6 Rekomendasi Susu Soya Bayi Terbaik [Ditinjau Dokter Gizi] (Terbaru Tahun 2026)
Untuk membantu Anda, kami telah menyusun panduan cara memilih susu soya bayi bersama dokter gizi, dr. Diana Suganda, dan dokter anak, dr. Maria Chrismayani Hindom. Kami juga telah menyiapkan rekomendasi susu soya terbaik untuk bayi dari berbagai merek, seperti SGM, Morinaga Chil Mil, dan Bebelove. Rekomendasi ini dipilih dari produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, disimak!
Highlight Susu Soya Bayi Teratas
Sarihusada Generasi Mahardhika

Susu dengan sumber protein nabati yang diperkaya DHA, omega-3, dan omega-6
Nutricia Indonesia Sejahtera

Pilihan susu soya yang lebih mudah dicerna oleh bayi
Nutricia Indonesia Sejahtera

Susu formula soya 6–12 bulan untuk si kecil dengan intoleransi laktosa
Kalbe Morinaga Indonesia

Mengandung nutrisi lengkap untuk mendukung perkembangan otak bayi pada masa golden age

dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK adalah Clinical Nutrition Specialist di RSPI Bintaro Jaya dan BWCC Bintaro. Beliau telah berkiprah dalam dunia gizi dan nutrisi profesional sejak 2007. Pengalaman panjang sebagai konsultan nutrisi membuatnya dipercaya sebagai narasumber dan pembicara kesehatan di berbagai acara, termasuk program televisi seperti dr. Oz Indonesia (Trans TV), Hidup Sehat (TV One), dan Ayo Sehat (Kompas TV). Beliau juga menulis artikel kesehatan yang dimuat di Harper’s Bazaar Indonesia serta Clara dan kerap membagikankan konten #tipsgizidokterdiana di instagramnya yang memiliki 49K followers.

dr. Maria Chrismayani Hindom, M.Med.Sc, Sp.A, atau dr. Merry adalah dokter spesialis anak lulusan Universitas Gadjah Mada sekaligus penerima Prof. Sofyan Ismael Award 2023. Ia aktif membagikan edukasi parenting berbasis bukti melalui akun instagram @dr.merryforkids. Salah satu kontennya adalah menjawab pertanyaan seputar anak yang kerap muncul dalam benak para ibu. Memiliki minat pada perkembangan anak, kesehatan mental, dan pendekatan preventif, dr. Merry berkomitmen membantu orang tua memahami tumbuh kembang anak secara optimal.

Nisa Destiana adalah apoteker dan content specialist di mybest yang fokus pada perawatan kulit, kecantikan, dan kesehatan. Sebelumnya, Nisa pernah bekerja di perusahaan farmasi multinasional selama hampir 5 tahun dan melanjutkan karier sebagai penulis kesehatan untuk start-up telemedisin selama 1 tahun. Ia aktif menyunting artikel dan telah mewawancarai lebih dari 20 pakar dalam 1 tahun terakhir, termasuk dokter kulit sampai ahli gizi, untuk memberikan informasi terbaik kepada pengguna mybest.
Pakar dalam artikel ini hanya meninjau isi cara memilih. Produk dan layanan yang direkomendasikan bukanlah pilihan dari pakar.
Why You Can Trust Us
mybest adalah layanan yang memiliki database produk dan meregistrasikan lebih dari 2.000 produk setiap bulannya dengan penelitian yang menyeluruh. Setiap artikel mybest dibuat melalui proses panjang termasuk riset produk dan kebutuhan pembaca serta wawancara dengan ahli di bidangnya. Dengan artikel yang dibuat berdasarkan fakta dan hasil riset mendalam dan informasi yang dapat dipercaya, kami memberikan konten yang dapat dipercaya kepada para pembaca kami.
Apakah susu soya baik untuk bayi?

Nutrien susu soya baik untuk bayi, tetapi kemungkinan besar kurang memadai jika dibandingkan dengan susu hewani, misalnya susu sapi.

