ml | Nabati | 700 gram | BPOM: MD 862211039116 | ||||
3 | Nutricia Indonesia Sejahtera Bebelove Gold Soya 1 | ![]() | Pilihan susu soya yang lebih mudah dicerna oleh bayi | 0 bulan | 6 bulan | 66 kkal per 100 ml | 0 gram | 1.7 gram per 100 ml | 3.5 gram per 100 ml | 7.6 gram per 100 ml | 0.59 mg per 100 ml | Nabati | 170 gram | BPOM: MD 862209104204 | ||||
4 | Wyeth Nutrition Sduaenam S-26 Promil Gold pHPro Tahap 1 | ![]() | Didukung AA dan DHA untuk memaksimalkan perkembangan otak bayi | 0 bulan | 6 bulan | 180 kkal per 240 ml | 23 gram per 240 ml | 5 gram per 240 ml | 6 gram per 240 ml | 26 gram per 240 ml | 0,22 mg per 240 ml | Hewani | 400 gram | BPOM: ML 250976005100322 | ||||
5 | Mead Johnson Nutramigen LGG | ![]() | Susu tanpa laktosa untuk bayi dengan masalah kolik | 0 bulan | 12 bulan | 68 kkal per 100 ml | 0 gram | 1.91 gram per 100 ml | 3.4 gram per 100 ml | 7.5 gram per 100 ml | 0.48 mg per 100 ml | Nabati | 400 gram | BPOM: ML 562409060383 | ||||
6 | Reckitt Benckiser Indonesia Enfamil|A+ Neura Pro Gentle Care 1 | ![]() | Kandungan laktosanya lebih rendah, lebih aman untuk perut sensitif bayi | 0 bulan | 6 bulan | 100 kkal per 100 gram | 7.1 gram per 100 gram | 12.2 gram per 100 gram | 28 gram per 100 gram | 53 gram per 100 gram | 3.7 mg per 100 gram | Hewani | 350 gram | BPOM: ML 562209055383 | ||||
7 | Nutricia Indonesia Sejahtera Nutribaby Royal Pepti | ![]() | Susu lactose-free yang mengandung MCT, solusi nutrisi khusus untuk bayi alergi susu sapi | 0 bulan | 12 bulan | 65 kkal | 0 gram | 1.7 gram per 100 ml | 3.6 gram per 100 ml | 6.5 gram per 100 ml | 0.4 mg per 100 ml | Hewani | 400 gram | BPOM: MD 250976001400096 | ||||
8 | Kalbe Morinaga Morinaga BMT Soya Moricare+ 1 | ![]() | Diformulasi dengan probiotik berupa tiga bakteri baik untuk mendukung sistem imun | 0 bulan | 6 bulan | 22 kkal per 30 ml | 0 gram | 1.7 gram per 100 ml | 3.2 gram per 100 ml | 8.3 gram per 100 ml | 0.7 mg per 100 ml | Nabati | 150 gram | BPOM: MD 862210705281 | ||||
9 | Kalbe Morinaga Indonesia Morinaga Chil-Mil P-HP 2 | ![]() | Dukung perkembangan otak si kecil dengan DHA dan AA | 6 bulan | 12 bulan | 28 kkal per 40 ml | 4.2 gram per 100 ml | 1.7 gram per 100 ml | 3.4 gram per 100 ml | 8.1 gram per 100 ml | 0.56 mg per 100 ml | Hewani | 400 gram | BPOM: MD 562210728281 | ||||
10 | Nestlé Lactogen Lactose Free | ![]() | Atasi diare pada bayi usia 0-12 bulan dengan formula susu bebas laktosa | 0 bulan | 12 bulan | 505.8 kkal per 100 gram | 0.05 gram per 100 gram | 10.4 gram per 100 gram | 26 gram per 100 gram | 58.5 gram per 100 gram | 3.1 mg per 100 gram | Hewani | 400 gram | BPOM: ML 562409160006 | ||||
Nutricia Indonesia SejahteraNeocate LCP
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Nabati
Mengandung asam amino non-allergenic untuk bayi yang intoleransi protein susu sapi
- Susu hypoallergenic yang diformulasikan untuk bayi usia 0 bulan hingga 1 tahun
- Berbahan dasar asam amino non-allergenic sehingga bebas laktosa dan tidak menimbulkan risiko alergi
- Dengan total kalori 67 kkal per 100 ml, susu ini bisa dipakai untuk menambah berat badan bayi Anda
- Di dalamnya juga terkandung tambahan nutrisi lainnya, seperti omega-3, omega-6, vitamin D, dan zinc
- Pemberian susu bayi ini harus disertai dengan resep dokter
| Total kalori per takaran saji | 67 kkal per 100 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 1.8 gram per 100 ml |
| Total lemak | 3.5 gram per 100 ml |
| Karbohidrat | 7.2 gram per 100 ml |
| Zinc | 0.73 mg per 100 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 562409022738 |
Sarihusada Generasi MahardhikaSGM Eksplor ISOPRO SOY 1+ Vanilla
| Target usia (min) | 1 tahun |
|---|---|
| Target usia (max) | 36 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Nabati
Mengandung protein kedelai dengan nutrisi setara susu sapi
- Menggunakan isolat protein soya sebagai sumber protein nabati, pas untuk anak yang intolerant protein susu sapi
- Mengombinasikan zat besi dan vitamin G8 untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi pada anak
- Tinggi vitamin D dan kalsium yang setara dengan susu sapi, optimalkan pembentukan tulang serta gigi
- Kaya akan vitamin C dan zinc yang bagus untuk meningkatkan sistem imun, anak jadi tidak cepat sakit
