![39 Rekomendasi Susu Formula untuk Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026)](https://img.id.my-best.com/contents/228a27302e07419e32fc45c8ba04d742.jpeg?ixlib=rails-4.3.1&w=390&h=292&fit=clip&fm=webp&dpr=1&q=75&s=929bc5307d3ca81eeedbee9afb2d8547)
39 Rekomendasi Susu Formula untuk Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026)
Susu formula (sufor) dapat dijadikan alternatif saat bayi tidak bisa mendapat ASI eksklusif secara optimal. Susu ini dirancang mirip ASI dengan tambahan nutrisi yang disesuaikan menurut tahapan usia atau kebutuhan si kecil. Ada susu bayi baru lahir (newborn), susu formula untuk bayi 6–12 bulan, hingga susu formula rendah gula. Lantas, bagaimana cara memilih susu formula bayi yang tepat?
Untuk menjawabnya, kami telah menyusun cara memilih susu formula terbaik bersama dokter spesialis gizi, dr. Diana F. Suganda, serta dokter anak, dr. Sintadewi Dharmasuari. Ada juga rekomendasi susu formula yang bagus untuk bayi 0-6 bulan maupun 6-12 bulan dari berbagai merek, seperti SGM, Bebelove, hingga Neocate. Produk dalam peringkat susu formula terbaik tersebut kami kurasi berdasarkan cara memilih mybest dan penjualan terlaris di marketplace.

dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK adalah Clinical Nutrition Specialist di RSPI Bintaro Jaya dan BWCC Bintaro. Beliau telah berkiprah dalam dunia gizi dan nutrisi profesional sejak 2007. Pengalaman panjang sebagai konsultan nutrisi membuatnya dipercaya sebagai narasumber dan pembicara kesehatan di berbagai acara, termasuk program televisi seperti dr. Oz Indonesia (Trans TV), Hidup Sehat (TV One), dan Ayo Sehat (Kompas TV). Beliau juga menulis artikel kesehatan yang dimuat di Harper’s Bazaar Indonesia serta Clara dan kerap membagikankan konten #tipsgizidokterdiana di instagramnya yang memiliki 49K followers.

dr. Sintadewi Dharmasuari adalah dokter spesialis anak yang menaruh perhatian khusus pada bidang tumbuh kembang dan penyakit infeksi pada anak. Beliau menempuh pendidikan dokter spesialis anak di Universitas Udayana. Dokter yang meraih Juara ke-5 Young Research Award bidang Infeksi dan Penyakit Tropis dalam Annual Scientific Meeting of Indonesian Pediatric Society pada Oktober 2023 ini memiliki misi membantu orang tua memahami aspek tumbuh kembang, nutrisi, dan pencegahan penyakit anak secara komprehensif serta menggabungkan dunia medis dan seni untuk mendukung kesejahteraan anak-anak.

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apakah susu formula bisa menggantikan ASI?
Susu formula tidak bisa sepenuhnya menggantikan ASI. Namun, susu formula bisa diberikan jika dibutuhkan, seperti saat produksi susu ibu kurang optimal atau bayi lahir terlalu awal.

Susu formula dirancang menyerupai ASI, tetapi tidak bisa sepenuhnya menggantikannya. ASI tetap menjadi sumber nutrisi terbaik, terutama pada 6 bulan pertama kehidupan bayi. Kandungan ASI sangat sesuai dengan kebutuhan bayi dan mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang belum sempurna.
Idealnya, bayi menerima ASI eksklusif sejak lahir hingga usia 6 bulan, lalu dilanjutkan dengan pemberian MPASI dan ASI. Meski begitu, susu formula tetap aman dikonsumsi bayi jika diperlukan. Misalnya, saat produksi ASI ibu terbatas atau bayi lahir prematur. Sementara itu, jika pertumbuhan bayi sesuai kurva dan produksi ASI baik, bayi tidak perlu diberi susu formula.
Cara memilih Susu Formula untuk Bayi
Susu formula tersedia untuk bayi 0–6 bulan maupun bayi 6–12 bulan. Pilih susu formula 0–6 bulan untuk bayi baru lahir. Lalu, gunakan susu bayi 6–12 bulan jika usia si kecil sudah lebih dari enam bulan. Sesuaikan juga dengan kondisi bayi, seperti prematur, alergi protein, atau berat badan kurang. Dengan begitu, Anda bisa memilih susu formula bayi yang tepat untuk kebutuhan si kecil.
Pilih susu formula 0-6 bulan untuk bayi baru lahir sampai 6 bulan; Susu formula 6-12 bulan jika bayi sudah >6 bulan
Idealnya, susu bayi baru lahir mengandung nutrisi berbeda dibanding usia di atas enam bulan karena kebutuhan gizinya pun tidak sama. Karena itu, sebaiknya Anda memilih susu formula bayi yang sesuai tahapan usia, yaitu usia 0–6 bulan dan 6–12 bulan.