Namun, perlu dipahami bahwa nutrien di dalam susu hewani tetap lebih baik daripada nabati sebab jumlahnya lebih banyak dan penyerapannya lebih optimal. Bahkan, ada asam amino esensial tertentu yang hanya terkandung dalam susu hewani. Memang, tidak ada efek samping susu formula soya pada bayi. Hanya saja, pemberian susu nabati seperti susu soya memiliki risiko kurang terpenuhinya kebutuhan nutrien tertentu.

Namun, sembelit atau diare masih mungkin terjadi sebagai ciri bayi tidak cocok susu soya. Meskipun hal ini jarang sekali terjadi sebab umumnya bayi sembelit dan diare ketika mengalami intoleransi terhadap laktosa. Sementara itu, soya tidak mengandung laktosa.

Susu soya bisa dipertimbangkan jika ada beberapa kondisi medis, seperti galaktosemia, defisiensi laktase kongenital, dan alergi susu sapi. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:
- Pilih produk yang mencantumkan isolat protein kedelai dan diperkaya zat gizi penting, seperti kalsium, zat besi, zinc, DHA, dan ARA.
- Pastikan susu soya yang dipilih memiliki izin edar resmi.
- Hindari memberikan minuman susu kedelai cair buatan rumah dalam kemasan siap minum yang sering dijual di pasaran. Minuman tersebut berbeda dengan susu soya dan tidak memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.
- Pemilihan merek juga harus disesuaikan dengan kondisi medis dan rekomendasi dokter anak.
Cara memilih Susu Soya Bayi
Susu soya bayi tersedia dalam berbagai varian yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan gizi si kecil. Pemilihan yang tepat dapat membantu mendukung pertumbuhan optimal sekaligus menjaga kesehatan pencernaannya. Berikut panduan memilih susu soya bayi berdasarkan usia, kandungan, dan kebutuhan kalori.
Pastikan kriteria usia tepat, Susu 0-6 bulan untuk newborn; Susu 6-12 bulan untuk usia >6 bulan

Kebutuhan gizi bayi baru lahir tidak sama dengan bayi di atas enam bulan, maka idealnya susunya pun mengandung nutrisi berbeda. Karena itu, sebaiknya Anda memilih susu formula bayi yang sesuai tahapan usia, yaitu usia 0–6 bulan dan 6–12 bulan.

Secara umum, bayi usia 0-6 bulan membutuhkan serangkaian nutrien yang lebih sedikit daripada bayi usia 6-12 bulan. Di sisi lain, pemenuhan nutrien dari susu krusial sekali bagi bayi 0-6 bulan sebab pada rentang usia ini 'makanan' bayi hanyalah susu. Berbeda dengan bayi 6-12 bulan yang kebanyakan sudah mulai MPASI dan kebutuhan gizinya bisa dicukupi dari makan utama.

Komposisi susu soya pada rentang usia yang sama umumnya mirip. Jadi, pilihlah sesuai dengan bujet Anda. Susu soya dengan harga ekonomis tidak berarti lebih buruk, begitu juga sebaliknya. Pastikan saja kualitas susu dengan mengecek komposisinya.

Harga susu soya umumnya lebih terjangkau dibandingkan susu formula terhidrolisa ekstensif atau formula asam amino. Susu soya juga lebih ramah di lidah, dibandingkan kedua susu tersebut yang cenderung pahit atau asam. Karena lebih mudah diterima, konsumsi susu soya akan lebih mendukung kenaikan berat badan bayi. Namun, susu soya tidak dianjurkan untuk bayi prematur karena belum terbukti aman pada kelompok usia ini.
Untuk mendukung kesehatan pencernaan agar bayi tidak diare atau sembelit, cari yang dilengkapi prebiotik dan probiotik


Kebanyakan dari Anda mungkin mencari susu soya karena bayi menjadi diare, sembelit, atau kembung setiap kali minum susu sapi. Nah, untuk mendukung kesehatan pencernaan bayi, Anda bisa mempertimbangkan susu soya yang dilengkapi probiotik dan prebiotik. Probiotik adalah bakteri-bakteri baik yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, sedangkan prebiotik ialah makanan bagi bakteri baik tersebut agar dapat tumbuh dan menjalankan fungsinya.
Cari produk berlabel "mengandung prebiotik", "dengan probiotik", "diperkaya dengan prebiotik & probiotik" atau keterangan varian prebiotik seperti FOS, GOS, atau Triple Bifi. Jika keluhan seperti sembelit, kembung, atau diare tak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan profesional.