- Susu soya ini cocok diberikan untuk anak usia 1-3 tahun
| Total kalori per takaran saji | 170 kkal per 210 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 4 gram per 210 ml |
| Total lemak | 4 gram per 210 ml |
| Karbohidrat | 30 gram per 210 ml |
| Zinc | 0.45 mg per 210 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 700 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862211039116 |
Nutricia Indonesia SejahteraBebelove Gold Soya 1
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
- Probiotik
(ALA, DHA) - Sumber susu
- Nabati
Pilihan susu soya yang lebih mudah dicerna oleh bayi
- Susu formula bebas laktosa untuk bayi usia 0-6 bulan dengan kondisi alergi susu sapi
- Terbuat dari protein kedelai berkualitas tinggi sehingga lebih mampu dicerna bayi
- Dilengkapi dengan minyak ikan, zinc, dan prebiotik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan
| Total kalori per takaran saji | 66 kkal per 100 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 1.7 gram per 100 ml |
| Total lemak | 3.5 gram per 100 ml |
| Karbohidrat | 7.6 gram per 100 ml |
| Zinc | 0.59 mg per 100 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 170 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862209104204 |
Wyeth Nutrition SduaenamS-26 Promil Gold pHPro Tahap 1
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Hewani
Didukung AA dan DHA untuk memaksimalkan perkembangan otak bayi
- Susu rendah laktosa untuk bayi 0-6 bulan, formulanya nyaman di perut dan tidak membuat kembung
- Mengandung protein susu sapi yang dihidrolisis, aman dikonsumsi bayi yang memiliki intoleransi laktosa
- Kandungan karbohidratnya cukup tinggi sehingga lebih mengenyangkan
- Susu ini juga mengandung AA dan DHA sebagai asam lemak esensial yang penting untuk perkembangan otak bayi
| Total kalori per takaran saji | 180 kkal per 240 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 23 gram per 240 ml |
| Protein | 5 gram per 240 ml |
| Total lemak | 6 gram per 240 ml |
| Karbohidrat | 26 gram per 240 ml |
| Zinc | 0,22 mg per 240 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 250976005100322 |
Mead JohnsonNutramigen LGG
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Nabati
Susu tanpa laktosa untuk bayi dengan masalah kolik
- Terbuat dari protein kasein susu sapi, tetapi dihidrolis secara ekstensif untuk mengurangi risiko alergi dan kolik
- Mengandung sumber protein yang berasal dari hewani dan nabati, formulanya non-allergenic dan free laktosa
- Diperkaya dengan zinc, vitamin C, omega-3, dan omega-6 untuk memelihara kesehatan dan pertumbuhan bayi
- Susu formula bayi dengan keperluan medis khusus, sebaiknya digunakan di bawah pengawasan tenaga medis
| Total kalori per takaran saji | 68 kkal per 100 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 1.91 gram per 100 ml |
| Total lemak | 3.4 gram per 100 ml |
| Karbohidrat | 7.5 gram per 100 ml |
| Zinc | 0.48 mg per 100 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 562409060383 |
Reckitt Benckiser IndonesiaEnfamil | A+ Neura Pro Gentle Care 1
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Hewani
Kandungan laktosanya lebih rendah, lebih aman untuk perut sensitif bayi
- Cocok untuk bayi yang sering mengalami gangguan pencernaan atau memiliki pencernaan yang sensitif karena kadar laktosanya lebih rendah
- Mengandung DHA dan ARA untuk mendukung perkembangan otak, daya pikir, dan penglihatan bayi sejak dini
- Dilengkapi dengan taurin, inosiol, dan L-karnitin yang mendukung perkembangan sel saraf, metabolisme energi, dan kesehatan mata
- Diperkaya dengan zinc dan prebiotik GOS untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, kesehatan usus, dan pencernaan yang lebih nyaman
| Total kalori per takaran saji | 100 kkal per 100 gram |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 7.1 gram per 100 gram |
| Protein | 12.2 gram per 100 gram |
| Total lemak | 28 gram per 100 gram |
| Karbohidrat | 53 gram per 100 gram |
| Zinc | 3.7 mg per 100 gram |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 350 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 562209055383 |
Nutricia Indonesia SejahteraNutribaby Royal Pepti
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Hewani