- Untuk bayi 0-6 bulan: Perlu susu formula bayi yang mendekati ASI, yaitu mengandung nutrien dasar seperti protein, lemak, karbohidrat, dan air. Bayi di bawah 6 bulan tidak harus dan tidak boleh mengonsumsi terlalu banyak nutrien tambahan.
- Untuk bayi 6-12 bulan: Mulai bisa konsumsi tambahan nutrien seperti probiotik, prebiotik, omega-3, hingga omega-6 dalam jumlah lebih tinggi. Perlu diingat, saat anak sudah MPASI, kebutuhan gizi tidak harus selalu dipenuhi dari susu. Makanan jadi sumber gizi utama.
Komposisi susu pada rentang usia yang sama umumnya mirip. Jadi, pilihlah sesuai dengan bujet Anda. Susu dengan harga ekonomis tidak berarti lebih buruk, begitu juga sebaliknya. Pastikan saja kualitas susu dengan mengecek komposisinya. Sebagai informasi, tidak ada batas maksimal konsumsi susu. Silakan sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan minum bayi.
Pertimbangkan juga susu formula rendah gula untuk bayi 6-12 bulan
Asupan gula tambahan perlu dibatasi untuk mencegah berbagai masalah, mulai dari peradangan, masalah gigi, obesitas, hingga diabetes.

Susu newborn atau untuk bayi 0–6 bulan umumnya plain dan tidak diberi tambahan gula. Namun, saat bayi memasuki usia 6 bulan ke atas, mulai tersedia susu dengan varian rasa seperti vanila atau cokelat. Susu dengan varian rasa ini biasanya mengandung gula tambahan (sukrosa) dalam kadar yang lebih tinggi.
Sebaiknya orang tua memilih susu plain yang relatif rendah gula, yaitu kadar sukrosa 0-3 gram per takaran saji. Konsumsi gula tambahan perlu dibatasi karena dapat meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolik sejak dini. Adapun gula alami dalam susu (laktosa) tidak masalah dikonsumsi, selama bayi tidak mengalami intoleransi.
Perlu diingat, anak akan memperoleh asupan gula dari berbagai makanan, tidak hanya dari susu. Karena itu, orang tua perlu cermat memastikan total gula yang anak konsumsi dari seluruh makanan dan minuman. Hal tersebut agar tidak melebihi batas maksimal yang direkomendasikan (maksimal 25 gram per hari).
Sesuaikan susu dengan kondisi bayi seperti: Prematur, berat badan tidak ideal, atau alergi protein susu
Untuk bayi prematur, berikan susu formula sesuai arahan dokter
Bayi prematur memiliki kebutuhan gizi lebih tinggi serta sistem pencernaan yang belum optimal. Jadi, keputusan jumlah susu yang dikonsumsi, frekuensi konsumsi susu, serta penghentian konsumsi susu formula khusus bergantung pada keputusan dokter.

Bayi prematur biasanya diberikan susu 'untuk kondisi medis khusus' yang tinggi kalori dan berbasis protein siap serap (asam amino). Hal ini karena berat badannya rendah dan saluran cerna belum optimal. Namun, pemberian susu formula untuk bayi prematur harus mengikuti arahan dokter. Orang tua perlu berkonsultasi dengan dokter agar bayi prematur mendapat nutrisi yang aman dan sesuai kebutuhan.
Susu bayi prematur biasanya ditentukan oleh dokter perinatologi. Perinatologi adalah subspesialis pada spesialis kedokteran anak. Bidang ini berkonsentrasi pada penanganan bayi baru lahir sampai berusia 28 hari dengan masalah kesehatan kritis, salah satunya prematur.
Jika berat badan bayi tidak ideal, pertimbangkan susu bayi berkalori tinggi (≥100 kkal per 100 ml)
Rata-rata kalori susu formula biasa ialah 65-70 kkal. Susu formula dengan total kalori per 100 ml yang tinggi lebih optimal untuk peningkatan berat badan bayi yang bermasalah.

Berat badan bayi mencerminkan status tumbuh kembangnya. Biasanya, berat badan bayi dipantau melalui kurva pada KMS atau aplikasi tumbuh kembang. Jika dalam dua kali plot berat badan tidak naik atau justru turun, orang tua perlu segera berkonsultasi dengan dokter. Apabila dokter menyarankan, susu formula bayi berkalori tinggi dapat menjadi pilihan untuk membantu menaikkan berat badan bayi. Susu dapat dikatakan tinggi kalori jika mengandung minimal 100 kkal per 100 ml.
Hanya saja, perlu diingat bahwa susu bukanlah solusi utama untuk memperbaiki berat badan anak. Setelah anak mulai MPASI, perbaikan berat badan yang utama adalah melalui pemenuhan zat gizi dari makanan. Susu bisa dijadikan pelengkap saat snack time, sebagai alternatif makanan atau minuman ringan yang bergizi. Jadi, jangan lupa juga memperbaiki feeding rules. Pemberian susu tanpa perbaikan feeding rules berisiko membuat anak makin malas makan.
- Anak dengan risiko gagal tumbuh
- Gizi kurang atau gizi buruk
- Bayi sangat prematur
- BBLSR (Bayi Berat Lahir Sangat Rendah)
- Alergi susu sapi
- Kelainan metabolisme bawaan
Anak dengan permasalahan berat badan yang tidak ideal, perlu ditelusuri dulu penyebabnya sebelum memberikan PKMK. Karena itu, pemberian susu tinggi kalori tetap harus dengan pengawasan dokter.
Bila bayi alergi protein susu, pertimbangkan susu formula dengan hydrolyzed protein atau susu soya
Susu dengan hydrolyzed protein dirancang untuk meminimalkan risiko timbulnya alergi akibat protein jenis kasein atau whey dalam susu sapi. Susu soya, yang lebih mudah ditemukan, juga bisa menjadi pilihan alternatif.