Tidak sedikit bayi yang mengalami masalah pencernaan sudah diberi probiotik oleh dokter anaknya. Jadi, pastikan orang tua memilih susu soya yang diperkaya probiotik dan prebiotik hanya bila belum ada suplementasi probiotik atau prebiotik secara terpisah.
Jika usia bayi >6 bulan, prioritaskan juga kalsium dan vitamin D yang jumlahnya paling berkontribusi terhadap pemenuhan AKG

Pertumbuhan tulang dan gigi mulai pesat saat bayi berusia 6 bulan ke atas. Adanya kalsium penting untuk mengisi matriks tulang dan membentuk struktur gigi. Sementara, vitamin D membantu proses penyerapan kalsium.

Berikut ini angka kebutuhan kalsium dan vitamin D pada bayi 6-11 bulan:
- Kalsium: 270 mg per hari
- Vitamin D: 10 mcg (400 IU) per hari
Untuk menghitungnya, Anda bisa cek daftar komposisi dan lihat bagian kandungan nutrien per 100 ml. Pada gambar di atas, terlihat vitamin D 1,3 mcg/100 ml. Anjuran pada produk, bayi mengonsumsi 200 ml susu sebanyak 4 kali. Jadi, dalam sehari bayi akan memperoleh 10,4 mcg vitamin D. Perhitungan yang sama dapat diterapkan untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan kalsium.

Orang tua tidak perlu terlalu khawatir jika konsumsi susu belum memenuhi 100% AKG sebab pada usia 6 bulan ke atas kemungkinan besar bayi sudah mulai MPASI. Jadi, pemenuhan utama kebutuhan gizi bisa diperoleh dari makan utama.

Untuk bayi berusia lebih dari 6 bulan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua, yaitu:
- Pastikan MPASI yang diberikan beragam dan bergizi lengkap, karena susu hanya salah satu sumber nutrisi setelah 6 bulan.
- Jangan mengganti susu formula soya dengan minuman susu kedelai biasa, karena minuman tersebut tidak diperkaya vitamin dan mineral. Penggantian berisiko menyebabkan defisiensi gizi, khususnya kalsium, vitamin D, dan B12.
- Pantau selalu tumbuh kembang bayi menggunakan kurva pertumbuhan WHO. Jika berat badan atau tinggi badan anak tidak naik sesuai harapan, dokter akan mempertimbangkan pemberian nutrisi tambahan atau suplemen.
Di antara beberapa merek, utamakan susu soya dengan kalori lebih tinggi untuk mendukung peningkatan berat badan bayi

Rata-rata kalori susu formula ialah 65-70 kkal, termasuk susu soya. Susu formula dengan total kalori per 100 ml lebih optimal untuk peningkatan berat badan bayi.

Cara mengoptimalkannya, di antara beberapa merek, silakan pilih yang total kalorinya lebih tinggi. Sebagai contoh, ada merek A yang mencantumkan bahwa dalam setiap scoop mengandung 28 kkal untuk diseduh dalam 40 ml air. Lalu, Anda menemukan merek B yang satu scoop mengandung 26 kkal untuk diseduh dalam 40 ml, maka sebaiknya Anda pilih merek A yang relatif kalorinya lebih tinggi.

Bila bayi belum berusia 4 bulan, orang tua bisa mencoba menambah frekuensi konsumsi susu. Sebagai contoh, jika anak bisanya konsumsi susu 6 kali sehari, coba ditingkatkan menjadi 8 kali. Sebaiknya, orang tua tidak memadatkan susu, misal biasanya 2,5 scoop untuk 100 ml dibuat menjadi 3,5 scoop sebab kekentalannya akan berubah. Kekentalan susu yang berubah membuat penyerapannya berubah sehingga ada risiko sembelit atau diare.