Susu lactose-free yang mengandung MCT, solusi nutrisi khusus untuk bayi alergi susu sapi
Mengandung protein terhidrolisat ekstensif yang dirancang untuk bayi dengan alergi susu sapi
Bebas laktosa, cocok untuk bayi dengan intoleransi laktosa atau sindrom malabsorbsi
Diperkaya MCT (trigliserida rantai sedang) yang mudah diserap tubuh bayi
Dirancang untuk bayi usia 0-12 bulan dengan kebutuhan medis khusus dan harus diawasi dokter
| Total kalori per takaran saji | 65 kkal |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 1.7 gram per 100 ml |
| Total lemak | 3.6 gram per 100 ml |
| Karbohidrat | 6.5 gram per 100 ml |
| Zinc | 0.4 mg per 100 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 250976001400096 |
Kalbe MorinagaMorinaga BMT Soya Moricare+ 1
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Nabati
Diformulasi dengan probiotik berupa tiga bakteri baik untuk mendukung sistem imun
- Salah satu kandungan utamanya adalah Triple Bifi, kombinasi tiga bakteri baik yang berfungsi menjaga pencernaan serta daya tahan bayi
- Untuk melengkapi kinerja probiotik, terdapat kandungan prebiotik FOS yang kaya akan serat
- Diformulasi agar sesuai dengan kebutuhan bayi usia 0-6 bulan
- Dilengkapi dengan berbagai vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang bayi
| Total kalori per takaran saji | 22 kkal per 30 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 1.7 gram per 100 ml |
| Total lemak | 3.2 gram per 100 ml |
| Karbohidrat | 8.3 gram per 100 ml |
| Zinc | 0.7 mg per 100 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 150 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862210705281 |
Kalbe Morinaga IndonesiaMorinaga Chil-Mil P-HP 2
| Target usia (min) | 6 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Hewani
Dukung perkembangan otak si kecil dengan DHA dan AA
Mengandung protein whey terhidrolisa parsial untuk bayi yang sensitif terhadap protein susu sapi
Diperkaya DHA dan AA untuk dukung perkembangan otak dan penglihatan bayi
Mengandung tiga jenis Bifidobacterium untuk menjaga kesehatan saluran cerna si kecil
Formula Moricare+® disesuaikan dengan kebutuhan bayi usia 6-12 bulan sesuai standar Morinaga Jepang
| Total kalori per takaran saji | 28 kkal per 40 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 4.2 gram per 100 ml |
| Protein | 1.7 gram per 100 ml |
| Total lemak | 3.4 gram per 100 ml |
| Karbohidrat | 8.1 gram per 100 ml |
| Zinc | 0.56 mg per 100 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 562210728281 |
NestléLactogen Lactose Free
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Hewani
Atasi diare pada bayi usia 0-12 bulan dengan formula susu bebas laktosa
- Susu formula bebas laktosa untuk bayi baru lahir hingga usia 12 bulan
- Cocok untuk bayi dengan masalah kembung dan diare karena intoleransi laktosa
- Mengandung kalori sekitar 500 kkal per 100 g, pas untuk menambah berat badan anak
- Mengandung probiotik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan si kecil
- Ada pula nutrisi tambahan lainnya, seperti zinc, biotin, dan L-carnitine
| Total kalori per takaran saji | 505.8 kkal per 100 gram |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0.05 gram per 100 gram |
| Protein | 10.4 gram per 100 gram |
| Total lemak | 26 gram per 100 gram |
| Karbohidrat | 58.5 gram per 100 gram |
| Zinc | 3.1 mg per 100 gram |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 562409160006 |
Baca juga rekomendasi susu formula lainnya di sini
Selain susu hypoallergenic yang diformulasikan untuk bayi dengan risiko alergi, Anda juga bisa mempertimbangkan jenis susu formula lainnya sesuai kebutuhan si kecil. Mulai dari susu formula untuk bayi, susu penambah berat badan, hingga susu formula khusus balita usia 1-3 tahun sudah pernah kami bahas. Simak rekomendasi lengkapnya dalam tautan berikut ini!
5 Rekomendasi Susu Hypoallergenic terbaik
No. 1: Nutricia Indonesia Sejahtera|Neocate LCP
No. 2: Sarihusada Generasi Mahardhika|SGM Eksplor ISOPRO SOY 1+ Vanilla
No. 3: Nutricia Indonesia Sejahtera|Bebelove Gold Soya 1
No. 4: Wyeth Nutrition Sduaenam|S-26 Promil Gold pHPro Tahap 1
No. 5: Mead Johnson|Nutramigen LGG
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.