Alergi susu sapi (ASS) merupakan suatu reaksi yang tidak diinginkan terhadap protein susu sapi. Walaupun sebenarnya tidak berbahaya, pada bayi yang alergi susu sapi proteinnya bisa memicu reaksi sistem imun. Beberapa bayi tidak mampu mencerna atau memecah protein susu secara sempurna sehingga memicu reaksi alergi. Jika kondisi ini terjadi, susu hypoallergenic dapat menjadi pilihan. Susu yang memenuhi kriteria tersebut adalah susu yang terhidrolisis ekstensif dan susu formula asam amino.
Pada susu yang terhidrolisis ekstensif, protein sudah dipecah menjadi potongan yang lebih kecil sehingga lebih mudah diserap tubuh. Produk-produk ini biasanya berlabel 'Formula bayi hypoallergenic', 'Untuk bayi alergi susu sapi', atau 'Susu dengan protein terhidrolisa/hydrolyzed protein'. Meski begitu, di Indonesia mungkin kedua jenis susu tersebut belum begitu populer. Alternatif lain, Anda bisa pilih susu soya tanpa protein hewani, seperti kasein dan whey, yang sering memicu alergi.
Susu partially hydrolyzed atau hydrolyzed protein tidak menjamin bayi bebas dari alergi. Jenis susu ini diharapkan bisa meminimalkan paparan protein rantai panjang yang diduga menjadi alergen. Namun, orang tua sebaiknya tidak melakukan self diagnosed dan self treatment. Konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk memastikan gejala yang muncul benar merupakan alergi.
Perlu dipahami juga, bahwa susu kedelai berisiko menyebabkan alergi silang.

Klik di sini untuk mencari Susu Formula untuk Bayi berdasarkan tipenya












Peringkat Rekomendasi Susu Formula untuk Bayi 0-6 Bulan Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Target usia (min) | Target usia (max) | Total kalori per takaran saji | Jumlah laktosa | Protein | Total lemak | Karbohidrat | Omega-3 | Omega-6 | Isi | Sertifikasi | Jenis susu | |||||
1 | Nutricia Neocate LCP Nutricia Medical Nutrition | ![]() | No.1 | 0 bulan | 12 bulan | 67 kkal (per 100 ml) | 0 g | 1.8 g (per 100 ml) | 3.5 g (per 100 ml) | 7.1 g (per 100 ml) | 0.045 g (per 100 ml) | 0.453 g (per 100 ml) | 400 g | BPOM: ML 562409022738 | Susu bebas laktosa | |
2 | Nutribaby Royal 1 Acti Duobio Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.2 | 0 bulan | 6 bulan | 65 kkal (per 100 ml | 7 g (per 100 ml) | 1,4 g (per 100 ml) | 3,5 g (per 100 ml) | 7,7 g (per 100 ml) | 0,059 g (per 100 ml) | 0,524 g (per 100 ml) | 400 g | BPOM: MD 862209158204 | Susu laktosa | |
3 | LACTOGEN PRO ACTiVGRO 0-6 Bulan Nestlé Indonesia | ![]() | No.3 | 0 bulan | 6 bulan | 100 kkal | Tidak dicantumkan | 2.1 g (per 100 kkal) | 5.1 g (per 100 kkal) | 11.3 g (per 100 kkal) | 0.603 g (per 100 kkal) | 0.661 g (per 100 kkal) | 1000 g | BPOM: MD 272876012100566 | Susu laktosa | |
4 | Morinaga BMT Gold Geniupro 1 Kalbe Morinaga Indonesia | ![]() | No.4 | 0 bulan | 6 bulan | Tidak dicantumkan | 7 g (per 100 ml) | 1 g (per 100 ml) | 3.5 g (per 100 ml) | 7 g (per 100 ml) | 0.07 g (per 100 ml) | 0.39 g (per 100 ml) | 780 gram | BPOM: MD 862210509281 | Susu laktosa | |
5 | Enfamil|A+ Neura Pro Gentle Care 1 Reckitt Benckiser Indonesia | ![]() | No.5 | 0 bulan | 6 bulan | 180 kkal | Tidak diketahui | 12.2 gram (per 100 gram) | 28 gram (per 100 gram) | 53 gram (per 100 gram) | 0.32 gram (per 100 gram) | 4.3 gram (per 100 gram) | 350 gram | BPOM: ML 562209055383 | Hydrolyzed protein | |
6 | S-26 Promil Gold Tahap 1 Wyeth Nutrition Sduaenam | ![]() | No.6 | 0 bulan | 6 bulan | 190 kkal | 53 gram (per 100 gram) | 10 gram (per 100 gram) | 28 gram (per 100 gram) | 57 gram (per 100 gram) | 0.384 gram (per 100 gram) | 4.031 gram (per 100 gram) | 900 gram | BPOM: ML 560409001399 | Susu laktosa | |
7 | SGM Ananda Isopro Soy 0-6 Bulan Sarihusada Generasi Mahardhika | ![]() | No.7 | 0 bulan | 6 bulan | 66 kkal (per 100 ml) | 0 gram | 1.3 g (per 100 ml) | 3.1 g (per 100 ml) | 8 g (per 100 ml) | 0.039 g (per 100 ml) | 0.554 g (per 100 ml) | 200 gram | BPOM: MD 271176000100385 | Susu soya | |
8 | DANCOW|Baby 0-6 Bulan Nestlé Indonesia | ![]() | No.8 | 0 bulan | 6 bulan | 514 kkal (per 100 gram) | Tidak diketahui | 10.8 gram (per 100 gram) | 26.4 gram (per 100 gram) | 58.3 gram (per 100 gram) | 0.31 gram (per 100 gram) | 3.4 gram (per 100 gram) | 550 gram | BPOM: MD 272876001000566 | Susu laktosa | |
9 | Nature One Dairy Organic Newborn Step 1 Nature One Dairy Pty Ltd | ![]() | No.9 | 0 bulan | 6 bulan | 66 kkal (per 100 ml) | Tidak dicantumkan | 1.5 g (per 100 ml) | 3.6 g (per 100 ml) | 6.7 g (per 100 ml) | 0.059 g (per 100 ml) | 0.52 g (per 100 ml) | 900 g | BPOM: ML 562209017841 | Susu laktosa | |
10 | Nutribaby Royal Premature Acti Duobio Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.10 | 0 bulan | 6 bulan | 83 kkal (per 100 ml) | 7.1 g (per 100 ml) | 3 g (per 100 ml) | 4 g (per 100 ml) | 9 g (per 100 ml) | 0.047 g (per 100 ml) | 0.577 g | 400 g | BPOM: MD 250976001700096 | Susu laktosa | |