Untuk meningkatkan berat badan bayi, perlu diingat bahwa kunci pertumbuhan terletak pada total asupan kalori dan kecukupan nutrisi harian. Kandungan energi susu soya umumnya setara dengan formula sapi, sehingga tidak otomatis membuat bayi lebih cepat gemuk. Namun, bila bayi lebih suka rasanya dan minum dengan volume cukup, kenaikan berat badan bisa lebih baik. Pemantauan rutin pertumbuhan dengan grafik WHO tetap menjadi standar untuk memastikan bayi tumbuh sesuai harapan.
Peringkat Susu Soya Bayi Terbaik
Produk | Gambar | Harga terendah | Poin | Perincian | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Target usia (min) | Target usia (max) | Total kalori per takaran saji | Protein | Total lemak | Karbohidrat | Kalsium | Vitamin D | Probiotik | Prebiotik | Isi | Sertifikasi | |||||
1 | Sarihusada Generasi Mahardhika SGM Ananda Isopro Soy 0-6 Bulan | ![]() | Susu dengan sumber protein nabati yang diperkaya DHA, omega-3, dan omega-6 | 0 bulan | 6 bulan | 66 kkal (per 100 ml) | 1.5 gram (per 100 ml) | 3.1 gram (per 100 ml) | 8 gram (per 100 ml) | 47 mg (per 100 ml) | 33 IU (per 100 ml) | 200 gram | BPOM: MD 271176000100385 | |||
2 | Nutricia Indonesia Sejahtera Bebelove Gold Soya 1 | ![]() | Pilihan susu soya yang lebih mudah dicerna oleh bayi | 0 bulan | 6 bulan | 66 kkal (per 100 ml) | 1.7 gram (per 100 ml) | 3.5 gram (per 100 ml) | 7.6 gram (per 100 ml) | 44 mg (per 100 ml) | 0.81 mcg (per 100 ml) | 170 gram | BPOM: MD 270976001500096 | |||
3 | Nutricia Indonesia Sejahtera Bebelove Gold Soya 2 | ![]() | Susu formula soya 6–12 bulan untuk si kecil dengan intoleransi laktosa | 6 bulan | 12 bulan | 130 kkal (per 200 ml) | 4 gram (per 200 ml) | 7 gram (per 200 ml) | 13 gram (per 200 ml) | 40% AKG (per 200 ml) | 25% AKG (per 200 ml) | 360 gram | BPOM: MD862209098204 | |||
4 | Kalbe Morinaga Indonesia Morinaga Chil Mil Soya 2 | ![]() | Mengandung nutrisi lengkap untuk mendukung perkembangan otak bayi pada masa golden age | 6 bulan | 12 bulan | 28 kkal (per 40 ml) | 1.7 gram (per 100 ml) | 3.2 gram (per 100 ml) | 8.3 gram (per 100 ml) | 63 mg (per 100 ml) | 1.3 mcg (per 100 ml) | 600 gram | BPOM: MD 862210706281 | |||
5 | Sarihusada Generasi Mahardhika SGM Ananda Isopro Soy 6-12 Bulan | ![]() | Mendukung kesehatan saluran cerna agar nutrisi terserap sempurna | 6 bulan | 12 bulan | 70 kkal (per 100 ml) | 1.8 gram (per 100 ml) | 3.1 gram (per 100 ml) | 8.7 gram (per 100 ml) | 70 mg (per 100 ml) | 0.8 mcg (per 100 ml) | 400 gram | BPOM: MD 271176000200385 | |||
6 | Kalbe Morinaga Indonesia Morinaga BMT Soya | ![]() | Nutrisi tepat untuk tulang tangguh dan gigi sehat di setiap tumbuh kembang | 0 bulan | 6 bulan | 22 kkal (per 30 ml) | 1.7 gram (per 100 ml) | 3.2 gram (per 100 ml) | 8.3 gram (per 100 ml) | 63 mg (per 100 ml) | 1.3 mcg (per 100 ml) | 600 gram | BPOM: MD 862210705281 | |||
Sarihusada Generasi MahardhikaSGM Ananda Isopro Soy 0-6 Bulan
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
- Probiotik
- Prebiotik
Susu dengan sumber protein nabati yang diperkaya DHA, omega-3, dan omega-6