Nutricia Medical Nutrition Nutricia Neocate LCP
| Total kalori per takaran saji | 67 kkal (per 100 ml) |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 g |
- Omega-3
- 0.045 g (per 100 ml)
- Omega-6
- 0.453 g (per 100 ml)
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
| Protein | 1.8 g (per 100 ml) |
| Total lemak | 3.5 g (per 100 ml) |
| Karbohidrat | 7.1 g (per 100 ml) |
| Isi | 400 g |
| Sertifikasi | BPOM: ML 562409022738 |
| Jenis susu | Susu bebas laktosa |
Nutricia Indonesia SejahteraNutribaby Royal 1 Acti Duobio
| Total kalori per takaran saji | 65 kkal (per 100 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 7 g (per 100 ml) |
- Omega-3
- 0,059 g (per 100 ml)
- Omega-6
- 0,524 g (per 100 ml)
Mengandung 77 kkal per 100 ml untuk bantu dukung kenaikan berat badan bayi
Diperkaya prebiotik dan vitamin untuk jaga daya tahan tubuh sejak dini
Linoleic acid mendukung perkembangan otak agar bayi tumbuh optimal
Formula ACTI Duobio bantu penuhi kebutuhan nutrisi penting di masa awal kehidupan
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
| Protein | 1,4 g (per 100 ml) |
| Total lemak | 3,5 g (per 100 ml) |
| Karbohidrat | 7,7 g (per 100 ml) |
| Isi | 400 g |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862209158204 |
| Jenis susu | Susu laktosa |
Nestlé IndonesiaLACTOGEN PRO ACTiVGRO 0-6 Bulan
| Total kalori per takaran saji | 100 kkal |
|---|---|
| Jumlah laktosa | Tidak dicantumkan |
- Omega-3
- 0.603 g (per 100 kkal)
- Omega-6
- 0.661 g (per 100 kkal)
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
| Protein | 2.1 g (per 100 kkal) |
| Total lemak | 5.1 g (per 100 kkal) |
| Karbohidrat | 11.3 g (per 100 kkal) |
| Isi | 1000 g |
| Sertifikasi | BPOM: MD 272876012100566 |
| Jenis susu | Susu laktosa |
Peringkat Rekomendasi Susu Formula untuk Bayi 6-12 Bulan Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Target usia (min) | Target usia (max) | Total kalori per takaran saji | Jumlah laktosa | Protein | Total lemak | Karbohidrat | Omega-3 | Omega-6 | Isi | Sertifikasi | Jenis susu | |||||
1 | Nutribaby Royal 2 800g Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.1 | 6 bulan | 12 bulan | 140 kkal (per 200 ml) | 15 gram (per 200 ml) | 4 gram (per 200 ml) | 6 gram (per 200 ml) | 17 gram (per 200 ml) | 0.111 gram (per 200 ml) | 0.982 gram (per 200 ml) | 800 gram | BPOM: MD 860409001089 | Susu laktosa | |
2 | SGM Ananda 2 Sarihusada Generasi Mahardhika | ![]() | No.2 | 6 bulan | 12 bulan | 135 kkal (per 200 ml) | 5.8 gram (per 100 ml) | 1.4 gram (per 100 ml) | 2.9 gram (per 100 ml) | 9.3 gram (per 100 ml) | 41 gram (per 100 ml) | 501 gram (per 100 ml) | 1.000 gram | BPOM: MD 860412002019 | Susu laktosa | |
3 | Morinaga Chil Mil Gold Geniupro 2 Kalbe Morinaga Indonesia | ![]() | No.3 | 6 bulan | 12 bulan | 140 kkal (per 200 ml) | 13 g (per 200 ml) | 3 g (per 200 ml) | 6 g (per 200 ml) | 18 g (per 200 ml) | 0.122 g (per 200 ml) | 0.824 g (per 200 ml) | 780 gram | BPOM: MD 862210512281 | Susu laktosa | |
4 | Enfamil|A+ Neura Pro 2 Reckitt Benckiser Indonesia | ![]() | No.4 | 6 bulan | 12 bulan | 140 kkal (per 200 ml) | Tidak diketahui | 4 gram (per 200 ml) | 6 gram (per 200 ml) | 15 gram (per 200 ml) | 0.023 gram (per 200 ml) | 1 gram (per 200 ml) | 800 gram | BPOM: ML 562209065383 | Susu laktosa | |
5 | S-26 Promil Gold Tahap 2 Wyeth Nutrition Sduaenam | ![]() | No.5 | 6 bulan | 12 bulan | 140 kkal (per 100 ml) | 7,6 gram (per 100 ml) | 2,1 gram (per 100 ml) | 3 gram (per 100 ml) | 8,1 gram (per 100 ml) | 0,0483 gram (per 100 ml) | 0,4613 gram (per 100 ml) | 900 gram | BPOM: ML 562209017399 | Susu laktosa | |
6 | DANCOW|Baby 6-12 Bulan Nestlé | ![]() | No.6 | 6 bulan | 12 bulan | 100 kkal | 12.4 gram (per 100 kkal) | 2.5 gram (per 100 kkal) | 4.5 gram (per 100 kkal) | 12.4 gram (per 100 kkal) | 0.617 gram (per 100 kkal) | 6.132 gram (per 100 kkal) | 550 gram | BPOM: MD 272876000700566 | Susu laktosa | |
7 | Lactogen Pro 6-12 Bulan ACTiV GRO Nestlé | ![]() | No.7 | 6 bulan | 12 bulan | 100 kkal | 12.4 gram (per 100 kkal) | 2.5 gram (per 100 kkal) | 4.5 gram (per 100 kkal) | 12.4 gram (per 100 kkal) | 0.617 gram (per 100 kkal) | 6.132 gram (per 100 kkal) | 1.000 gram | BPOM: MD 862213058007 | Susu laktosa | |
8 | Bebelove Gold Soya 2 Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.8 | 6 bulan | 12 bulan | 130 kkal (per 200 ml) | 0 gram | 4 gram (per 200 ml) | 7 gram (per 200 ml) | 13 gram (per 200 ml) | 0,109 gram (per 200 ml) | 1,089 gram (per 200 ml) | 360 gram | BPOM: MD 862209098204 | Susu soya | |
9 | LOVETONA Susu Formula Lanjutan 2 Mirota KSM | ![]() | No.9 | 6 bulan | 12 bulan | 60 kkal (per 32 g) | Tidak tercantum | 5 g (per 32 g) | 7 g (per 32 g) | 18 g (per 32 g) | 0.203 g (per 32 g) | 1.24 g (per 32 g) | 200 g | BPOM: MD 862212036010 | Susu laktosa | |
10 | HealthyWay Baby 6-12 Bulan Tempo Scan Pacific | ![]() | No.10 | 6 bulan | 12 bulan | 100 (per 100 g) | Tidak tercantum | 14.9 g (per 100 g) | 20.5 g (per 100 g) | 57 g (per 100 g) | 0.4 g (per 100 g) | 3.6 g (per 100 g) | 350 g | BPOM: MD 862210107209 | Susu laktosa | |

Nutricia Indonesia SejahteraNutribaby Royal 2 800g
| Total kalori per takaran saji | 140 kkal (per 200 ml) |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: MD 860409001089 |
- Isi
- 800 gram
- Jenis susu
- Susu laktosa
| Target usia (min) | 6 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
| Jumlah laktosa | 15 gram (per 200 ml) |
| Protein | 4 gram (per 200 ml) |
| Total lemak | 6 gram (per 200 ml) |
| Karbohidrat | 17 gram (per 200 ml) |
| Omega-3 | 0.111 gram (per 200 ml) |
| Omega-6 | 0.982 gram (per 200 ml) |
Sarihusada Generasi MahardhikaSGM Ananda 2
| Total kalori per takaran saji | 135 kkal (per 200 ml) |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: MD 860412002019 |
- Isi
- 1.000 gram
- Jenis susu
- Susu laktosa
| Target usia (min) | 6 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
| Jumlah laktosa | 5.8 gram (per 100 ml) |
| Protein | 1.4 gram (per 100 ml) |
| Total lemak | 2.9 gram (per 100 ml) |
| Karbohidrat | 9.3 gram (per 100 ml) |
| Omega-3 | 41 gram (per 100 ml) |
| Omega-6 | 501 gram (per 100 ml) |
Kalbe Morinaga IndonesiaMorinaga Chil Mil Gold Geniupro 2
| Total kalori per takaran saji | 140 kkal (per 200 ml) |
|---|---|
| Sertifikasi | BPOM: MD 862210512281 |
- Isi
- 780 gram
- Jenis susu
- Susu laktosa
| Target usia (min) | 6 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
| Jumlah laktosa | 13 g (per 200 ml) |
| Protein | 3 g (per 200 ml) |
| Total lemak | 6 g (per 200 ml) |
| Karbohidrat | 18 g (per 200 ml) |
| Omega-3 | 0.122 g (per 200 ml) |
| Omega-6 | 0.824 g (per 200 ml) |
Peringkat Rekomendasi Susu Formula Penambah Berat Badan Bayi Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Usia pengguna | Total kalori | Zinc | Vitamin C | AA | DHA | Temulawak | Minyak ikan | Sumber susu | Varian rasa | Isi | Sertifikasi | |||||
1 | Nutribaby Royal 2 800g Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.1 | 6-12 bulan | 140 kkal per 200 ml | Tidak diketahui | Original | 800 gram | BPOM: ML 860409001089 | |||||||
2 | Infatrini 400g Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.2 | 0-12 bulan | 100 kkal per 100 ml | Hewani | Plain | 400 gram | ML 562409007738 | |||||||
3 | Morinaga BMT Platinum 1 400g Kalbe Morinaga Indonesia | ![]() | No.3 | 0-6 bulan | 73 kkal per 100 ml | Hewani | Plain | 800 gram | BPOM: MD 562210482281 | |||||||
4 | Nutramigen LGG 400g Mead Johnson | ![]() | No.4 | 0-12 bulan | 68 kkal per 100 ml | Hewani, nabati | Tidak ada | 400 gram | ML 562409060383 | |||||||
5 | SGM Ananda Gain 100 - 400g Sarihusada Generasi Mahardhika | ![]() | No.5 | 0-12 bulan | 100 kkal per 100 ml | Hewani | Plain | 400 gram | BPOM: MD 862412052019 | |||||||
6 | SGM BBLR Sarihusada Generasi Mahardhika | ![]() | No.6 | 0-12 bulan | 80 kkal per 100 ml | Hewani | Plain | 200 gram | MD 862412040019 | |||||||
7 | Neocate LCP Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.7 | 0-12 bulan | 67 kkal per 100 ml | Hewani | Original | 400 gram | BPOM: ML 562409022738 | |||||||
8 | Lactogen Premature & LBW Nestlé | ![]() | No.8 | 0-12 bulan | 83 kkal per 100 ml | Hewani | Plain | 400 gram | BPOM: ML 562409158006 | |||||||
9 | Nutribaby Royal Premature Acti Duobio Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.9 | 0-12 bulan | 83 kkal per 100 ml | Hewani | Plain | 400 gram | BPOM: MD 562409122204 | |||||||
10 | Chil Go! Infanutri 0-6 Bulan 660g Kalbe Morinaga Indonesia | ![]() | No.10 | 0-6 bulan | 70 kkal per 100 ml | Tidak diketahui | Hewani | Plain | 270 gram | BPOM: MD 272876010900015 | ||||||