- Terbuat dari susu kedelai sehingga kandungannya bebas laktosa
- Cocok diberikan pada bayi yang belum mampu mencerna protein susu sapi dengan baik
- Mengandung berbagai nutrisi penting, seperti DHA, omega-3, dan omega-6 yang baik untuk perkembangan otak serta mata
- Ada pula kandungan zinc untuk mendukung daya tahan tubuh dan metabolisme
| Total kalori per takaran saji | 66 kkal (per 100 ml) |
|---|---|
| Protein | 1.5 gram (per 100 ml) |
| Total lemak | 3.1 gram (per 100 ml) |
| Karbohidrat | 8 gram (per 100 ml) |
| Kalsium | 47 mg (per 100 ml) |
| Vitamin D | 33 IU (per 100 ml) |
| Isi | 200 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 271176000100385 |
Nutricia Indonesia SejahteraBebelove Gold Soya 1
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
- Probiotik
- Prebiotik
Pilihan susu soya yang lebih mudah dicerna oleh bayi
- Susu formula bebas laktosa untuk bayi usia 0-6 bulan dengan kondisi alergi susu sapi
- Terbuat dari protein kedelai berkualitas tinggi sehingga lebih mampu dicerna bayi
- Dilengkapi dengan minyak ikan, zinc, dan prebiotik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan
| Total kalori per takaran saji | 66 kkal (per 100 ml) |
|---|---|
| Protein | 1.7 gram (per 100 ml) |
| Total lemak | 3.5 gram (per 100 ml) |
| Karbohidrat | 7.6 gram (per 100 ml) |
| Kalsium | 44 mg (per 100 ml) |
| Vitamin D | 0.81 mcg (per 100 ml) |
| Isi | 170 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 270976001500096 |
Nutricia Indonesia SejahteraBebelove Gold Soya 2
| Target usia (min) | 6 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Prebiotik
Susu formula soya 6–12 bulan untuk si kecil dengan intoleransi laktosa
- Diformulasikan khusus untuk bayi 6-12 bulan yang alergi protein susu sapi
- Bebas laktosa dan menggunakan isolat protein kedelai berkualitas tinggi sebagai sumber proteinnya
- Mengandung omega-3 dan omega-6 untuk mendukung perkembangan otak bayi secara optimal
- Diperkaya vitamin C dan zinc untuk bantu jaga daya tahan tubuh bayi
| Total kalori per takaran saji | 130 kkal (per 200 ml) |
|---|---|
| Protein | 4 gram (per 200 ml) |
| Total lemak | 7 gram (per 200 ml) |
| Karbohidrat | 13 gram (per 200 ml) |
| Kalsium | 40% AKG (per 200 ml) |
| Vitamin D | 25% AKG (per 200 ml) |
| Isi | 360 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD862209098204 |
Kalbe Morinaga IndonesiaMorinaga Chil Mil Soya 2
| Target usia (min) | 6 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Prebiotik
Mengandung nutrisi lengkap untuk mendukung perkembangan otak bayi pada masa golden age
- Dilengkapi DHA, AA, omega-3, dan omega-6 untuk mendukung perkembangan otak di masa golden age
- Mengandung vitamin B kompleks dan kolin untuk mengoptimalkan fungsi kognitif dan sistem saraf bayi
- Diperkaya probiotik Triple Bifi untuk menjaga kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh bayi
- Diformulasi dengan isolat protein kedelai sebagai pengganti susu sapi, cocok bagi bayi yang alergi atau intoleran terhadap susu sapi
| Total kalori per takaran saji | 28 kkal (per 40 ml) |
|---|---|
| Protein | 1.7 gram (per 100 ml) |