Nutricia Indonesia SejahteraNutribaby Royal 2 800g
| Usia pengguna | 6-12 bulan |
|---|---|
| Total kalori | 140 kkal per 200 ml |
- AA
- DHA
| Zinc | |
|---|---|
| Vitamin C | |
| Temulawak | |
| Minyak ikan | |
| Sumber susu | Tidak diketahui |
| Varian rasa | Original |
| Isi | 800 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 860409001089 |
Nutricia Indonesia SejahteraInfatrini 400g
| Usia pengguna | 0-12 bulan |
|---|---|
| Total kalori | 100 kkal per 100 ml |
- AA
- DHA
Mengandung 100 kkal per 100 ml, cocok untuk bayi dengan kebutuhan kalori tinggi
Diperkaya whey protein dan minyak nabati sebagai sumber energi tambahan
Probiotik, vitamin C, omega-3, dan omega-6 bantu dukung imunitas dan perkembangan otak
Diformulasikan untuk bayi usia 0–12 bulan dengan risiko gagal tumbuh atau gizi buruk
| Zinc | |
|---|---|
| Vitamin C | |
| Temulawak | |
| Minyak ikan | |
| Sumber susu | Hewani |
| Varian rasa | Plain |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | ML 562409007738 |
Kalbe Morinaga IndonesiaMorinaga BMT Platinum 1 400g
| Usia pengguna | 0-6 bulan |
|---|---|
| Total kalori | 73 kkal per 100 ml |
- AA
- DHA
Triple Bifidus bantu jaga kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh bayi
Kandungan laktulosa dan laktoferin berfungsi mendukung imunitas alami bayi
Diperkaya omega-3, omega-6, vitamin C, vitamin A, zinc, dan zat besi untuk tumbuh kembang optimal
Diformulasikan khusus untuk bayi usia 0–6 bulan dengan nutrisi yang lengkap dan seimbang
| Zinc | |
|---|---|
| Vitamin C | |
| Temulawak | |
| Minyak ikan | |
| Sumber susu | Hewani |
| Varian rasa | Plain |
| Isi | 800 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 562210482281 |
Peringkat Rekomendasi Susu Hypoallergenic Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Target usia (min) | Target usia (max) | Total kalori per takaran saji | Jumlah laktosa | Protein | Total lemak | Karbohidrat | Zinc | Probiotik | Omega-3 | Omega-6 | Sumber susu | Isi | Sertifikasi | |||||
1 | Neocate LCP Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.1 | 0 bulan | 12 bulan | 67 kkal per 100 ml | 0 gram | 1.8 gram per 100 ml | 3.5 gram per 100 ml | 7.2 gram per 100 ml | 0.73 mg per 100 ml | Nabati | 400 gram | BPOM: ML 562409022738 | ||||
2 | SGM Eksplor ISOPRO SOY 1+ Vanilla Sarihusada Generasi Mahardhika | ![]() | No.2 | 1 tahun | 36 bulan | 170 kkal per 210 ml | 0 gram | 4 gram per 210 ml | 4 gram per 210 ml | 30 gram per 210 ml | 0.45 mg per 210 ml | Nabati | 700 gram | BPOM: MD 862211039116 | ||||
3 | Bebelove Gold Soya 1 Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.3 | 0 bulan | 6 bulan | 66 kkal per 100 ml | 0 gram | 1.7 gram per 100 ml | 3.5 gram per 100 ml | 7.6 gram per 100 ml | 0.59 mg per 100 ml | Nabati | 170 gram | BPOM: MD 862209104204 | ||||
4 | S-26 Promil Gold pHPro Tahap 1 Wyeth Nutrition Sduaenam | ![]() | No.4 | 0 bulan | 6 bulan | 180 kkal per 240 ml | 23 gram per 240 ml | 5 gram per 240 ml | 6 gram per 240 ml | 26 gram per 240 ml | 0,22 mg per 240 ml | Hewani | 400 gram | BPOM: ML 250976005100322 | ||||
5 | Nutramigen LGG 400g Mead Johnson | ![]() | No.5 | 0 bulan | 12 bulan | 68 kkal per 100 ml | 0 gram | 1.91 gram per 100 ml | 3.4 gram per 100 ml | 7.5 gram per 100 ml | 0.48 mg per 100 ml | Nabati | 400 gram | BPOM: ML 562409060383 | ||||
6 | Enfamil|A+ Neura Pro Gentle Care 1 Reckitt Benckiser Indonesia | ![]() | No.6 | 0 bulan | 6 bulan | 100 kkal per 100 gram | 7.1 gram per 100 gram | 12.2 gram per 100 gram | 28 gram per 100 gram | 53 gram per 100 gram | 3.7 mg per 100 gram | Hewani | 350 gram | BPOM: ML 562209055383 | ||||
7 | Nutribaby Royal Pepti Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.7 | 0 bulan | 12 bulan | 65 kkal | 0 gram | 1.7 gram per 100 ml | 3.6 gram per 100 ml | 6.5 gram per 100 ml | 0.4 mg per 100 ml | Hewani | 400 gram | BPOM: MD 250976001400096 | ||||
8 | Morinaga BMT Soya Moricare+ 1 Kalbe Morinaga | ![]() | No.8 | 0 bulan | 6 bulan | 22 kkal per 30 ml | 0 gram | 1.7 gram per 100 ml | 3.2 gram per 100 ml | 8.3 gram per 100 ml | 0.7 mg per 100 ml | Nabati | 150 gram | BPOM: MD 862210705281 | ||||
9 | Morinaga Chil-Mil P-HP 2 Kalbe Morinaga Indonesia | ![]() | No.9 | 6 bulan | 12 bulan | 28 kkal per 40 ml | 4.2 gram per 100 ml | 1.7 gram per 100 ml | 3.4 gram per 100 ml | 8.1 gram per 100 ml | 0.56 mg per 100 ml | Hewani | 400 gram | BPOM: MD 562210728281 | ||||
10 | Lactogen Lactose Free Nestlé | ![]() | No.10 | 0 bulan | 12 bulan | 505.8 kkal per 100 gram | 0.05 gram per 100 gram | 10.4 gram per 100 gram | 26 gram per 100 gram | 58.5 gram per 100 gram | 3.1 mg per 100 gram | Hewani | 400 gram | BPOM: ML 562409160006 | ||||

Nutricia Indonesia SejahteraNeocate LCP
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Nabati
| Total kalori per takaran saji | 67 kkal per 100 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 1.8 gram per 100 ml |
| Total lemak | 3.5 gram per 100 ml |
| Karbohidrat | 7.2 gram per 100 ml |
| Zinc | 0.73 mg per 100 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: ML 562409022738 |
Sarihusada Generasi MahardhikaSGM Eksplor ISOPRO SOY 1+ Vanilla
| Target usia (min) | 1 tahun |
|---|---|
| Target usia (max) | 36 bulan |
- Probiotik
- Sumber susu
- Nabati
| Total kalori per takaran saji | 170 kkal per 210 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 4 gram per 210 ml |
| Total lemak | 4 gram per 210 ml |
| Karbohidrat | 30 gram per 210 ml |
| Zinc | 0.45 mg per 210 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 700 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862211039116 |
Nutricia Indonesia SejahteraBebelove Gold Soya 1
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
- Probiotik
(ALA, DHA) - Sumber susu
- Nabati
| Total kalori per takaran saji | 66 kkal per 100 ml |
|---|---|
| Jumlah laktosa | 0 gram |
| Protein | 1.7 gram per 100 ml |
| Total lemak | 3.5 gram per 100 ml |
| Karbohidrat | 7.6 gram per 100 ml |
| Zinc | 0.59 mg per 100 ml |
| Omega-3 | |
| Omega-6 | |
| Isi | 170 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862209104204 |
Peringkat Rekomendasi Susu Rendah Laktosa untuk Bayi Terlaris
| Produk | Gambar | Harga terendah | Popularity | Perincian | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Usia pengguna (minimum) | Usia pengguna (maksimum) | Laktosa | Kalsium | Vitamin D | Asam lemak esensial | Probiotik | Prebiotik | Isi | Sertifikasi | |||||
1 | Bebelac|Gold Soya 3 Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.1 | 12 bulan | 3 tahun | 0 gram | 10% | 10% | 700 g | BPOM, PIRT: MD 270935002200096 | ||||
2 | SGM Eksplor Soya 1+ Madu Sarihusada Generasi Mahardhika | ![]() | No.2 | 12 bulan | 5 tahun | 0 gram | 10% | 20% | 700 g | BPOM, PIRT: MD 805011011116 | ||||
3 | Neocate LCP Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.3 | 0 bulan | 12 bulan | 0 gram | 571 mg (per 100 g) | 11.8 mcg (per 100 g) | 400 g | BPOM: ML 560620003071 | ||||
4 | Bebelove Gold Soya 2 Nutricia Indonesia Sejahtera | ![]() | No.4 | 6 bulan | 1 tahun | 0 gram | 40% | 25% | 360 g | BPOM, PIRT: MD 862209108204 | ||||
5 | Morinaga BMT Soya Moricare+ 1 Kalbe Morinaga | ![]() | No.5 | 0 bulan | 6 tahun | 0 gram | 450 mg | 9.3 mcg | 150 g | BPOM: MD 862210705281 | ||||
6 | Peptamen Junior Nestlé | ![]() | No.6 | 1 tahun | 10 tahun | 0.4 gram per 100 gram | 328 mg per 100 gram | 3.6 mcg per 100 gram | 400 g | BPOM: ML 562409102696 | ||||
7 | Nutramigen LGG 400g Mead Johnson | ![]() | No.7 | 0 bulan | 12 bulan | 0 gram | 77 mg | 1.03 mcg | 400 g | BPOM: ML 562409060383 | ||||
8 | Morinaga Chil Mil Soya 2 Kalbe Morinaga Indonesia | ![]() | No.8 | 6 bulan | 1 tahun | 0 gram | 450 mg | 9.3 mcg | 200 g | BPOM: MD 862210706281 | ||||
9 | SGM Bebas Laktosa LLM+ Sarihusada Generasi Mahardika | ![]() | No.9 | 0 bulan | 1 tahun | 0 gram | 308 mg | 246 IU | 200 g | BPOM: MD 862412039019 | ||||
10 | Enfamil A+ Lactofree Care Mead Johnson | ![]() | No.10 | 0 bulan | 1 tahun | 0 gram | 115 mg | 7.8 mcg | 400 g | BPOM: ML 562409058383 | ||||