| Total lemak | 3.2 gram (per 100 ml) |
| Karbohidrat | 8.3 gram (per 100 ml) |
| Kalsium | 63 mg (per 100 ml) |
| Vitamin D | 1.3 mcg (per 100 ml) |
| Isi | 600 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862210706281 |
Sarihusada Generasi MahardhikaSGM Ananda Isopro Soy 6-12 Bulan
| Target usia (min) | 6 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 12 bulan |
- Probiotik
- Prebiotik
Mendukung kesehatan saluran cerna agar nutrisi terserap sempurna
- Mengandung serat pangan FOS-inulin yang mendukung kesehatan saluran cerna dan penyerapan nutrisi secara optimal
- Diperkuat AA, DHA, omega-3, dan omega-6 untuk mendukung perkembangan otak pada masa tumbuh kembang pesat
- Diperkaya vitamin A, C, E, dan zinc guna membantu menjaga daya tahan tubuh secara alami
- Bebas laktosa, sehingga aman dikonsumsi bayi dengan alergi susu sapi maupun kondisi galaktosemia
| Total kalori per takaran saji | 70 kkal (per 100 ml) |
|---|---|
| Protein | 1.8 gram (per 100 ml) |
| Total lemak | 3.1 gram (per 100 ml) |
| Karbohidrat | 8.7 gram (per 100 ml) |
| Kalsium | 70 mg (per 100 ml) |
| Vitamin D | 0.8 mcg (per 100 ml) |
| Isi | 400 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 271176000200385 |
Kalbe Morinaga IndonesiaMorinaga BMT Soya
| Target usia (min) | 0 bulan |
|---|---|
| Target usia (max) | 6 bulan |
- Probiotik
- Prebiotik
Nutrisi tepat untuk tulang tangguh dan gigi sehat di setiap tumbuh kembang
- Mengandung kombinasi kalsium, dan vitamin D untuk membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat
- Diperkaya Triple Bifidus dan serat prebiotik FOS untuk mendukung kesehatan pencernaan si kecil
- Kaya AA, DHA, omega-3, serta zat besi dan vitamin untuk mendukung perkembangan otak dan daya tahan tubuh
- Formula bebas laktosa dengan nutrisi lengkap seperti kalsium dan vitamin esensial, aman bagi penderita intoleransi laktosa
| Total kalori per takaran saji | 22 kkal (per 30 ml) |
|---|---|
| Protein | 1.7 gram (per 100 ml) |
| Total lemak | 3.2 gram (per 100 ml) |
| Karbohidrat | 8.3 gram (per 100 ml) |
| Kalsium | 63 mg (per 100 ml) |
| Vitamin D | 1.3 mcg (per 100 ml) |
| Isi | 600 gram |
| Sertifikasi | BPOM: MD 862210705281 |
Baca juga rekomendasi produk bubur bayi di sini
Selain susu soya bayi, si kecil juga memerlukan asupan pendamping yang bergizi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Kami telah menyiapkan rekomendasi makanan MPASI terbaik untuk usia setelah 6 bulan, bubur bayi organik, dan bubur bayi yang aman sekaligus lezat. Buka tautan berikut untuk mengetahui tips memilih dan daftar produknya.
5 Rekomendasi Susu Soya Bayi terbaik
No. 1: Sarihusada Generasi Mahardhika|SGM Ananda Isopro Soy 0-6 Bulan
No. 2: Nutricia Indonesia Sejahtera|Bebelove Gold Soya 1
No. 3: Nutricia Indonesia Sejahtera|Bebelove Gold Soya 2
No. 4: Kalbe Morinaga Indonesia|Morinaga Chil Mil Soya 2
No. 5: Sarihusada Generasi Mahardhika|SGM Ananda Isopro Soy 6-12 Bulan
Lihat rekomendasi lengkapnya di siniDeskripsi setiap produk diambil dari informasi yang tersedia dari produsen, brand, dan situs marketplace.