Nutricia Indonesia SejahteraBebelac | Gold Soya 3
| Usia pengguna (minimum) | 12 bulan |
|---|---|
| Usia pengguna (maksimum) | 3 tahun |
- Probiotik
- Prebiotik
(FOS Inulin)
| Laktosa | 0 gram |
|---|---|
| Kalsium | 10% |
| Vitamin D | 10% |
| Asam lemak esensial | |
| Isi | 700 g |
| Sertifikasi | BPOM, PIRT: MD 270935002200096 |
Sarihusada Generasi MahardhikaSGM Eksplor Soya 1+ Madu
| Usia pengguna (minimum) | 12 bulan |
|---|---|
| Usia pengguna (maksimum) | 5 tahun |
- Probiotik
- Prebiotik
| Laktosa | 0 gram |
|---|---|
| Kalsium | 10% |
| Vitamin D | 20% |
| Asam lemak esensial | |
| Isi | 700 g |
| Sertifikasi | BPOM, PIRT: MD 805011011116 |
Nutricia Indonesia SejahteraNeocate LCP
| Usia pengguna (minimum) | 0 bulan |
|---|---|
| Usia pengguna (maksimum) | 12 bulan |
- Probiotik
- Prebiotik
| Laktosa | 0 gram |
|---|---|
| Kalsium | 571 mg (per 100 g) |
| Vitamin D | 11.8 mcg (per 100 g) |
| Asam lemak esensial | |
| Isi | 400 g |
| Sertifikasi | BPOM: ML 560620003071 |
Berapa takaran susu formula untuk bayi?
Untuk pemberian pertama kali, idealnya takaran susu formula diberikan berdasarkan arahan dari dokter anak.

- 0-1 bulan: 60-120 ml per pemberian susu (6-8 kali dalam 24 jam)
- 1-2 bulan: 120-150 ml per pemberian susu (6-8 kali dalam 24 jam)
- 2-3 bulan: 150-180 ml per pemberian susu (5-6 kali dalam 24 jam)
- 3-5 bulan: 180-200 ml per pemberian susu (5-6 kali dalam 24 jam)
Petunjuk tentang takaran susu biasanya tertera pada kemasan. Namun, agar lebih aman berkonsultasilah dengan dokter spesialis anak lebih lanjut.
Panduan di atas dapat dijadikan acuan juga untuk jumlah pemberian ASI. Menginjak usia 6 bulan, pemberian susu dapat dikurangi sebab anak sudah mulai MPASI.
Baca juga rekomendasi susu bayi lainnya di sini
Setiap bayi memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Jika anak sudah berusia 2 tahun, pastikan susu yang dipilih sesuai dengan usianya. Anda juga bisa menemukan susu formula dari merek populer, seperti SGM. Jika penasaran, temukan rekomendasi susu sesuai kebutuhan bayi Anda pada artikel di bawah ini.
















































































